Anda di halaman 1dari 13

*Kelompok 8 (ka nurul)

KONTRAKSI OTOT JANTUNG


Cardiac Muscle Contraction

Lisda Andriana (C24120098)*

Manajemen Sumber Daya Perairan
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Institut Pertanian Bogor
2014

Abstrak
Ikan mempunyai organ sirkulasi darah dalam tubuh yang disebut jantung dan terletak pada
ruang perikardial di sebelah posterior insang. Kontraksi otot jantung ikan merupakan sarana untuk
mengkonversi energi kimiawi menjadi energi mekanik dalam bentuk tekanan dan aliran darah.
Kontraksi otot jantung ikan yang ditimbulkan merupakan sarana untuk mengkonversikan energi
kimiawi menjadi mekanik dalam bentuk tekanan dan aliran darah. Tekanan hidrolik jantung sangat
proporsional mulai dari jaringan arteri, arteriolik, kapiler darah, dan juga vena dengan katup-katup
pengatur sedemikian hingga menjadi terarah dan seimbang. Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan
ikan teleostei, jantung ikan mas memiliki conus arteriosus yang sudah tereduksi menjadi suatu
struktur yang sangat kecil dan memiliki bulbus arteriusus yang berkembang dnegan baik. Denyut
jantung pada ikan mas (Cyprinus carpio) termasuk tipe jantung yang meogenik, yaitu jantung yang
akan tetap berdetak ritmis meskipun hubungan dengan saraf telah terputus. Rata-rata kecepatan
denyut jantung ikan mas dengan berat tubuh 200-500 gram adalah 35-40 per menitnya. Pengamatan
ini menggunakan Rancangan Acak Faktorial (RAF) dimana perlakuan yang ditunjukan oleh larutan
yang digunakan, kelompok ditunjukan dengan jenis ukuran ikan dan melakukan empat kali ulangan.
Rancangan yang digunakan dalam percobaan kali ini adalah rancangan acak factorial dengan
Berdasarkan tabel ANNOVA yang didapat, disimpulkan bahwa tidak adanya pengaruh secara
nyata antara perlakuan dengan detak jantung ikan (F hit < F tab ; gagal tolak Ho).
Kata kunci : ikan mas, jantung ikan, kontraksi otot jantung, besar, kecil, larutan.
Abstract
The fish have blood circulation in the body organ called the heart and the pericardial space
lies in the posterior gills. Fish cardiac muscle contraction is a means for converting chemical energy
into mechanical energy in the form of pressure and blood flow. Contraction of the heart muscle
caused fish is a means of converting chemical into mechanical energy in the form of pressure and
blood flow. Very heart of proportional hydraulic pressure from the arterial network, arteriolik, blood
capillaries, and veins with control valves so to be focused and balanced. Carp ( Cyprinus carpio ) is
Teleostei fish, goldfish heart conus arteriosus has been reduced to a very small structures and have
arteriusus bulb that has moved well. Heart rate in the common carp ( Cyprinus carpio ), including the
type meogenik heart, a heart that will remain even though the relationship with the rhythmic beats
nerves have been severed. Average heart rate of carp weighing 200-500 grams body is 35-40 per
minute. These observations using Randomized Factorial Design ( RAF ) in which the treatment is
indicated by the solution used the group is shown with less types of fish size and perform four
repetitions. Based on the table Annova obtained, it was concluded that the absence of
influence significantly between treatment with the heartbeat of fish (F hits <F tab; fails reject
Ho).
Key words : carp, the fish heart, heart muscle contraction, large, small, solution.



*Kelompok 8 (ka nurul)

PENDAHULUAN
Sistem jantung pada ikan merupakan
organ sirkulasi darag dalam tubuh. Jantung
ikan terletak pada ruang pericardial yang
berada di sebelah posterior insang. Jantung
ikan terdiari atas dua ruang, yaitu atrium
auricle dan ventrikel. Sistem kerja jantung
yang seperti pompa memiliki dua mekanisme
gerak yaitu, sistole dan diastole. Sistole
merupakan suatu keadaan saat ventrikel
menyempit dan akam menengalami kontraksi.
Sedangkan diastole merupakan suatu keadaan
saat ventrikel mengembang dan mengalami
relaksasi.
Kontraksi otot jantung ikan yang
ditimbulkam merupakan sarana untuk
mengkonversikan energi kimiawi menjadi
mekanik dalam bentuk tekanan dan aliran
darah. Tekanan hidrolik jantung sangat
proporsional mulai dari jaringan arteri,
arteriolik, kapiler darah, dan juga vena dengan
katup-katup pengaturnya sedemikian hingga
menjadi terarah dan seimbang.
Ikan mas (Cyprinus carpio)
merupakan ikan teleostei, jantung ikan mas
memiliki conus arteriosus yang sudah
tereduksi menjadi suatu struktur yang sangat
kecil dan memiliki bulbus arteriusus yang
berkembang dnegan baik. Denyut jantung pada
ikan mas (Cyprinus carpio) termasuk tipe
jantu yang meogenik, yaitu jantung yang akan
tetap berdetak ritmis meskipun hubungan
dengan saraf telah terputus. Rata-rata
kecepatan denyut jantung ikan mas dengan
berat tubuh 200-500 gram adalah 35-40 per
menitnya (Affandi 2002).
Untuk mengetahui kontraksi otot
jantung pada ikan mas (Cyprinus carpio) dapat
dilakukan percobaan yang bertujuan untuk
mengamati bagaimana kerja otot jantung tanpa
pengaruh organ tubuh lain, untuk
membuktikan bahwa otot jantung adalah otot
lurik yang bekerja seperti otot polos (diluar
kesadaran) dan juga untuk mengetahui
ketahanan jantung ikan diluar tubuh.



METODOLOGI
Waktu dan Tempat
Praktikum Fisiologi Hewan Air
dilakukan pada hari Rabu tanggal 12 Maret
2014 pada pukul 08.00 s.d 11.00 yang
bertempatkan di Laboratorium Fisiologi
Hewan Air, Departemen Manajemen Sumber
Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu
Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Alat dan Bahan
Alat alat yang digunakan dalam
praktikum adalah alat bedah, cawan petri,
baki, timbangan, stopwatch, tissue/lap, kaca
pembesar(lup), dan alat tulis. Bahan bahan
yang digunakan adlah ikan mas (Cyprinus
carpio) dan larutan fisiologis, aquades, larutan
garam 12ppt.

Rancangan percobaan
Rancangan percobaan yang digunakan
adalah RAF (Rancangan Acak Faktorial)
dimana rancangan acak tersebut merupakan
suatu percobaan yang terdiri dari dua faktor
atau lebih faktor yang masing-masing faktor
terdiri dari atas dua level/taraf atau lebih atau
dapat didefenisikan sebagai suatu percobaan
mengenai sekumpulan perlakuan yang terdiri
atas semua kombinasi yang mungkin dari taraf
beberapa faktor.
Pecobaan ini menggunakan empat kali
ulangan dengan kelompok perlakuan yaitu
ukuran tubuh yang berbeda dari ikan yang
diamati dan menggunakan perlakuan dari tiga
larutan yang berbeda.

Prosedur Kerja

Siapkan 2 buah ikan dengan ukuran
yang berbeda(ukuran besar dan kecil), ikan
yang masih hidup terlebih dahulu ditusuk
dibagian medulla oblongata, lalu ikan dibedah
dengan menggunakan gunting dimulai dari
bagian anus ke arah depan hingga insang,
kemudian gunting kebawah sampai bagian
sirip ventral, pisahkan organ jantung dengan
*Kelompok 8 (ka nurul)

menggunakan pinset lalu letakkan jantung ikan
pada larutan yang telah ditentukan,
pengamatan dilakukan dengan menghitung
detak jantung ikan setiap menitnya,
pengamatan selesai dilakukan setelah jantung
tidak berdetak lagi.

Analisis Data

Analisis data yang digunakan, yaitu
Rancangan Acak Faktorial dengan model
observasi :



Dimana:
Y ijk : Nilai pengamatan pada
faktor A taraf ke-i faktor B
taraf ke-j dan ulangan ke-k
(,oi ,|j ) : Komponen aditif dari
rataan, pengaruh utama
faktor A dan pengaruh
utama faktor B.
(o| )ij : Merupakan kompenen
interaksi dari faktor A dan
faktor B
c ijk : Pengaruh acak yang
menyebar normal (0,o 2 ).

Bentuk asumsi :
1. ()
2. (

)
3. ()
4. ()

Bentuk hipotesis :
1. H0: o1 =o2 ==o
i
= 0
H1: paling sedikit ada satu o
i
0
2. H0: |1 = |2 == |
j
= 0
H1: paling sedikit ada satu |
j

dimana | j 0
3. H0: (o| ) 11 = (o| ) 12 == (a|)
ij
=
H1: Paling sedikit ada satu (a|)
ij
dimana (a|)
ij
0

Rumus yang digunakan untuk rancangan
acak faktorial :
-
()


-
()


-
()


-
()


-
-
-

()()

-

()()

-



HASIL DAN PEMBAHASAN

Berikut merupakan tabel kontraksi
otot jantung pada ikan Mas (Cyprinus
carpio) terhadap beberapa larutan
percobaan.

Tabel 1 Jumlah detak jantung Ikan Mas
(Cyprinus carpio) pada larutan percobaan
Kontrol Larfis Akuades
Garam 12
ppt
Besar
25.05 13.68 15.10 20.82
21.70 17.02 17.02 13.12
6.40 17.37 3.68 20.82
16.96 14.59 9.37 13.98
Kecil
17.55 11.11 6.74 13.26
21.70 20.98 16.55 11.35
8.72 5.40 38.83 22.50
14.62 45.78 29.07 26.67

Berdasarkan tabel 1 dapat diketahui
bahwa ikan mas(Cyprinus carpio) yang
memiliki ukuran lebih kecil memiliki
detak jantung yang lebih banyak daripada
+ + +() +

*Kelompok 8 (ka nurul)

ikan mas berukuran besar. Berdasarkan
tingkat perlakuan, larutan fisiologis
memiliki jumlah detak jantung terbanyak
dengan rata-rata detak jantung sebanyak
18,24.
Berikut merupakan grafik Rata-rata
jumlah detak jantung Ikan Mas (Cyprinus
carpio) pada larutan percobaan.

Grafik 1 Hubungan perlakuan larutan
terhadap jumlah detak jantung ikan Mas
(Cyprinus carpio) besar.

Pada Grafik 1 dapat dilihat bahwa
grafik tersebut menunjukkan bahwa detak
jantung ikan mas mengalami kenaikkan
dan penurunan dari waktu ke waktu.
Jumlah detak jantung ikan tertinggi terjadi
pada perlakuan menggunakan kontrol.
Hasil pengamatan membuktikan bahwa
otot jantung adalah otot lurik tetapi bekerja
seperti otot polos.

Grafik 2 Hubungan perlakuan larutan
terhadap jumlah detak jantung ikan Mas
(Cyprinus carpio) kecil.

Pada grafik 2 dapat dilihat jumlah
detak jantung ikan mas kecil juga
mengalami kenaikan dan penurunan. Pada
waktu ketiga untuk perlakuan akuades
terjadi kenaikan jumlah detak jantung
mencapai 40 tetapi untuk menit keempat
terjadi penurunan kembali. Untuk
perlakuan yang menggunakan larutan
fisiologis terjadi kenaikan jumlah detak
jantung ikan yang cukup signifikan
mencapai 45 pada waktu ke empat.
Ikan mas berukuran kecil memiliki
detak jantung yang banyak pada
pengamatan ini, namun kelangsungan
hidup jantung ikan saat di tempatkan diluar
tubuh tidak berlangsung lama. Hal ini
dikarenakan seluruh energi akan
digunakkan untuk bertahan hidup,
sehingga jantung ikan tidak dapat bertahan
hidup lebih lama jika ditaruh di luar tubuh.
Sebaliknya, ikan yang berukuran lebih
besar memiliki jumlah detak jantung yang
sedikit dalam pengamatan ini, namun
jantung ikan dapat bertahan hidup lebih
lama. Hal ini terjadi karena pada ikan
besar memiliki energi tersimpan yang
lebih besar daripada ikan kecil sehingga
pergerakan otot jantung lebih stabil.
Kontraksi otot jantung ikan
dipengaruhi neuron, saraf otonom yang
terdapat pada jantung berfungsi untuki
mempercepat dan memperlambat otot
jantung. Pada hewan tingkat tinggi seperti
ikan, tipe jantung adalah meogenik,
dimana denyut jantung pada tipe ini tidak
diatur oleh sistem syaraf, sehingga jika
hubungan syaraf dengan jantung diputus
denyut jantung akan tetap ritmis (Nugroho et
al, 2009). Syarat agar jantung tetap
berdenyut adalah jantung ikan diambil
ketika organisme yang akan dibedah masih
dalam kedaan hidup. Karena jantung terputus
dari organ lain maka tidak ada pengisian kembali
ke jantung sehingga terjadi repolarisasi. Perbedaan
waktu bertahan disebabkan oleh jenis spesies yang
berbeda, ukuran, umur dan beratikan (berat
jantung ikan hampir 0,5 berat tubuhnya) serta
larutan fisiologisnya (Nugroho et al, 2009).
Trianasari (2009) dalam Barness
(1963) menyatakan bahwa nilai denyut
0.00
5.00
10.00
15.00
20.00
25.00
30.00
35.00
40.00
45.00
50.00
besar kecil
J
u
m
l
a
h

d
e
t
a
k

j
a
n
t
u
n
g

i
k
a
n

Perlakuan
kontrol
larfis
akuades
garam 12
ppt
*Kelompok 8 (ka nurul)

jantung per menit akan naik atau turun
sesuai dengan lingkungan yang ada dan
denyut jantung sangat dipengaruhi oleh
kondisi lingkungan Trianasari (2009)
dalam Pennak (1853).
Berdasarkan tabel ANNOVA hasil
yang didapat adalah Fhit<Ftab sehingga
hasilnya adalah gagal tolak H0 jadi dapat
disimpulkan bahwa tidak adanya pengaruh
yang nyata antara perlakuan dengan detak
jantung ikan.
KESIMPULAN
Otot jantung ikan mas dapat
bekerja tanpa pengaruh organ tubuh lain,
hal ini dikarenakan ikan jantung ikan mas
merupakan tipe jantung yang meogenik,
yaitu jantung yang akan tetap berdetak
meskipun hubungan dengan saraf telah
terputus. Kontraksi otot jantung ikan
dipengaruhi neuron, saraf otonom yang
terdapat pada jantung berfungsi untuk
mempercepat dan memperlambat otot
jantung.
Jantung ikan besar dapat bertahan
lebih lama dibandingkan dengan ikan yang
memiliki ukuran yang kecil, namun untuk
jumlah detak jantung ikan, ikan berukuran
besar lebih sedikit dibandingkan dengan
ukuran yang lebih kecil.

SARAN
Baiknya dilakukan percobaan yang
berkelanjutan dalam hal kontraksi otot
jantung kali ini dengan larutan percobaan
yang lebih beragam dan jenis ikan yang
beragam pula. Praktikan memiliki
keterampilan saat membedah agar data
yang didapat benar-benar akurat seiring
dengan lamanya waktu membedah jantung
ikan pun mulai melemah.

DAFTAR PUSTAKA

Affandi, Ridwan.2002.Fisiologi Hewan
Air.Unri Press
Baudet S. 2003. Another activity for the
cardiac biologist : CARP fishing.
Journal od cardiovasculae research 59:
529-531.
Barness, R.D. 1966. Invertebrata
Zoology. W.B Sanders
Company. Philadelphia
Nugroho et al. 2009. Kontraksi Otot
Jantung Ikan Author(terhubung
berkala).http://www.scribd.com/doc/
97084327/Kontraksi-Otot-Jantung-
Ikan-Author. [19 Maret 2014]
Pennak, R.W. 1953. Fresh Water
Invertebrata. The Ronal
Company, New York
Sammaras, SE. Shi, Y. Davidson JM.2006.
Carp : Fishing for Novel Mechanisms
Of Neovascularization. Journal of
Investigative Dermatology Symposium
Proceedings 11 : 124-131.






*Kelompok 8 (ka nurul)


LAMPIRAN

Tabel 1 perlakuan kontrol
menit
ke-
ulangan 1 ulangan 2 ulangan 3 ulangan 4
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
1 59 51 69 69 23 48 68 53
2 43 48 64 64 28 35 52 50
3 48 38 64 64 14 22 60 50
4 47 36 53 53 8 22 59 34
5 44 34 52 52 8 20 56 23
6 40 32 44 44 9 18 53 21
7 38 26 41 41 20 14 48 17
8 35 20 37 37 15 13 44 15
9 31 27 35 35 4 16 40 13
10 33 25 33 33 6 12 35 15
11 30 23 31 31 4 14 28 16
12 28 25 31 31 5 26 22 14
13 28 19 31 31 5 49 21 10
14 29 24 31 31 5 26 19 6
15 26 21 30 30 3 29 18 4
16 28 27 29 29 4 16 17 3
17 27 23 29 29 5 14 16 0
18 25 20 28 28 4 13 12 0
19 27 21 29 29 3 7 15 0
20 26 27 27 27 5 6 11 0
21 25 22 26 26 3 4 9 2
22 24 26 24 24 1 4 10 17
23 25 25 23 23 3 3 10 5
24 28 28 22 22 2 5 11 1
25 25 23 22 22 5 3 10 10
26 29 29 18 18 1 1 9 1
27 29 22 18 18 4 3 10

28 30 21 18 18 2 2 7

29 20 22 19 19 4 1 7

30 18 18 17 17 5 2 10

31 16 6 17 17 4 1 10

32 12 1 17 17 3 1 4

33 11 8 16 16 8 0 4

34 6 6 11 11 7 8 13

35 4 6 14 14 7 4 10

36 3 10 23 23 8 5 11

37 2 8 19 19 8 6 8

*Kelompok 8 (ka nurul)

38 0 4 15 15 3 4 2

39 2 4 12 12 6 2 2

40 1 7 18 18 7 3 1

41

9 12 12 3 2 2

42

7 10 10 1 2 2

43

5 6 6 3 3 1

44

5 9 9 8 1 1

45

6 9 9 7 5 1

46

3 7 7 7 1 1

47

2 11 11 8 3 1

48

7 11 11 8 0 1

49

7 8 8 7 0 1

50

5 9 9 4 1 1

51

5 5 5 8 0 1

52

5 5 5 4 1

53

1 7 7 5 0

54

6 6 3 2

55

4 4 12 1

56

8 8 12 0

57

6 6 7 1

58

3 3 2 1

59

5 5 4

60

4 4 2


Tabel 2 perlakuan larutan fisiologi
menit
ke-
ulangan 1 ulangan 2 ulangan 3 ulangan 4
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
1 25 37 90 27 48 10 75 75
2 17 32 80 22 41 7 72 80
3 22 27 72 23 34 0 76 102
4 24 24 71 18 36 0 51 99
5 23 23 64 9 35 0 31 49
6 22 22 57 9 35 12 19 146
7 20 19 53 6 37 0 17 96
8 19 18 49 1 36 1 15 90
9 17 16 39 35 34 0 13 96
10 16 15 34 33 33 0 11 35
11 14 15 18 31 31 0 9 29
12 14 14 15 31 30 0 8 34
13 13 13 13 31 29 0 6 36
14 13 13 10 31 24 0 6 38
15 13 13 9 30 24 19 6 34
16 15 13 8 29 21 7 4 33
*Kelompok 8 (ka nurul)

17 16 11 6 29 20 5 5 31
18 18 10 4 28 18 15 5 28
19 17 11 3 29 16 7 5 24
20 16 11 2 27 16 5 5 15
21 15 10 4 26 15 1 5 13
22 16 9 20 24 14 9 6 9
23 15 8 19 23 11 7 6 15
24 9 8 11 22 10 0 6 8
25 12 8 19 22 9 0 7 5
26 11 7 18 18 7 0 8 15
27 10 7 14 18 6 0 8 1
28 10 6 14 18 5 0 9

29 7 6 9 19 5 0 17

30 6 5 13 17 5 1 8

31 7 5 11 17 3 0 9

32 9 3 12 17 1 0 8

33 8 3 11 16 4 26 6

34 9 5 7 11 3 0 6

35 10 25 1 14 4 5 6

36 12 0 1 23 1 26 4

37 9 25 0 19 2 15 6

38 7 8 10 15 4 7 5

39 13 2 14 12 2 19 6

40 7 24 9 18 2 12 9

41 5 3 14 12 1

14

42

10 1 10 2

18

43

0 0 6 3

17

44

7 0 9 1

17

45

4 0 9 3

14

46

4 0 7 3

9

47

0 11 11 2

9

48

7 11 11 2

3

49

7 8 8 2

0

50

5 9 9 3

1

51

5 5 5 2

1

52

5 5 5 1

53

1 7 7 1

54

6 6 4

55

4 4 4

56

8 8 3

57

6 6 4

58

3 3 2

59

5 5 3

60

4 4

*Kelompok 8 (ka nurul)


Tabel 3 perlakuan akuades
menit
ke-
ulangan 1 ulangan 2 ulangan 3 ulangan 4
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
1 47 21 90 27 2 54 10 40
2 46 17 80 22 2 58 34 79
3 41 15 72 23 3 61 30 88
4 35 9 71 18 3 71 24 86
5 26 12 64 9 2 72 20 71
6 25 11 57 9 1 70 18 66
7 25 14 53 6 2 67 18 74
8 24 11 49 1 2 63 12 68
9 31 1 39 35 1 65 10 53
10 29 9 34 33 1 66 10 31
11 25 6 18 31 2 73 5 27
12 27 7 15 31 1 73 1 20
13 27 6 13 31 2 72 0 16
14 27 4 10 31 2 73 0 12
15 27 1 9 30 0 69 1 8
16 29 4 8 29 0 68 0 3
17 27 6 6 29 0 71 0 2
18 27 4 4 28 0 65 0 6
19 24 4 3 29 16 64 3 16
20 26 3 2 27 16 54 13 10
21 26 3 4 26 15 59 11 1
22 24 4 20 24 14 55 12 4
23 24 3 19 23 11 58 11 2
24 23 7 11 22 10 39 11 0
25 22 7 19 22 9 43 10 1
26 10 6 18 18 7 38 9 0
27 7 5 14 18 6 32 9 1
28 8 6 14 18 5 35 9

29 10 7 9 19 5 32 8

30 8 8 13 17 5 26 10

31 8 8 11 17 3 22 9

32 5 9 12 17 1 25 9

33 7 12 11 16 4 22 10

34 8 9 7 11 3 16 6

35 7 2 1 14 4 12 7

36 5 2 1 23 1 20 9

37 6 2 0 19 2 16 1

38 7 8 10 15 4 17 0

39 2 2 14 12 2 17 6

*Kelompok 8 (ka nurul)

40 6 24 9 18 2 16 9

41 6 3 14 12 1 17 14

42 4 10 1 10 2 16 18

43 2 0 0 6 3 17 17

44 4 7 0 9 1 20 17

45 5 4 0 9 3 20 14

46 4 4 0 7 3 20 9

47 5 0 11 11 2 19 9

48 7 7 11 11 2 22 3

49 6 7 8 8 2 24 0

50 6 5 9 9 3 19 1

51 5 5 5 5 2 20 1

52 6 5 5 5 1 23

53 5 1 7 7 1 20

54 5

6 6 4 22

55 5

4 4 4 14

56 3

8 8 3 23

57 2

6 6 4 22

58 1

3 3 2 17

59 3

5 5 3 24

60 4

4 4

22


Tabel 4 perlakuan garam 12 ppt
menit
ke-
ulangan 1 ulangan 2 ulangan 3 ulangan 4
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan
kecil
ikan
besar
ikan kecil
1 60 57 51 55 60 57 69 32
2 78 51 39 42 78 51 67 39
3 73 48 35 38 73 48 45 47
4 73 45 31 31 73 45 46 40
5 73 45 28 27 73 45 39 30
6 73 43 28 21 73 43 36 30
7 72 38 23 20 72 38 29 26
8 69 36 22 16 69 36 29 24
9 68 32 19 15 68 32 26 28
10 65 29 17 15 65 29 26 30
11 62 24 8 14 62 24 22 22
12 60 23 9 14 60 23 19 20
13 58 17 9 11 58 17 17 19
14 56 12 9 10 56 12 16 10
15 53 10 6 9 53 10 14 3
16 49 6 11 7 49 6 6

17 46 3 12 7 46 3 9

18 41 0 18 3 41 0 9

*Kelompok 8 (ka nurul)

19 9 2 13 2 9 2 6

20 9 0 22 0 9 0 6

21 7 0 9 4 7 0 6

22 7 0 12 20 7 0 7

23 6 0 14 19 6 0 7

24 7 7 7 11 7 39 0

25 6 7 24 19 6 43 5

26 5 6 13 18 5 38 13

27 4 5 25 14 4 32 0

28 5 6 13 14 5 35 12

29 3 7 8 9 3 32 6

30 4 8 14 13 4 26 5

31 3 8 12 11 3 22 4

32 4 9 7 12 4 25 20

33 2 12 14 11 2 22 0

34 2 9 17 7 2 16 15

35 2 2 15 1 2 12 3

36 3 2 11 1 3 20 7

37 2 2 12 0 2 16 7

38 2 8 14 10 2 17 9

39 1 2 3 14 1 17 3

40 1 24 5 9 1 16 0

41 3 3 7 14 3 17 8

42 2 10 4 1 2 16 0

43 1 0 0 0 1 17 10

44 2 7 9 0 2 20 12

45 1 4 9 0 1 20 6

46 0 4 7 0 0 20 7

47 2 0 11 11 2 19 0

48 1 7 11 11 1 22 3

49 1 7 8 8 1 24 0

50 1 5 9 9 1 19 1

51 0 5 5 5 0 20 1

52 2 5 5 5 2 23

53 0 1 7 7 0 20

54 2

6 6 2 22

55 1

4 4 1 14

56 2

8 8 2 23

57 2

6 6 2 22

58 1

3 3 1 17

59 0

5 5 0 24

60 2

4 4 2 22


Tabel ANNOVA
*Kelompok 8 (ka nurul)

Source of
Variation
SS df MS F hit F tab
Sample 128.6736 1.0000 128.6736 1.4238 4.2597
Columns 13.2895 3.0000 4.4298 0.0490 3.0088
Interaction 199.5175 3.0000 66.5058 0.7359 3.0088
Within 2169.0066 24.0000 90.3753



Total 2510.4872 31.0000






*Kelompok 8 (ka nurul)