Anda di halaman 1dari 3

PENINGKATAN PRODUKSI MIGAS NASIONAL MUHAMMAD ZAKY KHUTBY 21100113130114 Email : zakykhutby@gmail.

com JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Minyak Bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus karang dan oleum minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi. - http://id.wikipedia.org. Minyak sendiri adalah salah satu bahan bakar yang ada di bumi ini selain gas dan batubara. Minyak adalah salah satu bahan bakar yang masih banyak digunakan dan masih populer, baik dari perusahaan besar maupun perusahaan kecil yang mengguakan bahan bakar minyak (BBM), ini dikarenakan bahan bakar minyak adalah bahan bakar yang mudah didapatkan dari pada bahan bakar gas dan batubara. Tidak hanya perusahaan yang memerlukan bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar minyak (BBM) bisa dibeli oleh perorangan, bahan bakar minyak (BBM) ini digunakan sebagai bahan bakar kendaraan. Peningkatan kendaraan di Indonesia tidak main main, pesatnya kenaikan kendaraan di Indonesia dilihat dari badan pusat statistik dalam kurun waktu 10 tahun antara tahun 2002 hingga 2012 meningkat hingga 400%. Pada tahun 2002 jumlah mobil sebanyak 3.403.433 unit, bis 714.222 unit, truck 1.865.398 unit, sepeda motor 17.002.130 unit sehingga jumlah kendaraan di Indonesia pada tahun 2002 berjumlah 22.985.183 unit. Dan pada tahun 2012 berkembang lebih dari 400%, jumlah mobil 10.432.259 unit, jumlah bis 2.273.821, jumlah truk 5.286.061 unit, dan jumlah sepeda motor 76.381.183 unit sehingga jumlah kendaraan pada tahun 2012 saja ada 94.373.324 www.bps.com. Beberapa bulan yang lalu nilai tukar antara IDR dengan Dollar merosot hingga menyentuk Rp12.000,00 per dollarnya, ini mengakibatkan anggaran untuk subsidi BBM pun semakin tinggi, dikutip dari liputan6.com - Pemerintah melaporkan realisasi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) sepanjang tahun lalu membengkak atau melampaui pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Tahun Buku 2013 hingga 105,1%. Peningkatan ini mengakibatkan pemerintah harus mengeluarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang pertama hanya di perkirakan Rp 199 Triliun. Ini adalah masalah yang tidak pernah selesai di Indonesia. Indonesia akan mengalami kenaikan bahan bakar minyak (BBM ) jika harga Rupiah terhadap Dollar. Ini dikarenakan Indonesia masih mengimport bahan bakar minyak (BBM ) yang transaksinya menggunakan Dollar sehingga semakin mahal harga dollar, akan semakin mahal pula harga bahan bakar minyak (BBM).

Dengan kondisi pertumbuhan kendaraan sangat pesat di Indonesia, dan semakin pesat juga pertumbuhan perusahhan akan mempengaruhi penggunaan dari bahan bakar minyak (BBM ) sendiri. Jika kondisi seperti ini terus berlangsung dan harga Rupiah semakin merosot, harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia akan naik melambung, karena antara produksi minyak dalam negeri sendiri masih relatif sedikit, dan masih mengandalkan import. Padahal Indonesia adalah salah satu Negara yang menghasilkan minyak, infotambang.com Di Indonesia ada 11 titik cadangan minyak yang tersebar seluruh nusantara. Cadangan minyak terbanyak ada di pulau Sumatera dan pulau Jawa. Dan cadangan minyak di Indonesia akan semakin bertambah dengan explorasi yang semakin digencarkan. Explorasi pada bagian timur Indonesia harus di tingkatkan karena di Indonesia bagian timur masih belum terjamah. dengan meningkatkan produksi minyak dalam negeri sendiri, Indonesia bisa menurunkan import minyak dari luar negeri, dan menekan biaya subsidi untuk minyak. Dengan berkuraganya import minyak, bisa membantu menaikan harga dollar terhadap rupiah. Dengan meningkatkan produksi minyak dan gas nasional ikut membantu dalam perekonomian nasional.

DAFTAR PUSTAKA

http://bps.com http://infotambang.com http://id.wikipedia.org http://liputan6.com

Anda mungkin juga menyukai