Anda di halaman 1dari 53

BAGIAN 1

Pengantar Ekonomi

3 Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

UNIT KEPUTUSAN DASAR: PERUSAHAAN 1


Perusahaan (firm) adalah organisasi yang mengolah sumber daya (input) menjadi produk (output) Perusahaan adalah unit produksi utama dalam perekonomian pasar

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

UNIT KEPUTUSAN DASAR: PERUSAHAAN 2

Wirausahawan (entrepreneur) adalah orang yang mengorganisasikan, mengelola, dan menanggung risiko perusahaan, yang memakai ide atau produk yang baru dan menjadikannya bisnis yang sukses

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

UNIT KEPUTUSAN DASAR: RUMAH TANGGA

Rumah tangga (household) adalah unit konsumen dalam perekonomian

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PASAR INPUT & PASAR OUTPUT


Pasar output (pasar produk) adalah pasar di mana barang dan jasa diperjualbelikan Pasar input (pasar faktor) adalah pasar di mana sumber daya (tenaga kerja, modal, dan tanah) yang dipakai dalam produksi diperjualbelikan

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PASAR INPUT & PASAR OUTPUT: ALIRAN MELINGKAR 1

Aliran melingkar (cicular flow) dari aktivitas ekonomi menunjukkan interaksi antara perusahaan dan rumah tangga dalam pasar input dan pasar output

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PASAR INPUT & PASAR OUTPUT: ALIRAN MELINGKAR 2


Barang dan jasa mengalir searah jarum jam:
Jasa tenaga kerja dari rumah tangga ke perusahaan Barang dan jasa dari perusahaan ke rumah tangga

Pembayaran (biasanya berupa uang) mengalir berlawanan arah jarum jam:


Pembayaran jasa tenaga kerja dari perusahaan ke rumah Pembayaran barang dan jasa dari rumah tangga ke perusahaan
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PASAR INPUT
Pasar input mencakup:
Pasar tenaga kerja, di mana pekerja ditawarkan pada perusahaan yang memerlukannya dengan upah Pasar modal, di mana tabungan ditawarkan pada perusahaan yang memerlukan dana membeli barang modal dengan bunga atau klaim laba masa depan Pasar tanah, di mana tanah atau properti riil lainnya ditawarkan dengan sewa
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PERMINTAAN DALAM PASAR PRODUK/OUTPUT


Permintaan rumah tangga atas kuantitas dari output atau permintaan ditentukan oleh:
Harga produk Pendapatan saat ini dari rumah tangga Jumlah akumulasi kekayaan rumah tangga Harga produk alternatif yang tersedia Selera dan preferensi rumah tangga Ekspektasi masa depan rumah tangga terkait mengenai pendapatannya, kekayaannya dan harga produk
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

KUANTITAS YANG DIMINTA


Kuantitas yang diminta (quantity demanded) adalah jumlah unit produk yang dibeli rumah tangga dalam periode tertentu, jika rumah tangga mampu membeli semua kebutuhannya dengan harga pasar saat itu
Kuantitas yang diminta dan harga pasar menjadi keterhubungan terpenting dalam pasar tunggal

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PERUBAHAN KUANTITAS DIMINTA VS PERUBAHAN PERMINTAAN


Kuantitas yang diminta per periode dipengaruhi oleh perubahan harga Permintaan (demand) dipengaruhi oleh:
Perubahan pendapatan Kekayaan Harga produk lain Selera Ekspektasi
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

SKEDUL PERMINTAAN DAN KURVA PERMINTAAN


Skedul permintaan adalah tabel yang mendaftarkan seberapa banyak produk tertentu yang akan dibeli oleh rumah tangga pada beberapa variasi harga
Kurva permintaan adalah grafik yang menggambarkan seberapa banyak produk tertentu yang akan dibeli oleh rumah tangga pada beberapa variasi harga
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

HUKUM PERMINTAAN
Hukum permintaan menyatakan hubungan negatif atau terbalik antara harga dan kuantitas yang diminta Ketika harga naik maka kuantitas yang diminta menurun, ketika harga turun maka kuantitas yang diminta meningkat

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENENTU LAIN ATAS PERMINTAAN RUMAH TANGGA 1


Pendapatan (income) adalah ukuran aliran yang berupa jumlah penerimaan rumah tangga pada periode tertentu yang meliputi:
Upah Gaji Laba Pembayaran bunga Sewa Bentuk penghasilan lainnya
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENENTU LAIN ATAS PERMINTAAN RUMAH TANGGA 2

Kekayaan (wealth, disebut juga nilai bersih - net worth) adalah ukuran simpanan yang berupa total nilai yang dimiliki rumah tangga dikurangi nilai utangnya

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENENTU LAIN ATAS PERMINTAAN RUMAH TANGGA 3


Barang substitusi adalah barang-barang yang bisa saling menggantikan Naiknya harga barang tertentu akan meningkatkan permintaan untuk barang substitusinya Barang substitusi sempurna adalah barang-barang yang identik
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENENTU LAIN ATAS PERMINTAAN RUMAH TANGGA 3


Barang komplementer adalah barang-barang yang sejalan Naiknya harga barang tertentu akan meningkatkan permintaan untuk barang komplementernya

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PERGESERAN SEPANJANG KURVA VS PERGESERAN KURVA


Perubahan kuantitas yang diminta menyebabkan pergeseran sepanjang kurva Perubahan permintaan menyebabkan bergesernya keseluruhan kurva

Harga

Kuantitas

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

DARI PERMINTAAN RUMAH TANGGA KE PERMINTAAN PASAR


Permintaan (demand) atas barang dan jasa bisa didefinisikan dalam rumah tangga tersendiri atau dalam sekelompok rumah tangga yang membentuk pasar
Permintaan pasar (market demand) adalah jumlah semua kuantitas barang atau jasa yang diminta per periode oleh semua rumah tangga yang membelinya di pasar
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENAWARAN DALAM PASAR PRODUK/OUTPUT 1

Keputusan penawaran bergantung pada potensi laba Laba (profit) adalah selisih antara penerimaan dan biaya

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENAWARAN DALAM PASAR PRODUK/OUTPUT 2

Kuantitas yang ditawarkan (quantity supllied) adalah jumlah poduk tertentu yang akan tersedia atau mampu ditawarkan perusahaan untuk dijual dalam harga dan periode tertentu

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENAWARAN DALAM PASAR PRODUK/OUTPUT 3


Skedul penawaran adalah tabel yang mendaftarkan seberapa banyaknya produk akan dijual oleh perusahaan dalam beberapa variasi harga
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan seberapa banyaknya produk akan dijual oleh perusahaan dalam beberapa variasi harga

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENAWARAN DALAM PASAR PRODUK/OUTPUT 4


Hukum penawaran menyatakan hubungan positif antara harga dan kuantitas dari produk yang ditawarkan
Ketika harga naik maka kuantitas yang ditawarkan meningkat, ketika harga turun maka kuantitas yang ditawarkan menurun

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENENTU LAIN ATAS PENAWARAN


Penentu-penentu lain atas penawaran meliputi:
Harga produk Biaya produksi, yang bergantung pada:
Harga input yang diperlukan dalam produksi Teknologi yang dipakai dalam produksi

Harga produk-produk lain yang terkait

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PERGESERAN SEPANJANG KURVA VS PERGESERAN KURVA


Perubahan kuantitas yang ditawarkan menyebabkan pergeseran sepanjang kurva Perubahan penawaran menyebabkan bergesernya keseluruhan kurva

Harga

Kuantitas

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

DARI PENAWARAN TERSENDIRI KE PENAWARAN PASAR


Penawaran (supply) atas barang dan jasa bisa didefinisikan dalam perusahaan tersendiri atau dalam sekelompok perusahaan yang membentuk pasar atau industri
Penawaran pasar (market supply) adalah jumlah semua kuantitas barang atau jasa yang ditawarkan per periode oleh semua perusahaan yang menjualnya di pasar
Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

EKUILIBRIUM PASAR
Ekuilibrium pasar adalah kondisi di mana kuantitas yang ditawarkan sama dengan kuantitas yang diminta Pada ekuilibrium, tidak ada kecenderungan untuk berubahnya harga

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PERMINTAAN BERLEBIH
Permintaan berlebih (excess demand) atau kekurangan (shortage) adalah kondisi di mana kuantitas yang diminta melebihi yang ditawarkan pada harga saat itu
Harga akan cenderung naik hingga tercapainya ekuilibrium baru

Penerbit Erlangga

BAB 3

Permintaan, Penawaran, dan Ekuilibrium Pasar

PENAWARAN BERLEBIH
Penawaran berlebih (excess supply) atau surplus adalah kondisi di mana kuantitas yang ditawarkan melebihi yang diminta pada harga saat itu
Harga akan cenderung turun hingga tercapainya ekuilibrium baru

Penerbit Erlangga

BAGIAN 1

Pengantar Ekonomi

4 Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

SISTEM HARGA
Sistem pasar menjalankan dua fungsi penting yang saling berkaitan erat, yaitu:
Alokasi sumber daya (resource allocation), yaitu pengalokasian sumber daya bagi produsen dan bauran output akhirnya Penjatahan harga (price rationing), yaitu pengalokasian barang dan jasa untuk konsumen ketika kuantitas permintaan jauh melebihi kuantitas penawaran

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

PENJATAHAN HARGA
Penurunan penawaran menyebabkan kekurangan (shortage) pada harga saat itu Penawaran yang berkurang itu dijatahkan kepada pihak yang mau dan mampu untuk membayar harga yang lebih tinggi

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

PEMBATASAN PASAR

Pagu harga (price ceiling) adalah harga barang maksimal yang boleh ditetapkan penjual, biasanya ditentukan oleh pemerintah

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

MEKANISME PENJATAHAN ALTERNATIF


Antrian (queuing) merupakan mekanisme penjatahan non harga Pelanggan pilihan (favored customer) adalah orang yang menerima perlakuan khusus dari penyalur selama situasi permintaan berlebih Kupon penjatahan (ration coupon) memungkinkan pembelian produk dalam jumlah tertentu per bulan

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

PASAR GELAP
Usaha pembatasan harga sering kali menyebabkan evolusi pasar gelap Pasar gelap (black market) menjalankan perdagangan ilegal dengan harga yang ditentukan oleh pasar itu sendiri

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

KELEMAHAN DARI SISTEM PENJATAHAN


Permintaan berlebih tetap terjadi dan tidak bisa dihilangkan Tak peduli seberapa baiknya niat dan usaha pihak swasta dan pemerintah, sangatlah sulit untuk:
Mencegah beroperasinya sistem harga Menghentikan kemauan membayar lebih

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

HARGA DASAR
Harga dasar (price floor) adalah harga minimum untuk perdagangan yang diizinkan Contoh paling umum dari harga dasar adalah upah minimum (minimum wage) Akibat dari penetapan harga dasar adalah penawaran berlebih
Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

SURPLUS KONSUMEN DAN SURPLUS PRODUSEN


Surplus konsumen adalah selisih antara jumlah maksimum yang orang bersedia bayarkan untuk dan harga pasar dari produk pada saat tertentu
Surplus produsen adalah selisih antara harga pasar dan biaya produksi total perusahaan pada saat tertentu

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

SURPLUS KONSUMEN DAN SURPLUS PRODUSEN MAKSIMAL


Surplus konsumen dan surplus produsen total bernilai maksimal pada titik ekuilibrium di mana kurva permintaan dan kurva penawaran saling berpotongan
Konsumen menerima keuntungan dari harga yang dibayarnya, sementara produsen menerima kompensasi dari biaya

Penerbit Erlangga

BAB 4

Penerapan dari Permintaan dan Penawaran

SURPLUS KONSUMEN DAN SURPLUS PRODUSEN MAKSIMAL


Kerugian bobot mati (deadweight loss) adalah kerugian bersih bagi surplus produsen dan surplus konsumen akibat:
Produksi-kurang (underproduction) Produksi-berlebih (overproduction)

Penerbit Erlangga

BAGIAN 1

Pengantar Ekonomi

5 Elastisitas

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

ELASTISITAS
Elastisitas adalah konsep umum dalam mengukur respons/tanggapan dari variabel tertentu ketika variabel lain berubah
Jika variabel A berubah karena variabel B berubah, elastisitas A terhadap B sama dengan perubahan persentase A dibagi perubahan persentase B

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

KURVA PERMINTAAN DAN ELASTISITAS


Ketanggapan (responsiveness) tidak cukup diukur dengan slope kurva permintaan karena nilainya tergantung unit ukuran yang digunakan
Maka, elastisitas diukur dengan persentase

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

ELASTISITAS HARGA TERHADAP PERMINTAAN

Elastisitas harga permintaan adalah rasio perubahan persentase dalam kuantitas yang diminta terhadap perubahan persentase dalam harga

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

TIPE-TIPE ELASTISITAS 1
Permintaan inelastis sempurna memiliki kuantitas yang diminta yang sama sekali tidak tanggap terhadap perubahan harganya, nilai elastisitasnya 0 (nol)
Permintaan inelastis memiliki perubahan kuantitas yang diminta yang terkadang tanggap terhadap perubahan harganya dalam kisaran nilai yang tidak besar, nilai elastisitasnya antara 0 (nol) dan -1
Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

TIPE-TIPE ELASTISITAS 2

Permintaan berelastisitas uniter memiliki hubungan perubahan persentase kuantitas yang diminta yang sama dengan perubahan persentase harganya, nilai elastisitasnya -1

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

TIPE-TIPE ELASTISITAS 3
Permintaan elastis memiliki perubahan persentase kuantitas yang diminta yang lebih besar nilai absolutnya dibandingkan dengan persentase perubahan harganya, nilainya elastisitasnya kurang dari -1 Permintaan elastis sempurna memiliki perubahan kuantitas yang diminta yang langsung jatuh ke nol hanya akibat peningkatan kecil dari harganya
Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

MENGHITUNG ELASTISITAS 1
Pada permintaan elastis:
Peningkatan harga akan menurunkan kuantitas yang diminta dalam persentase perubahan yang lebih besar daripada persentase perubahan harganya Penerimaan total akan menurun

Pada permintaan inelastis, peningkatan harga akan meningkatkan penerimaan total


Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

MENGHITUNG ELASTISITAS 2
Pada permintaan elastis:
Penurunan harga akan meningkatkan kuantitas yang diminta dalam persentase perubahan yang lebih besar daripada persentase perubahan harganya Penerimaan total akan meningkat

Pada permintaan inelastis:


Penurunan harga akan meningkatkan kuantitas yang diminta dalam persentase perubahan yang lebih kecil daripada persentase perubahan harganya Penerimaan total akan menurun
Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

PENENTU ELASTISITAS PERMINTAAN


Elastisitas permintaan bergantung pada:
Ketersediaan barang substitusi Pentingnya barang dalam anggaran perseorangan

Kerangka waktu yang digunakan

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

ELASTISITAS LAINNYA 1
Elastisitas pendapatan dari permintaan mengukur tanggapan kuantitas yang diminta terhadap perubahan pendapatan
Elastisitas harga-silang dari permintaan mengukur tanggapan kuantitas yang diminta dari barang tertentu terhadap perubahan harga dari barang lain

Penerbit Erlangga

BAB 5

Elastisitas

ELASTISITAS LAINNYA 2
Elastisitas penawaran mengukur tanggapan kuantitas yang ditawarkan dari barang tertentu terhadap perubahan harga barang itu sendiri Elastisitas penawaran tenaga kerja mengukur tanggapan kuantitas yang ditawarkan dari tenaga kerja terhadap perubahan harga tenaga kerja itu sendiri

Penerbit Erlangga

CASE FAIR

Prinsip-prinsip Ekonomi

edisi 8 jilid 1

BAGIAN 2

DASAR-DASAR MIKROEKONOMI: KONSUMEN DAN PERUSAHAAN


6. 7. Perilaku Rumah-Tangga dan Pilihan Konsumen Proses Produksi: Perilaku dari Perusahaan yang Memaksimalkan Laba 8. Biaya Jangka-Pendek dan Pilihan Output 9. Biaya Jangka-Panjang dan Pilihan Output 10. Permintaan Input: Pasar Tenaga Kerja dan Tanah 11. Permintaan Input: Pasar Modal dan Keputusan Investasi 12. Ekuilibrium Umum dan Efisiensi Persaingan Sempurna

Penerbit Erlangga