Anda di halaman 1dari 41

teknobiomedik

Dr.DWI WINARNI, M.Si


Dept. Biologi

FSaintek Univ. Airlangga

Organisme satu sel melakukan semua proses vitalnya di dalam sel tunggal
Euglena

Ciliata

Hydra Amoeba

organisme multiselular, fungsi-fungsi tubuh dilakukan oleh sel /kelompok sel khusus.

Agar tetap hidup dan melakukan semua aktivitasnya, sel harus dapat beradaptasi terhadap lingkungannya

ekstraselular

Sel tetangga
SEL HIDUP HARUS MAMPU MEMPERTAHANKAN/ MEMELIHARA KONDISI INTERNAL ADA DALAM KISARAN TERTENTU

KONDISI LINGKUNGAN TIDAK SELALU SAMA DARI WAKTU KE WAKTU

Kadar beberapa jenis ion intrasel dan ekstrasel


----------------------------------------------------------------------------------------

Akson cumi Mamalia sel darah sel darah -----------------------------------------------------------------K+ (mM) 400 20 139 4 Na+(mM) 50 440 12 145 Cl- (mM) 40-150 560 4 116 Ca2+ (mM) 0,0003 10 <0,0002 1,8 ------------------------------------------------------------------

Membran sel adalah struktur penyusun sel yang paling krusial untuk kehidupan sel karena melindungi bagian-bagian sel yang lain dan memelihara perbedaan dalam sel dengan lingkungannya

amfipatik

Struktur molekul fosfolipid

Distribusi lipid membran plasma asimetris

SM=sphingomielin PC=phosphatidylcholine PS=phosphatidylserine PE=phosphatidylethanolamine PI =phosphatidilinosytol Cl=cholesterol

Deterjen merupakan molekul kecil bersifat amfipatik yang dapat merusak bilayer lipid ujung hidrofobik deterjen mengikat bagian hidrofobik protein membran dan lipid membentuk kompleks deterjen-protein dan kompleks deterjen-lipid

MOLEKUL-MOLEKUL FOSFOLIPID DAPAT BERGERAK ROTASI TERHADAP AKSISNYA MAUPUN BERGESER SECARA LATERAL

KONDISI FISIK (viskositas/fluiditas) BILAYER LIPID DIPENGARUHI OLEH SUHU


PERGERAKAN FOSFOLIPID MENJADI SANGAT TERBATAS

PADA SUHU HANGAT (mis: 37oC)

TWO DIMENSIONAL LIQUID CRYSTAL Atau NORMAL LIQUIDLIKE STATE

CRYSTALLINE GEL

kolesterol membran -> pengaruh terhadap perubahan gel cair???

Heat absorbed

Fluiditas membran memungkinkan terjadinya interaksi dalam membran:


1. Penyisipan protein/ kelompok protein tertentu pada tempat tertentu di membran untuk membentuk struktur seperti : a. intercellular junction b. sinaps
2. Penyisipan struktur membran baru struktur membran terbentuk dari membran yang sudah ada melibatkan penyisipan lipid maupun protein baru 3. Terjadinya proses-proses selular seperti a. gerakan sel b. pertumbuhan sel c. pembelahan sel d. sekresi bahan ke luar sel e. endositosis

Distribusi protein di membran bilayer lipid

hidrofilik hidrofobik

hidrofilik

1. Protein integral/ transmembran amfipatik

2. Protein periferal

hanya di salah satu sisi membran

1.2.1. PROTEIN INTEGRAL


- Protein integral bersifat amfipatik

BAGIAN HIDROFILIK PROTEIN INTEGRAL


1. DAPAT BERINTERAKSI DENGAN BAHAN-BAHAN LARUT AIR (SUBSTRAT BER BM RENDAH, HORMON, SITOKIN, ATAU DENGAN PROTEIN YANG LAIN)

2. DAPAT MEMBENTUK SALURAN/KANAL UNTUK TRANSPOR BAHAN LARUT AIR

1.2.2. Protein periferal membran


Pada permukaan ekstraselular a. Enzim b. Berperan sebagai komponen glikokaliks c. Faktor yang berperan dalam transmisi signal d. Hubungan antar sel atau dengan substrat

Pada permukaan sitosolik a. Tempat terkaitnya struktur sitoskeleton b. enzim

Komposisi jenis lipid maupun protein penyusun membran, khas untuk tiap jenis sel menentukan fungsi

Glikokaliks disusun oleh gugus gula yang berikatan dengan lipid maupun protein. Glikokaliks ada di permukaan luar membran sel

Berperan dalam : 1. Melindungi sel dari kerusakan mekanik dan kemis dengan memberikan jarak bagi sel terhadap obyek dan sel asing dan mencegah terjadinya interaksi antar protein yang tidak diinginkan

glikokaliks

2. Perlekatan (adesi) sel antara lain interaksi sperma-ovum, resirkulasi limfosit, dan reaksi inflamasi

1. Kompartementalisasi sel 2. Aktivitas biokimia 3. Seleksi bahan keluar masuk sel Penghalang (barrier) yang selektif permeabel 4. Transpor solut ke dalam/ ke luar sel 5. Menanggapi sinyal eksternal 6. Interaksi interselular 7. Transduksi energi

2. 2. Membran plasma dan Aktivitas biokimia

2.3. Membran plasma & seleksi bahan keluar masuk sel


Struktur bilayer lipid memungkinkan terjadinya seleksi terhadap materi yang melintas membran Semakin kecil ukuran molekul, semakin sedikit ikatan hidrogen yang dapat dibentuk dengan air molekul lebih cepat berdifusi melintas bilayer lipid
Bilayer lipid impermeabel terhadap ion, berapapun ukurannya. Muatan dan tingkat hidrasi yang tinggi mencegah ion masuk ke bilayer

2.4. Membran plasma dan transpor lintas membran

2.5. Membran plasma dan tanggapan sel terhadap sinyal eksternal

2.6. Membran plasma dan interaksi interselular

<1.000 Da

Membran membatasi sel maupun organel berbatas membran, berperan sebagai barrier, tempat seleksi bahan-bahan keluar masuk sel, dan dalam hubungan/pengenalan sel terhadap lingkungannya
Komposisi jenis lipid maupun protein penyusun membran sel/organel, khas untuk tiap jenis sel/ organel menentukan fungsi sel/organel

LIPOSOM
Bentukan berbatas bilayer lipid (ukuran 40-100 nm) yang dapat terbentuk setelah sejumlah fosfatidilkolin didispersikan di larutan akuosa
Dapat digunakan untuk kajian biologi membran, atau sebagai pembawa obat/antibiotik/antibo di untuk kepentingan pengobatan