Anda di halaman 1dari 10

KELOMPOK EMPAT : 1. Meuthia Ainul Qolby (2012437086) 2. Rebecca Michiko (2012437094) 3.

Tuti Lestari (2012437107)

DEFINISI
Difusi (Diffusion) : Gerakan molekul dari suatu komponen melalui suatu campuran karena suatu rangsangan fisika. Difusi umum terjadi karena adanya perbedaan konsentrasi (Gradien konsentrasi). Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata / mencapai kesetimbangan (kontinyu). Gerakan molekul inilah yang selanjutnya dimanfaatkan untuk Proses Perpindahan Massa/ Perpindahan Kalor.

Peranan Difusi dalam Proses Perpindahan Kalor


Pada semua proses operasi perpindahan

massa, difusi berlangsung pada sedikitnya satu fase dan biasanya pada kedua fase. Pada absorpsi gas, zat terlarut terdifusi melalui fase gas ke antarmuka antara kedua fase dan melalui fase zat cair ke antarmuka dan dari antarmuka ke fase uap.

Pada kristalisasi, zat terlarut terdifusi melalui cairan induk ke kristal dan mengendap pada permukaan zat padat
Pada humidifikasi, tidak ada difusi pada zat cair karena zat cairnya murni dan tidak mungkin ada gradien konsentrasi didalam zat cair itu tetapi uapnya terdifusi ke antarmuka zat cair gas atau dari antarmuka ke fase gas atau fase gas. Pada pengeringan, air terdifusi melalui zat padat ke permukaan zat padat itu, menguap, dan sebagai uap terdifusi kedalam gas.

PERBANDINGAN ANTARA DIFUSI DENGAN PERPINDAHAN KALOR

Pada difusi dan perpindahan kalor alirannya disebabkan oleh suatu gradien. Pada perpindahan kalor pendorongnya adalah gradien suhu sedangkan pada difusi pendorongnya adalah gradien konsentrasi. Pada perpindahan kalor, kalor mengalir dari satu titik ke titik lain. Dan tidak meninggalkan ruang di belakangnya, demikian pula untuk menempati lokasi baru kalor tidak memerlukan ruang.

Pada difusi, komponen yang terdifusi meninggalkan ruang dibelakangnya dan untuk menempati lokasi baru pun ia memerlukan ruang.

Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi, yaitu :

Ukuran partikel: Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi. Ketebalan membran: Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi. Luas suatu area: Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya. Jarak: Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya. Suhu: Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat.Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya

Ada 5 konsep yang digunakan dalam teori difusi


Kecepatan u, yang didefinisikan sebagaimana biasa dalam panjang/waktu. Fluks melintas bidang N, mol/luas-waktu. Konsentrasi c, dan densitas molar pM , mol/volume ( fraksi mol juga dapat digunakan) Gradien konsentrasi dc/db, dimana b adalah panjang lintas tegak-lurus terhadap luas yang dilintasi oleh difusi yang berlangsung.

HUKUM FICK
Untuk peristiwa difusi, Adolph Fick seorang ahlifisika jerman mengambil analogi bahwa pada arah tertentu, massa dari suatu bahan terlarut yang melewati suatu luasan tertentu tiap unit waktu adalah sebanding dengan gradien konsentrasi bahan terlarut pada arah tersebut. Maka:

= Fluks difusi = Difusi komponen A dalam campuran dalam komponen B dCA / dZ = Gradien konsentrasi

J DAB

TERIMA KASIH