Anda di halaman 1dari 9

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

FASILITASI PENYUSUNAN DED TPA KABUPATEN BANTAENG

TAHUN ANGGARAN 2014

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM


SATUAN KERJA PENGEMBANGAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN SULAWESI SELATAN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


SATUAN KERJA PEKERJAAN LOKASI TAHUN ANGGARAN : PENGEMBANGAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN SULAWESI SELATAN : FASILITASI PENYUSUNAN DED TPA KAB. BANTAENG : KOTA BANTAENG KAB. BANTAENG : 2014 (DIPA-APBN)

I.

LATAR BELAKANG Salah satu tujuan Pembangunan Prasarana dan Sarana Dasar Kementerian Pekerjaan Umum adalah untuk mendukung sektor perkotaan dan perdesaan dengan memberikan pelayanan terhadap lingkungannya, baik dari kualitas maupun kuantitas. Oleh karena itu dibutuhkan suatu usaha untuk mengerahkan semaksimal mungkin pembangunan fisik kota yang dapat mencegah terjadinya permasalahan lingkungan, seperti drainase, persampahan, air limbah dan lain-lain. Salah satu dampak dari perkembangan kota adalah adanya peningkatan jumlah volume sampah yang menuntut peningkatan sarana dan prasarana sementara lahan terbatas. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan peningkatan penanganan pengelolaan sampah terutama untuk pengelolaan TPA yang baik dan efisien. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan suatu upaya penanganan persampahan dengan membuat suatu rencana yang lebih terarah, dalam rangka untuk meningkatkan Kinerja TPA Bantaeng. Agar program Penyusunan Perencanaan Teknis tersebut dapat

berjalan/dilaksanakan dengan baik, maka diperlukan adanya suatu perencanaan yang mengacu kepada kriteria-kriteria perencanaan yang telah ditetapkan.

II.

TUJUAN Tujuan pelaksanaan Penyusunan Perencanaan Teknis Peningkatan Kinerja TPA ini adalah untuk membuat Dokumen Fasilitasi Penyusunan DED TPA Kab. Bantaeng sesuai kriteria yang telah ditetapkan, dan merupakan acuan/dasar dalam pelaksanaan fisik.

III.

RUANG LINGKUP KEGIATAN Lingkup kegiatan Penyusunan Perencanaan Teknis Peningkatan Kinerja TPA meliputi : Penyusunan DED Peningkatan Kinerja TPA Pembuatan Note Design/Kriteria Desain Pembuatan Dokumen Tender Pembuatan Spesifikasi Teknis Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Bill Of Quantity (BOQ)

IV.

PENDANAAN KEGIATAN DAN WAKTU PELAKSANAAN

Penugasan Konsultan akan didanai dari DIPA-APBN T.A 2014 sebesar Rp. 350.000.000,- (Tiga ratus lima puluh juta rupiah) melalui Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2014. Konsultan akan bertugas dan menyelesaikan tugasnya dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja.

V.

EXPOSE Sebelum penentuan calon pemenang terlebih dahulu dilakukan expose oleh konsultan untuk mengetahui sejauh mana penguasaan Team

Leader/Tenaga Ahli atas kegiatan yang akan dilaksanakan, Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Sulawesi Selatan memberi kesempatan kepada konsultan sebagai calon penyedia jasa untuk memaparkan/mempresentasikan substansi kegiatan Fasilitasi Penyusunan DED TPA Kab. Bantaeng. Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman

Sulawesi Selatan meyediakan waktu pemaparan/presentasi untuk tiap konsultan minimal 60 menit di kantor Satuan Kerja Pengembangan PLP Sulsel, dan panitia akan memberikan penilaian terhadap hasil

pemaparan/presentasi tiap-tiap konsultan. Expose dilaksanakan oleh konsultan yang ada dalam daftar short list dan dibawahkan langsung oleh Team leader atau salah satu tenaga ahli yang

terdaftar dalam usulan teknis. kegiatan expose ini merupakan bagian dari penilaian panitia.

VI.

PERSONIL KONSULTAN Untuk melaksanakan tugas ini, maka konsultan harus menyediakan tenagatenaga ahli di bidangnya masing-masing sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Tenaga Ahli TEAM LEADER Sarjana Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan S-1,

berpengalaman minimal

9 (sembilan) tahun dalam pengelolaan

Persampahan, bertugas dan bertanggung jawab untuk hal-hal berikut ini : Melakukan pengendalian pelaksanaan dan kualitas pekerjaan secara menyeluruh mencakup aspek teknis, administrasi dan logistik; Membuat rencana, integrasi dan koordinasi pekerjaan kedalam anggota tim konsultan; Merumuskan metodologi strategi penanganan dan pemantapan program kerja; Menyiapkan laporan-laporan yang diperlukan sesuai dengan Kerangka Acuan Tugas/kebutuhan proyek; Melakukan presentasi dan diskusi dengan pihak satuan kerja Pengembangan PLP Sulsel dan instansi terkait; Memastikan bahwa jadwal mobilisasi tenaga konsultan dilakukan tepat waktu; Pengumpulan data lapangan dan survei pendahuluan; Membantu penyiapan memorandum teknis dan kriteria desain; Memastikan bahwa semua perhitungan dan gambar telah dibuat sesuai dengan ketentuan yang berlaku; melakukan koordinasi terhadap seluruh kegiatan, tenaga ahli maupun dengan pihak instansi terkait.

AHLI TEKNIK LINGKUNGAN Sarjana Teknik Penyehatan / Teknik Lingkungan S-1,

berpengalaman minimal 5 (lima) tahun dalam pengelolaan sampah perkotaan, bertugas dan bertanggung jawab untuk hal-hal berikut ini : Melakukan pengumpulan data lapangan untuk sektor

persampahan; Memeriksa kesiapan penyediaan lahan, kesiapan masyarakat dan lokasi proyek di lapangan; Membuat kriteria desain TPA; Mengidentifikasi jenis-jenis sampah yang masuk ke TPA; Membuat perhitungan teknis dan desain untuk sarana dan Prasarana TPA; Memeriksa gambar-gambar desain TPA serta sarana dan Prasarananya; Membuat manual O & P dan Prosedur Operasi Standar (SOP) untuk Tempat Pengolahan Akhir Sampah; Membantu dalam pekerjaan survei topografi dan pengujian tanah; Membatu dalam perhitungan harga satuan; Membatu dalam penyiapan dokumen lelang dan pemaketan kontrak sektor persampahan (TPA).

AHLI TEKNIK SIPIL/STRUKTUR Sarjana Teknik Sipil S-1, berpengalaman minimal 5 tahun dalam infrastruktur Persampahan, bertugas dan bertanggung jawab untuk hal-hal berikut ini : Membuat kriteria desain aspek-aspek struktur bangunan dalam menunjang desain TPA; Membuat perhitungan dan desain teknis TPA untuk struktur bangunan; Memeriksa gambar-gambar desain yang berhubungan dengan prasarana dan sarana TPA; Melakukan konsultasi dan asistensi dengan instansi terkait; Membantu pekerjaan survei topografi dan penyelidikan tanah dan pekerjaan lainnya yang terkait dengan struktur prasarana dan sarana TPA.

AHLI GEODESI Sarjana Teknik Geodesi S-1, berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang Persampahan atau sejenis terutama untuk masalah

pemetaan lahan TPA, bertugas dan bertanggung jawab untuk hal-hal berikut ini : Melakukan pengumpulan data dan survei pendahuluan

khususnya yang berkaitan dengan : peta dasar, peta topografi, foto udara, BM maupun peil banjir; Bertanggung jawab terhadap pekerjaan pengukuran topografi dan pengukuran lokasi tapak lahan TPA; Pembuatan perhitungan teknis dan laporan hasil pengukuran; Memeriksa produk-produk gambar hasil pengukuran yang

dikerjakan oleh operator AutoCad dan pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan pengukuran.

AHLI DOK. TENDER DAN ESTIMASI BIAYA Sarjana Teknik Sipil S-1, berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang Persampahan, bertugas dan bertanggung jawab untuk hal-hal berikut ini :

Melakukan pengumpulan data dan survei lapangan berkaitan dengan pedoman harga satuan pekerjaan pemborongan yang diterbitkan oleh instansi terkait; Mengecek harga pasar mengenai upah dan bahan; Membuat analisis harga satuan pekerjaan berdasarkan metoda yang disepakati dengan Satuan kerja Pengembangan PLP Sulsel terkait untuk sektor Persampahan; Menghitung daftar kuantitas dan harga (cost estimates)

berdasarkan volume pekerjaan dari engineer terkait dengan mempertimbangkan fluktuasi harga pasar; Mengakomodasikan standar dokumen lelang yang berlaku dan sudah disepakati dengan pihak Satuan Kerja Pengembangan PLP Sulsel; Membuat dokumen lelang dan spesifikasi teknis sesuai paket-paket kegiatan yang berkaitan dengan sektor Persampahan (TPA);

Membuat rancangan Memorandum kesepakatan (MoU) kegiatan dan pendanaan di bidang persamapahan.

Tenaga Pendukung

a. 1 (satu) orang Juru Gambar (Drafter) adalah seorang tamatan minimal STM Jurusan Bangunan dengan pengalaman minimal 3 tahun. b. 1 (satu) orang Operator computer adalah seorang tamatan minimal SMA dengan pengalaman minimal 3 tahun.

VII. PELAPORAN DAN DOKUMEN

1. Laporan pendahuluan (Inception Report) Laporan ini akan memberikan review terhadap kerangka acuan tugas (TOR) dan rincian jadwal aktivitas kegiatan yang akan dilaksanakan oleh konsultan. Laporan Pendahuluan ini akan diserahkan 1 (satu) bulan paling lambat setelah menerima SPMK/mobilisasi, sebanyak 2 (dua) eksemplar. Laporan ini berisikan antara lain : Tanggapan atau komentar terhadap TOR Gambaran umum dan permasalahan umum pengelolaan TPA dan persampahan ada serta metodologi perencanaan Detail Desain TPA. Pengaturan dan penjadwalan penugasan tenaga ahli serta tenaga pendukung. Rencana Kerja

2. Laporan Detailed Engineering Design (DED) Pada dasarnya Laporan DED ini merupakan ringkasan dari beberapa aspek disain hingga penyiapan dokumen pelelangan. Adapun laporan DED terdiri atas : Laporan Pengukuran Topografi Buku Ukur (asli) Deskripsi Bench Mark (BM)

Laporan Kriteria Desain Perhitungan Perencanaan Teknis (Note Design) Laporan Mekanika Tanah Manual O & P Rencana Anggaran Biaya Dokumen Pelelangan dan Spesifikasi Teknis Draft Memorandum kesepakatan (MoU) Laporan DED ini akan diserahkan masing-masing sebanyak 2 (dua) eksemplar.

3. Konsep Laporan Akhir (Draft Final Report) Konsep laporan ini harus dibuat dan disampaikan kepada direksi pekerjaan 2 (dua) minggu sebelum masa kontrak habis untuk dibahas bersama dalam forum diskusi. Draft final untuk bahan diskusi dibuat dalam 2 (dua) eksemplar. Konsep Laporan Akhir berisi ringkasan dari keseluruhan kegiatan yang dilaksanakan, baik mencakup studi dan analisis, hasil perencanaan detail, estimasi biaya, rencana

pelaksanaan dan hasil kajian kegiatan yang dilakukan konsultan mengenai Fasilitasi Penyusunan DED TPA Kab. Bantaeng.

4. Laporan Khusus (Special Report) Laporan Khusus ini mencakup tentang ringkasan segala kegiatan hasil rapat dan diskusi serta expose serta kegiatan lain yang bersifat khusus. Laporan ini diserahkan pada akhir kegiatan sebanyak sebanyak 2 (dua) eksemplar.

5. Ringkasan Laporan (Summary Report) Ringkasan Laporan merupakan rangkuman segala kegiatan Fasilitasi Penyusunan DED TPA Kab. Bantaeng. Laporan ini diserahkan sebanyak 2 (dua) eksemplar dan diserahkan pada akhir kegiatan.

6. Laporan Akhir (Final Report) Laporan akhir merupakan hasil perbaikan dari draft laporan akhir dari hasil diskusi dan pembahasan, setelah menerima masukan-masukan dan saran-saran serta kesimpulan yang diambil dan disetujui bersama. Laporan akhir diserahkan sebanyak 5 buku bersama gambar teknis Perencanaan TPA Bantaeng dalam bentuk : Gambar A3 : 5 (lima) set

Pembahasan laporan meliputi Laporan Pendahuluan, laporan DED, Laporan yang sudah berbentuk final serta sudah menampung semua masukan yang timbul pada pembahasan terakhir diserahkan juga dalam bentuk CD sebanyak 1 keping serta di lengkapi dengan dokumentasi pelaksanaan survey di lapangan sebanyak 1 keping (hardcopy dan softcopy).

Makassar,

Nopember 2013

Kepala Satuan Kerja Pengembangan PLP Sulawesi Selatan

IR. H. HASIR TJENNE, M.Si NIP. 19611211 199103 1 005