Anda di halaman 1dari 1

BERITA TERKINI

Asupan Magnesium yang Tinggi Menurunkan Risiko Stroke Iskemik

(95%CI; 0.76-0.97; p(trend) = 0,004) dibandingkan pria dengan asupan magnesium terendah. Hubungan terbalik antara asupan magnesium dengan infark serebral lebih besar pada pria <60 tahun, dengan risiko relatif 0,76; 95%CI 0,64-0,89; dan nilai p untuk interaksi = 0,02. Para peneliti menyimpulkan bahwa asupan magnesium dosis tinggi berhubungan dengan penurunan risiko infark serebral. Hasil penelitian ini perlu diuji lebih lanjut pada penelitian acak tersamar ganda jangka panjang. Para peneliti juga menganjurkan konsumsi makanan mengandung magnesium dosis tinggi seperti sereal, yang dapat mencegah kejadian infark serebral. SIMPULAN Asupan harian magnesium dalam jumlah besar mengurangi risiko stroke iskemik. Hingga kini belum diketahui pasti hubungan antara asupan tinggi magnesium dengan penurunan risiko stroke iskemik, namun diperkirakan karena efek magnesium terhadap kadar kolesterol dan metabolisme glukosa. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji manfaat konsumsi magnesium terhadap risiko kejadian kardiovaskular, serta meneliti mekanisme perlindungan vaskular pada pemberian suplemen magnesium. (YYA)

asil penelitian dr. Susanna C. Larsson dan rekan dari Karolinska Institutet di Stockholm, Swedia, memperlihatkan bahwa asupan harian magnesium dalam jumlah besar mengurangi risiko stroke iskemik primer pada pria perokok. Pria perokok dengan asupan magnesium tertinggi mengalami penurunan risiko infark serebral sebesar 15%, dibandingkan dengan perokok dengan asupan magnesium terendah. Para peneliti menambahkan bahwa dalam penelitian mereka, asupan magnesium tidak berpengaruh terhadap risiko stroke hemoragik. Hingga kini belum diketahui dengan pasti hubungan antara asupan tinggi magnesium dengan penurunan risiko stroke iskemik, namun diperkirakan terjadi karena efek magnesium terhadap kadar kolesterol dan metabolisme glukosa. Hal ini juga yang mungkin menjelaskan mengapa dalam penelitian ini asupan magnesium tidak berpengaruh terhadap risiko stroke hemoragik. Hasil penelitian dr Susanna dkk. dipublikasikan dalam the Archives of Internal Medicine. Hingga kini sudah banyak penelitian yang mempelajari efektitas magnesium terhadap penurunan tekanan darah dan risiko hipertensi. Namun data prospektif yang berhubungan dengan asupan magnesium terhadap risiko stroke tidak konsisten. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek magnesium dosis tinggi terhadap risiko stroke, menggunakan data prospektif dari penelitian the Alpha-Tocopherol, Beta-Carotene Cancer Prevention Study (ATBC). (Penelitian ATBC merupakan penelitian acak, tersamar ganda, kontrol plasebo, prevensi primer, melibatkan 26.566 pasien, waktu follow-up rata-rata adalah 13,6 tahun, untuk mengetahui apakah

penggunaan alpha-tocopherol 50 mg sehari atau beta karoten 20 mg sehari dapat mengurangi kejadian kanker paru pada pasien pria perokok). Dari data penelitian ATBC ini, dr. Susanna dan rekan menganalisis data pasien pria dengan usia 50-69 tahun yang merokok 5 batang rokok sehari, tanpa riwayat stroke dan memiliki data lengkap diet pada garis dasar (baseline). Hasil akhir primer (primary outcome) penelitian adalah kejadian stroke baru selama penelitian berlangsung. Selama penelitian ATBC berlangsung terjadi 2.702 infark serebral, 383 perdarahan intraserebral dan 196 perdarahan subarakhnoid. Setelah penyesuaian faktor-faktor risiko, dr. Susanna dkk. menemukan bahwa pria dengan asupan magnesium tertinggi (sekitar 589 mg sehari) memiliki risiko infark serebral yang lebih rendah dibandingkan dengan pria dengan asupan magnesium rendah (sekitar 373 mg sehari). Risiko relatif multivarian untuk infark serebral bagi pria dengan asupan magnesium tertinggi adalah 0,85

REFERENSI 1. Larsson SC, Virtanen MJ, Mars M, Mnnist S, Pietinen P, Albanes D, et al. Magnesium, Calcium, Potassium, and Sodium Intakes and Risk of Stroke in Male Smokers. Arch Intern Med. 2008; 168(5): 459-65. [cited 2010 April 14]. Available from: http://archinte.ama-assn.org/ cgi/content/abstract/168/5/459 2. Medscape. Low Serum Magnesium Linked to Increased Stroke Risk. [cited 2010 April 15]. Available from: http://cme.medscape.com/ viewarticle/466890 3. Medscape. Magnesium Linked to Lower Ischemic Stroke Risk in Male Smokers. [cited 2010 April 14]. Available from: http://cme.medscape.com/viewarticle/571376

46

| JANUARI - FEBRUARI 2011

Layout CDK Edisi 182 Januari 2011 oDRk.indd 46

12/29/2010 12:43:42 AM

Anda mungkin juga menyukai