Anda di halaman 1dari 10

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

BAB I - PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemahaman mengenai risiko merupakan komponen utama dalam pencapaian Sarbanes-Oxley (Sox) atau SOA, dalam Auditing Standards No. . Setiap mana!er pada satuan ker!a, baik operasional ataupun nonoperasional, adalah mana!er resiko. Sebagaimana teori mana!emen men!elaskan bah"a unsure inti mana!emen adalah planning,doing,dan controlling, maka sebagai pemilik mana!er dari risiko risiko yang timbul dari kegiatannya(planning,doing), haruslah sebagai

pengendali(controlling) dari risiko tersebut. #ang perlu diketahui adalah pengertian dari mana!emen risiko itu sendiri. $ana!emen risiko adalah konsep dimana indi%idu ataupun kelompok menggunakan suatu mekanisme untuk menyediakan suatu perlindungan dari timbulnya suatu resiko. $engapa &'$ itu penting( Sikap orang ketika menghadapi resiko berbeda-beda. Ada orang yang berusaha untuk menghindari resiko, namun ada !uga yang sebaliknya sangat senang menghadapi resiko sementara yang lain mungkin tidak terpengaruh dengan adanya resiko. Pemahaman atas sikap orang terhadap resiko ini dapat membantu untuk mengerti betapa resiko itu penting untuk ditangani dengan baik. 1.2 Rumusan Masalah ). Apa yang melatarbelakangi munculnya SOA( *. +agaimanakah lingkungan pengendalian yang berbasis &'$( 1.3 Tu uan Penul!san ). $engetahui latar belakang munculnya SOA. *. $engetahui lingkungan pengendalian yang berbasis &'$.

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

BAB II " PEMBAHA#AN

2.1

Latar Belakang Mun$uln%a #&A Sarbanes-Oxley o, *--* adalah nama lain dari undang-undang re,ormasi perlindungan in%estor (.he Public /ompany Accounting 'e,ormand 0n%estor Protection Act o, *--*) yang ditandatangani pada 12uli*--*. Akta ini diberi nama berdasarkan orang yang mengusulkannya3 Senator Paul Sarbanes dari Maryland dan Representatif Michael Oxley dariOhio, dan kadang disingkat menjadi SOx atau Sarbox atau SOA. ndang!undang ini disetujui oleh "e#an dengan suara $%&!& dan olehSenat dengan suara ''!( serta disahkan menjadi hukum oleh Presiden )eorge *. +ush. 4ndang-undang ini dikeluarkan sebagai respons 5ongres

AmerikaSerikat terhadap berbagai skandal akuntansi pada beberapa korporasibesar seperti3 &nron, 6orld/om ($/0), ,yco -nternational, Adelphia, .erox, dan Peregrine Systems/ yang juga melibatkan 0AP yang termasuk dalam 1the big fi2e3 seperti Arthur Andersen. Para pucuk pimpinan dan akuntan publik tersebut melakukan rekayasa keuangan yang sangat merugikan para pemegang saham. Skandal!skandal ini menyebabkan kerugian bilyunan dolar bagi in2estor karena runtuhnya harga saham perusahaan!perusahaan yang terpengaruh dan menimbulkan kepanikan luar biasa dikalangan dunia usaha, serta mengguncang kepercayaan masyarakat terhadappasar sahamnasional. Masyarakat memiliki sentimen negatif terhadap sistem penyusunan dan pemeriksaan laporan keuangan dan mengangap kasus!kasus tersebut merupakan puncak dari kebobrokan perusahaan!perusahaan di Amerika Serikat. 5epercayaan publik sebagaisalah satu pilar mekanisme pasar modal telah rusak dan butuh usahakeras untuk memulihkannya kembali. Semua skandal ini merupakancontoh tragis bagaimana ,raud schemes berdampak sangat burukterhadap pasar, stakeholders dan para pega"ai. +ela!ar dari pengalaman itulah, para regulator Amerika

Serikatmenyusun Sarbanes-Oxley Act untuk mencegah terulangnya ke!adianserupa. 5onggres berangapan bah"a skandal-skandal keuangan

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

tersebuttidak bisa dilihat sebagai kasus, namun sebuah indikasi perlunya sebuahperaturan yang lebih ketat yang mengatur penyiapan dan pemeriksaanlaporan keuangan. 7engan ditetapkan peraturan tersebut diharapkankepercayaan publik bisa pulih lagi sehingga resesi keuangan yang ter!adidi tahun )8*8 tidak ter!adi lagi. .u!uan publikterhadap utama Sarbox adalah meningkatkan kepercayaan keuangan

implementasi

prinsip

pertanggung!a"aban

perusahaan publik 4good corporate go2ernance ! )5)6 bagi perusahaan yang telah go publik. Perundang!undangan ini menetapkan suatu standar baru dan lebih baik bagi semua de#an dan manajemen perusahaan publik sertakantor akuntan publik 40AP6 #alaupun tidak berlaku bagi perusahaan tertutup. Sarbox diharapkan akan meningkatkan standar akuntabilitas korporasi, transparansi dalam pelaporan keuangan, memperkecil kemungkinan bagi perusahaan atau organisasi untuk melakukan dan menyembunyikan fraud, serta membuat perhatian pada tingkat sangat tinggi terhadap corporate go2ernance. "alam Sarbanex!Oxley Act diatur tentang akuntansi, pengungkapan dan pembaharuan tata kelola, yang mensyaratkan adanya pengungkapan yang lebih banyak mengenai informasi keuangan, keterangan tentang hasil!hasil yang dicapai manajemen, kode etik bagi pejabat di bidang keuangan, pembatasan kompensasi ekskutif dan pembentukan komite audit yang independen. Perdebatan dan kontro%ersi mengenai untung rugi penerapan Sarbox masih terus terjadi. Para pendukungnya merasa bah#a aturan inidiperlukan dan memegang peranan penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap pasar modal nasional dengan antara lain memperkuat penga#asan dalam AS akuntansi perusahaan. Sementara para penentangnya berkilah bah#a Sarbox tidak diperlukan dan campur tanganpemerintah manajemen pada perusahaan menempatkan terhadap perusahaan!perusahaan kerugian kompetitif

perusahaan asing. Manfaat Sarbox secara langsung berdampak positif dalam rangka implementasi )5) di perusahaan publik di berbagai belahan dunia lainnya.

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

2.2

Latar Belakang Mun$uln%a ERM /OSO atau merupakan akronim dari .he /ommittee o,

Sponsoring Organi9ations o, .he .read"ay /ommission adalah sebuah organisasi sektor s"asta yang sukarela, didirikandi Amerika Serikat, yang bertu!uan melakukan riset mengenai ,raud dalam pelaporankeuangan (,raudulent on ,inancial reporting) dan membuat rekomendasi dan rerangka acuanyang terkait dengannya untuk perusahaan publik, auditor independen, S&/, dan institusi pendidikan. /OSO telah menerbitkan sebuah model pengendalian internal yang umum yang dengannya perusahaan dan organisasi dapat menilai sistem pengendalian mereka. 5arena adanya praktik-praktik kampanye politik dari keuangan perusahaan dan praktik-praktik korupsi di dalamnya pada pertengahan dekade )8:--an, S&/ di Amerika Serikat dan5ongres AS membuat re,ormasi hukum kampanye keuangan dan ;oreign /orrupt Practices Act (;/PA) tahun )8:: yang mengkriminalisasikan praktik penyuapan antar negara dan mensyaratkan perusahaan-perusahaan untuk mengimplementasikan pada tahun )8< program pengendalian internal. dan Sebagai membuat responsnya, the .read"ay /ommission, insiasi sektor s"asta, dibentuk untuk memeriksa, menganalisa, rekomendasi pada kecurangan dari pelaporan keuangan perusahaan. .he .read"y /ommission mempela!ari sistem pelaporanin,ormasi keuangan selama periode Oktober )8< sampai dengan September )8<: danmengeluarkan laporan temuan dan rekomendasi pada Oktober )8<: yang ber!udul 'eport o, the National /ommission on ;raudulent ;inancial 'eporting. Sebagai hasil dari laporanresmi tersebut, /OSO dibentuk dan membayar /oopers = >ybrand, perusahaan /PA utama,untuk mempela!ari masalah-masalah yang ada dan membuat laporan mengenai kerangkaker!a pengendalian internal yang terintegrasi. Pada bulan September )88*, laporan sebanyak empat %olume yang ber!udul 0nternal /ontrol ? 0ntegrated ;rame"ork diterbitkan oleh /OSO dan kemudian diterbitkan ulang dengan sedikit perubahan pada tahun

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

)88@. >aporan ini menya!ikan de,inisi umum dari pengendalian internal dan menyediakan kerangka ker!a yang dengannya pengendalian internal dapat dinilai dan dikembangkan. Pada tahun *--@ organisasi-organisasi praktisiakuntan dan auditor keuangan yang berpengaruh dan tergabung dalam .he /ommittee o, Sponsoring Organi9ations o, the .read"ay /ommission (/OSO) menyatakan bah"a &'$ berhubungan dengan risiko dan peluang yang berpotensi mempengaruhi nilai, dan mende,inisikannya sebagai berikut suatu proses yang dipengaruhi oleh de"an direktur, mana!emen, dan pihak lain, yang diaplikasikan untuk dalam penentuan strategi perusahaan, mungkin yangdirancang mengidenti,ikasi risiko-risiko yang

mempengaruhi perusahaan, dan mengelola risiko-risiko tersebut tetap berada pada selera risiko perusahaan, serta memberikan pemastian yang memadai bah"a tu!uan perusahaan dapat dicapai. 2.3 #ek!las Tentang ERM &'$ bersi,at strategis yaitu pencapaian tu!uan perusahaan yang lebih baik dan padaakhirnya menciptakan, menambah, dan atau melindungi nilai perusahaan. Pada mana!emenrisiko tradisional, tu!uan terbatas pada mitigasi risiko terbatas pada kegiatan atau unit bisnis tertentu. +eberapa masalah yang mendasari munculnya &'$ adalah 3 ). 5egagalan mana!emen dalam pencapaian tu!uan perusahaan. *. Perbedaan %isi dan misi di dalam suatu lingkungan &nterprise +usiness 1. 5etidakmampuan mana!emen dalam mempertimbangkan resiko. @. 0nternal control yang lemah . 5esulitan untuk mencapai Aoal congruence 2.' ()s) Erm* Enter+r!se R!sk Management /OSO &nterprise 'isk $anagement adalah sebuah kerangka ker!a untuk membantu perusahaan untuk memiliki de,inisi yang konsisten terhadap risiko mereka. 0ni !uga merupakan alat yang penting untuk memahami dan perusahaan3 meningkatkan pengendalian internal SOx. 7okumen kerangka /OSO &'$ dimulai dengan mende,inisikan mana!emen risiko

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

B&nterprise risk management is a process, e,,ected by an entityCs board o, directors, management and other personnel, applied in a strategy setting and across the enterprise, designed to identi,y potential e%ents that may a,,ect the entity, and manage risk to be "ithin its risk appetite, to pro%ide reasonable assurance regarding the achie%ement o, entity ob!ecti%es.D .erdapat beberapa poin penting dalam de,inisi ini, yaitu3 &'$ adalah proses. Proses &'$ dilaksanakan oleh orang-orang dalam perusahaan. &'$ diterapkan melalui pengaturan strategi di perusahaan secara keseluruhan. 5onsep risk appetite harus dipertimbangkan. &'$ memberikan keyakinan positi, yang masuk akal tapi tidak pada pencapaian ob!ekti,. &'$ dirancang untuk membantu mencapai tu!uan.

2.,

Elemen -un$! ()s) ERM

+agan ini menun!ukkan kerangka /OSO &'$ ini sebagai tiga dimensi kubus dengan komponen-komponen3 ). *. &mpat kolom %ertical me"akili tu!uan strategis risiko perusahaan. 7elapan baris hori9ontal atau komponen risiko.

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

1.

+eberapa tingkat untuk menggambarkan setiap perusahaan, dari tingkat induk entitas sampai anak perusahaan indi%idual.

2..

#&A /an L!ngkungan Pengen/al!an %ang Ber0as!s ERM SOA terdiri dari )) bab atau bagian yang menetapkan hal-hal mulai dari tanggung !a"ab tambahan 7e"an Perusahaan hingga hukuman pidana. Sarbox !uga menuntut Securities &xchange /ommission (S&/) untuk menerapkan aturan persyaratan baru untuk menaati hukum ini. Saat ini, corporate go%ernance dan pengendalian internal bukan lagi sesuatu yang me"ah lagi karena kedua hal ini telah disyaratkan oleh undangundang. 7engan diterapkannya Sarbanes-Oxley Act menuntut pengendalian internal untuk menya!ikan keyakinan yang memadai yang benar benar mencerminkan adanya proses untuk men!aga aset perusahaan, menya!ikan in,ormasi yang diandalkan dan akurat, mendukung dan meningkatkan e,isiensi operasional, dan mendorong keselarasan dengan kebi!akan mana!emen. Se!umlah kerangka acuan pengendalian telah dia!ukan dan dikembangkan untuk membantu perusahaan dalam menciptakan sistem pengendalian internal yang baik, diantaranya /O+0., /OSO 0nternal /ontrol ;rame"ork, dan /OSO &nterprise 'isk $anagement. /OSO &nterprise 'isk $anagement (&'$) $erupakan kerangka pengendalian internal dan mana!emen risiko yang dirancang /OSO sebagai pengembangan dari kerangka sebelumnya, /OSO 0nternal /ontrol ;rame"ork. Perbedaan mendasar dari /OSO adalah bah"a &'$ mengintegrasikan keandalan kerangka pengendalian internal /OSO ke arah penilaian dan pengelolaan risiko. &'$ mengandung beberapa elemen utama menurut tingkat organisasi dan tingkat tu!uan3 ()) lingkungan internal (*) penentuan tu!uan (1) identi,ikasi peristi"a (@) penilaian risiko ( ) tanggapan risiko (E) akti,itas pengendalian (:) in,ormasi dan komunikasi (<) pemantauan

/OSO memandang bah"a pengendalian internal secara umum adalah3 Sebuah proses, yang dilaksanakan oleh de"an direksi,

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

mana!emen, dan personil lainnya, yang dirancang untuk menya!ikan keyakinan memadai terkait dengan pencapaian tu!uan-tu!uan diba"ah ini3 ()) e,ekti,itas dan e,isiensi operasi (*) keandalan pelaporan keuangan (1) kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 5erangka /OSO yang diterima secara de ,acto sebagai acuan dalam penilaian internal organisasi terbatas penggunaannya pada penentuan tu!uan pengendalian pelaporan keuangan dalam konteks organisasi secara luas. Sementara dalam lingkungan yang semakin bergerak ke lingkungan berbasis komputer, tu!uan pengendalian internal dan audit terhadap sistem in,ormasi memiliki ruang lingkup yang lebih luas dibandingkan penilaian pengendalian internal dan audit terhadap akuntansi.

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

BAB III " PENUTUP

-es!m+ulan

/OSO dan produk-produk yang dihasilkannya merupakan pelindungbagi in%estor, pega"ai perusahaan, dan pihak-pihak yang berkepentinganlainnya dari mengalami kerugian dari peristi"a-periti"a skandal keuanganyang telah ter!adi. /OSO memberikan kepastian kepada pihak-pihaktersebut sehingga mereka memperoleh bagian haknya dengan sesuai. 5erangka orang lainnya ker!a dalam sistem /OSO mende,inisikan $enurut internal pengendalian /OSO, internal

sebagaisebuah proses, dipengaruhi oleh de"an direksi, mana!emen, dan orangperusahaan. pengendalian komponen tersebutmenyediakan kerangka ker!a yang e,ekti, untuk menggambarkan danmenganalisa yang diimplementasikan dalamsebuah organisasi seperti yang disyaratkan oleh peraturan keuangan. .u!uan utama Sarbox adalah meningkatkan kepercayaan publikterhadap implementasi prinsip pertanggung!a"aban keuangan perusahaan publik 4good corporate go2ernance ! )5)6 bagi perusahaan yang telah go public. Sarbox diharapkan akan meningkatkan standar akuntabilitas korporasi, transparansi dalam pelaporan keuangan, memperkecil kemungkinan bagi perusahaan atau organisasi untuk melakukan dan menyembunyikan fraud, serta membuat perhatian pada tingkat sangat tinggi terhadap corporate go2ernance.

SEMINAR AKUNTANSI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT & SOA/SOx

DA1TAR PU#TA-A

$oeller, '. (*--:). /OSO &nterprise 'isk $anagement3 4nderstanding the Ne" 0ntegrated &'$ ;rame"ork. 2ohn 6ileys = Sons.

http3FFasdarmunandar.blogspot.comF*-)*F-*Fpenerapan-sarbanes-oxley-diindonesia.html http3FFe%i-komalasari.blogspot.comF*-)*F-)Fsarbanes-oxley-act.html http3FF""".scribd.comFdocF)*<< ))@1FE*@:1*-:-/OSO

http3FF""".scribd.comFdocF**8)-@@8F)FA-/OSO

http3FFlittle-economist.blogspot.comF*-))F-1Fcommittee-o,-sponsoringorgani9ations.html

10