Anda di halaman 1dari 8

PSIKOLOGI PENDIDIKAN PROSES PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SERTA HUBUNGANNYA DENGAN PROSES BELAJAR

Cesillia Winastuti 102628 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Serta Hubungannya dengan proses belajar


* PENGERTIAN
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

Pertumbuhan Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal pada anak yang sehat pada waktu yang normal. Pertumbuhan dapat juga diartikan sebagai proses transmisi dari konstitusi fisik (keadaan tubuh atau keadaan jasmaniah ) yang herediter dalam bentuk proses aktif secara berkesinambungan. Jadi, pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur biologis.

Perkembangan
Umum konsep perkembangan dikemukakan oleh Werner (1957) bahwa perkembangan berjalan dengan prinsip orthogenetis, perkembangan berlangsung dari keadaan global dan kurang berdiferensiasi sampai ke keadaan di mana diferensiasi, artikulasi, dan integrasi meningkat secara bertahap. Proses diferensiasi diartikan sebagai prinsip totalitas pada diri anak. Dari penghayatan totalitas itu lambant laun bagian- bagiannya akan menjadi semakin nyata dan tambah jelas dalam rangka keseluruhan.

Pertumbuhan Dan Perkembangan Menurut Para Ahli Pendapat para ahli biologi tentang arti pertumbuhan dan perkembangan pernah dirangkumkan oleh Drs. H. M. Arifin, M. Ed. bahwa pertumbuhan diartikan sebagai suatu penambahan dalam ukuran bentuk, berat atau ukuran dimensif tubuh serta bagian-bagiannya. Sedangakn perkembangan menunjuk pada perubahan-perubahan dalam bentuk bagian tubuh dan integrasi berbagai bagiannya ke dalam satu kesatuan fungsional bila pertumbuhan itu berlangsung. Intinya bahwa pertumbuhan dapat diukur sedangkan perkembangan hanya dapat dilihat gejala-gejalanya. Perkembangan dipersyarati adanya pertumbuhan.

*FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


PERKEMBANGAN
Faktor

Internal 1. Kecakapan dan keterampilan seorang anak Seorang anak yang cakap dan terampil akan lebih mudah dalam mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya. 2. Harga diri Seorang anak yang dapat menghargai dirinya sendiri dengan baik tidak akan mengalami kesulitan dalam menghadapi berbagai hal yang dihadapinya. 3. Persepsi seseorang anak mengenai diri sendiri. Pandangan seorang anak terhadap dirinya dapat mempengaruhi dalam perkembangan konatifnya. Seorang anak yang memandang dirinya buruk akan lebih sulit dalam mengembangkan potensi dalam dirinya. 4. Keinginan Anak yang memiliki keinginan dipastikan memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih keinginannya.

Faktor 1.

Eksternal

Adanya orang terdekat yang dapat dipercaya. Dengan adanya orang-orang yang mempunyai hubungan erat/dekat dan orang tersebut dapat memberikan kepercayaan.
2.
.

Cara orang tua mendidik dan membina anak

Orang tua yang mendidik anak dengan cara bertahap dalam menjelaskan sesuatu hal, dan mendidik anak dengan penuh kasih sayang, biasanya anakanak mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan mereka akan mudah dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya
3. Jenis dan sifat pergaulan. Pergaulan seorang anak dalam lingkungannya akan berpengaruh terhadap motivasi yang dimunculkan dalam dirinya. 4. Kelompok bermain dimana seseorang anak bergabung. Kelompok bermain yang diikuti oleh seorang anak berpengaruh dalam pengembangan potensi seorang anak.

PRINSIP/HUKUM PERKEMBANGAN
Prinsip Perkembangan 1. Bahwa perkembangan melibatkan perubahan 2. Perkembangan awal lebih kritis dari pada perkembangan selanjutnya 3. Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar. 4. Pola perkembangan dapat diramalkan. 5. Pola perkembangan mempunyai karakteristik yang dapat diramalkan. Terdapat perbedaan individu dalam berkembang. 6. Terdapat perbedaan individu dalam berkembang. 7. Periode pola perkembangan. 8. Pada setiap periode perkembangan terdapat harapan sosial. 9. Setiap bidang perkembangan mengandung bahaya dan potensial. 10. Kebahagiaan bervariasi pada berbagai periode perkembangan.

PRINSIP/HUKUM PERKEMBANGAN
Hukum Perkembangan

Hukum perkembangan manusia lebih bersifat memberi pola umum, sehingga berlakunya kurang lebih mendekati.Adapun sederetan hukum perkembangan yang dimaksud adalah sebagai berikut:
a. Hukum tempo perkembangan Hukum tempo perkembangan memberi pola.Bahwa tiap anak mempunyai masa tertentu untuk mengembangkan suatu kemampuan. b. Hukum irama perkembangan Hukum irama perkembangan memberi pola, memberi pola bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan suatu fungsi jiwa ada yang panjang dan ada yang pendek, sehingga memberi kesan cepat atau lambat seperti irama lagu.

c.

Hukum atau teori masa peka dalam perkembangan Hukum atau teori masa perkembangan, bahwa fungsi-fungsi atau kemampuan jiwa tumbuh dan berkembang saat tertentu dengan menunjukkan keistimewaan atau terlihat jelas.

d. Hukum atau teori rekapitulasi perkembangan


Hukum rekapitulasi perkembangan member pola, bahwa perkembangan anak itu mengulang generasi sebelumnya. e. Hukum atau teori masa menentang Teori masa menentang memberi pola, bahwa pada masa-masa tertentu anak-anak suka menentang atau melawan, membandel, keras kepala. f. Teori eksplorasi dan penemuan Teori ekplorasi dan penemuan mengatakan, bahwa dalam permainan anakanak ada sifat mencari-cari dan menemukan sesuatu.

g. Teori batas-batas perkembangan


Teori batas-batas perkembangan mengatakan bahwa perkembangan anak itu memang ada batas-batasnya . h. Hukum konvergensi (Fudyartanta, 1981, bab III IV) Hukum ini mengatakan bahwa hasil perkembangan anak ditentukan atau dipengaruhi oleh kekuatan dari pembawaan

Anda mungkin juga menyukai