Anda di halaman 1dari 6

Paradigma Psikopatologi (Bucklew)

Kasus 3 (Histeria Konversi)

Kasus 3
Seorang laki-laki pemain piano yang berumur 40 tahun. Datang dengan keluhan bahwa lengannya lumpuh jika ia berusaha memainkan musik dengan tempo lambat dan lembut di depan para penonton. Keluhan ini tidak muncul jika dia bermain piano sendiri. Sebelum keluhan ini muncul, dia mengalami serangan kecemasan bila dia bermain didepan umum.

Pasien ini adalah laki-laki yang ambisius tetapi dia bersikap sopan yang tidak ngotot dan tidak meluapkan kemarahannya yang muncul tiba-tiba. Pasien ini menikah pada usia 27 tahun setelah istrinya mendesak hubungan antara mereka antara mereka sehingga terjadilah pernikahan. sikap terhadap istrinya bersifat ganda. Kadang-kadang ia bersikap sayang terhadap istrinya dan kadang-kadang menjauhinya. Hubungan seks dengan istrinya tidak menyenangkan sehingga pasien lebih menyukai pelacur atau melakukan onani daripada dengan istrinya.

Pasien dibesarkan di suatu keluarga dimana sering terjadi perselisihan antara ibu/bapak yang dilanjutkan dengan ancaman bunuh diri dipihak ibunya. Pada usia 8 tahun bakat bermain piano ditemukan ketia ia mulai belajaratas dorongan ibunya. Pasien untuk pertama kali mulai mengalami serangan kecemasan pada usia 13 tahun, setelah ayahnya meninggal. Sekitar usia 19 tahun ia mencari nafkah sendiri dan pada usia 25 tahun dia mulai membantu ibunya secara finansial, yang semakin meningkatkan serangan-serangan kecemasannya.

Pasien diberi treatment psikoanalitis selama 2 tahun. Hasil analisa menunjukkan bahwa pasien menekan penyesalan terhadap ibunya dan kemudian terhadap istrinya dan orang lain. Karena penyesalan itu tidak diutarakan, melainkan di repress dibalik sikap yang lunak dan menyenangkan. Dia mengembangkan perasaan-perasaan tidak berharga dan tidak berdaya. Dia kadang-kadang menjauhi ibu dan istrinya, maka timbul ketakutanyang tidak disadari bahwa rasa permusuhan yang disembunyikan ini akan diketahui oleh ibu dan istrinya, sehingga pasien akan dihukum dan ditinggalkan

Pengertian
Histeria konversi adalah Perubahan atau gangguan fungsi jasmaniah tanpa adanya penyebab fisik.

Perbedaan antara histeria dengan gangguan psikosomatis


Pada histeria konversi fungsi jasmaniah yang terganggu merupakan suatu hubungan simbolis dengan konflik-konflik yang direpress,yang artinya tidak akan jelas sebelum konflik itu diterangkan. Sedangkan gangguan psikosomatis tidakmengandung arti, tetapi terutama diakibatkan oleh tekanan berlebihan pada fungsi-fungsi fisiologis karena pengaruh buruk dari konflik dan anxiety terhadap tubuh.

TERIMA KASIH