Anda di halaman 1dari 3

Geomorfologi Indonesia : Sumatera

4. Bentuklahan

Sumatra

Pulau Sumatra terletak di bagian barat gugusan kepulauan Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Teluk Benggala, di timur dengan Selat Malaka, di sebelah selatan dengan Selat Sunda, dan di sebelah barat dengan Samudera Hindia. Secara umum, morfologi Pulau Sumatera sangat dipengaruhi oleh adanya Pegunungan Bukit Barisan. Pegunungan Bukit Barisan dengan beberapa puncaknya yang melebihi 3.000 m di atas permukaan laut, merupakan barisan gunung berapi aktif, berjalan sepanjang sisi barat pulau dari ujung utara ke arah selatan; sehingga membuat dataran di sisi barat pulau relatif sempit dengan pantai yang terjal dan dalam ke arah Samudra Hindia dan dataran di sisi timur pulau yang luas dan landai dengan pantai yang landai dan dangkal ke arah Selat Malaka, Selat Bangka dan Laut China Selatan.

Geomorfologi Indonesia : Sumatera

Pegunungan Bukit Barisan mempengaruhi terjadinya berbagai macam proses yang nantinya akan berpengaruh terhadap terbentuknya berbagai macam bentuklahan. Proses- proses tersebut antara lain : 1. Proses fluvial 2. Proses denudasional 3. Proses vulkanisme 1. Proses Fluvial Proses fluvial terjadi akibat adanya proses aliran air baik yang terkonsentrasi yang berupa aliran sungai maupun yang tidak terkonsentrasi berupa limpasan permukaan.Di Pulau Sumatera, proses ini ditunjukkan oleh adanya sejumlah alur sungai. Yaitu; sungai Asahan (Sumatra Utara), sungai Kampar, Siak dan Indragiri (Riau), sungai Batang Hari (Jambi), sungai Musi, Ogan, dan Komering (Sumatra Selatan). Di sepanjang aliran sungai tersebutlah kemungkinan akan terjadi bentuklahan asal proses fluvial. 2. Proses Denudasional Proses denudasional adalah semua proses yang bersumber dari pelapukan , erosi, dan gerak massa batuan yang mengakibatkan terjadinya pengikisan permukaan bumi sehingga akan menjadi bentukan yang lebih rendah dan proses tersebut akan berhenti apabila permukaan bumi telah mencapai level dasar yang sama dengan permukaan sekitarnya. Berdasarkan pengertian tersebut maka bentuklahan asal proses denudasional di Sumatera akan terjadi di bagian barat pulau, yaitu sepanjang Bukit Barisan yang membujur dari utara hingga selatan. 3. Proses Vulkanisme Proses ini terjadi akibat adanya pergerakan magma dari dapur magma menuju permukaan bumi. Di Pulau Sumatera, bentuklahan asal proses vulkanisme akan terjadi pada lingkupan gunungapi sepanjang Bukit Barisan. Misalnya Gunung

Geomorfologi Indonesia : Sumatera

Kerinci yang merupakan gunung berapi tertinggi Pulau Sumatera di Jambi, dan dengan gunung berapi lainnya yang cukup terkenal yaitu Gunung Leuser di Nanggroe Aceh Darussalam dan Gunung Dempo di perbatasan Sumatra Selatan dengan Bengkulu, Gunung Merapi (Sumatra Barat).

Pustaka : Sumatra - Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.htm Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.htm2.htm