Anda di halaman 1dari 11

LAJU REAKSI

Standar Kompetensi : Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri Kompetensi Dasar : 1. 2. Mendeskripsikan pengertian laju reaksi dengan melakukan percobaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi, dan terapannya dalam kehidupan sehari-hari

Pengertian dasar
Laju reaksi adalah besarnya perubahan konsentrasi at- at yang terlibat dalam reaksi setiap satuan !aktu. "adi pada saat reaksi berlangsung, jumlah at pereaksi akan semakin berkurang dan jumlah hasil reaksi makin bertambah. #erhatikan diagram berikut $ M hasil reaksi%produk (P) pereaksi%reaktan (R) t detik%s &itinjau dari pere aksi%reaktan, laju reaksi adalah pengurangan konsentrasi salah satu pereaksi per satuan !aktu '( )edangkan bila ditinjau dari hasil reaksi%produk, laju reaksi adalah penambahan konsentrasi salah satu hasil reaksi per satuan !aktu. '( * )atuan laju reaksi adalah Molar per detik atau M det 1 Contoh: +ntuk reaksi $ 2 ,2-.(g) ' ,2-. ( ' -2 M det ( *
1

/ ,-2(g) * -2(g), maka laju reaksi dapat dinyatakan sebagai $ atau ' ,-2 ( * M det
1 1

atau

M det

)esuai dengan perbandingan koefisien reaksi maka $ V O2 = V N2O5 = V NO2 Ingat : "umlah at yang bereaksi dan hasil reaksi dalam suatu reaksi ditentukan oleh koefisien persamaan reaksi Perhatikan contoh soal berikut :
Yulianto://Modul Kimia Kelas XI ~ SMA Kolese De Britto ~ Laju Reaksi : 1

1. &alam suatu ruang terjadi peruraian 02-2 (a1) 2,3 M, yang terjadi menurut reaksi $ 202-2 (a1) 2 02-(a1) * -2(g). "ika setelah berlangsung selama 22 detik konsentrasi 02-2 yang ada sebanyak 2,/ M, tentukan $ a. konsentrasi -2 yang terjadi pada akhir reaksi b. laju reaksi terhadap 02-2 c. laju reaksi terhadap -2 Jawab : a. )etelah 22 detik, 4 -2 5 ( ( 2,1 M b. 6erdasarkan pengertian laju reaksi $ ' 02-2 ( ( 2,21 M%det ' -2 ( ( 2,22. M%det "adi V O2 = V H2O2 (sesuai dengan perbandingan koefisien reaksi) 2. &ari percobaan 7 ,o 1 2 9 4 76 5 M 2 2,212 2,293 * 6 76, diperoleh data sebagai berikut $ 8aktu (detik) 2 .2 1.2

:entukan laju reaksi dari 76 ; Jawab : ' 76 ( * ' 76 ( * atau ' 76 ( *

' 76 ( ( ( * 2,/ < 12-/ M%det

"adi untuk reaksi $

p 7 * 16

r=

s&

maka perbandingan laju reaksi $ dinyatakan dalam mo !"1 deti# "1

'7 $ '6 $ '= $ '& ( $ $ $

>onsentrasi at dinyatakan dalam molar, perubahan !aktu dalam detik, dan laju reaksi

ORD$ R$%KS&
)ecara umum laju reaksi dapat dirumuskan sebagai berikut$

V=#'%()'*(+
dimana$ ' ( laju reaksi
Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

k ( tetapan laju reaksi


~ SMA Kolese De Britto ~ Laju Reaksi : 2

< ( orde reaksi terhadap at 7 y ( orde reaksi terhadap at 6

(< * y) adalah orde reaksi total 4 7 5 dan 4 6 5 adalah konsentrasi at pereaksi.

-rde reaksi adalah banyaknya faktor konsentrasi at reaktan yang mempengaruhi laju reaksi. #enentuan orde reaksi tidak dapat diturunkan dari persamaan reaksi tetapi hanya dapat ditentukan berdasarkan percobaan. -rde reaksi data juga diartikan sebagai bilangan pangkat yang menyatakan hubungan konsentrasi pereaksi terhadap laju reaksi. )uatu reaksi yang diturunkan secara eksperimen dinyatakan dengan rumus $ ? ( k (7) (6) 2 . #ersamaan tersebut mengandung pengertian bah!a teraksi tersebut berorde 1 terhadap at 7 dan merupakan reaksi orde 2 terhadap at 6. )ecara keselurahan reaksi tersebut adalah reaksi orde 9. Grafik orde reaksi merupakan pangkat dari konsentrasi, sehingga untuk reaksi $ @ ( reaktan ) #( produk ), orde reaksi 2, 1, dan 2 dari reaksi tersebut dapat digambarkan dalam grafik berikut $ -rde%tingkat reaksi 2 '(k4@52 ( k -rde%tingkat reaksi 1 ' (k4@51 (k4@5 -rde%tingkat reaksi 2 '(k4@52 (k4@52

'

'

'

'R( Contoh soal$

'R(

'R(

&ari reaksi 2,-(g) * 6r2(g) A 2,-6r(g) dibuat percobaan dan diperoleh data sebagai berikut$ ,o 1 2 9 / . 4 ,- 5 M 2,1 2,1 2,1 2,2 2,9 4 6r2 5 M 2,1 2,2 2,9 2,1 2,1 Laju , M det "1 12 2/ 93 /B 12B

6erdasar data diatas, tentukan orde reaksi terhadap ,-, terhadap 6r2 dan orde totalnya, dan harga # (tetapan laju reaksi) ;

Jawab: kita misalkan rumus laju reaksinya adalah ' ( k (,-) < (6r2) y , jadi kita harus mencari nilai < dan y. +ntuk menentukan nilai < maka kita ambil data dimana konsentrasi terhadap 6r2 tidak berubah, yaitu data (1) dan (/). &ari data ini terlihat konsentrasi ,- naik 2 kali sedangkan laju reaksinya naik / kali maka $ 2< ( / A < ( 2 ( berorde 2 terhadap NO) +ntuk menentukan nilai y maka kita ambil data dimana konsentrasi terhadap ,- tidak berubah yaitu data (1) dan (2). &ari data ini terlihat konsentrasi 6r2 naik 2 kali, sedangkan
Yulianto://Modul Kimia Kelas XI ~ SMA Kolese De Britto ~ Laju Reaksi :

laju reaksinya naik 2 kali, maka $ 2y ( 2 A y ( 1 ( berorde "adi rumus laju reaksinya $ ' ( k(,-)2(6r2) (reaksi orde ")

terhadap !r2)

+ntuk menentukan nilai # cukup kita ambil salah satu data percobaan misalnya data (1), maka $ ' k ( k 4 ,- 5 2 4 6r2 5 -----------A ( 12 < 129 M -2 det -1 12 ( k (2.1)2 (2.1)

"adi besarnya harga konstanta laju ( k ) reaksi terebut adalah 12 < 129 M -2 det -1

.eori ./m0/#an Dan .eori Keadaan .ransisi


@eaksi kimia dapat terjadi karena adanya tabrakan antar molekul yang terlibat dalam suatu reaksi. :eori tumbukan didasarkan atas teori kinetik gas yang mengamati tentang bagaimana suatu reaksi kimia dapat terjadi. Menurut teori tersebut laju reaksi antara dua jenis molekul 7 dan 6 sama dengan jumlah tumbukan yang terjadi per satuan !aktu antara kedua jenis molekul tersebut. "umlah tumbukan yang terjadi persatuan !aktu sebanding dengan konsentrasi 7 dan konsentrasi 6. "adi makin besar konsentrasi 7 dan konsentrasi 6 akan semakin besar pula jumlah tumbukan yang terjadi.

K$!$M%H%N .$OR& .1M*1K%N2 antara ain :


tidak semua tumbukan menghasilkan reaksi sebab ada energi tertentu yang harus dile!ati (disebut energi akti?asi ( energi pengaktifan) untak dapat menghasilkan reaksi. @eaksi hanya akan terjadi bila energi tumbukannya lebih besar atau sama dengan energi pengaktifan (Ca). molekul yang lebih rumit struktur ruangnya menghasilkan tumbukan yang tidak sama jumlahnya dibandingkan dengan molekul yang sederhana struktur ruangnya. :eori tumbukan di atas diperbaiki oleh teori keadaan transisi atau teori laju reaksi absolut. &alam teori ini diandaikan bah!a ada suatu keadaan yang harus dile!ati oleh molekul-molekul yang bereaksi dalam tujuannya menuju ke keadaan akhir (produk). >eadaan tersebut dinamakan keadaan transisi. Mekanisme reaksi keadaan transisi dapat ditulis sebagai berikut $ 7*6 A :D A = * & dimana $ 7 dan 6 adalah molekul-molekul pereaksi :D adalah molekul dalam keadaan transisi = dan & adalah molekul-molekul hasil reaksi $nergi a#ti3asi ,$a- merupakan energi minimum yang harus dimiliki pereaksi, agar tumbukan yang terjadi dari pereaksi menghasilkan reaksi. Ca ( (< E y) k". @eaksi dapat terjadi bla $a > H $nergi ) ( k" ) Ca
Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

:D =* &
~ SMA Kolese De Britto ~ Laju Reaksi : !

7 *6 y

&ari diagram terlibat bah!a energi pengaktifan (Ca) merupakan energi keadaan a!al sampai dengan energi keadaan transisi. 0al tersebut berarti bah!a molekul-molekul pereaksi harus memiliki energi paling sedikit sebesar energi pengaktifan (Ca) agar dapat mencapai keadaan transisi (:D) dan kemudian menjadi hasil reaksi (= * &). =ontoh yang sederhana adalah reaksi eksoterm yang digambarkan seperti di ba!ah ini $

"ika partikel-partikel bertumbukan dengan energi yang lebih rendah dari energi akti?asi, tidak akan terjadi reaksi, sehingga akan kembali ke keadaan semula. 7nda dapat membayangkan energi akti?asi sebagai tembok dari reaksi. 0anya tumbukan yang memiliki energi sama atau lebih besar dari akti?asi energi yang dapat menghasilkan terjadinya reaksi.

.a4ap Rea#si
&alam suatu reaksi kimia berlangsungnya suatu reaksi dari keadaan semula (a!al) sampai keadaan akhir diperkirakan melalui beberapa tahap reaksi. Misal untuk reaksi oksidasi terhadap asam bromide berikut $ / 06r(g) * -2(g) A 2 02-(g) * 2 6r2(g) &ari persamaan reaksi di atas terlihat bah!a tiap 1 molekul -2 bereaksi dengan / molekul 06r. )uatu reaksi baru dapat berlangsung apabila ada tumbukan yang berhasil antara molekulmolekul yang bereaksi. :umbukan sekaligus antara / molekul 06r dengan 1 molekul -2 kecil sekali kemungkinannya untuk berhasil. :umbukan yang mungkin berhasil adalah tumbukan antara 2 molekul yaitu 1 molekul 06r dengan 1 molekul -2. 0al ini berarti reaksi di atas harus berlangsung dalam beberapa tahap.
Yulianto://Modul Kimia Kelas XI ~ SMA Kolese De Britto ~ Laju Reaksi : "

:ahap-tahap tersebut diperkirakan sebagai berikut $ :ahap 1$ :ahap 2$ 06r * -2 A 0--6r (lambat) (cepat) 06r * 0--6r A 20-6r

:ahap 9$ (06r * 0-6r A 02- * 6r2) < 2 (cepat) ------------------------------------------------------ * / 06r * -2 A 2 02- * 2 6r2 &ari contoh di atas ternyata secara eksperimen laju berlangsungnya reaksi tersebut ditentukan oleh laju reaksi pembentukan 0--6r yaitu reaksi #ang berlangsungn#a paling la$bat% @angkaian tahap-tahap reaksi dalam suatu reaksi disebut Fmekanisme reaksiF dan laju berlangsungnya reaksi keselurahan ditentukan oleh reaksi yang paling lambat dalam mekanisme reaksi. -leh karena itu, tahap ini disebut tahap penentu la&u reaksi.

5a#tor"5a#tor 6ang Mempengar/4i !a7/ Rea#si


)uatu reaksi kadang dapat dijumpai dengan laju yang cepat, namun kadang-kadang uga lambat, bahkan sangat lambat. )ifat at yang terlibat dalam reaksi pasti akan sangat mempengaruhi cepat lambatnya laju suatu reaksi. )ifat yang dimaksud adalah sifat mudah sukarnya suatu untuk bereaksi. Se8ara /m/m din+ata#an 0a49a: Rea#si antara sen+a9a ion /m/mn+a 0er angs/ng 8epat: 0al ini disebabkan oleh adanya gaya tarik menarik antara ion-ion yang muatannya berla!anan. =ontoh$ =a2*(a1) * =-92*(a1) A =a=-9(s) . @eaksi ini berlangsung dengan cepat. Rea#si antara sen+a9a #o3a en /m/mn+a 0er angs/ng am0at: 0al ini disebabkan karena untuk berlangsungnya reaksi tersebut dibutuhkan energi untuk memutuskan ikatan-ikatan ko?alen yang terdapat dalam molekul at yang bereaksi. =ontoh$ =0/(g) * =l2(g) A =09=l(g) * 0=l(g) @eaksi ini berjalan lambat. @eaksinya dapat dipercepat dengan diberi energi, misalnya dari cahaya matahari. )elain dipengaruhi oleh jenis at yang bereaksi, laju reaksi juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain $ konsentrasi, luas permukaan at, suhu , dan katalisator

1: Konsentrasi
"ika konsentrasi pereaksi diperbesar maka laju reaksi menjadi semakin cepat. )emakin besar konsentrasi berarti jumlah partikel at yang bereaksi makin banyak akibatnya semakin sering terjadi tumbukan antar partikel sehingga laju reaksi makin cepat. +ntuk jumlah gram logam magnesium yang sama, laju pembentukan gas hidrogen akan lebih cepat bila digunakan larutan 0=l / M, dibandingkan bila digunakan larutan 0=l 1 M. 2 0=l (a1 ) * Mg (s) A Mg=l2 (a1) * 02 (g)

2: !/as Perm/#aan ;at


"ika pereaksi merupakan campuran at yang tidak sefase(heterogen) reaksi hanya berlangsung pada bidang batas campuran, bidang batas ini yang disebut bidang sentuh:
Yulianto://Modul Kimia Kelas XI ~ SMA Kolese De Britto ~ Laju Reaksi : #

Makin luas permukaan bidang sentuh makin besar kemungkinan terjadinya tumbukan antar partikel sehingga makin cepat laju reaksinya. (+ntuk memperluas permukaan bidang sentuh dilakukan dengan cara menghaluskan bahan yang direaksikan) +ntuk jumlah gram yang sama, laju pembentukan gas hidrogen akan lebih cepat bila digunakan serbuk besi, dibandingkan bila digunakan batangan besi. 2 0=l (a1 ) * Ge (s) A ( serbuk ) 2 0=l (a1 ) * Ge (s) A (batangan ) Ge=l2 (a1) Ge=l2 (a1) * * 02 (g) 02 (g) -------- cepat -------- lambat

S/4/
#ada umumnya reaksi akan berlangsung lebih cepat bila suhu dinaikkan. &engan menaikkan suhu maka energi kinetik molekul-molekul at yang bereaksi akan bertambah sehingga akan lebih banyak molekul yang memiliki energi sama atau lebih besar dari Ca. &engan demikian lebih banyak molekul yang dapat mencapai keadaan transisi atau dengan kata lain laju reaksi menjadi lebih besar. )etiap kenaikan 12 2=, umumnya reaksi akan berlangsung dua kali lebih cepat , hal ini menunjukkan bah!a jumlah molekul pereaksi yang mencapai energi pengaktifan menjadi dua kali lebih banyak pada kenaikkan suhu 12 2=. <onto4 soa $ 1. )uatu reaksi berlangsung dua kali lebih cepat jika suhu reaksi dinaikkan 12 2=. &iketahui laju reaksi suatu reaksi pada suhu 9. 2= sebesar V M%det, tentukan laju reaksi pada suhu .. 2=; 7a9a0 : >enaikkan suhu sebesar ( (.. - 9.) 2= ( 22 2=, artinya terjadi kali kenaikan suhu, sehingga laju reaksi menjadi 22 V ( / V M%det 2. )uatu reaksi berlangsung dua kali lebih cepat jika suhu reaksi dinaikkan 1. 2=. &iketahui laju reaksi suatu reaksi pada suhu 1. 2= sebesar V M%det, dan membutuhkan !aktu reaksi . detik tentukan $ 7a9a0 : a. untuk suhu 2 2= , maka perubahan suhu yang terjadi adalah ( (2 - 1.) 2= ( - 1. 2= Maka laju reaksi menjadi ( 2 -1 V
2

a. laju reaksi pada suhu 2 2=

b. !aktu reaksi pada suhu 32 2=

V M%det

b. untuk suhu 32 = , maka perubahan suhu yang terjadi adalah ( (32 - 1.) 2= ( /. 2= maka terjadi 9 kali lebih cepat dari semula, sehingga !aktu reaksi yang diperlukan adalah Maka !aktu reaksi menjadi ( 2 - 9 . ( . M%det

H1*1N=%N !%>12 ?%K.1 R$%KS& D%N P$R1*%H%N S1H1 R$%KS&


)ecara umum bisa dirumuskan $
n:

Va#4ir = @

V a9a 2 dengan n =

Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

~ SMA Kolese De Britto ~

Laju Reaksi : $

dengan ' akhir H : a!al

( laju untuk reaksi pada saat t ( faktor kelipatan laju reaksi ( suhu pada saat a!al reaksi
-n

' a!al ( laju reaksi semula : akhir ( suhu pada saat t

t akhir ( H

t a!al , dengan n (

dengan t akhir H : a!al

( !aktu untuk reaksi pada saat t ( faktor kelipatan laju reaksi ( suhu pada saat a!al reaksi

t a!al ( !aktu reaksi semula : akhir ( suhu pada saat t

A: Kata isator
>atalisator adalah at yang ditambahkan ke dalam suatu reaksi dengan maksud memperbesar laju reaksi. >atalis terkadang ikut terlibat dalam reaksi tetapi tidak mengalami perubahan kimia!i yang permanen, dengan kata lain pada akhir reaksi katalis akan dijumpai kembali dalam bentuk dan jumlah yang sama seperti sebelum reaksi. Gungsi katalis adalah memperbesar laju reaksinya (mempercepat reaksi) dengan jalan memperkecil energi pengaktifan suatu reaksi dan dibentuknya tahap-tahap reaksi yang baru. &engan menurunnya energi pengaktifan maka pada suhu yang sama reaksi dapat berlangsung lebih cepat. +ntuk memahami peranan katalisator dalam hal menurunkan energi pengaktifan, perlu dibahas mengenai mekanisme reaksi. +ntuk hal ini perhatikan 2 contoh rekasi berikut $ 1. @eaksi penguraian ,2- menjadi ,2 dan -2 dengan katalisator =l2 berikut $ :ahap 1 :ahap 2 :ahap 9 @eaksi total =l2 =l * ,2=l- * =l 2=l ,2 * =l =l2 * -2

$ 2,2- 2,2 * -2

2. @eaksi pembentukan gas =-2 dari gas ,-2 dan gas =-, yang terjadi menurut reaksi $ ,-2(g) * =-(g) I tahap 1 tahap 2 reaksi total ,-(g) * =-2(g), berlangsung melalui dua tahap reaksi $ ,-2(g) * ,-9(g) ,-2(g) * * ,-2 (g) ,-9(g) =-(g) ,-2(g) * ,-(g) * =-2(g)

=-(g) ,-(g) * =-2(g)

Mekanisme reaksi adalah tahap-tahap reaksi yang menggambarkan urutan tumbukan hingga mencapai produk. >atalisator berperan mengubah mekanisme reaksi dengan membuat tahapan reaksi yang memiliki energi pengaktifan yang lebih rendah. ( katalisator terlibat dalam reaksi tetapi pada akhir reaksi terbentuk kembali )

Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

~ SMA Kolese De Britto ~

Laju Reaksi : %

Berdasar re&erensi 'an( ada) temukan katalisator 'an( di(unakan dalam reaksi proses kontak, dan proses Haber Bosch

hidrogenasi alkena,

Se esai#an soa "soa 0eri#/t : 21. 6erikan penjelasan istilah-istilah berikut $ a. energi akti?asi d. katalisator 2. b. autokatalis e. reaksi berorde dua c. inhibitor f. katalis homogen

@eaksi kimia dapat berlangsung lambat, cepat, bahkan sangat cepat. Se0/t dan 7e as#an faktor-faktor yang dapat mempengaruhi laju reaksi = * & ternyata mempunyai

29. &ari suatu eksperimen, untuk reaksi $ 7 * 6 rumus laju reaksi

' ( k 4 75A 465"2 . 6ila konsentrasi 7 dan 6 diperbesar 9< semula,

tentukan laju reaksinya jika di bandingkan mula-mula. 2/. #ada #, : tertentu, suatu reaksi berlangsung /< lebih cepat setiap kenaikan suhu 22o=. "ika pada suhu - 22o= reaksi berlangsung dengan laju ' Mdet -1 dalam !aktu J2 menit, tentukan $ a. berapa kali lebih cepat laju reaksinya jika berlangsung pada suhu 122o=. b. !aktu reaksi, jika reaksi berlangsung pada suhu 32o=. 2.. #ada #, : tertentu, suatu reaksi berlangsung 2< lebih cepat setiap kenaikan suhu 92o=. "ika pada suhu 22o= reaksi berlangsung dalam 12 menit, tentukan $ a. !aktu reaksi, jika reaksi berlangsung pada suhu 1/2o=. b. !aktu reaksi, jika reaksi berlangsung pada suhu - /2o=. c. suhu reaksi bila jika reaksi berlangsung dalam !aktu 22,. detik 23. &ari reaksi $ 7 * 6 ,o 1 2 9 475 ,M2,1 2,2 2,9 76 diperoleh data sebagai berikut $ 465 , M 2,1 2,1 2,/ Laju reaksi , M deti# "1 2 / 2/

:entukan $ a. -rde reaksi terhadap 7, 6, dan orde total b. 0arga dan satuan k c. #ersamaan laju reaksinya d. Laju reaksi saat 4 75 ( 465 ( 2,. M

2K. &ari reaksi $ 7 * 6 * = 76= diperoleh data sebagai berikut $ ,o 1 2 9 / 475 ,M2,1 2,2 2,1 2,2 465 , M 2,1 2,1 2,2 2,1 4=5 ,M2,1 2,1 2,1 2,2 Laju reaksi , M deti# "1 / / B 13
Laju Reaksi : *

Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

~ SMA Kolese De Britto ~

:entukan $ a. b. -rde reaksi terhadap 7, 6, = dan orde total 0arga dan satuan k c. #ersamaan laju reaksinya d. Laju reaksi saat 4 75 ( 465 (4=5 (

2,/ M 2B. &iketahui tabel data suhu dan laju reaksi sebagai berikut $ )uhu (2=) 2. /2 K2 122 Laju ( M %detik ) 2,2221 2,2229 2,222K 2,22/9

6erdasarkan data di atas, laju reaksi pada suhu ..2= adalah $ 7. 2,2221 6. 2,2229 =. 2,222J &. 2,222K C. 2,22B1 2J. +ntuk reaksi $ 7 * 6 76L diperoleh data sebagai berikut $ "ika konsentrasi 7 dinaikkan dua kali, pada konsentrasi 6 tetap, laju reaksi menjadi dua kali lebih besar. "ika konsentrasi 7 dan 6 masing E masing dinaikkan dua kali, laju reaksi menjadi delapan kali lebih besar. #ersamaan laju reaksi yang sesuai dengan uraian tersebut adalah $ 7. k (7) (6) &. k (7)2 (6)2 6. k (7) (6)2 C. k (7) (6)9 =. k (7)2 (6)

12. Laju reaksi tertentu bertambah menjadi dua kali lebih besar untuk setiap kenaikan suhu 12 2=. 6erapa kali lebih cepatkah reaksi tersebut akan berlangsung pada B22= dibandingkan terhadap 922= M 7. B kali &. 13 kali 6. 12 kali C. 92 kali =. 12 kali

"a!aban $ 2K. &ari reaksi $ 7 * 6 * = 76= diperoleh data sebagai berikut $ ,o 1 2 9 / 475 ,M2,1 2,2 2,1 2,2 465 , M 2,1 2,1 2,2 2,1 4=5 ,M2,1 2,1 2,1 2,2 Laju reaksi , M deti# "1 / / B 13
Laju Reaksi : 1+

Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

~ SMA Kolese De Britto ~

:entukan $ a. -rde reaksi terhadap 7, 6, = dan orde total b. 0arga dan satuan k 2B. &iketahui tabel data suhu dan laju reaksi sebagai berikut $ )uhu (2=) 2. /2 K2 122 Laju ( M %detik ) 2,2221 2,2229 2,222K 2,22/9 c. #ersamaan laju reaksinya d. Laju reaksi saat 4 75 ( 465 (4=5 ( 2,/ M

6erdasarkan data di atas, laju reaksi pada suhu ..2= adalah $ 7. 2,2221 6. 2,2229 =. 2,222J N &. 2,222K C. 2,22B1 2J. +ntuk reaksi $ 7 * 6 76L diperoleh data sebagai berikut $ "ika konsentrasi 7 dinaikkan dua kali, pada konsentrasi 6 tetap, laju reaksi menjadi dua kali lebih besar. "ika konsentrasi 7 dan 6 masing E masing dinaikkan dua kali, laju reaksi menjadi delapan kali lebih besar. #ersamaan laju reaksi yang sesuai dengan uraian tersebut adalah $ 7. k (7) (6) &. k (7)2 (6)2 6. k (7) (6)2 N C. k (7) (6)9 =. k (7)2 (6)

12. Laju reaksi tertentu bertambah menjadi dua kali lebih besar untuk setiap kenaikan suhu 12 2=. 6erapa kali lebih cepatkah reaksi tersebut akan berlangsung pada B22= dibandingkan terhadap 922= M 7. B kali &. 13 kali 6. 12 kali C. 92 kali N =. 12 kali

Yulianto://Modul Kimia Kelas XI

~ SMA Kolese De Britto ~

Laju Reaksi : 11