Anda di halaman 1dari 12

Proposal Tugas Akhir EVALUASI PENGGUNAAN ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BIJIH NIKEL TERHADAP

PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI (Studi Kasus : Bukit TLE Tambang Tengah PT. ANTAM (Persero) Tbk. UBPN Sulawesi Tenggara)

RUSTAM D621 08 008

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

Latar Belakang
Kegiatan pemuatan dan pengangkutan material merupakan bagian dari aktivitas produksi. Karena pentingnya kegiatan produksi di dalam industri pertambangan maka perlu diketahui tentang cara mengefektifitaskan waktu kegiatan produksi serta kendala-kendala yang akan terjadi agar hasil produksi yang diharapkan dapat tercapai dan terpenuhi sesuai target yang di rencanakan

Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah adalah kurang efektifnya penggunaan alat muat dan alat angkut dalam kegiatan penambangan yang dilakukan pada PT. Antam (Persero) UBPN Sulawesi Tenggara dan faktor faktor yang dapat mempengaruhi hasil produksi.

Tujuan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan waktu kerja efektif dari alat muat dan angkut dengan cara melakukan penilaian terhadap kemampuan produksi alat muat dan angkut serta sinkronisasi jumlah alat muat dan alat angkut untuk meminimalisir waktu tunggu alat-alat tersebut.

Manfaat
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memaksimalkan kinerja dari kegiatan produksi sehingga tercapai target yang telah direncanakan oleh perusahaan

PERHITUNGAN KINERJA ALAT


Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan dari masa pakai alat yaitu : Phsysical Availability (PA), menunjukkan kesiapan alat untuk beroperasi didalam seluruh waktu kerja yang tersedia. Persamaannya adalah :
Dimana : S = Standby Hours atau jumlah jam suatu alat yang tidak dapat dipergunakan untuk berproduksi padahal alat tersebut tidak rusak dan dalam keadaan siap oprasi, (menit) W = Working Hours atau jumlah jam kerja alat, (menit). R = Repair Hours atau jumlah jam untuk perbaikan, (menit).

PA

W+S x 100% W+R+S

Efisiensi Utilization (EU), menunjukkan berapa persen dari seluruh waktu kerja yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kerja produktif. Digunakan persamaan :
EU = O x100% O + OD + S

Dimana : UT O OD

= Efisiensi Utilization (%) = operating hours (menit) = operating delay (menit)

Use of Availability (UoA), berapa persen waktu yang dipergunakan oleh suatu alat untuk beroperasi pada saat alat tersebut siap digunakan. Persamaannya adalah :
UoA = W W+S x 100%

Di mana : UoA = Use of Availability (%)

Keseimbangan truck dan alat muat

Keseimbangan atau sinkronisasi kerja antara truck dengan alat muat, dapat diukur dengan menggunakan Faktor Keseimbangan atau Match Factor (MF) yang dirumuskan sebagai berikut:

Dimana : nH = jumlah alat angkut nL = jumlah alat muat CtH = waktu edar alat angkut CtL = waktu edar alat muat

MF= 1, jumlah alat seimbang MF< 1, jumlah alat angkut kurang MF> 1, jumlah alat agkut lebih

Metodologi Penelitian
3. 1. Tahapan Persiapan 3.1.2 Studi Literatur 3.1.3 Penyusunan Proposal 3.2. Tahap Pengambilan Data Lapangan 3.2.1 Jenis Data 1. Data Primer 2. Data Skunder 3.3 Tahap Pengolahan dan Analisis Data 3.3.1. Teknik Pengolahan Data 3.3.2. Metode Analisis Data 3.4. Tahap Penyusunan Laporan 3.4.1. Tahap Penulisan Skripsi 3.4.2. Seminar

Diagram Alir Penelitian


EVALUASI PENGGUNAAN ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANG BIJIH NIKEL TERHADAP PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI Kurang Efektifnya Penggunaan Alat Muat dan Alat Angkut

Pengumpulan Data

Data Primer
> Cycle Tme > Ukuuran Bcket >Jumlah isian Bucket > Sweal factor > Fill Factor > Jam Kerja Efektif

Data Sekunder
> SOP kegiatan Produksi > Spesifikasi Alat Mekanis

PENGOLAHAN DATA

Phsysical Availability, PA

Efisiensi Utilization, EU

Use of Availability, UoA

Keserasian Alat Gali/Muat dan Alat Angkut (Mach Factor, MF) Membandingkan Aktual dan Plan

Sesuai Dengan Plan

Tidak

Hasil

Anda mungkin juga menyukai