Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PENDAHULUAN MANAJEMEN KEPERAWATAN PERAN : KEPALA RUANG

Disusun Oleh : Setiyo Wijayanti N1. 11. 033

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN TELOGOREJO PROGRAM STUDI S1 PROFESI ILMU KEPERAWATAN SEMARANG 2012

LAPORAN PENDAHULUAN MANAJEMEN KEPERAWATAN PERAN : KEPALA RUANG

A. Pengertian Kepala ruang adalah perawat profesional yang diberi wewenang dan tanggung jawab dan mengelola kegiatan pelayanan perawatan di satu ruang perawatan.

B. Tugas Pokok Mengawasi dan mengendalikan kegiatan pelayanan keperawatan diruang rawat yang berada di wilayah tanggung jawabnya.

C. Uraian Tugas 1. Melaksanakan fungsi perencanaan, meliputi : a. Merencanakan jumlah dan kategori tenaga keperawatan serta tenaga lain sesuai kebutuhan. b. Merencanakan jumlah jenis peralatan perawatan yang diperlukan sesuai kebutuhan. c. Merencanakan dan menentukan jenis kegiatan atau asuhan keperawatan yang akan diselenggarakan sesuai kebutuhan pasien.

2. Melaksanakan fungsi pelaksanaan, meliputi : a. Mengatur dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan ruang rawat. b. Menyusun dan mengatur daftar dinas tenaga keperawatan dan tenaga lain sesuai kebutuhan dan ketentuan atau peraturan yang berlaku. c. Melaksanakan program orientasi kepada tenaga perawatan baru atau tenaga lain yang akan bekerja di ruang rawat. d. Memberi pengarahan dan motivasi kepada tenaga perawatan untuk melaksanakan asuhan keperawatan sesuai ketentuan atau standar. e. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan yang ada dengan cara bekerjasama dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan diruang rawat inap. f. Mengadakan pertemuan berkala dengan pelaksanaan perawatan dan tenaga lain yang berada di wilayah tanggung jawabnya.

g. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dibidang perawatan antara lain melalui pertemuan ilmiah. h. Mengenal jenis dan kegunaan barang atau peralatan serta mengusahakan pengadaannya sesuai kebutuhan pasien agar tercapai pelayanan optimal. i. Menyusun permintaan rutin meliputi kebutuhan alat, obat, dan bahan lain yang diperlukan diruang rawat. j. Mengatur dan mengkoordinasikan pemeliharaan peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai. k. Mempertanggung jawabkan pelaksanaan inventarisasi peralatan. l. Melaksanakan program orientasi kepada pasien dan keluarganya, meliputi penjelasan tentang peraturan rumah sakit, tata tertib ruangan, fasilitas yang ada cara penggunaannya serta kegiatan rutin sehari-hari diruangan. m. Mendampingi dokter selama kunjungan keliling (visite) unutk pemeriksaan pasien dan mencatat program pengobatan, serta menyampaikan kepada staf untuk melaksanakannya. n. Mengelompokkan pasien dan mengatur penempatannya diruang rawat menurut tingkat kegawatannya, infeksi dan non infeksi, untuk memindahkan pemberian asuhan keperawatan. o. Mengadakan pendekatan kepada setiap pasien yang dirawat untuk mengetahui keadaannya dan menampung keluhan serta membantu memecahkan masalah yang dihadapinya. p. Menjaga perasaan pasien agar merasa aman dan terlindungi selama pelaksanaan pelayanan perawatan berlangsung. q. Memberi penyuluhan kesehatan terhadap pasien atau keluarga dalam batas kewenangannya. r. Menjaga perasaan petugas agar merasa aman dan terlindungi selama pelaksanaan pelayanan perawatan berlangsung. s. Memelihara dan mengembangkan sistem peralatan dan pelaporan asuhan keperawatan dan kegiatan lain yang dilakukan secara tepat dan benar untuk tindakan keperawatan selanjutnya. t. Mengadakan kerjasama yang baik dengan kepala ruang yang lain, seluruh kepala bidang, kepala bagian, kepala instalasi, dan kepala unti di RS. u. Menciptakan dan memelihara susunan kerja yang baik antara petugas, pasien dan keluarganya, sehingga memberi ketenangan.

v. Meneliti pengisian formulir sensus harian pasien ruangan. w. Memeriksa dan meneliti pengisian daftar permintaan makanan pasien, kemudian memeriksa dan meneliti saat pengkajian sesuai dengan diitnya. x. Memelihara buku register dan buku catatan medik. y. Membuat laporan harian dan bulanan mengenai pelaksanaan kegiatan lain diruang rawat.

3. Melaksanakan fungsi pengawasan, pengendalian dan penilaian, meliputi : a. Mengawasi dan menilai pelaksanaan asuhan keperawatan yang telah ditentukan. b. Melaksanakan penilaian terhadap upaya peningkatan pengetahuan dan

ketrampilan di bidang perawatan. c. Mengawasi dan mengendalikan pendayagunaan peralatan perawatan serta obatobatan secara efektif dan efisien. d. Mengawasi pelaksanaan sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan asuhan keperawatan serta mencatat kegiatan lain diruang rawat.

4. Aplikasi dalam unit rawat Yohanes a. Perencanaan 1) Mengatur penjadwalan perawat Jadwal perawat sebenarnya pagi, siang dan malam. Untuk pembelajaran saat ini 8 perawat semua masuk pagi, pada pukul 06.45 sampai 14.20 WIB. 2) Pembagian Tim Pengelolaan pasien kamar 5 sebanyak 4 orang, apabila perawat sebanyak 8 orang. Dibagi menjadi 2 tim yaitu tim I dan tim II. 3) Menunjuk yang menjadi CCM (Clinical Case Manajer) Untuk tgl 24 Februari 2012 CCM adalah Felicia. 4) Menunjuk ketua tim dan anggota tim Tim I : Ketua tim : Endian Budi. Anggota tim : 1. Ade Ria 2. Dayu Putri N. A. A Tim II : Ketua tim : Umiarti S Anggota tim : 1. Endang P 2. Siti Kisriyanti

5) Mengadakan laporan antar shift Disepakati laporan antar shift dilakukan pada siang hari sebelum istirahat siang. 6) Mengidentifikasi jumlah perawat yang dibutuhkan Menurut Douglas (1992) pada suatu layanan profesional jumlah tenaga yang dibutuhkan bergantung pada jumlah pasien dan derajat ketergantungan pasien terhadap keperawatan yaitu minimal, partial, total. Diunit Yohanes karena unit anak-anak sehingga kebutuhan pasien memerlukan bantuan atau total care. Dengan jumlah pasien 4 orang (8 orang apabila penuh) maka perhitungan tenaga adalah : Pagi 8 x 0,36 = 2,88 Siang 8 x 0,30 = 2,40 Malam 8 x 0,20 = 1,60 Jumlah = 6,88 = 7 orang. 7) Merencanakan strategi pengembangan berkoordinasi dengan CCM (Clinical Case Manajer).

b. Pengorganisasian 1) Merumuskan metode penugasan Metode penugasan yang digunakan adalah PN (primery nurse) modifikasi dengan metode tim. 2) Membuat rincian tugas ketua tim dan anggota tim Tugas Ketua Tim : a) Mengelola asuhan keperawatan pasien yang menjadi tanggung jawabnya 4 pasien. b) Mengkaji, merencanakan dan mengevaluasi asuhan keperawatan pasien yang menjadi tanggung jawabnya dan berpartisipasi dalam pemberian asuhan langsung maupun tidak langsung. c) Melakukan konsultasi dengan CCM tentang kondisi pasien. d) Mendelegasikan beberapa tugas kepada perawat primer (PP) dengan tepat. e) Mempersiapkan pasien atau keluarga apabila pasien akan pulang.

Tugas Anggota Tim : a) Membaca rencana keperawatan yang telah ditetapkan perawat primer (PP). b) Memberi bimbingan terapeutik dengan pasien atau keluarga sebgai lanjutan kontrak yang sudah dilakukan perawat primer (PP). c) Menerima pasien baru. d) Melakukan tindakan keperawatan. e) Melakukan evaluasi terhadap tindakan yang telah dilakukan. f) Mengikuti visite dokter bila perawat primer (PP) tidak ada ditempat. g) Memberikan kerapihan dan kelengkapan status. h) Menyiapkan pasien untuk pemeriksaan diagnostik. i) Berperan serta dalam pemberian pendidikan kesehatan. j) Membantu tim lain yang membutuhkan. 3) Mengatur dan mengendalikan tenaga keperawatan Untuk pagi ini tenaga keperawatan mencukupi, satu perawat primer (PP) mengelola 2 pasien. 4) Mengatur dan mengendalikan logistik ruangan Kebutuhan semua pasien terpenuhi atau tercukupi. 5) Mengatur dan mengendalikan situasi lahan praktik Mahasiswa praktik dari RS Telogorejo sebanyak 8 orang mengelola pasien kamar 204 dan 206 (tim A dan B). Mahasiswa praktik dari St. Carolus sebanyak 5 orang mengelola pasien diruang atau kamar 204, 205. 6) Pendelegasian tugas kepada ketua tim Tugas untuk membagi pasien kelolaan kepada praktikan diserahkan kepada ketua tim I dan tim II. 7) Mengidentifikasi masalah-masalah dan cara penangganan Ditugaskan kepada CCM dan ketua tim untuk mengidentifikasi masalah pasien dan penanganan masalahnya bila perlu koordinasi dengan kepala ruang. 8) Mengatur waktu laporan tenaga shift Ditugaskan kepada CCM untuk mengidentifikasi masalah untuk di diskusikan pada jam sebelum istirahat siang jam 12.00 WIB.

c. Pengarahan 1) Memberi pengarahan kepada ketua tim tentang tugas. Tugas ketua tim dibacakan supaya diketahui dan ditindak lanjuti. 2) Menginformasikan hal-hal yang perlu diperhatikan. Dimohon untuk memperhatikan hal-hal yang penting untuk mencegah pasien jatuh, kekeliruan pemberian obat, untuk mencatat input dan output terutama untuk pasien dengan GE dan DHF, Bronkopneumonia. 3) Memberi bimbingan kepada ketua tim dan anggota tim. Bekerja sesuai prosedur, apabila menemui kesulitan agar berkoordinasi dengan CCM atau kepala ruang. 4) Memberi pujian dan motivasi Memberi pujian dengan memberikan reward positif dan memberikan motivasi kepada petugas yang belum mencapai tugas yang diberikan. 5) Mengadakan laporan tugas shift.

d. Pengawasan 1) Mengadakan ronde keperawatan Bersama dengan CCM dan ketua tim melakukan ronde keperawatan kepada semua pasien kelolaan, sekaligus melakukan evaluasi tingkat kepuasan pasien serta keluhan-keluhan pasien. 2) Menilai kinerja anggota Untuk penilaian kinerja anggota dapat dilakukan pada saat melakukan ronde keperawatan atau menggunakan angket yang diberikan kepada pasien atau keluarga pada saat pasien akan pulang. 3) Mengevaluasi pelaksanaan dengan rencana keperawatan Dapat dilakukan dengan berkoordinasi antara CCM dan ketua tim membandingkan rencana dengan pelaksanaan. 4) Mengevaluasi pelaksanaan tindakan kolaboratif dan tindaklanjutnya. Hal-hal yang dalam pelaksanaannya memerlukan tindakan kolaboratif harus tercatat untuk di evaluasi sudah dilakukan atau belum.

e. Struktur Organisasi Kepala Ruang

CCM (Clinical Case Manajer)

Tim I PP Pasien

Tim II PP Pasien

f. Rencana Kegiatan Tanggal 24 Februari 2012 No 1. 2. Waktu 06.45 06.50 Kegiatan Berdoa untuk memulai tugas Pre conference Membahas tentang kejadian yang perlu didiskusikan dan merumuskan masalah keperawatan. Mengikuti hand over dari jaga malam 3. 07.45 Mengidentifikasi atau kunjungan ke pasien untuk validasi permasalahan pasien. 4. 08.35 Memonitor berlangsungnya asuhan keperawatan kepada CCM dan ketua tim. 5. 09.00 Membagi waktu istirahat, masing-masing tim waktunya 1 jam, secara bergantian. 6. 12.00 Menerima laporan dari CCM atau ketua tim tentang evaluasi pemberian asuhan keperawatan. 7. 13.30 Post conference.

DAFTAR PUSTAKA

Nursalam. 2002. Manajemen keperawatan, aplikasi dalam praktik keperawatan profesional. Penerbit : Salemba Medika Ratna Sitono, Yulia. 2006. Metode praktik keperawatan profesional di Rumah Sakit. Jakarta : EGC Russel C, Swanburg. 2000. Pengantar kepemimpinan dan manajemen keperawatan unutk perawatan klinis. Jakarta : EGC