Anda di halaman 1dari 2

RINGKASAN By:Jatmoko Awali, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya, Agustus 2011, Pengaruh Kecepatan Pada

Proses Metal Inert Gas Welding Terhadap Kualita Hasil Pengelasan Produk Clevis Bracket, Dosen Pembimbing : Winarno Yahdi Atmodjo. Pada pengelasan MIG (Metal Inert Gas) yang ada saat ini, masih ditentukan oleh kualitas operatornya. Pada penelitian ini MIG (Metal Inert Gas) di gabung dengan alat scanner system yang bekerja dengan sensor garis atau line sensor yang memanfaatkan kecepatannya sebagai proses pengelasan. Proses kerja scanner system tersebut berdasarkan pembacaan pola garis sesuai gambar yang direncanakan. Sebagai akibat kegunaan pembacaan pada scanner system pada penilitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hasil pengelasan pada produk clevis bracket. Hasil dari penelitian ini akan menghasilkan kualitas yang lebih baik, menghemat waktu, hasil pengelasan yang homogen dan dapat mengerjakan pengelasan secara otomatis sesuai kebutuhan berdasarkan pola garis. dengan mengoptimalkan nilai variabelnya, yaitu dengan mengoptimalkan kecepatan pengelasan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui hubungan parameter kecepatan gerak pengelasan terhadap kualitas hasil pengelasan dan juga mendapatkan kecepatan pengelasan sesuai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental nyata (true experimental research). Variabel bebas adalah variabel yang besarnya ditentukan sebelum penelitian. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecepatan pada proses pengelasan dengan variasi 180, 360, 540 dan 720 mm/menit. Variabel terikatnya pada penelitian ini adalah indikasi cacat yang terjadi dengan menggunkan metode NDT (Non-destruktif testing), yaitu foto pada daerah las dan radiografi. Sedangkan Variabel terkontrol pada penelitian ini adalah ketebalan pelat, diameter elektroda, arus listrik, kecepatan wire rood, gas pelindung, bentuk sambungan, posisi pengelasan. Dari hasil penelitian dilakukan pengamatan secara visual, terdapat hasil cacat cembung dan cacat tinggi kaki las yang mempengaruhi kualitas hasil pengelasan yang disimpulkan dari Fillet Weld, dari hasil kecepatan pengelasan dengan kecepaan 360 mm/menit dan 540 mm/menit adalah hasil yang paling baik, sedangkan pada 180 mm/menit ditolak karena panjang Fillet Weld melebihi batas ketebalan pelat yang dilas, dan kecepatan pengelasan 720 mm/menit dilakukan perbaikan dengan pengulangan pengelasan pada daerah lasan tersebut hingga panjang Fillet Weld yang dianjurkan. Sedangkan pada cacat manik cembung yang terjadi pada setiap pengulangan kecepatan pengelasan masih diperbolehkan dalam penggunaanya. Dari hasil radiografi ditemukan cacat las jenis porosity dan cluster porosity, peningkatan kecepatan pengelasan menyebabkan peningkatan cacat secara kuantitas. Namun demikian, namun cacatcacat tersebut masih diperbolehkan dalam pengunaanya dan tidak mempengaruhi pengamatan yang dilakukan secara visual.

Kata Kunci : MIG, kualitas hasil pengelasan, kecepatan pengelasan, NDT (Nondestruktif testing)