Anda di halaman 1dari 10

Analisa Kegagalan Produk Velg D99B2 Berbasis Logam Aluminium Paduan A356.

2
Muhammad Fi rullah!"#$ Agus Pramono!2#$ Daniel %&ailendra %alman Al'Farisi!3# %ubhan (urohman!)#
!"#* !2#* !3#*!)#

Jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Jenderal Sudirman Km.3 Cilegon 4243 , !ndonesia muh_fitrullah@yahoo.com Pramono@metal.ui.ac.id subhan.nurohman@gmail.com

AB%+,AK
Sala" satu #roduk yang di"asilkan ole" sala" satu #erusa"aan otomoti$ adala" velg %&&'2 dengan (enis material A3 ).2. *ada saat dilakukan moment life test, velg mengalami keretakan di daera" hub. Keretakan velg di daera" hub da#at menye+a+kan kerugian +aik materi mau#aun non materi. %ari "asil analisa kegagalan yang dilakukan #ada velg %&&'2 di"ara#kan da#at diketa"ui #enye+a+ keretakan serta da#at menanggulangi #ermasala"an keretakan velg %&&'2 di daera" hub. Ta"a#an analisa kerusakan yang dilakukan adala" melakukan #engu(ian non destructive test ,die penentran dan radiogra$i-, u(i kekerasan, #engu(ian kom#osisi kimia, #engamatan metalogra$i dan #engamatan "asil S.M dari material terse+ut. *ada "asil non destructive test terli"at adanya crack di daera" hub, #ada #engu(ian tarik dan #engu(ian kekerasan tidak terda#at #er+edaan yang signi$ikan dengan standar material A3 ).2 yang digunakan. /amun #ada "asil #engamatan metalogra$ii dan S.M terli"at adanya kandungan oksida dan kar+on. Keretakan yang ter(adi #ada velg %&&'2 dise+a+kan karena adanya inklusi se#erti oksida dan kar+on mau#un void se"ingga si$at keta"anan $atigue +erkurang. %engan adanya inklusi terse+ut di dalam material meru#akan a0al kerusakan yang dialami ole" velg %&&'2. Kata kun1i2 3elg, /%T, aluminium, retakan, analisa kegagalan

A'ST4ACT
5ne o$ t"e #rodu1ts #rodu1ed +y one o$ t"e automotive 1om#anies are alloy A3 ).2 %&&'2 0it" t"is ty#e o$ material. At t"e time o$ t"e moment li$e test, t"e 0"eels are develo#ing 1ra1ks in t"e "u+ area. Cra1ks in t"e 0"eel "u+ 1an 1ause t"e loss o$ +ot" material and immaterial. From t"e results o$ $ailure analysis #er$ormed on t"e 0"eel rim %&&'2 e6#e1ted to kno0 t"e 1ause o$ 1ra1ks and 1an over1ome t"e #ro+lems o$ 1ra1ks in t"e 0"eel "u+ %&&'2. Stages o$ analysis o$ t"e damage done is to #er$orm non7 destru1tive testing o$ test ,die #enentran and radiogra#"i1-, "ardness tests, t"e testing o$ 1"emi1al 1om#osition, metallogra#"i1 o+servations and S.M o+servations result $rom t"ese materials. !n non7 destru1tive test results seen a 1ra1k in t"e "u+ area, t"e tensile testing and "ardness testing t"ere 0ere no signi$i1ant di$$eren1es 0it" t"e standard material used A3 ).2. 8o0ever, t"e results o$ S.M o+servation and visi+le #resen1e metalogra$ii o6ide and 1ar+on 1ontent. Cra1k "a##ened on 0"eels %&&'2 due and in1lusions su1" as o6ides o$ 1ar+on and void so t"at t"e nature o$ $atigue resistan1e is redu1ed. 9iven t"e in1lusion in t"e initial material damage su$$ered +y t"e 0"eels %&&'2 . Kata kun1i2 3elg, /%T, aluminium, 1ra1k, $ailure analysis

".

P-(DA./L/A(

'anyak industri otomoti$ yang menggunakan #aduan alumunium silikon se+agai +a"an +aku utama untuk #roses #enge1oran. Sala" satunya adala" velg mo+il. 'erdasarkan +a"an +akunya, velg mo+il ter+agi men(adi dua (enis yaitu velg +a(a dan velg aluminium. *aduan aluminium yang +anyak digunakan #ada velg mo+il adala" aluminium silikon atau sering dise+ut (uga #aduan A3 ).2 . *aduan ini memiliki mam#u alir yang +aik, mam#u las yang +aik, si$at keta"anan korosi yang +aik, memiliki massa (enis yang renda" dan heat treatable. %engan +er+agai keutamaaan terse+ut maka velg dengan #aduan A3 ).2 men(adi #ili"an utama di+er+agai industri otomoti$ se"ingga #ermintaaan velg A3 ).2 semakin meningkat. Velg aluminum A3 ).2 adala" sala" satu (enis velg non ferrous yang tidak mem#unyai fatique limit. Velg aluminium mem#unyai daera" yang dinamakan area kritis atau yang dise+ut (uga dengan critical area dimana area kritis itu adala" daera" ter(adinya konsentrasi tegangan. Area kritis di velg terletak di daera" hub, spoke, dan flensa. Syarat #enentuan velg yang +aik k"ususnya +agi velg aluminium A3 ).2 adala" #ada saat dilakukan moment life test, velg terse+ut tidak mengalami kegagalan #ada : (uta cycle. 8al ini yang ter(adi #ada velg aluminium A.3 ).2 dengan serial %&&'2; #ada saat dilakukan moment life test ternyata velg mengalami keretakan di daera" hub #ada )<<.=== cycle. Kegagalan #ada daera" hub da#at mengaki+atkan kerugian +anyak #i"ak +aik kerugian dari segi materi mau#un dari segi non materi. %ari segi materi +agi #rodusen yaitu kurangnya minat #em+eli velg %&&'2 yang di+uat tidak sesuai dengan #ermintaan #asar, +ertam+a"nya +iaya #roduksi dikarenakan velg yang mengalami keretakan "arus dile+ur kem+ali. %an kerugian materi yang lain +agi konsumen yaitu da#at menam+a" +iaya karena velg akan mengalami kerusakan se+elum men1a#ai umur #akainya. %an kerugian dari segi non materi adala" tim+ulnya kor+an (i0a ketika velg terse+ut mengalami kegagalan saat sedang dio#erasikan. Masala" di atas da#at diminimalisir dengan menggunakan analisa kegagalan atau failure analysis. %engan analisa kegagalan da#at ditemukan #enye+a+ ter(adinya keretakan #ada daera" hub dan kegagalan yang sama tidak terulang kem+ali. 'erdasarkan uraian di atas maka sangatla" #enting dilakukannya #enelitian failure analysis guna meminimalisir dan mengeta"ui #enye+a+ ter(adinya keretakan #ada velg se"ingga da#at dilakukan tindakan untuk #en1ega"annya. 2. M-+0D0L012 P-(-L2+2A( Ta"a# #ertama #ada #enelitian ini adala" dengan *engum#ulan data dan #enyeleksian sam#el retak. Melakukan #engu(ian non destructive dengan metode die penetran dan radiogra$i. Setela" itu dilakukan #engu(ian mekanik meli#uti u(i kekerasan dan u(i tarik dan dilan(utkan dengan #engu(ian kom#osisi. *emeriksaan se1ara makrosko#ik dan analisa dokumentasi $otogra$i. Setela" itu dilakukan metalogra$i dan #engu(ian S.M. Untuk u(i kekerasan dan u(i tarik dilakukan di daera" hub. Untuk #engu(ian Sem dan dan metalogra$i menggunakan sam#el velg yang retak. 'erikut adala" gan+ar diagram alir metode #enelitian

3elg retak

/%T :. Penetran test 2. Radiografi test

U(i kekerasan

*re#arasi sam#el U(i kom#osisi U(i Tarik ,+agian hub-

Fractrography

Metalogra$i

S.M

%ata

literatur

Analisa dan kesim#ulan 1ambar " %iagram alir #enelitian.

3.

.A%2L P-(-L2+2A( DA( P-MBA.A%A(

Setela" velg mengalami keretakan se+elum men1a#ai angka satu (uta cycle, maka untuk memastikan #osisi crack yang ter(adi "arus dilakukan #engu(ian tidak merusak yaitu dengan menggunakan metode die penetrant dan radiogra$i. 'erikut adala" 9am+ar & yang menun(ukan "asil #engu(ian tidak merusak dengan menggunakan metode die penetrant

Crack

1ambar 2 8asil #engu(ian die penetrant Setela" dilakukan #engu(ian tidak merusak dengan mengunakan die penetrant. *engu(ian dilakukan untuk meli"at 1a1at yang nam#ak #ada #ermukaan ,surface . *ada 9am+ar 2 terli"at garis mera" #ada velg, 0arna mera" adala" 1airan #enetrant yang keluar menu(u #ermukaan ,#ermukaan- se"ingga garis mera" terse+ut menun(ukan keretakan #ada velg ter(adi #ada daera" hub.
Setela" dilakukan #engu(ian tidak merusak dengan metode die penetrant maka dilan(utkan dengan menggunakan metode radiogra$i

Crack

1ambar 3 8asil radiogra$i velg %&&'2. %ari "asil radiogra$i #ada 9am+ar := terli"at dengan (elas retak yang ter(adi #ada velg , keretakan ini ter(adi setela" dilakukan moment life test. %a#at dili"at #ula +a"0a keretakan ter(adi di daera" "u+ sala" satu daera" kritis. %aera" kritis adala" daera" yang menerima #em+e+anan yang #aling +esar. Keretakan #ada "asil radiogra$i da#at dili"at #ada garis yang +er0arna #uti".

'erdasarkan #engu(ian kekerasan yang dilakukan #ada material A3 ).2 velg %&&'2 dua titik yang +er+eda #ada daera" "u+, di#erole" "asil #engu(ian se#erti #ada Ta+el 4. +abel " 8asil #engu(ian kekerasan di daera" "u+ (o +i ik .ardness !.B(# " 2 Titik : Titik 2 &3 &3

%ari "asil #engu(ian kekerasan da#at dili"at kekerasan di daera" hub +ernilai &3 8'/. 8al ini menandakan +a"0a kekerasan #ada velg masuk #ada standar yang digunakan di#a+rik teta#i "am#ir mendekati range tertinggi yaitu & . Titik yang diam+il +ukan didaera" retakan ta#i didaera" "u+ yang tidak mengalami keretakan. 8al ini dilakukan karena ditakutkan akan merusak sam#el. 9am+ar :: mem#erli"atkan titik atau daera" #engu(ian kekerasan #ada velg %&&+2. 'erdasarkan "asil #engu(ian yang dilakukan #ada velg %&&'2 material A3 ).2, di#erole" "asil se#erti #ada Ta+le +abel 2 8asil u(i kom#osisi Unsur Standar Sam#le : Sam#le 2 Average &2.> Al &:7&3 &2.>2 &2.<2 > ). 7 ).)&< ). <: Si >. & : ).)4 =.3)= =.342 Mg =.37=.4 : 2 =.3 ::

Fe Cu Ti ?n Mn Sr /a *+ Cr /i Sn S+

ma6 =.2 ma6 =.= =.:7 =.2 ma6 =.: ma6 =.: =.==4 7 =.=2 ma6 =.==2 ma6 =.= ma6 =.= ma6 =.= ma6 =.= ma6 =.= :

=.=&4 =.=== < =.:=< & =.=== > =.==4 =.==& =.==& = =.=== =.==4 ) = =

=.=&& 2 =.=&)) =.=== < =.===< =.:3) =.:224 =.==: ) =.==:: =.==4 =.==43 =.=:: ) =.=:=3 =.==: : =.== = = = =.=== < =.===) =.== = = =.==4< = =

Analisa kimia dilakukan dengan menggunakan metode 5.S ,!ptical "mission #pectrometer . Tu(uan dari #engu(ian kom#osisi kimia adala" untuk mengeta"ui a#aka" kom#osisi material sesuai dengan standar material A3 ).2. %ari "asil #engu(ian kom#osisi kimia dida#at data se#erti #ada Ta+le . *ada Ta+el . terli"at +a"0a semua kom#osisi unsur #ada velg %&&'2 masuk ke dalam standar material A3 ).2, terli"at tidak ada sesuatu yang signi$ikan yang da#at di#erole" dari "asil #engu(ian kom#osisi #ada velg %&&'2, se"ingga unsur tidak mem#engaru"i #enye+a+ ter(adinya keretakan #ada velg %&&'2. 'erdasarkan #engu(ian tarik yang dilakukan #ada material A3 ).2 velg %&&'2 #ada daera" "u+, di#erole" "asil #engu(ian se#erti #ada Ta+el 3. $ensile strength 2)<.<< M#a %per yeild strength 2)<.<< M#a elongasi ::.33

*ada #engu(ian tarik dida#at "asil tensile strength 2)<.<< M*a, @ elongasinya ::.33 dan yield strengt" 2)<.<< M*A. %ari "asil terse+ut tela" sesuai dengan standart yang digunakan, dengan kata lain tidak ada suatu "al yang signi$ikan dari "asil #engu(ian ini. 'erdasarkan "asil #engamatan struktur mikro #ada sam#el a, +, dan 1. 9am+ar 4 "asil #engamatan mikostruktur menggunakan mikrosko# o#tik dengan #er+esaran 4== kali.

1ambar ) struktur mikro sam#el a

1ambar 5 struktur mikro sam#el +

1ambar 6 mikrostruktur sam#el 1

*ada 9am+ar 4, dan ) di duga terda#at inklusi. Alasan ini yang memungkinkan #enye+a+ ter(adinya crack #ada velg %&&'2. untuk le+i" mem#er(elas #enye+a+ dan mem#erkuat alasan maka "arus meli"at #ada "asil S.M. %ari "asil S.M dan .%S maka akan terli"at kesesuaian dengan "asil metalogra$i, dan dari "asil .%S da#at diketa"ui unsur a#a sa(a yang terda#at #ada material terse+ut. 'erdasarkan "asil S.M &#canning "lectron 'icroscopy yang tela" dilakukan #ada velg %&&'2 yang mengalami keretakan, di#erole" gam+ar se+agai +erikut

1ambar 3 "asil S.M

1ambar 4 mi1rovoid #ada velg

%ari "asil S.M dan .%S #ada sam#el retak da#at dili"at +a"0a terda#at kandungan 1ar+on dan oksida. 'anyaknya unsur oksida yang meru#akan inklusi da#at
mengurangi si$at keta"anan fatigue se"ingga velg %&&'2 da#at mengalami kegagalan se+elum service life nya. Kandungan oksida ini dida#at dari atmos$er yang kontak langsung dengan logam 1air. %an kandungan kar+on dida#at dari degradasi re$ra$tory. *ada gam+ar < terli"at (elas ada 1rovoid. Sala" satu #roses yang +er#eran dalam #em+entukan void adala" inklusi. (ika inklusi tidak keras ,soft inclusion-, se#erti mangan

sul$ida, maka inklusi akan menyesuaikan +entuknya #ada spesimen yang mengalami #em+entukan selama de$ormasi #lastis. Jika inklusi keras ,hard inclusion- se#erti kar+ida dan oksida sangat +er#eran atau sangat mem+antu #ada #roses #em+entukan void Akal#ak(ian, :&&)B.

).

K-%2MP/LA(

%ari "asil #enelitian dan analisa yang tela" dilakukan, da#at diam+il +e+era#a kesim#ulan se+agai +erikut2 :. Keretakan yang ter(adi di daera" "u+ dise+a+kan adanya retakan yang +era0al dari sub surface velg yang dimungkinkan retakan terse+ut dise+a+kan karena adanya inklusi ,se#erti oksida dan kar+ida- mau#un void. %engan adanya inklusi terse+ut di dalam velg %&&'2 meru#akan a0al keretakan yang dialami ole" material terse+ut.*roses ter(adinya keretakan yaitu karena adanya inklusi yang menye+a+kan +erkurangnya si$at keta"anan fatigue yang ditandai dengan ter+entuknya void se"ingga

2.

ketika material di+eri +e+an dinamis yang +eru#a cycling stress maka void akan mem+esar dan mengaki+atkan #eram+atan retak. Jenis inklusi yang terda#at #ada velg %&&'2 adala" oksida dan kar+ida. inklusi oksida +erasal dari casting #roses dan inklusi kar+ida +erasal dari re$ra1tori yang larut dengan logam.

DAF+A, P/%+AKA Al7Farisi, %.S.C.A., 2==&, Studi *engaru" *enam+a"an Kalsium Ter"ada# Ketanggu"an #ada 'a(a Kar+on 4enda", Cilegon. Calister, D.%., 2==>, 'aterial #cience and "nengineering, Uta" C"andra, %., 2=:=, Analisa Tegangan 'aut *engun1i 9irt"79ear Kiln, Universitas Andalas, *adang. Kal#ak(ian, S., :&&), 'anufacturing "ngineering and $echnologi, !llnois (nstitute o$ $echnology, llnois. Kurnia0an, F.8, 2==< *engaru" *enam+a"an =.=)>,=.=<:, dan =.:: Dt.@Ti Ter"ada# Karakteristik*aduan AC4' 8asil )o* Pressure +ie ,asting ,C*%C-, %e#ok. Metal 8and+ook, vol ::., :&&2, Failure -nalisis and Prevention, Amei1an S1o1iety $or Metal, Metal *ark, 5"io. Metal 8and+ook, vol :2., :&&2, Fractrografy, Metal *ark, 5"io. Smallman, 4..., :&&:, 'odern Physical 'etallurgy, T"e University o$ 'irming"am. Dul#i, %.J., :&& , %nderstanding .o* ,omponent Fail, Ameri1an So1iety $or Metal, Metal *ark, 5"io.