Anda di halaman 1dari 7

No 1.

Diagnosa Keperawatan Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan yang berhubungan dengan ketidakmampuan men erna dan menggunakan nutrient dengan tepat K!"

Tujuan

Intervensi - Kaji masukan kalori dan pola makan dalam #$ jam

Rasional - 0embantu dalam mengevaluasi pemahaman ibu tentang diet dan atau pentingnya menaati aturan diet. - 0akan sedikit dan sering menghindari hiperglikemia prostprandial dan ketosis puasa) kelaparan - 0ual dan muntah dapat mengakibatkan de1isiensi karbohidrat yang dapat meniumbulkan metabolism lemak dan terjadi ketosis

- Nutrisi ibu akan meningkatkan #$%&' Ib pada masa prenatal

atau yang tepat - Tinjau ulang berat badan sebelum kehamilan - Ibu akan mempertahanka n glukosa darah puasa antara ('%1'' mg)dl satu jam prapartum tidak lebih 1$' mg)dl - *ila terjadi hipoglikemia asimptomatik+ atasi dengan segelas susu sebanyak , odan ulangi tiap 1. menit bila kadar glukosa serum tetap dibawah /' mgdl Kolaborasi - Diskusikan dosis jadwal+ dan tipe insulin pentingnya makan kudapan yang teratur bila menggunakan insulin

- Penggunaan jumlah besar karbohidrat sederhana untuk mengatasi hipoglikemia menyebabkan nilai glukosa darah meningkat epat.

Kombinasi karbohidrat dengan protein mempertahankan normo glikemia lebih lama dan membantu mempertahankan stabilitas glukosa - 2esuaikan diet atau ara pemberian insulin untuk memenuhi kebutuhan individu sepanjang hari. - Pembagian dosis mempertimbangkan kebutuhan maternal dan rasio waktu makan terhadap makanan dan memungkinkan kebebasan dalam penjadwalan makanan. Dosis total setiap hari berdasarkan usia gestasi+ berat badan ibu+ dan kadar - Rujuk pada ahli diet dan koseling pertanyaan mengenai diet yang dianjurkan glukosa serum. - Kebutuhan metaboli prenatal berubah setiap trimester dan penyesuian ditentukan oleh penambahan berat badan dan tes laboratorium. Diet

spesi1ik pada individu diperlukan untuk mempertahankan normoglikemia dan mendapatkan berat - Tentukan hasil !b3l setiap #%$ minggu badan yang diinginkan - 0emberikan keakuratan gambaran rata 4 rata ontrol glukosa serum selama (' hari - Tentukan klasi1ikasi 5hite terhadap diabetes+ jelaskan klasi1ikasi serta makna pada ibu dan pasangan. - 6anin kurang beresiko bila klasi1ikasi 5hite adalah 3+ *+ dan 7 dengan klasi1ikasi D atau diatas akan mengalami masalah ginjal atau - Kaji ontrol diabeti sebelum konsepsi komplikasi lainnya. - 7ontrol ketat sebelum konsepsi membantu resiko mortalitas janin dan - Kaji gerakan janin dan D66 setiap kunjungan sesuai indikasi. 3njurkan untuk men atatnya mulai usia gestasi anomali ongenital - Terjadinya insu1iensi plasenta dan ketosis maternal mungkin se ara negative

1, minggu dan setiap hari mulai minggu ke &$. - Pantau adanya tanda hipertensi dalam kehamilan 89dema+ proteinuria+ dan peningkatan TD:. - *erikan in1ormasi tentang e1ek diabetes yang mungkin pada perrtumbuhan pada perkembangan janin Kolaborasi - Kaji !b3l setiap #%$ minggu sesuai indikasi

akan mempengaruhi gerakan janin dan D66

- *erman1aat untuk mengidenti1ikasi pola pertumbuhan abnormal. - Kira 4 kira 1#%1& dari diabetes menjadi gangguan hipertensi Karena perubahan kardiovaskuler berkenaan dengan diabetes. - Pengetahuan membantu ibu membuat keputusan tentang melaksanakan aturan dan dapat meningkatkan kerja sama - Insiden bayi mal1ormasi se ara ongenital meningkat pada wanita dengan kadar tinggi pada

- Dapatkan kadar serum alpha 1etoprotein 83PT: pada gestasi 1$ sampai 1( minggu.

awal kehamilan - 2iapkan untuk ;2< pada usia kehamilan ,+ 1#+ 1,+ #,+ dan &( 4 &, minggu sesuai indikasi. - ;2< berman1aat dalam memastikan tanggal gestasi dan membantu mengevaluasi intra - =akukan N2T dan >7T)72T dengan tepat. uterine growth retardation 8I;<R: - 0engkaji kesejahteraan janin dan keadekuatan - Perahatikan klasi1ikasi 5hite untuk diabetes+ kaji derajat ontrol diabeti per1usi plasenta - Ibu yang diklasi1ikasikan memiliki diabetes tipe D+9+ atau ? memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi. - Perubahan vas ular - Kaji kondisi ibu terhadap peradarahan vagina dan nyeri tekan abdomen yang dihubungkan dengan diabetes menetapkan ibu pada resiko abrupsio plasenta. - Ibu diabeti enderung - Kaji adanya edema kelebihan retensi airan dan hipertensi karena kehamilan 8!KK: akibat perubahan buruk.

vas ular - !idramnion - Tentukan tinggi 1undus+ periksa adanya edema pada ekstremitas dan dispnea terdajadi dalam (% #.@ ibu diabeti yang hamil. !al ini terjadi kemungkinan berhubungan dengan peningkatan kontribusi janin pada airan amnion Karena hiperglikemia meningkatkan pengeluaran urine janin. - Kaji dan tinjau ulang tanda dan gejala in1eksi saluran kemih 8I2K: Kolaborasi - Pantau kadar glukosa setiap kunjungan - Kaji !b)!t pada setiap kunjungan awal kemudian selama trimester ke # dan pada kehamilan aterm - Instruksikan pemberian insulin sesuai kebutuhan - Dapatkan urinalisis - Kebutuhan insulin selama kehamilan tidak sama jumlahnya - 0endeteksi an aman ketoasidosis - 3nemia mungkin ada pada ibu dengan masalah vas ular. - Deteksi awal I2K dapat men egah pielone1ritis yang memperberat persalinan.

dan kultur urine+ pemberian antibioti sesuai indikasi - Kumpulkan spe imen untuk ekskresi protein total+ ibus+ kreatinin nitrogen+ urea darah+ dan kadar asam urat. - 2iapkan ibu untuk melakukan ;2< pada usia gestasi minggu ke ,+ 1#+ #(+ dan &, kehamilan untuk menentukan ukuran janin dengan menggunakan diameter biparietal+ pajang 1emur+ dan perkiraan berat badan janin.

- 0embantu men egah atau mengatasi pielone1ritis. - Kemungkinan perubahan vas ular dapat merusak 1ungsi ginjal pada ibu dengan diabetes berat - Ibu beresiko tinggi terhadap 7PD dan distosia karena makrosomia