Anda di halaman 1dari 5

A. SEJARAH KUSUMA AGROWISATA PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya (Kusuma Agrowisata) didirikan oleh Ir.

Edy Antoro pada lahan seluas 4 ha pada tahun 1989. Berdasarkan pengalaman kerja sebagai seorang pengawas perkebunan kopi di PT. Perkebunan Nusantara XII di daerah Bondowoso, beliau mendirikan usaha di bidang agrowisata apel. Beliau menjual hasil panen apel ke pedagang sebelum berusaha di bidang agrowisata. Hasil panen dijual ke Surabaya karena harga apel di pasar lokal Batu sedang rendah disebabkan panen raya. Harga penjualan apel di Surabaya ternyata lebih rendah daripada harga penjualan apel ditingkat pedagang Batu sehingga mengalami kerugian. Akhirnya Bapak Edi menjual apel langsung ke pembeli dengan konsep agrowisata, yaitu memetik sendiri di kebun. Tahun 1990 Kusuma Agrowisata menanam apel pada lahan seluas 10 ha dan jeruk seluas 2 ha. Badan usaha PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya diresmikan pada tanggal 29 Mei 1990. Nama Kusuma Agrowisata sendiri berasal dari nama perusahaan yaitu PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya. Peresmian sarana agrowisata ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan pada tanggal 20 Desember 1990 oleh pemilik sekaligus penyandang dana tunggal yaitu Bapak Jacob Djojosubagjo. Tahun 1992 mulai membangun cottage sebanyak 16 kamar kemudian pada tahun berikutnya (1993) menambah kamar menjadi 66 buah dan fasilitas yang lain diantaranya kolam renang, restoran, dan ruang pertemuan. Tahun 1995 dibangun hotel tiga lantai sehingga total kamarnya menjadi 152 kamar. Tahun 1996 dibangun rumah kaca (green house) untuk tanaman hias dan menanam jenis kopi Arabika kerdil varietas Kartika 1 seluas 9 ha dan berikutnya pada tahun 1997 membuka usaha estate dan travel. Tahun 1998 hingga 2000 menambah jenis tanaman untuk wisata agro yaitu stroberi dan membangun green house lagi untuk sayur dan tanaman jenis hidroponik lainnya. Tahun itu pula dibangun home industry dengan bahan utama buah apel. B. PROFIL KUSUMA AGROWISATA Profil Umum Kusuma Agrowisata terletak di Jalan Abdul Gani Atas, Kota Batu, Malang, Jawa Timur (Lampiran 6). Kota Batu terletak 19 km dari kota Malang dan berada pada ketinggian antara 680-1.700 m dpl. Kota Batu sudah terkenal sejak dahulu sebagai daerah tujuan wisata.

Kota Batu dikelilingi oleh rangkaian pengunungan, yaitu Gunung Panderman (2 040 m), Gunung Arjuno (3 339 m), Gunung Welirang (2 156 m), Gunung Anjasmoro (2 277 m), dan Gunung Kawi.(2 651 m). Kusuma Agrowisata terletak di Desa Ngaglik, sebelah barat berbatasan dengan Desa Sisir, sebelah timur berbatasan dengan Desa Pesanggrahan, sebelah selatan berbatasan dengan Gunung Panderman, sebelah utara berbatasan dengan Desa Ngaglik. Jenis tanah di Kusuma Agrowisata adalah andosol yang berbatu berwarna cokelat kemerahan dan vertisol pada kebun kopi. Curah hujan 1 540 mm/tahun. Menurut Schmidt Ferguson tipe iklim daerah Batu termasuk ke dalam tipe iklim D (Lampiran 7). Menurut Pemerintah Kota Batu (2010) ketinggian tempat Kusuma Agrowisata 900-1.000 m dpl dengan kemiringan 15-25. Kelembaban nisbi 75-98% dengan suhu sekitar 18-28C. Penyinaran matahari pada musim penghujan 5 jam per hari dan pada musim kemarau 8 sampai 10 jam per hari. Total luas areal Kusuma Agrowisata yaitu 60 ha. Luas kebun untuk kawasan wisata 29.63 ha yang terdiri dari 7.03 ha kebun apel, 6.6 ha kebun jeruk, 3.4 ha kebun jambu, 2 ha kebun stroberi, 9 ha kebun kopi, 1.6 ha kebun buah naga (Lampiran 8). Selain kebun wisata kawasan Kusuma Agrowisata juga memiliki fasilitas pendukung, yaitu bangunan green house sayuran hidroponik dan tanaman hias, areal air softgun dan shooting area, flying fox, lokasi outbond, mini cross, mini zoo, kedai apel dan stroberi, bangunan pengolahan kopi, bangunan industri olahan apel, dan kawasan penjualan buah dan sayuran. Kebun di Kusuma Agrowisata dibagi menjadi dua, yaitu kebun atas dan kebun bawah. Kebun atas terdiri dari kebun jeruk, stroberi, dan buah naga, sedangkan kebun bawah terdiri dari kebun apel, jeruk, stroberi, jambu, dan buah naga. Kawasan untuk wisata petik apel memiliki luas 7.03 ha yang terdiri dari tujuh blok pemetikan yaitu A, B, C, D, E, F, dan G. Setiap blok dibagi lagi menjadi beberapa anak blok sehingga total blok pemetikan apel yaitu 32 blok (Lampiran 9). Varietas apel yang ditanam di Kusuma Agrowisata adalah apel Manalagi, Rome Beauty, Anna, dan Wanglin tetapi jumlah Wanglin hanya sedikit. Satu blok petikan terdapat campuran berbagai varietas tetapi apel Manalagi adalah varietas yang paling dominan jumlahnya di setiap blok.

Sarana dan Prasarana Kusuma Agrowisata khususnya Departemen BTT memiliki sarana dan

prasarana yang cukup lengkap. Sarana dan prasarana yang tersedia meliputi bidang produksi, administrasi, dan transportasi. Sarana produksi digunakan dalam kegiatan budidaya tanaman, diantaranya sarana untuk kegiatan pemupukan, pemangkasan, penyiangan, penyiraman, pemanenan, serta pengendalian hama dan penyakit. Sarana untuk kegiatan pemupukan diantaranya ember, timbangan 100 kg, timbangan 5 kg, pupuk organik dan anorganik, sprayer tekanan tinggi (high pressure power sprayer) dan sprayer kabut (power mist blower) untuk aplikasi pupuk daun dan buah, sedangkan cangkul dibawa oleh masing-masing pekerja. Sarana pemangkasan berupa gunting pangkas dan sarana penyiangan berupa mesin pemotong rumput, bensin, dan oli. Sarana untuk penyiraman terdiri dari mesin diesel, bensin, oli, dan selang 100 m. Sarana untuk pemanenan berupa keranjang serta sarana untuk pengendalian hama dan penyakit meliputi beberapa jenis pestisida, mesin diesel, bensin, oli, selang 100 m, sprayer tekanan tinggi dan kabut, timbangan 5 kg, drum 200 l, kuas, dan ember. Sarana yang mendukung kegiatan administrasi meliputi perangkat komputer, alat-alat tulis kantor, printer, dan telepon, serta sarana transportasi berupa mobil pick up dan motor. Mobil pick up digunakan sebagai alat angkut hasil panen dan alat angkut sampah, sedangkan motor digunakan oleh karyawan sebagai penunjang aktivitas di lapangan. Selain itu terdapat sarana penunjang yaitu kantor dan gudang. Prasarana yang dimiliki oleh Kusuma Agrowisata adalah jalan untuk akses keliling kebun wisata. Pengelolaan Tenaga Kerja Tenaga kerja yang ada di Kusuma Agrowisata terdiri dari karyawan tetap, karyawan kontrak satu tahun dan tiga bulan, karyawan harian lepas (KHL), dan karyawan borongan. Tingkat pendidikan karyawan untuk karyawan tetap dan karyawan kontrak satu tahun terdiri dari SD, SLTP, SLTA, D1, D2, D3, dan S1. Jumlah hari kerja karyawan tetap dan karyawan kontrak yaitu enam hari kerja efektif dengan satu hari libur. Karyawan tetap yang berada di Departemen BTT

dan BTS bekerja mulai pukul 06.00 sampai 14.00 WIB dengan 1 jam istirahat yaitu pukul 12.00 sampai 13.00 WIB, sedangkan karyawan tetap dan kontrak yang berada di Departemen Pemasaran Wisata, Food and Beverage, Keuangan Umum dan Administrasi, serta Penjualan bekerja mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB dengan 1 jam istirahat, yaitu pukul 12.00 sampai 13.00 WIB. Total jam kerja semua karyawan tetap dan kontrak adalah 7 jam, sedangkan untuk KHL di Departemen BTT dan BTS total jam bekerja adalah 6 jam, yaitu mulai pukul 06.00 sampai 12.30 WIB dengan jam istirahat yaitu pukul 09.00 sampai 09.30 WIB. Setiap karyawan tetap dan kontrak yang bekerja memiliki daftar hadir yang harus dichecklock ketika masuk dan keluar perusahaan. Daftar hadir tersebut dibuat oleh bagian personalia. Gaji karyawan tetap dan kontrak satu tahun dibayar pada akhir bulan, sedangkan untuk karyawan kontrak tiga bulan dan KHL setiap jumat pagi. Sistem penggajian, karyawan tetap dan kontrak satu tahun dibagi menjadi dua golongan, yaitu karyawan non grade dan grade. Grade dibagi lagi menjadi enam grade dan dalam setiap grade ada enam kelompok. Sistem penggajian untuk KHL berdasarkan kehadiran, sedangkan karyawan borongan sistem penggajian berdasarkan prestasi kerja yang didapat. Gaji karyawan dibagi menjadi dua, yaitu gaji pokok dan service. Adanya gaji service disebabkan perusahaan bergerak dibidang jasa yaitu agrowisata. Besarnya gaji service berdasarkan tingkat pendapatan setiap divisi. Karyawan juga mendapat tunjangantunjangan diantaranya tunjangan jabatan sebesar 5% dari gaji pokok, tunjangan masa kerja, dan tunjangan keluarga yang dibatasi hanya untuk tiga anak. Karyawan perusahaan juga mendapat jaminan sosial diantaranya seragam, makan siang karyawan, jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan kesehatan. C. USAHA-USAHA YANG DIKEMBANGKAN PT. Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya dipimpin oleh seorang direktur utama yang membawahi lima kepala bagian (kabag sumber daya manusia, kabag akuntansi keuangan, kabag pengadaan, kabag humas, serta kabag pengkajian dan pengembangan) dan dua kepala biro (kabir pengawasan intern dan kabir direksi).

Perusahaan memiliki empat divisi yang dikepalai oleh seorang general manajer, yaitu Divisi Hotel, Divisi Agrowisata, Divisi Estate, dan Divisi Agroindustri. Setiap divisi membawahi departemen yang dikepalai oleh seorang kepala bagian yang bertindak sebagai manajer. Divisi Agrowisata membawahi 7 departemen meliputi: 1. Departemen Budidaya Tanaman Tahunan (BTT) 2. Departemen Budidaya Tanaman Semusim (BTS) 3. Departemen Food Beverage dan Entertainment 4. Departemen Keuangan, Umum, dan Administrasi 5. Departemen Pemasaran Wisata 6. Departemen Klinik Agribisnis dan Agrowisata 7. Departemen Penjualan Kebun apel berada di dalam Departemen Budidaya Tanaman Tahunan.