Anda di halaman 1dari 6

Nama : NRP:

SOAL PRE-TEST PRAKTIKUM TEKNOLOGI BETON DAN BAHAN


Hari, tanggal Waktu Dosen : Jumat : 30 Menit : Ir. Aman Subakti, M.S Dr. Eng Januarti Jaya Ekaputri, ST, MT

LINGKARI jawaban yang benar hanya satu kali, coretan pada pilihan lebih dari satu, coretan yang tidak sesuai dengan petunjuk dianggap salah. Teliti sebelum menjawab!!!! 1. Salah satu pengujian yang dilakukan terhadap material semen adalah pengujian konsistensi. Angka apa yang ditunjukkan oleh pengujian konsistensi ini dan digunakan untuk apa angka ini? a. Kadar air, pengujian waktu ikat awal c. Berat air, pengujian berat jenis semen b. Berat air, pengujian waktu ikat akhir d. Kadar air, pengujian waktu ikat 2. Berapa nilai penetrasi yang ditunjukkan jarum vicat saat nilai berat air dibagi berat semen menunjukkan nilai konsistensi dari suatu semen? a. 10 mm c. 10 cm b. 5 mm d. 5 cm 3. Perhatikan beberapa pernyataan berikut ! 1. Waktu yang dibutuhkan untuk pasta semen berubah dari keadaan cair ke keadaan plastis. 2. Waktu ikat awal memiliki nilai lebih besar dari waktu ikat akhir. 3. Waktu ikat awal memiliki nilai lebih kecil dari waktu ikat akhir. 4. Waktu ikat awal ditentukan dari grafik penetrasi waktu, yaitu waktu dimana penetrasi jarum vicat mencapai nilai 25 mm. Dari pernyataan diatas, pernyataan mana yang benar terkait waktu ikat awal pada semen? a. (1),(2), dan (3) c. Hanya (4) b. (1) dan (3) d. Kecual (2) 4. Saat pengujian konsistensi normal semen dan waktu ikat, benda uji yang digunakan adalah pasta semen. Apa yang dimaksud dengan pasta semen? a. Campuran semen + air c. Semen saja b. Campuran semen + air + pasir d. Campuran semen + kerosin 5. Pada saat pengujian berat jenis semen, untuk menghilangkan kadar udara dalam semen digunakan cairan kerosin atau noptha dalam botol, lalu digoyangkan. Kenapa cairan yang digunakan adalah cairan kerosin atau noptha bukan air seperti pada pengujian berat jenis agregat? a. Karena cairan kerosin atau noptha memiliki berat jenis lebih besar dalam air, sehingga dia mampu mengeluarkan udara dalam semen b. Karena cairan kerosin atau noptha terhadap semen tidak terjadi reaksi kimia, jika pelarutnya adalah air maka akan terjadi hidrasi. c. Karena cairan kerosin atau noptha memiliki kerapatan partikel yang lebih tinggi, sehingga mampu mendesak udara keluar. d. Karena cairan kerosin atau noptha terhadap semen dapat terjadi reaksi kimia, jika pelarutnya adalah air maka juga akan terjadi reaksi hidrasi tapi secara cepat. 6. Berikut ini ada beberapa prosedur yang dilakukan dalam pengujian kadar air agregat. 1. Benda uji dikeringkan dalam oven pada suhu (110 5)0. 2. Menimbang berat benda uji pada kondisi asli (w1).

3. Menghitung berat air yang terkandung dalam agregat (w1-w2). 4. Menimbang berat benda uji pada kondisi oven (w2). 5. Membagi berat air dengan berat benda uji oven untuk menentukan kadar air. Dari prosedur di atas, urutan prosedur mana yang sesuai untuk pengujian kadar agregat? a. (1), (2), (3), (4), (5) c. (2), (1), (4), (3), (5) b. (1), (4), (3), (2), (5) d. (1), (4), (2), (3), (5) 7. Pada saat pengujian berat jenis agregat, dibutuhkan data berat butiran dan volume butiran saja tanpa volume udara. Bagaimana cara yang efektif menghilangkan volume udara dalam agregat ini? a. Agregat halus diletakkan dalam piknometer yang berisi air dengan volume tertentu, lalu diaduk perlahan untuk menghilangkan volume udaranya. b. Agregat halus diletakkan dalam piknometer yang berisi kerosin dengan volume tertentu, lalu diaduk perlahan untuk menghilangkan volume udaranya. c. Agregat halus diletakkan dalam piknometer yang berisi air dengan volume tertentu, lalu goyang-goyang botolnya secara perlahan untuk menghilangkan volume udaranya. d. Agregat halus diletakkan dalam piknometer yang berisi kerosin dengan volume tertentu, lalu goyang-goyang botolnya secara perlahan untuk menghilangkan volume udaranya. 8. Misalkan anda memiliki batu dari gunung bromo, batu tersebut anda hancurkan menjadi batu pecah, dan pecahan yang lebih kecil anda kecilkan lagi ukurannya menjadi pasir. Ketika dari batu pecah dan pasir tersebut dilakukan berat jenis, apa yang anda katakana? a. Berat jenis kerikil lebih besar dari berat jenis pasir. b. Berat jenis kerikil lebih kecil dari berat jenis pasir. c. Berat jenis kerikil sama dengan berat jenis pasir. d. Tidak terdapat hubungan diantara keduanya. 9. Apakah yang dimaksud dengan berat isi atau berat volum pada pengujian berat isi agregat? a. Berat agregat per satuan volume. b. Berat agregat yang menempati suatu tempat tertentu. c. Berat agregat per satuan berat air. d. Berat agregat yang merupakan berat butiran agragat saja tidak termasuk air. 10. Manakah dari pernyataan berikut yang benar? a. Berat jenis tergantung dari kondisi material. b. Berat isi tidak tergantung dari kondisi material. c. Berat jenis suatu material selalu tetap. d. Berat isi suatu material selalu tetap. 11. Pada pengujian berat volum ada 3 cara untuk pengujiannya yaitu cara tusuk/rojok, cara ketuk/goyang pada kondisi padat dan cara sekop/sendok pada kondisi lepas. Pernyataan berikut yang benar? a. Berat volum pada dengan cara tusuk/rojok lebih besar dari cara ketuk/goyang. b. Berat volum pada dengan cara tusuk/rojok lebih kecil dari cara ketuk/goyang. c. Berat volum pada dengan cara sekop/sendok lebih besar dari cara tusuk/rojok. d. Berat volum pada dengan cara ketuk/goyang lebih kecil dari cara sekop/sendok. 12. Apakah tujuan dilakukan pengujian bahan organic pada agregat? a. Mengetahui tingkat kadar bahan organic yang terdapat dalam agregat. b. Mengetahui zat organic apa yang terkandung dalam suatu agregat.

c. Mengetahui pengaruh bahan organic terhadap kekuatan agregat. d. Mengetahui sifat agregat yang terkena bahan organic. 13. Apa pengaruh utama bahan organic dalam kekuatan beton? Sehingga perlu dilakukan pengujian bahan organic pada agregat. a. Bahan organic memiliki kekuatan yang rendah daripada kekuatan agregat sehingga dapat menurunkan kekuatan beton. b. Bahan organic mudah terurai sehingga menurunkan kekuatan dari beton. c. Bahan organic pada agregat dapat menurunkan daya lekat dari pasta semen sehingga dapat menurunkan kekuatan beton. d. Bahan organic memiliki penyerapan yang tinggi terhadap air sehingga menurunkan kekuatan beton. 14. Suatu bahan material dikategorikan sebagai pasir apabila : a. material yang lolos ayakan no. 4 b. material yang lolos ayakan no.4 dan tertahan ayakan no. 100 c. material yang lolos ayakan no.4 dan tertahan ayakan no. 200 d. material yang lolos ayakan no.4 atau tertahan ayakan no. 100 15. Apakah yang dimaksud dengan gradasi suatu agregat? a. Tekstur permukaan dari suatu agregat. b. Ukuran partikel dari suatu agregat. c. Model distribusi bentuk partikel agregat. d. Model distribusi ukuran partikel agregat. 16. Berikut ini disajikan data hasil analisa ayakan suatu agregat Analisa ayakan material A No ayakan No 4 % yang lolos 98% Analisa ayakan material B No ayakan No 4 % yang lolos 80%

No 10 98%

No 40 97%

No 100 96%

No 200 95%

No 10 68%

No 40 40%

No 100 10%

No 200 5%

Dari data analisa ayakan di atas, material mana yang lebih bagus untuk perencanaan suatu beton? a. Material A c. Material A + B b. Material B d. Keduanya tidak bagus untuk campuran beton 17. Berdasarkan pada soal no. 16, manakah dari pernyataan berikut yang benar? a. Material B memiliki gradasi seragam (uniform graded). b. Material B memiliki beberapa ukuran yang hilang (gap graded). c. Material A memiliki gradasi baik (well graded). d. Material A memiliki beberapa ukuran yang hilang (gap graded). 18. Jika owner menginginkan sebuah beton yang pervious (dapat dilewati air), maka jenis gradasi agregat mana yang akan anda gunakan? a. Uniform graded. c. Well graded. b. Gap graded. d. Gap graded + Uniform graded.

19. Berikut ini beberapa data yang bisa didapat dari analisa ayakan, kecuali : a. Data distribusi ukuran butiran material b. Modulus kehalusan (fine modulus) dari suatu material c. Persen proporsi campuran antara agregat halus dan agregat kasar dari total agregat d. Kadar agregat dalam campuran beton 20. Salah satu pengujian yang dilakukan pada agregat kasar adalah pengujian keausan. Apakah tujuan utama pengujian keausan ini? a. Untuk mengetahui ketahanan agregat kasar terhadap keausan dengan mesin abrasi Los Angeles. b. Untuk mengetahui kekuatan agregat kasar terhadap suatu beban. c. Untuk mengetahui butiran yang hancur akibat mesin abrasi Los Angeles. d. Untuk mengetahui persen agregat kasar yang tidak hancur akibat mesin abrasi Los Angeles. 21. Pada pengujian penyerapan, nilai yang dicari adalah kadar air yang terserap oleh agregat. Bagaimana cara mengetahui kadar air yang terserap oleh agregat ini? a. Mencari selisih antara berat benda uji pada kondisi saturated surface dry (SSD) dengan berat benda uji pada kondisi oven kering. b. Mencari selisih antara berat benda uji pada kondisi asli dengan berat benda uji pada kondisi oven kering. c. Mencari selisih antara berat benda uji pada kondisi asli dengan berat benda uji pada kondisi saturated surface dry (SSD). d. Mencari selisih antara berat benda uji pada kondisi dalam air (saturated) dengan berat benda uji pada kondisi saturated surface dry (SSD). 22. Dalam mendesain sebuah beton, yang pertama kita tentukan adalah menentukan kekuatan yang akan kita desain ditambah dengan margin. Kenapa dalam mendesain, kekuatan beton tidak pernah dipatok pas, akan tetapi dilebihkan dengan menambah margin? a. Karena pengerjaan yang benar-benar teliti dan sesuai prosedur tidak bias dilakukan, sehingga kalau kita mendesain 30 MPa pasti kekuatannya dibawah 30 MPa. b. Untuk mentoleransi kesalahan pengerjaan beton tersebut. c. Karena dalam pengerjaan beton ada berbagai macam factor yang mempengaruhi, sehingga pengaruh tersebut perlu dimasukkan dalam perhitungan mix design yaitu margin. d. Karena kekuatan beton tersebut bukan merupakan kekuatan beton yang sebenarnya. 23. Manakah dari pengujian material beton yang mempengaruhi terhadap kadar air dalam beton? a. Pengujian konsistensi normal semen. c. Pengujian berat jenis agregat. b. Pengujian penyerapan agregat. d. Pengujian penyerapan semen. 24. Dalam mendesain beton, kekuatan selalu berbanding terbalik dengan factor air semen (FAS), dan nilai factor air semen juga menunjukkan workability dari beton tersebut. Jika saya menginginkan beton mutu tinggi, maka hal-hal berikut yang salah adalah : a. Nilai factor air semen kecil c. membutuhkan banyak semen b. pengerjaan sangat sulit d. membutuhkan banyak air

25. Apakah yang dimaksud dengan slump pada beton? a. Besarnya kekentalan/plastisitas dari beton segar b. Besarnya kelecakan dari beton segar c. Besarnya kekuatan dari beton segar. d. Besarnya kekerasan dari beton segar. 26. Slump secara teknis didefinisikan besarnya penurunan permukaan atas beton dari kondisi sebelum kerucut terpancung dilepas. Manakah dari pernyataan berikut yang benar? a. Jika air yang digunakan banyak, maka slump beton rendah b. Jika FAS kecil, maka slump beton segar c. Jika semen yang digunakan banyak maka slump nya kecil d. Jika FAS kecil maka slump beton kecil 27. Pada saat melakukan pengecoran, beton segar yang telah di mix akan dimasukkan ke dalam cetakan secara bertahap sepertiga bagian rojok, sepertiga bagian dirojok sampai penuh. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi pengrojokan tersebut? a. Mengurangi volume udara dalam beton b. Memadatkan material beton c. Membuat agregat turun ke bawah d. Mencegah beton agar tidak banyak lobang ketika dilepas. 28. Proses perawatan (curing) pada benda uji beton normal dilakukan dengan merendam benda uji di dalam air. Apa fungsi utama perendaman ini? a. Mengurangi udara masuk ke dalam beton b. Mengurangi jumlah air yang menguap dalam beton c. Menjaga berat beton agar tidak berubah d. Menjaga agar beton tidak berhubungan langsung dengan udara bebas 29. Pada saat pengujian kekuatan tekan benda uji beton dengan (Universal Testing Machine), benda uji beton silinder harus di caping terlebih dahulu. Apa fungsi caping ini? a. Agar permukaan benda uji silinder sejajar (rata) antara permukaan atas dan permukaan bawah b. Mencegah beton agar tidak hancur bagian permukaan ketika di tes c. Menjaga agar beton tidak menguap di bagian permukaan atas dan bawahnya. d. Menjaga beton agar tidak bergerak ketika di tes

30. Tulis dalam kotak di bawah ini, apa yang anda ketahui tentang beton ?

NB :

Lulus pre-test

Nilai pre-test 80

Bagi yang tidak lulus harus melakukan pre-test ulang

-----------------------SELAMAT MENGERJAKAN, SEMOGA SUKSES-----------------------