Anda di halaman 1dari 1

Dalam penelitian ini dilakukan serangkaian percobaan elektrokoagulasi senyawa organik dalam air, dengan tujuan utama untuk

mempelajari pengaruh tiga variabel elektrokimia, yakni jenis elektroda, potensial, dan pH tarhadap penurunan intensitas warna dan kekeruhan sampel. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, dalam penelitian ini serangkaian percobaan dilakukan dengan tiga jenis elektroda, yakni logam Al, Fe, dan Zn, karena ketiga logam tersebut merupakan logam yang relatif tidak berbahaya sehingga merupakan elektroda yang paling umum digunakan dalam elektrokoagulasi. Untuk mempelajari pengaruh potensial dan pH, percobaan dengan ketiga elektroda di atas dilakukan dengan menggunakan potensial sebesar 8, 10, 12, 16, dan 20 volt, pada tiga pH, yakni 6, 7, dan 8. Seluruh percobaan dilakukan dengan waktu kontak tetap, yakni 90 menit. Hasil percobaan secara umum menunjukkan bahwa jenis elektroda dan potensial yang digunakan mempunyai pengaruh yang jelas. Dari ketiga logam yang digunakan sebagai elektroda, logam Fe merupakan elektroda paling efektif untuk penanganan warna, dengan tingkat penurunan warna yang mampu dicapai bencisar antara 93 hingga 98% dengan menggunakan potensial sebesar 12 volt. Untuk penanganan kekeruhan, basil percobaan menunjukkan Al sebagai elektroda paling efektif dengan tingkat penurunan hingga 87% dengan menggunakan potensial sebesar 12 volt. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa potensial sebesar 12 volt merupakan potensial optimum. Percobaan dengan pH yang berbeda ternyata memberikan hasil yang ,tidak berbeda jauh untuk penanganan wara, sehingga dapat disimpulkan bahwa pH dalam rentang harga 6 hingga 8 mempunyai pengaruh yang praktis sama terhadap proses elektrokoagulasi yang berlangsung. Hasil yang berbeda diperoleh untuk penanganan kekeruhan, dan basil yang diperoleh mengindikasikan bahwa pH optimum untuk maksud di atas adalah 6..