Anda di halaman 1dari 17

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat-Nya lah makalah penulis yang berjudul SEREALIA ini dapat penulis selesaikan tepat pada waktunya. Di dalam penyusunan makalah ini, penulis merasa bahwa banyak hambatan yang penulis hadapi. Namun berkat dorongan dari berbagai pihak, hambatan hambatan tersebut dapat penulis atasi sedikit demi sedikit. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta memberikan motivasi yang tidak dapt penulis sebutkan satu per satu. Disamping itu, penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Hal ini di ibaratkan tidak ada gading yang tidak retak . Demikian halnya, penulis sangat harapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif demi penyempurnaan makalah ini untuk selanjutnya dapat menjadi lebih baik dan mempunyai potensi untuk dikembangkan. Sebagai akhir kata, dengan selesainya makalah ini, penulis mengharapkan makalah ini mempunyai nilai guna atau manfaat bagi semua pihak yang membaca makalah ini.

Singaraja, September 2011

Penulis

DAFTAR ISI

Judul Kata Pengantari Daftar Isi.ii Bab I Pendahuluan..1 1.1 Latar Belakang..1 1.2 Rumusan Masalah.....................2 1.3 Tujuan Penelitian..2 1.4 Manfaat Penelitian2 Bab II Isi.3 2.1 Pembahasan..3 2.2 Serealia..3 2.2.1 Gandum3 2.2.2 Jagung..7 2.2.3 Beras11 Bab III Penutup.14 Daftar Pustaka Lampiran

ii

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Serealia berasal dari kata ceres,nama Dewa Yunani untuk pertanian. Dan istilah ini umumnya di gunakan untuk menunjukkan berbagai jenis tanaman family rumput-rumputan atau padi-padian yang menghasilkan biji-bijian yang biasa dimakan. Serealia menjadi makanan pokok dunia,khususnya sebagai sumber karbohidrat dan protein. Banyak bahan makanan dari serealia yang diolah oleh manusia untuk di jadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi. Tanaman serealia yang utama adalah gandum, jagung, padi, beras dan lain-lainnya. Pada umumnya serealia kaya karbohidrat,cukup protein,sangat rendah kandungan lemaknya,serta kaya serat kasar ,dan juga merupakan sumber vitamin (vitamin E dan vitamin B kompleks),serta mineral (besi,magnesium,dan seng).

1.2 Rumusan Masalah 1. Apa saja jenis jenis serealia? 2. Apakah manfaat dari masing-masing jenis serealia untuk tubuh manusia? 3. Bagaimanakah cara penanganan dari masing-masing jenis serelia dan hasil olahan dari jenis-jenis serealia? 4. Bagaimana ciri-ciri kualitas serealia yang baik? 5. Apa sajakah kandungan gizi yang terdapat di masing-masing jenis serealia?

1.3 Tujuan 1. Untuk mengetahui berbagai jenis-jenis serealia 2. Untuk mengetahui manfaat serealia untuk tubuh manusia 3. Untuk mengetahui cara penanganan dan hasil olahan dari masing- masing jenis serealia 4. Untuk mengetahui cirri-ciri kualiatas serealia yang baik 5. Untuk mengetahui kandungan gizi yang ada di masing masing serealia

1.4 Manfaat Manfaat dari pembuatan makalah ini untuk mahasiswa dan masyarakat umum agar lebih mengetahui dan mengenal apa yang dimaksud dengan serelia, beserta hasil olahannya dan kandungan gizi yang terdapat di masing-masing serelia tersebut.

BAB II ISI
2.1 Pembahasan Serealia berasal dari kata ceres,yang artinya nama Dewa Yunani untuk pertanian. Dan istilah ini umumnya di gunakan untuk menunjukkan berbagai jenis tanaman family rumputrumputan atau padi-padian yang menghasilkan biji-bijian yang biasa dimakan. Serelia dalam bahasa Inggris disebut cereal, dikenal juga sebagai sereal atau biji-bijian yang merupakan sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji/bulirnya sebagai sumber karbohidrat/pati. Kebanyakan serelia merupakan anggota dari suku padi-padian dan disebut sebagai serealia sejati. 2.2 Serelia Serealia terdiri dari bebagai jenis seperti : 2.2.1 Gandum

Gandum ( Triticum Aestivum L) adalah salah satu serealia dari family Gramineae (Poaceae) yang merupakan salah satu bahan makanan pokok manusia selain beras. Gandum cukup terkenal dibandingkan bahan makanan lainnya sesama serealia karena kandungan gluten dan proteinnya yang cukup tinggi pada biji gandum. Gandum merupakan bahan makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Oleh karena itu, sebagian besar penduduk dunia mengkonsumsi gandum sebagai makanan pokok selain beras. Gandum digolongkan berdasarkan keras dan warna butirannya. Mutu gandum tergantung dari jenis dan daerah tempat gandum tumbuh. Pada umunya gandum dapat dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu hard wheat (gandum keras) dan soft wheat (gandum lunak). Penentuan macam gandum ini ditinjau dari segi jumlah dan mutu proteinnya. Gandum Hard mengandung jumlah protein lebih banyak dan mutu yang baik

(mempunyai elastis yang baik dan tidak mudah pecah), sedangkan gandum Soft mengandung jumlah protein sedikit dan mutu yang kurang baik (sifat elastisnya kurang dan mudah pecah). Gandum keras, terutama gandum hard spring dan hard winter merupakan jenis gandum yang cocok/baik untuk pembuatan roti. Hal ini disebabkan gandum-gandum ini menghasilkan tepung dengan kualitas baik, dan mengandung protein bermutu tinggi. Dalam pembuatan adonan tepung ini dapat membentuk adonan yang kuat, dan memiliki daya kembang yang baik. Adonan ini memenuhi syarat untuk pembuatan roti, karena mudah dicampur,diragikan, dapat menyesuaikan pada suhu yang diperlukan, dan memiliki kemampuan menahan udara (gas holding) yang baik sekali. Gandum keras banyak mengandung gluten, dan dapat menghasilkan : 1. Tepung terigu yang sangat baik untuk pembuatan macaroni, verniseli, spagethi, mie, dan roti. Kualitas tepung terigu (susunan isi gandum) sangat dipengaruhi oleh beberapa factor yaitu : a) Factor iklim b) Jenis tanah c) Benih gandum itu sendiri d) Kemampuan petani di dalam mengelola tanamannya 4

2. Tepung gries Dari gandum keras dapat dibuat tepung gries dengan cara dicuci, kemudian dijemur dan digiling kasar/halus. Warnanya hijau kekuning-kuningan dan dapat digunakan untuk bubur, pudding, dan sebagainya. Meningkatnya konsumsi produk olahan gandum akan meningkatkan impor gandum atau tepung gandum. Tepung gandum sendiri mempunyai kandungan protein dan karbohidrat yang lebih tinggi daripada tepung yang dibuat dari jenis lain. Wheat atau gandum ialah bahan dasar dari pembuatan tepung terigu. Sampai sekarang tidak ada bahan dasar lain sebagai pengganti gandum untuk membuat tepung terigu karena gandum adalah satu-satunya jenis biji-bijian yang mengandung gluten. Gluten adalah protein gandum yang tidak larut dalam air dan mempunyai sifat elastis seperti karet, selanjutnya dia merupakan kerangka dari roti beragi. Karenanya untuk pembuatan roti beragi adanya gluten merupakan syarat mutlak yang harus dikandung dalam tepung. Kegunaan gluten adalah: 1. Menambah toleransi dari fermentasi 2. Daya serap air bertambah 3. Memperbesar volume roti 4. Memperbaiki daya daya tahan 5. Remah roti lebih halus 6. Sebagai pengganti protein hewani bagi orang vegetarian

Cara menyimpan tepung terigu Agar tepung terigu selalu tetap baik (kualitas baik) , maka terigu sebaiknya dengan cara : a) Tempat penyimpanan harus mempunyai ventilasi yang baik agar ada pertukaran udara di dalamnya. b) Tidak boleh terkena panas matahari secara langsung (terigu) c) Diberi alas di lantainya, sebaiknya berongga (misalnya palket) d) Suhu yang ideal adalah 19-24 derajat celcius e) Kelembaban ( RH) ideal adalah 55-65 % f) Barang atau bahan-bahan lain yang berbau supaya dipisahkan g) Daya tahan ( self life ) adalah 1-3 bulan, tergantung factor-faktor tersebut di atas. Gandum memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi di antaranya karbohidrat 6080%, protein 6-17%, lemak 1,5-2,0%, mineral 1,5-2,0%, dan sejumlah vitamin lainnya. Gandum yang termasuk soft wheat (gandum lunak) yaitu soft red wheat (gandum merah) dan soft white wheat (gandum putih) merupakan gandum penghasil tepung yang cocok untuk pembuatan cake,pastel,biscuit atau kue kering dan sebagainya. Gandum ini sebagian besar digolongkan sebagai gandum yang mengandung protein rendah dan menghasilkan tepung dengan daya serap air (water absorption) yang rendah, sulit diaduk dan diragikan.

2.2.2 Jagung

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting ,selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika tengah dan selatan,jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika serikat. Beberapa daerah di Indonesia seperti Madura dan Nusa Tenggara juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Jagung dapat di olah menjadi tepung yang di kenal dengan istilah tepung jagung atau maizena. Tongkol jagung kaya akan pentose yang di pakai sebagai bahan baku pembuatan furfural.

Jagung dapat di olah menjadi berbagai macam produk olahan,seperti tepung maizena,tepung jagung,beras jagung,dan minyak jagung. Warna jagung juga dapat di lihat dari bijinya dan dapat di gunakan untuk memproduksi banyak makanan seperti, perkedel jagung, jagung bakar dan lain sebagainya.

Berdasarkan warnanya jagung dapat di bagi menjadi 3,yaitu: a. warna putih b. warna kuning c. warna kuning kemerahan Jagung juga bisa di lihat dari type-type dan sifatnya,yaitu: a. Jagung gigi kuda (Dent Corn) Biji berbentuk gigi,pati keras menghubungkan pati yang lunak sepanjang tepi biji. b. Jagung mutiara (Flint Corn) Biji sangat keras,pati yang lunak menghubungkan pati yang keras,tahan terhadap serangan hama gudang. c. Jagung bertepung (Floury Corn) Endosperm sebagian besar berisi pati yang lunak,biji mudah dibuat tepung. d. Jagung berondong (Pop Corn) Butir biji sangat kecil keras seperti jagung mutiara. e. Jagung manis (Sweet Corn) Endosperm berwarna bening kulit biji tipis,kandungan pati sedikit. f. Jagung berlilin Biji berwarna,endosperm lunak,pati mengandung amilopektin dan baik untuk makanan ternak. Jagung merupakan tanaman musiman(annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif.

Kegunaan jagung dapat di bagi menjadi 2,yaitu: 1. a.Jagung yang masih muda dapat dibuat untuk lauk pauk,misalnya perkedel jagung,sambel goreng jagung,soup,dan bakwan jagung. Selain itu juga bisa di rebus,di bakar. Dan bisa juga di buat macam-macam sedap-sedapan,misalnya lepet,ketimus,wajik dll. 2. b.sedangkan jagung yang sudah tua dapat dibuat untuk

grontol,brondong,beras,tepung,tepung maizena,minyak jagung,bahan pembuatan minuman,parboiled produk,corn flakes,corn seeds,dan di pakai untuk campuran kopi. 2. Kegunaan jagung untuk ternak a. biji-bijian jagung yang utuh biasanya dipakai untuk makanan ayam,itik dan sebagainya. b. biji yang digiling lebih dahulu untuk makanan: - ayam dan unggas lainnya - babi dan ternak keci-kecik - sapi dan ternak besar-besar - sisa dari industry minyak,maizena dan lain-lain (bungkil) untuk makanan babi,sapi. - sisa dalam pembuatan beras dan tepung jagung (dedak,katul) juga untuk makanan ternak lainnya. Cara menyimpan jagung dapat di lakukan dengan cara: 1. curah 2. kemas 3. gantung 4. penggunaan bahan kimia

Kandungangizi jagung per 100 gram bahan adalah 1. kalori 2. protein 3. lemak 4. karbohidrat 5. kalsium 6. fosfor 7. ferrum 8. vitamin A 9. vitamin B1 10. air : 355 kalori : 9,2 gram : 3,5 gram : 73,7 gram : 10 mg : 256mg : 2,4 mg : 510 SI : 0,38 mg : 12 gr

10

2.2.3 Beras

Beras merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Beras juga merupakan bahan makanan nabati sebagai sumber karbohidrat yang banyak mengandung vitamin B1. Setiap butiran beras terdiri dari lapisan perikap,tegmen,eleuron dan lapisan endosperma. Beras memiliki 2 macam yang sering kita makan sehari-hari,yaitu: a. Beras organik Beras organik adalah beras yang tidak ada kandungan kimia buatan dan tidak menggunakan bahan kimia dalam proses budidaya. Beras organik ini jenis yang biasanya hanya terdapat dipasar-pasar swalayan atau psar yang sudah modern. Soal harga beras ini memang lumayan mahal karena memerlukan proses budidaya yang cukup rumit dan perawatan yang cukup mahal. b. Beras non organik atau beras yang sering kita makan Beras non organik ini jenis yang sangat banyak di jumpai,dari mulai pasar tradisional sampai pasar swalayan. Di banding dari jenis beras organik,jenis beras non organik lebih murah karena dalam prosesnya yang tidak sesusah pembuatan beras organik. Tentu saja dalam hal kualitas,rasa,dan kesehatannya pun tidak sebaik dari beras organik.

11

Beras diolah menjadi nasi dengan cara ditanak atau dikukus. Beras yang sudah menjadi nasi dapat diolah lagi menjadi berbagai macam masakan dengan di tambahkan sedikit bumbu,seperti nasi goreng,nasi kebuli,nasi uduk,dll. Dari warna beras dapat di bagi menjadi beras putih,beras merah,beras ketan putih,beras ketan hitam dan beras ketan merah. Adapun kegunaan dan kualitas dari beras yaitu: 1. kegunaan beras: a. sebagai bahan pokok sumber karbohidrat b. sebagai bahan pokok dalam pembuatan kue-kue dan sedap-sedapan c. sebagai bahan pokok dalam pembuatan minuman 2. kualitas beras: Kreteria beras yang berkualitas baik terdiri dari atas: a. butir-butir beras keras dan utuh b. berwarna putih bersih dan beraroma segar c. tidak berjamur atau berulat d. sifatnya bila di bakar kurang mekar,baunya harum. Beras yang lama berbau apek dan sifatnya banyak mengisap air hingga mekar bila di masak. e. tidak ada kotoran,seperti batu,gabah serta tidak bergabung dengan beras yang jenis satu dengan jenis lain f. beras berwarna merah mengandung vitamin B1 lebih tinggi,di banding dengan jenis yang lainnya

12

Adapun cara penyimpanan beras. Untuk menghindari kerusakan beras akibat serangga,ulat dan gangguan insectisida lainnya sebaiknya beras di simpan: 1. dalam karung,peti,kaleng yang kering dan diletakkan di tempat yang tidak lembab udaranya. 2. tempat yang mempunyai pertukaran udara yang baik dan terjaga kebersihannya seperti tempat penyimpanan beras cosmos. 3. tempat yang terpisah dari bahan-bahan yang menimbulkan bau dan bahan kimia lainnya.

13

BAB III Penutup


3.1 kesimpulan Dari isi makalah di atas dapat kami simpulkan bahwa serealia banyak jenisnya,dan serealia banyak mengandung gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Oleh karena itu diharapkan kepada masyarakat luas untuk dapat memanfaatkan dan mengkonsumsi serealia dengan benar dan tidak berlebihan agar tepat guna baik untuk tubuh dan lingkungan sekitar.

14

DAFTAR PUSTAKA www.GOOGLE .COM /gandum. www.GOOGLE.COM/jagung www.GOOGLE.COM/beras Cok Istri Raka Marsiti. 2003. Buku Ajar. Pengetahuan Bahan Makanan. Undiksha. Singaraja

15