Anda di halaman 1dari 29

Fisiologis Neonatus

Gituen Miracline Samantha 102010076


1

Dasar Penatalaksanaan Neonatus


Perkembangan untuk memperoleh dan mempertahankan eksistensi fisik secara mandiri Perubahan biologis yang besar transisi dari intrauterine ke ekstrauterine

KARAKTERISTIK BIOLOGIS
Kehamilan matur, sistem fisiologi dan anatomi bayi tingkat perkembangan & fungsi yang memungkin janin memiliki eksistensi terpisah dari ibunya Bayi Baru Lahir (BBL) memiliki kompetensi perilaku dan kesiapan interaksi sosial Masa Neonatal waktu berlangsungnya perubahan fisik dramatis pada bayi baru lahir
3

Penilaian neonatus
Penilaian awal/segera Apgar Interaksi bayi ortu (Skoring gray) Penilaian fisik secara singkat Penilaian transisional Usia gestasi (Ballard Score) Perilaku Bayi lanjutan Pengkajian fisik sistematis
5

Apgar Score
Tujuan :
Perlu tidaknya resusitasi di lakukan Memantau kondisi bayi

Waktu pelaksanaan
Menit pertama & kelima

Nilai Normal

7 10

Apgar Score
Penilaian:
A ppearance (warna kulit)
P ulse (denyut jantung)

G rimace (reaksi rangsangan)


A ctivity (tonus otot) R espiratory (pernafasan)

Appearance Observasi warna kulit terutama ekstermitas Bayi yang berkulit gelap, inspeksi membran mukosa oral dan konjungtiva, bibir, telapak tangan dan telapak kaki 0 : Pucat dan sianosis keseluruhan 1 : Akrosianosis 2 : Seluruh tubuh merah muda

Pulse
Apex beat (Stetoscope) Palpasi area tali pusat 30 dtk 6 dtk

0 : tidak ada denyut jantung 1 : < 100 bpm 2 : > 100 bpm

Grimace
Observasi respon bayi terhadap pengisapan hidung atau sentilan telapak kaki 0 : Tidak ada respon 1 : menyeringai/menangis lemah 2 : Menangis kuat

10

Activity
Observasi fleksi pada ekstremitas dan resistensi untuk eksistensi Ekstensi lengan/tungkai dan observasi rekoil 0 : tidak ada 1 : Beberapa fleksi dan yang lain ekstensi 2 : Gerakan aktif

11

Respiratory
Perhatikan frekuensi, kualitas dan regularitas (30 50 x/mnt) 0 : Tidak bernafas 1 : napas lambat, tidak teratur, lemah atau sesak napas 2 : napas regular, menangis kuat

12

Pertimbangan Khusus
Jika bayi tidak bernapas/denyut jantung > 100 bpm setelah kelahiran Resusitasi Jangan menunggu sampai 1 mnt untuk menilai Apgar score Jika pasien dan orang terdekat tidak mengetahui ttg Apgar score diskusikan bersama mereka selama awal kelahiran Pastikan tim menyediakan alat resusitasi yang dibutuhkan Observasi bayi yang ibunya mendapatkan sedasi sebelum kelahiran
13

INTERAKSI IBU - BAYI Bonding Ikatan Bathin Daya tarik awal/dorongan untuk terjadinya ikatan
batin antara ortu dan bayinya Hubungan yang berawal dari saling memikat diantara orang-orang seperti antara ortu dan anak ketika pertama kali bertemu Langkah awal untuk saling tertarik dan berespon antara ortu dan bayi serta merupakan dasar untuk menciptakan kasih sayang dan menerima bayinya sebagai anggota keluarga
14

Bonding

Prinsip-prinsip: Waktu : Menit/jam pertama kelahiran Optimal pada kala IV Respon spesifik ortu-bayi Ada umpan balik ortu-bayi Awal penentu perkembangan masa depan

15

Bonding
Proses terjadinya bonding merupakan ikatan mutualistik ibu-bayi Signaling behavior Fase perkenalan Perilaku eksekutif Proses klaim

16

Penilaian Bonding
Skoring Gray Standardisasi cara mengevaluasi interaksi orangtua-bayi Observasi cara ibu melihat, apa yang ia katakan, dan apa yang ia lakukan pada periode perinatal Dilakukan segera setelah lahir hingga 2 -3 hari periode postpartum
17

Reaksi Ibu
Bonding diperkuat melalui penggunaan respon sensual, meliputi:
Sentuhan

Kontak mata Suara Aroma

18

Reaksi bayi
Tahap reaktif tingkat I (30 menit)
Mata terbuka fokus pada wajahdan suara ibu Refleks isap kuat
Saat yang tepat untuk memulai proses menyusui

19

Reaksi bayi
Tahap inaktif (2 -4 jam)
Fase tidur Sulit di bangunkan

Tahap reaktif tingkat II (6 jam)


Aktif kembali Keinginan menyusui

20

Penilaian fisik singkat


Eksternal: warna kulit, bercak pengelupasan, patensi hidung, mekonium/amnion pada tali pusat Dada: denyut jantung dan pernapasan, murmur dan ronkhi Abdomen: Bentuk abdomen, jenis pembuluh darah pada tali pusat Neurologis : tonus otot dan reaksi refleks, periksa fontanel Observasi lain: malformasi struktural
21

Penilaian perilaku
Periode I reaktivitas (30 menit) Periode II reaktivitas (2 5 jam) Periode III Stabilitas (12 24 jam)

22

Ballard score
Menilai usia gestasi (20-44 minggu) Ideal : segera setelah lahir (2 8 jam)
< 20 minggu : kurang dari 12 jam < 26 minggu : sampai 96 jam

Terdiri dari:
Kematangan neoromuskular maturitas fisik

23

Kematangan neuromuskular
Posture Square window Arm recoil Popliteal angel Scraf sign Heel to ear

24

Maturitas fisik
Skin Lanugo Plantar surface Breast Eye/ear Genitals

25

Ballard Score

26

27

Kesimpulan
Dari hasil pembahasan diatas bayi didalam skenario lahir dengan berat badan, panjang badan, lingkar kepala, lingkar dada, lingkar perut yang normal. Bayi juga menunjukan refleks spontan menangis aktif, juga frekuensi denyut jantung normal. Anak tersebut dapat dirawat bersama-sama dengan ibunya.

28

29