Anda di halaman 1dari 32

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat, Taufik,

serta Hidayah-Nya kepada kami sehingga susunan makalah ini walaupun dalam bentuk yang sangat sederhana dapat di selesaikan tepat pada waktunya, dengan judul Tumbuhan Paku-Pakuan !Pteridophyta"# $ami mengakui mulai dari persiapan hingga penyusunan berbagai kesulitan maupun kendala di temukan# Namun berkat %imbingan, %antuan, Arahan dari %erbagai pihak sehingga makalah ini dapat diselesaikan# Tak lupa pula kami mengu&apkan terima kasih kepada 'bu d(sen )(rf(l(gi Sistematika Tumbuhan yang telah memberikan bimbingan kepada kami serta semua pihak yang telah memberikan sumbangsihnya dalam bentuk apapun demi selesainya penyusunan makalah ini# $ami menyadari sepenuhnya dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, (leh karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan guna untuk lebih sempurnanya dalam penulisan makalah selanjutnya#

$endari, *+ N(,ember *-./

Penyusun

i|Page

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..............................................................................................i DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii BAB I.................................................................................................................... 1 PENDAHULUAN...................................................................................................1 A.LATAR BELAKANG.......................................................................................1 B.RUMUSAN MASALAH...................................................................................2 C.TUJUAN MAKALAH......................................................................................2 D.MANFAAT.....................................................................................................3 BAB II................................................................................................................... 4 PEMBAHASAN.....................................................................................................4 A.DEFINISI TUMBUHAN PTERIDOPHYTA......................................................4 B.KARAKTERISTIK TUMBUHAN PAKU...........................................................5 C.KLASIFIKASI TUMBUHAN PAKU.................................................................9 D.REPRODUKSI TUMBUHAN PAKU.............................................................15 E.MANFAAT TUMBUHAN PAKU....................................................................17 !N "#$%& "i' ()&*)*). M +,$,* " + &i*i+ B)-)+ A+*)$i.') AS /NASA! 0 +1 2,*.)+ 2)#3) *)+)0)+ i+i ' 2)4)i " +1 $)" ")&i+4 5 .*i5 * $,*)0) 5%$0)&- #i-6 (1& + 6 *$17#&%$% *#1& + -)+ .)$2%+ 0%+%%.'i-). NASA 2)#.)+ 0 $ .%0 +-)'i.)+ *)+)0)+ i+i -i& *)..)+ -)&)0 $,)+4)+ .)$ +) 0)0", 0 +1 $)" 5%$0)&- #i- -)$i * 0"%. 0),",+ 5,$+i*,$ .........................................22 BAB III................................................................................................................ 22 PENUTUP........................................................................................................... 22 A.KESIMPULAN..............................................................................................22 B.SARAN........................................................................................................22 DAFTAR PUSTAKA............................................................................................23

ii | P a g e

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Tumbuhan paku !Pteridophyta" merupakan salah satu g(l(ngan tumbuhan yang hampir dapat dijumpai pada setiap wilayah di 'nd(nesia# Tumbuhan paku merupakan suatu di,isi yang warganya telah jelas mempunyai k(rmus, artinya tubuhnya dengan nyata dapat dibedakan dalam tiga bagian p(k(knya, yaitu akar, batang dan daun# Namun demikian, pada tumbuhan paku belum dihasilkan biji# Seperti warga di,isi0di,isi yang telah dibi&arakan sebelumnya, alat perkembangbiakan tumbuhan paku yang utama adalah sp(ra# 1leh sebab itu, sementara ahli taks(n(mi membagi dunia tumbuhan dalam dua kel(mp(k saja yang diberi nama Cryptogamae dan Phanerogamae# Cryptogamae !tumbuhan sp(ra" meliputi yang sekarang kita sebut dibawah nama Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, dan Pteridophyta# Nama Cryptogamae diberikan atas dasar &ara perkawinan !Alat0alat perkawinannya" yang tersembunyi !Cryptos 2 tersembunyi, gam(s 0 kawin ", berbeda dengan Phaner(gamae !Tumbuhan biji" yang &ara perkawinannya tampak jelas !yang dimaksud disini sebenarnya adalah penyerbukan yang lebih dulu diketahui daripada peristiwa 0 peristiwa seksual yang terjadi pada g(l(ngan tumbuhan yang tidak berbiji"# Tumbuhan paku dikel(mp(kkan dalam satu di,isi yang jenis-jenisnya telah jelas mempunyai k(rmus dan dapat dibedakan dalam tiga bagian p(k(k yaitu akar, batang, dan daun# %agi manusia, tumbuhan paku telah banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, sayuran dan bahan (bat-(batan# Namun se&ara tidak langsung, kehadiran tumbuhan paku turut memberikan manfaat dalam memelihara ek(sistem hutan antara lain dalam pembentukan tanah, pengamanan tanah terhadap er(si, serta membantu pr(ses berbeda# pelapukan serasah hutan# 3(,eless !.454" dan Asbar tumbuhan paku !*--6" menjelaskan bahwa tumbuhan paku dapat tumbuh pada habitat yang %erdasarkan tempat hidupnya, ditemukan
1|Page

antara

lain

tersebar luas mulai daerah tr(pis hingga dekat kutub utara dan selatan# )ulai dari hutan primer, hutan sekunder, alam terbuka, dataran rendah hingga dataran tinggi, lingkungan yang lembab, basah, rindang, kebun tanaman, pinggir jalan paku dapat dijumpai# Tumbuhan paku dapat dibedakan menjadi dua bagian utama yaitu (rgan ,egetatif yang terdiri dari akar, batang, rimpang, dan daun# Sedangkan (rgan generatif terdiri atas sp(ra, sp(rangium, anteridium, dan arkeg(nium# Sp(rangium tumbuhan paku umumnya berada di bagian bawah daun serta membentuk gugusan berwarna hitam atau &(klat# 7ugusan sp(rangium ini dikenal sebagai s(rus# 3etak s(rus terhadap tulang daun merupakan sifat yang sangat penting dalam klasifikasi Pterid(phyta tumbuhan paku# )enurut dapat dikel(mp(kkan ke Tjitr(s(ep(m( dalam empat !.446" kelas di,isi yaitu

Psil(phytinae, 3y&(p(diinae, 89uisetinae dan :ili&iane B. RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah dari makalah ini yaitu; .# Apa yang dimaksud dengan Pteridophyta !paku-pakuan"< *# =elaskan $arakteristik Pteridophyta !paku-pakuan" > /# =elaskan klasifikasi Pteridophyta !paku-pakuan" > 6# =elaskan siklus Repr(duksi Pteridophyta !paku-pakuan" > +# =elaskan manfaat dan kerugian dari Pteridophyta !paku-pakuan" > C. TUJUAN MAKALAH Tujuan dari penyusunan makalah ini yaitu; .# ?ntuk mengetahui tentang Pteridophyta !paku-pakuan"# *# ?ntuk mengetahui $arakteristik Pteridophyta !paku-pakuan"# /# ?ntuk mengetahui klasifikasi Pteridophyta !paku-pakuan"#

2|Page

6# ?ntuk mengetahui Repr(duksi Pteridophyta !paku-pakuan"# +# ?ntuk mengetahui manfaat dan kerugian dari Pteridophyta !paku-pakuan"#

D. MANFAAT )anfaat dari penyusunan makalah ini yaitu; .# Agar dapat mengetahui tentang Pteridophyta !paku-pakuan"# *# Agar dapat mengetahui $arakteristik Pteridophyta !paku-pakuan"# /# Agar dapat mengetahui klasifikasi Pteridophyta !paku-pakuan"# 6# Agar dapat mengetahui Repr(duksi Pteridophyta !paku-pakuan"# +# Agar dapat mengetahui manfaat dan kerugian dari Pteridophyta !pakupakuan"#

3|Page

BAB II PEMBAHASAN A. DEFINISI TUMBUHAN PTERIDOPHYTA Tumbuhan paku !Pterid(phyta" adalah di,isi dari kingd(m Plantae yang angg(tanya memiliki akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut# Pterid(phyta berasal dari kata pteron ;sayap bulu, dan tumbuhan ini phiton ;tumbuhan# Sehingga Pterid(phyta merupakan tumbuhan paku yang terg(l(ng dalam tumbuhan k(rmus bersp(ra, dimana menghasilkan sp(ra dan memiliki susunan daun yang umumnya membentuk bangun sayap pada pu&uk tumbuhan terdapat bulu-bulu# Tumbuhan paku sering disebut juga dengan k(rm(fita bersp(ra karena berkaitan dengan adanya akar, batang, daun sejati, serta berepr(duksi aseksual dengan sp(ra# Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh !Tra&he(phyta" karena memiliki pembuluh pengangkut# Tumbuhan paku merupakan tumbuhan berk(rmus dan berpembuluh yang paling sederhana# Terdapat lapisan pelindung sel !jaket steril" di sekeliling (rgan repr(duksi, sistem transp(r internal, hidup di tempat yang lembap# Akar serabut berupa ri@(ma, ujung akar dilindungi kaliptra# Sel-sel akar membentuk epidermis, k(rteks, dan silinder pusat !terdapat Ailem dan fle(m"# %atang tumbuhan paku tidak tampak karena terdapat di dalam tanah berupa rimpang, sangat pendek, ada juga yang dapat men&apai + meter seperti pada paku p(h(n atau paku tiang# Baun ketika masih muda melingkar dan menggulung# %eradasarkan bentuk dan ukurandan susunannya daun tumbuhan paku dibedakan menjadi mikr(fil dan makr(fil# )ikr(fil bentuk ke&il atau bersisik, tidak bertangkai, tidak bertulang daun, belum memperlihatkan diferensiasi sel# )akr(fil daun besar, bertangkai, bertulang daun, ber&abang-&abang, sel telah terdiferensiasi# Tumbuhan paku merupakan suatu di,isi yang warganya telah jelas mempunyai k(rmus, artinya tubuhnya dengan nyata dapat dibedakan dalam tiga bagian p(k(knya, yaitu akar, batang dan daun# Namun demikian, pada

4|Page

tumbuhan paku belum dihasilkan biji# Seperti warga di,isi0di,isi yang telah dibi&arakan sebelumnya, alat perkembangbiakan tumbuhan paku yang utama adalah sp(ra# 1leh sebab itu, sementara ahli taks(n(mi membagi dunia tumbuhan dalam dua kel(mp(k saja yng diberi nama Crypt(gamae dan phaner(gamae# Crypt(gamae !tumbuhan sp(ra" meliputi yang sekarang kita sebut dibawah nama S&hi@(phyta, Thall(phyta, %ry(phyta, dan Pterid(phyta# B. KARAKTERISTIK TUMBUHAN PAKU )emiliki 6 struktur penting, yaitu lapisan pelindung sel !jaket steril"yang terdapat disekeliling (rgan repr(duksi, embri( multiseluler yang terdapat dalam arkeg(nium, kutikula pada bagian luar , dan yang paling penting adalah sistem transp(rt internal yang mengangkut air dan @at makanan dari dalam tanah# Sistem transp(rt ini sama baiknya seperti peng(rganisasian transp(rt air dan @at makanan pada tumbuhan tingkat tinggi# a" Struktur tubuh .# Akar %ersifat seperti akar serabut, ujungnya dilindungi kaliptra yang terdiri atas sel 0 sel yang dapat dibedakan dengan sel 0 sel akarnya sendiri# *# %atang Pada sebagian jenis tumbuhan paku tidak tampak karena terdapat di dalam tanah berupa rimbang, mungkin menjalar atau sedikit tegak# =ika mun&ul di atas permukaan tanah, batangnya sangat pendek sekitar -,+ m# akan tetapi ada batang beberapa jenis tumbuhan paku seperti paku p(h(n Dpaku tiang yang panjangnya men&apai + m dan kadang 0 kadang ber&abang misalnya; Als(philla dan Cyathea# /# Baun Baun selalu melingkar dan menggulung pada usia muda# berdasarkan bentuk ukuran dan susunanya, daun paku dibedakan antara epidermis, daging daun, dan tulang daun#

5|Page

a# )ikr(fil Baun ini berbentuk ke&il 0 ke&il seperti rambut atau sisik, tidak bertangkai dan tidak bertulang daun, belum memperlihatkan diferensiasi sel, dan tidak dapat dibedakan antara epidermis, daging daun dan tulang daun# b# )akr(fil )erupakan daun yang bentuknya besar, bertangkai dan bertulang daun, serta ber&abang 0 &abang# Sel 0 sel penyusunnya telah memperlihatkan diferensiasi, yaitu dapat dibedakan antara jaringan tiang, jaringan bunga karang, tulang daun, serta st(mata !mulut daun"#

!%agian-bagian Tumbuhan Paku" Baun paku tumbuh dari per&abangan tulang daun yang disebut fr(nd, dan keseluruhan daun dalam satu tangkai daun disebut pinna#

6|Page

=ika diperhatikan pada permukaan bagian daun !fr(nd" terdapat bentuk berupa titik-titik hitam yang disebut s(rus, dalam s(rus terdapat kumpulan sp(rangia yang merupakan tempat atau wadah dari sp(ra# 7ambar dibawah ini menunjukkan sp(rangia yang tergabung dalam struktur s(rus !jamak s(ri"#

!sp(rangia yang tergabung dalam struktur s(rus" Tidak semua daun paku memiliki s(rus !s(ri", daun paku yang memiliki s(rus merupakan daun fertil yang disebut daun sp(r(fil, daun paku yang tidak memiliks(rus disebut daun steril# Baun ini banyak mengandung kl(r(fil dan banyakdimanfaatkan untuk pr(ses f(t(sintesis# Baun ini disebut daun tr(p(fil# Bitinjau dari fungsinya , daun tumbuhan paku dibedakan atas; .# Tr(p(fil )erupakan daun yang khusus untuk f(t(sintesis# *# Sp(r(fil Baun ini berfungsi untuk menghasilkan sp(ra# Tetapi daun ini juga dapat melakukan f(t(sintesis, sehingga disebut pula sebagai tr(p(sp(r(fil# Adapun struktur s(rus adalah bagian luar dari s(rus berbentuk selaput tipis yang disebut indusium# %agian dalam s(rus terdapat kumpulan sp(rangium yang didalamnya berisi ribuan sp(ra# =ika daun sp(r(fil !daun fertil" diletakkan di atas permukaan kertas p(l(s, maka bentuk sp(ra akan terlihat seperti serbuk bedak berwarna hitam, &(klat, kemerahan, kuning

7|Page

atau hijau tergantung jenis tumbuhan pakunya# )asing-masing sp(ra akan tumbuh menjadi paku dewasa melalui pr(ses yang k(mpleks# Hal tersebut dapat dilihat pada gambar berikut;

b" Habitat Habitatnya di darat, terutama pada lapisan bawah tanah didataran rendah, tepi pantai, lereng gunung, /+- meter diatas permukaan laut terutama di daerah lembab, dan ada juga yang bersifat epifit !menempel" pada tumbuhan lain# Adapun fakt(r-fakt(r yang mempengaruhi pertumbuhan paku ; E kadar air dalam tanah E kadar air dalam udara E $andungan hara mineral dalam tanah E kadar &ahaya untuk f(t(sintesis E Suhu yang (ptimal E Perlindungan dari angin E perlindungan dari &ahaya yang terlalu kuat Tidak semua fakt(r tersebut berpengaruh, tapi tergantung pada jenis tumbuhan pakunya# Sur,i,e tidaknya suatu tumbuhan paku di suatu areal tergantung dari ketahanan gamet(fitnya, apakah akan berkembang se&ara alami di lingkungannya atau tidak# Seperti tanaman tingkat tinggi, tumbuhan paku tumbuh lingkungannya masing-masing !biasanya tempat lembab"# beberapa paku dapat bertahan hidup di daerah yang ekstrim
8|Page

seperti lingkungan kering dan panas# %eberapa jenis paku dapat tumbuh di daerah gurun Tumbuhan paku meletakkan dirinya tepat sesuai dengan nit&henya, tanah yang lembab, udara yang lembab, intensitas &ahaya dan sebagainya# =arang tumbuhan paku hidup diluar nit&henya# =ika anda ingin menumbuhkembangkan paku, maka anda harus men&iptakan lingkungan yang sesuai sehingga tumbuhan paku tumbuh dan berkembang dengan (ptimal# C. KLASIFIKASI TUMBUHAN PAKU a# $lasifikasi %erdasarkan Sp(ra Bitinjau dari ma&am sp(ra yang dihasilkan, tumbuhan paku dapat dibedakan menjadi tiga g(l(ngan seperti berikut ini# .# Paku H(m(sp(ra !is(sp(ra" )enghasilkan satu jenis sp(ra, misalnya Lycopodium !paku kawat"# Sp(ra dari paku ini dikenal sebagai 'Lycopodium powderF yang dapat meledak di udara apabila terkumpul dalam jumlah &ukup banyak dan pada jaman dulu digunakan sebagai lampu kilat untuk pem(tretan#

!Lycopodium clavatum" *# Paku Heter(sp(ra )enghasilkan dua jenis sp(ra yanhg berlainanG yaitu mikr(sp(ra berkelamin jantan dan makr(sp(ra !mega sp(ra" berkelamin betina, misalnya ; Marsilea !semanggi", Selaginella !paku rane"#

9|Page

!Marsilea crenata" /# Paku Peralihan Paku ini merupakan peralihan antara h(m(sp(ra dengan heter(sp(ra, yaitu paku yang menghasilkan sp(ra yang bentuk dan ukurannya sama tetapi berbeda jenis kelaminnya, satu berjenis kelamin jantan dan lainnya berjenis kelamin betina, misalnya E uisetum de!ile !paku ek(r kuda"#

!E uisetum de!ile"

b# $lasifikasi %erdasarkan Ciri Tubuh $lasifikasi tumbuhan paku Bibagi menjadi 6 subdi,isi, yaitu Psil(psida, 3y&(phyta, Sphen(phyta dan Pter(phyta# .# Paku Purba !Psil(psida" Tumbuhan paku purba yang masih hidup saat ini diperkirakan hanya tinggal .- spesies sampai ./ spesies dari dua genus# Paku purba hidup di daerah tr(pis dan subtr(pis# Sp(r(fit paku purba ada yang tidak memiliki akar sejati dan tidak memiliki daun sejati#
10 | P a g e

Paku purba yang memilki daun pada umumnya berukuran ke&il !mikr(fil" dan berbentuk sisik# %atang paku purba ber&abang dik(t(mi dengan tinggi men&apai /- &m hingga . m# Paku purba juga tidak memiliki pembuluh pengangkut# %atang paku purba mengandung kl(r(fil sehingga dapat melakukan f(t(sintesis# Cabang batang mengandung mikr(fil dan sekumpulan sp(rangium yang terdapat di sepanjang &abang batang# Sp(r(fil paku purba menghasilkan satu jenis sp(ra !h(m(sp(ra"# 7amet(fitnya tidak memiliki kl(r(fil dan mengandung anteridium dan arkeg(nium# 7amet(fit paku purba bersimbi(sis dengan jamur untuk memper(leh nutrisi# C(nt(h tumbuhan paku purba yaitu paku purba tidak berdaun !Rhynia" dan paku purba berdaun ke&il !Psil(tum"# *# Paku $awat !3y&(psida" Paku kawat men&akup .#--- spesies tumbuhan paku, terutama dari genus 3y&(p(dium dan Selaginella# Paku kawat banyak tumbuh di hutanhutan daerah tr(pis dan subtr(pis# Paku kawat menempel di p(h(n atau hidup bebas di tanah# Angg(ta paku kawat memiliki akar, batang, dan daun sejati# Baun tumbuhan paku kawat berukuran ke&il dan tersusun rapat# Sp(rangium terdapat pada sp(r(fil yang tersusun membentuk str(bilus pada ujung batang# Str(bilus berbentuk keru&ut seperti k(nus pada pinus# 1leh karena itu paku kawat disebut juga pinus tanah# Pada paku rane !Selaginella sp" sp(rangium terdiri dari dua jenis, yaitu mikr(sp(rangium dan megasp(rangium# )ikr(sp(rangium terdapat pada mikr(sp(r(fil !daun yang mengandung mikr(sp(rangium"# )ikr(sp(rangium menghasilkan mikr(sp(ra yang akan tumbuh menjadi gamet(fit jantan# )egasp(rangium terdapat pada megasp(r(fil !daun yang mengandung megasp(rangium"# )egasp(rangium menghasilkan megasp(ra yang akan tumbuh menjadi gamet(fit betina# 7amet(fit paku kawat berukuran ke&il dan tidak berkl(r(fil# 7amet(fit memper(leh makanan dari jamur yang bersimbi(sis dengannnya# 7emet(fit paku kawat ada yang uniseksual, yaitu mengandung anteridium saja atau arkeg(nium saja# 7amet(fit paku
11 | P a g e

kawat juga ada yang biseksual, yaitu mengandung anteridium dan arkeg(nium# 7amet(fit uniseksual terdapat pada Selaginella# Selaginella merupakan tumbuhan paku heter(sp(ra sedangkan gamet(fit biseksual terdapat pada 3y&(p(dium#

Lycopodium sp /# Paku 8k(r $uda !Sphen(psida"

Psilotum nudum

Paku ek(r kuda saat ini hanya tinggal sekitar *+ spesies dari satu genus, yaitu 89uisetum# 89uisetum terutama hidup pada habitat lembab di daerah subtr(pis# 89uisetum yang tertinggi hanya men&apai 6,+ m sedangkan rata-rata tinggi 89uisetum kurang dari . m# 89uisetum memiliki akar, batang, dan daun sejati# %atangnya beruas dan pada setiap ruasnya dikelilingi daun ke&il seperti sisik# 89uisetum disebut paku ek(r kuda karena bentuk batangnya seperti ek(r kuda# %atangnya yang keras disebabkan dinding selnya mengandung silika# Sp(rangium terdapat pada str(bilus# Sp(rangium menghasilkan satu jenis sp(ra, sehingga 89uisetum dig(l(ngkan pada tumbuhan paku peralihan# 7amet(fit 89uisetum hanya berukuran beberapa milimeter tetapi dapat melakukan f(t(sintesis# 7amet(fitnya mengandung anteridium dan arkeg(nium sehingga merupakan gamet(fit biseksual#

12 | P a g e

E uisetum de!ile 6# Paku Sejati !Pter(psida"

"ryopteris #il$ mas

Paku sejati men&akup jenis tumbuhan paku yang paling sering kita lihat# Tempat tumbuh paku sejati sebagian besar di darat pada daerah tr(pis dan subtr(pis# Paku sejati diperkirakan berjumlah .*#--- jenis dari kelas :ili&inae# :ili&inae memiliki akar, batang, dan daun sejati# %atang dapat berupa batang dalam !ri@(m" atau batang di atas permukaan tanah# Baun :ili&inae umumnya berukuran besar dan memiliki tulang daun ber&abang# Baun mudanya memiliki &iri khas yaitu tumbuh menggulung !&ir&innatus"# =enis paku yang termasuk paku sejati yaitu Semanggi !Marsilea crenata", Paku tanduk rusa !Platycerium !i#urcatum", paku sarang burung !%splenium nidus", suplir !%diantum cuneatum", Paku sawah !%zolla pinnata", dan "ic&sonia antarctica#

Marsilea crenata &# $lasifikasi berdasarkan Habitat !Tempat Hidup"

%splenium nidus

%eredasarkan habitat !tempat hidupnya" klasifiksi tumbuhan paku dibedakan menjadi / kel(mp(k yaitu paku tanah, paku epifit dan paku akuatik#

13 | P a g e

.# Paku Tanah Tumbuhan yang termasuk dalam kel(mp(k ini iaah paku-pakuan yang hidup di tanah, temb(k dan tebing terjal# H(ltum !.4H5" merin&i paku tanah menjadi dua bagian yaitu; Paku Pemanjat, Tumbuhan ini mempunyai rimpang yang ramping dan panjang, berakar dalam tanah,memanjat p(h(n tapi tidak epifit# %eberapa &(nt(h adalah Bol!itis heteroclita Ching, Teratophyllum )ettenius, Lindsaya macracana' Paku batu-batuan dan tebing sungai, Tumbuhan paku jenis ini tumbuh pada batu-batuan atau pada tebing sungai, menyukai kelembaban# Rimpangnya menjalar pada permukaan batuan dan akar-akarnya masuk ke &elah-&elah batu# C(nt(hnya yaitu Pteris sericea Ching, "ipteris lo!!iana !Hk#" )((re, Lindsaya lucida %l#, L' (itida %l# *# Paku 8pifit =enis tumbuhan ini hidup pada tumbuhan lain, terutama yang berbentuk p(h(n# H(ltum !.4H5" membagi paku epifit menjadi dua ma&am yaitu; 8pifit pada tempat-tempat terlindung, tumbuhan ini tumbuh pada bagian bawah p(h(n di hutan terutama dekat aliran air atau di tempattempat yang dibayangi pegunungan# C(nt(hnya antara lain angg(ta Hymen(phylla&eae, %ntrophyum calli#olium %l#, %splenium tenerum :(rst# 8pifit pada tempat-tempat terbuka, tumbuhan ini terdapat pada tempat yang terkena sinar matahari langsung atau agak teduh dan tahan terhadap angin# C(nt(hnya antara lain; "rynaria =# Smith,%splenium nidus 3#, Platycerium Bes,auA, Pyrrosia )irbel,"rymoglossum Presl# /# Paku Akuatik Tumbuhan yang termasuk kel(mp(k ini mengapung bebas di permukaan air# C(nt(hnya ialah angg(ta famili Sal,inia&eae dan )arsilea&eae# Selain itu terdapat juga tumbuhan paku yang sebagian hidupnya berada pada air, misalnya %crosticum aureum 3# Pada daerah
14 | P a g e

mangr(,e Tectaria semi!innata !Wall#" C# Chr# Pada daerah pasang surut, Ceratopteris thalictroides %r(ngn# Pada perairan dangkal# D. REPRODUKSI TUMBUHAN PAKU Repr(duksi tumbuhan ini dapat se&ara aseksual !,egetatif", yakni dengan st(l(n yang menghasilkan gemma !tunas"# 7emma adalah anakan pada tulang daun atau kaki daun yang mengandung sp(ra# Repr(duksi se&ara seksual !generatif" melalui pembentukan sel kelamin jantan dan betina (leh alat0alat kelamin !gamet(g(nium"# 7amet(g(nium jantan !anteredium" menghasilkan spermat(@(id dan gamet(g(nium betina menghasilkan sel telur !(,um"#seperti halnya tumbuhan lumut, tumbuhan paku mengalami metagenesis !pergiliran keturunan"# .# )etagenesis paku h(m(sp(ra

15 | P a g e

*# )etagenesis Paku Heter(sp(ra dan Paku Peralihan

Pada metagenesis tumbuhan paku, baik pada paku h(m(sp(ra, paku heter(sp(ra, ataupun paku peralihan, pada prinsipnya sama# $etika ada sp(ra yang jatuh di tempat yang &(&(k, sp(ra tadi akan segera dan berkembang menjadi pr(talium yang merupakan generasi penghasil gamet atau biasa disebut sebagai generasi yang akan gamet(fit, yang akan membentuk anteredium menghasilkan spermat(@(id

arkeg(nium yang akan menghasilkan (,um# $etika spermat(@(id dan (,um bertemu, akan terbentuk @ig(t yang dipl(id yang akan segera berkembang
16 | P a g e

menjadi tumbuhan paku# Tumbuhan paku yang kita lihat sehari-hari merupakan generasi sp(r(fit karena mampu membentuk sp(rangium yang akan menghasilkan sp(ra untuk perkembangbiakan# :ase sp(r(fit pada metagenesis tumbuhan paku memiliki sifat lebih d(minan daripada fase gamet(fitnya# Apabila kita amati daun tumbuhan paku penghasil sp(ra !sp(r(fil", di sana akan kita jumpai (rgan-(rgan khusus pembentuk sp(ra# Sp(ra dihasilkan dan dibentuk dalam suatu wadah yang disebut sebagai sp(rangium# %iasanya sp(rangium pada tumbuhan paku terkumpul pada permukaan bawah daun# E. MANFAAT TUMBUHAN PAKU )anfaat dari tumbuhan paku !Pteridophyta" yaitu ; .# Bipelihara sebagai tanaman hias, &(nt(hnya; a) %diantum pedatum

b" %lsophila &uspidata

17 | P a g e

c) %splenium nidus

*# Sebagai salah satu bahan dalam pembuatan karangan bunga, misalnya Lycopodium cernuum# /# ?ntuk sayuran, misalnya; a" "iplazium esculentum !Pakis"

b" Sal,inia natans !paku sampan atau kiambang"


18 | P a g e

&" Marsilea crenata !Semanggi"

6# Pupuk hijau, misalnya a" %zolla pinnata, bersimbi(sis dengan %na!aena sp *alga biru" yang berperan dalam fiksasi nitr(gen# $arena paku A@(lla pinata akan bersimbi(sis dengan bakteri Anabaena yg mana mengikat nitrr(gen bebas yang menyuburkan tanah bagi tumbuhan#

19 | P a g e

+# %ahan (bat-(batanG a" Marsilea crenata !Semanggi"# Se&ara kimia banyak mengandung &(umarin dan hyperin# $hasiatnya sangat banyak seperti mampu menghilangkan bengkak, anti radang, anti bi(tik, pelan&ar air seni, penurun panas, penetralisir ra&un dan pelan&ar dahak, selain dari juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi sakit kuning dan penge&ilan hati# Selain itu juga diketahui bahawa Marsilea creanata mengandung fit(estr(gen!4estr(gen tumbuhan" yang berp(tensi men&egah (ste(p(r(sis dan berp(tensi sebagai tumbuhan bi(remediasi karena mampu menyerap l(gam berat Cd dan Pb b" Lycopodium manfaat cernuum mempunyai tradisi(nal,

sebagai (bat

misalnya untuk (bat luka memar, kesele(, bengkak, dan kera&unan (rgan(f(sfat# mengandung Tumbuhan senyawa ini alkal(id

dengan sistem &in&in yang unik serta mempunyai aspek bi(genetik dan bi(l(gi yang menarik# Senyawa alkal(id dari genus 3y&(p(dium yang dikenal sebagai alkal(id lik(p(dium merupakan alkal(id dengan tipe kuin(li@in, piridin dan a-pirid(n# Selain itu Lycopodium cernuum juga banyak digunakan dalam pembuatan karangan bunga# &" "rymoglossum piloselloides !Paku Sisik Naga" mempunyai banyak manfaat pada bidang kesehatan, diantaranya dapat di gunakan sebagai pengo!atan beberapa penyakit antara lain adalah+ g(nd(ngan !par(titis",
20 | P a g e

T%C kulit dengan pembesaran kelenjar getah sakit bening kuning !skr(ful(derma",

!jaundi&e", sukar buang air besar !sembelit", sakit perut, disentri, ken&ing nanah !g(n(re", batuk, abses paru-paru, T% paru disertai batuk darah, perdarahan, seperti luka berdarah, mimisan, berak darah, muntah darah, perdarahan pada perempuan, rematik, keputihan !leuk(re", dan kanker payudara# Sedangkan bagian yang dapat di gunakan adalah bagian daun pada "rymoglossum piloselloides' d" "iplazium esculentum !Pakis"#

Nutrisi yang terkandung dalam daun pakis ini sangat banyak yakni protein, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, besi, vitamin C, vitamin A, karoten serta lemak yang cukup rendah#

?ntuk

meng(bati 3uka, kandungan ,itamin C yang tinggi mampu meningkatkan pembentukan k(lagen yang akan mempengaruhi keberadaan sel di semua jaringan ikat !tulang rawan membran kapiler dan kulit"# Sehingga akan memper&epat pr(ses penyembuhan luka# Baun pakis segar sangat tinggi anti(ksidan ,itamin A, dan kar(ten# Iitamin A adalah anti-(ksidan alami yang kuat dan diperlukan (leh tubuh untuk menjaga integritas kulit dan membran lendir# Iitamin A juga merupakan ,itamin yang sangat penting untuk penglihatan# Studi penelitian menunjukkan bahwa makanan yang kaya ,itamin A alami akan membantu tubuh terlindungi dari kanker paru-paru dan kanker r(ngga mulut# Pakis juga diperkaya fla,(n(id dan p(lifen(l yang punya khasiat sebagai anti(ksidan dan antibakteri, seperti Alfa
21 | P a g e

kar(ten dan %eta kar(ten# $ar(ten dalam tubuh mengk(n,ersi ke ,itamin A yang membantu menangkal radikal bebas berbahaya, serta perlindungan dari kanker, peradangan, batuk, ,irus flu dan demam# e" (ephrolepis e$altata# )enurut penelitin %adan Antariksa AS !NASA"

menyebutkan bahwa tanaman ini sebagai penyerap paling efektif terutama f(rmaldehid, Aylene, try&hl(r(ethylen dan karb(n m(n((ksida# NASA bahkan merek(mendasikan tanaman ini diletakkan dalam ruangan karena mampu menyerap f(rmaldehid dari temp(k maupun furniture#

22 | P a g e

BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN %erdasarkan paparan makalah diatas maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu; .# Tumbuhan paku !Pterid(phyta" adalah di,isi dari kingd(m Plantae yang angg(tanya memiliki akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut# *# $arakteristik tumpuhan paku yaitu memiliki 6 struktur penting, yaitu lapisan pelindung sel !jaket steril"yang terdapat disekeliling (rgan repr(duksi, embri( multiseluler yang terdapat dalam arkeg(nium, kutikula pada bagian luar , dan yang paling penting adalah sistem transp(rt internal yang mengangkut air dan @at makanan dari dalam tanah# /# $lasifikasi tumbuhan paku dibedakan menjadi tiga yaitu klasifikasi berdasarkan sp(ra !paku h(m(sp(ra, paku heter(sp(ra dan paku peralihan", klasifikasi berdasarkan &iri tubuh !Psilopsida, Lycophyta, Sphenophyta, dan Pterophyta" dan klasifikasi berdasarkan habitat !paku tanah, paku epifit dan paku akuatik"# 6# Repr(duksi tumbuhan ini dapat se&ara aseksual !,egetatif", yakni dengan st(l(n yang menghasilkan gemma !tunas"# 7emma adalah anakan pada tulang daun atau kaki daun yang mengandung sp(ra# Sementara repr(duksi se&ara seksual !generatif" melalui pembentukan sel kelamin jantan dan betina (leh alat0alat kelamin !gamet(g(nium"# +# )anfaat dari tumbuhan paku yaitu dipelihara sebagai tanaman hias sebagai salah satu bahan dalam pembuatan karangan bunga, sebagai pupuk hijau, sebagai bahan (bat-(batan dan dapat pula dik(nsumsi sebagai sayuran# B. SARAN Balam pemanfaatan tanaman paku !Pteridophyta" sebaiknya diperhatikan karakteristik dan kandungan yang dimilikinya agar dapat megetahui &ara membudidayakan serta meng(lah tanaman paku tersebut#
22 | P a g e

DAFTAR PUSTAKA Judiant(, Adi Sur(s(, .44*, Pengantar Botany Cryptogamae, Tarsit(, %andung# Champbell# *---# Biologi# 8rlangga; =akarta# Basuki, ?# A# .446# Sistemati& Tum!uhan Tinggi# %andung; 'T%# )((ryati, S# .445# %lam Sum!er ,esehatan, /6K-/64# %alai Pustaka; =akarta# P(lunin, Ni&h(las#.4H-# Pengantar 7e(grafi Tumbuhan dan %eberapa 'lmu Serumpun, J(gyakarta, 7ajah )ada ?ni,ersity Press# Tjitr(s(ep(m(, 7emb(ng# *--+# Mor#ologi Tum!uhan# J(gyakarta; 7adjah )ada ?ni,ersity#

23 | P a g e

Tanya Jawab Hasi Dis!"si K# $%&$! I' .# Apa manfaat tumbuhan Pteridophyta dalam bidang farmasi dan bagaimana &ara pengel(laannya < ( K# $%&$! ) * Ra+,%a Ma ina " =awab ;

B#s-ian-i P".nasa.i Jiwa , Mi awa-i / In-#n 0i1".i 0" an1a.i

)anfaat tumbuhan Pteridophyta dalam bidang farmasi sangat banyak, antara lain ; f" =awab ; Lycopodium cernuum mempunyai manfaat sebagai (bat tradisi(nal, misalnya untuk (bat luka memar, kesele(, bengkak, dan kera&unan (rgan(f(sfat# Tumbuhan ini mengandung senyawa alkal(id dengan sistem &in&in yang unik serta mempunyai aspek bi(genetik dan bi(l(gi yang menarik# Senyawa alkal(id dari genus 3y&(p(dium yang dikenal sebagai alkal(id lik(p(dium merupakan alkal(id dengan tipe kuin(li@in, piridin dan a-pirid(n# Selain itu Lycopodium cernuum juga banyak digunakan dalam pembuatan karangan bunga# g" "iplazium esculentum !Pakis"# Nutrisi yang terkandung dalam daun pakis ini sangat banyak yakni pr(tein, karb(hidrat, serat, kalsium, f(sf(r, besi, ,itamin C, ,itamin A, kar(ten serta lemak yang &ukup rendah# ?ntuk meng(bati 3uka, &andungan ,itamin C yang tinggi mampu meningkatkan pembentukan k(lagen yang akan mempengaruhi keberadaan sel di semua jaringan ikat !tulang rawan membran kapiler dan kulit"# Sehingga akan memper&epat pr(ses penyembuhan luka# Baun pakis segar sangat tinggi anti(ksidan ,itamin A, dan kar(ten# Iitamin A adalah anti-(ksidan alami
24 | P a g e

yang kuat dan diperlukan (leh tubuh untuk menjaga integritas kulit dan membran lendir# Iitamin A juga merupakan ,itamin yang sangat penting untuk penglihatan# h" Semanggi# Se&ara kimia banyak mengandung &(umarin dan hyperin# $hasiatnya sangat banyak seperti mampu menghilangkan bengkak, anti radang, anti bi(tik, pelan&ar air seni, penurun panas, penetralisir ra&un dan pelan&ar dahak, selain dari juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi sakit kuning dan penge&ilan hati# Cara peng(lahannya o $hasiat daun semanggi gunung untuk sakit penge&ilan hati Siapkan daun semanggi gunung yang masih segar +- gram Cu&i sampai bersih Rebus ramuan tersebut dengan ,(lume air / gelas hingga berkurang menjadi . gelas )inum ramuant tersebut sekaligus

o $hasiat daun semanggi gunung untuk infeksi saluran ken&ing Siapkan +- gram daun semanggi gunung yang masih segar &u&i sampai bersih Rebus dengan tiga gelas air hingga airnya berkurang menjadi satu gelas )inum ramuan tersebut sampai habis sekali minum

o $hasiat daun semanggi untuk sakit amandel Siapkan daun semanggi gunung yang masih segar +- gram

25 | P a g e

Rebus ramuan tersebut dengan ,(lume air / gelas sampai mendidih

7unakan air ramuan tersebut untuk berkumur-kumur selagi hangat

o $hasiat daun semanggi gunung untuk sariawan Siapkan daun semanggi gunung yang masih segar +- gram Cu&i sampai bersih Tumbuk ramuah tersebut Tambahkan dengan sedikit air Peras ambil airnya )inum air perasan daun semanggi gunung tersebut

o $hasiat daun semanggi gunung untuk ken&ing tidak lan&ar Siapkan /- gram daun semanggi gunung yang masih segar Cu&i sampai bersih Rebus ramuan herbal tersebut dengan ,(lume air tiga gelas sampai airnya berkurang menjadi satu gelas Saring ambil airnya Tambahkan dengan /- gram gula pasir )inum ramuan tersebut satu kali sehari

o $hasiat daun semangi gunung untuk batuk dan sesak nafas


26 | P a g e

Siapkan .K gram daun semanggi gunung yang masih segar Cu&i sampai bersih Rebus ramuan herbal tersebut dengan ,(lume air tiga gelas hingga airnya berkurang menjadi satu gelas

Saring ambil airnya %iarkan sampai dingin )inum ramuan tersebut satu kali sehari

*# Apa manfaat bulu pada tumbuhan Pteridophyta L apakah tumbuhan Pteridophyta hanya dapat hidup di tempat yang lembab < ! K# $%&$! 2 * Ay" E.nisa " =awab; Is.a S" as%i, In-#n 0i1".i 0" an1a.i / Lin1a P.ia.-i %ulu merupkan deri,at epidermis yang biasanya pada tumbuhan bermanfaat sebagai pelindung dari makhluk lain yang mengganggu# Selain itu, bulu pada tumbuhan juga berfungsi sebagai pengatur mekanisme penguapan pada tumbuhan, seperti pada mekanisme transpirasi dan e,ap(rasi# Tumbuhan paku !Pteridophyta" tidak hanya dapat hidup di tempat yang lembab hanya saja kebanyakan tumbuhan ini hidup ditempat yang lembab# Bimana tempat hidup tumbuhan paku bergantung pada spesies dan adaptasi dari masing-masing tumbuhan paku tersebut# Tempat hidup tanaman paku juga dipengaruhi (leh beberapa fakt(r diantaranya kadar air dalam tanah, kadar air dalam udara, kandungan hara mineral dalam tanah, kadar &ahaya

27 | P a g e

untuk f(t(sintesis, Suhu yang (ptimal, Perlindungan dari angin dan perlindungan dari &ahaya yang terlalu kuat#

/# %agaimana %zolla pinnata yang jika bersimbi(sis dengan %na!aena sp# dapat menyuburkan tanah < ( !# $%&$! 3 * 0a O1# A. ina Misna#ni " =awab ; N". Fa"4ia, $arena paku %zolla pinata akan bersimbi(sis dengan bakteri %na!aena sp# yg mana mengikat nitrr(gen bebas yang menyuburkan tanah bagi tumbuhan# Is.a S" as%i nitr(gen merupakan salah satu unsure hara makr( yang dibutuhkan (leh tanaman dan keterlimpahannya dalam tanah dapat menyuburkan tanaman#

6# Adakah jenis paku-pakuan yang bisa dimakan selain semanggi ! Marsilea prenata" < (K# $%&$! 5 * I.%ayana Da"1 " =awab ;

L$ y S"b,ia-y

28 | P a g e

Ada, misalnya d" "iplazium esculentum !Pakis"

e" Salvinia natans !paku sampan atau kiambang"

29 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai