Anda di halaman 1dari 35

Darah

Chandra Kurniawan

Komponen Penyusun

Sel (eritrosit, leukosit, trombosit) Plasma ( air 91%, padat 9%) Padat: albumin, globulin,fibrinogen, organik (nitrogen non protein, urea, as. Urat, xantin, kreatinin, asam amino, lemak, kolesterol, glukosa, enzim amilase, protease, lipase), anorganik ( natrium, kalium, fosfosr, besi, iodium).

Tempat Produksi Sel Darah


Janin 0-2 bulan: yolk sac Janin 2-7 bulan: hati, lien Janin 5-9 bulan: semua sumsum tulang Bayi: semua sumsum tulang Dewasa: sumsum tulang vertebrae, rusuk, sternum, sacrum, pelvis, dan proksimal femur

Alur perubahan eritrosit


Stem sel CFU GEMM BFU E CFU E Proeritroblas (Pronormoblas) Basofilik Polikromatik Pyknotic (ortokromatik) Retikulosit Eritrosit

Normoblas
DNA inti RNA di sitoplasma Terdapat di sumsum tulang Tidak terdapat di peredaran darah

Retikulosit
Tidak memiliki DNA inti Memiliki RNA di sitoplasma Terdapat di sumsum tulang dan peredarah darah (25-75 ribu/ml

Eritrosit
Tidak berinti, bentuk donat Mengandung haemoglobin, Pada membran tersusun dari lipid bipolar yang mengandung protein struktur, kontraktil, enzim dan anti gen golongan darah Eritrosit dewasa (4-6 juta/ml)

Protein membran eritrosit


Spectrin Actin Protein 4.1 Ankyrin

Antigen golongan darah


Ditentukan oleh pewarisan genetik dari orang tua Banyak jenis antigen golongan darah (ABO, Rh, MN, Duke, Kelly) Tidak boleh ada antigen dan antibodi golongan darah yang sejenis dalam aliran darah Jika ada akan terjadi aglutinasi

Penggolongan golongan darah ABO


Golongan darah A = antigen A, diserum anti B Golongan darah B = antigen B, diserum anti A Golongan darah AB = antigen A dan B, diserum tidak ada anti A dan B Golongan darah O = tidak memiliki antigen A atau B, diserum anti A dan B

Bahan Pembentuk Eritrosit


Logam: besi, mangan, kobalt Vitamin: B6, B12, as. Folat, C, E, thiamine, riboflavin, as. Pantotenat Asam amino Hormon: stem cel factor (SCF),eritropoietin, androgen, tiroksin

Metabolisme Eritrosit
Glikolisis (Embden-Mayerhof) Jalur pintas Heksose monofosfat (pentosa fosfat) Jalur pintas Luebering-Rapoport

Metabolisme eritrosit
Glukosa Glukosa 6 P (jalur pintas Heksosa monofosfat dengan enzim G 6 PD menghasilkan NADPH) Fruktosa 6 P Gliseraldehid 3 P (menghasilkan NADH mengubah Ferri pada met Hb menjadi ferro pada Hb) 1,3 DPG (jalur pintas Luebering-Rapoport menghasilkan 2 3 DPG) 3 PG 2 PG P enolpirufat Piruvat Laktat

Glikolisis (Embden-Mayerhof)
Glukosa dimetabolisme menjadi asam laktat Setiap molekul glukosa mengasilkan 2 ATP (untuk mempertahankan bentuk, volume dan fleksibilitas) Hasil lain: NADH (digunakan oleh enzim methemoglobin reduktase mengurangi methemoglobin (hemoglobin teroksidasi 3%/hari)) 2,3 DPG dihasilkan jalur pintas Luebering-Rapoport

Jalur Heksose monofosfat (pentosa fosfat)


5% proses glikolisis melalui jalur ini Mengubah glukosa 6 P menjadi 6 PG yang berubah menjadi Ribulose 5 P dan akhirnya menjadi Fruktosa 6 P Proses ini butuh enzin glokosa 6 fosfat dehidrogenasi (G6PD) Hasil sampingan: NADPH ( menjaga gugus sulfhidril dan mengubah methemoglobin)

Haemoglobin
Setiap eritrosit mengandung 640 miliar molekul Hb Produksi Hb 65% pada tahap normoblas, sisanya pada tahap retikulosit Haem (glisin + suksinil KoA sebagian besar dalam mitokondria berikatan denga Fe2+)+ globin Jenis: Hb A( 96-98%), Hb A2 (1,53,2%), Hb F (0,5-0,8%)

Hemoglobin A
Dominan setelah bayi berusia 3-6 bulan Mengandung 4 rantai polipeptida 22

Hemoglobin A2
Mengandung 4 rantai polipeptida 22

Hemoglobin F
Mengandung 4 rantai polipeptida 22 Tidak mampu mengikan 2,3 DPG

Transport Oksigen
Hb + O2 HbO2 Terlarut

Transport Karbondioksida
CO2 + H2O H2CO3 H+ + HCO3 CO2 + Hb HbCO2 Terlarut

Kurva Disosiasi Oksigen-Hemoglobin


(prosentase kejenuhan Hb dengan tekanan O2)

Bergeser ke kiri Hb F

Bergeser ke kanan Peningkatan ion H2 Peningkatan CO2 Peningkatan suhu Peningkatan 2,3 DPG

Perombakan haemoglobin
Setelah eritrosit beredar 120 hari akan dipecah oleh lien dan hati, Haemoglobin dipecah menjadi haem dan globin Haem dirombak menjadi blirubin Globin dirombak menjadi asam amino

Gangguan eritrosit
Gangguan produksi Gangguan pengrusakan Gangguan hemoglobin

REFERENSI MINIMAL

Essential Haematology, 3rd edition. Penulis Hoffbrand A.V dan Pettit J.E. Penerbit Blackwell Science, UK 2000 Textbook of Medical Physiology, 11th edition. Penulis : Arthur C. Guyton dan John E. Hall. Penerbit : Elsevier Saunders : USA 2006. Human Physiology, 9th . Penulis : Struart Ira Fox. Penerbit : Mc Graw-Hill : USA 2006. Sinopsis Fisiologi. Penulis : Chandra Kurniawan. Penerbit : Pidi Publisher: Indonesia 2005