Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN KASUS 1. IDENTITAS Nama Umur Jenis kelamin Alamat Status Peker!aan A#ama Suku RS "#l Periksa : Ny.

iksa : Ny. Rasinah : 60 tahun : Perempuan : babadan-Indramayu : enikah : Ibu Rumah "an##a : Islam : Sunda : $6 %ebruari &0$' : $( %ebruari &0$'

2. ANAMNESA Keluhan utama )atuk darah Riwayat Penyakit Sekaran Perempuan usia 60 tahun datan# diantar keluar#anya ke Rumah sakit Paru Sida*an#i den#an keluhan batuk disertai darah se!ak + hari sebelum masuk RS. )atuk disertai darah sebanyak ,'-- send.k teh dalam sehari. /arah ber*arna merah #elap0 ber1ampur dahak kental ber*arna hi!au a#ak kekunin#an dan tidak ber1ampur den#an sisa makanan. )atuk dahak ber1ampur darah ini diakui pasien disertai perasaan tidak enak diten##.r.kan. 2adan#-kadan# batuk disertai sesak na3as dan tidak berkuran# saat istirahat. Sesak ter!adi hilan# timbul0 terasa bertambah berat terutama setelah pasien batuk. 2eluhan ini pernah dialami pasien sekitar setahun yan# lalu. 2aluhan batuk darah ber1ampur dahak kunin# kental dan hanya berlan#sun# $4 den#an !umlah sekitar $ send.k teh.Namun pasien tidak melakukan pen#.batan dan hanya men#k.nsumsi .bat-.batan *arun#. Sebelumnya + bulan sebelum masuk RS0 pasien sudah men#alami batukbatuk. )atuk tersebut disertai den#an dahak kental yan# ber*arna kehi!auan.

/ahak terutama keluar di pa#i hari. )atuk dirasakan semakin memberat dan disertai den#an darah se!ak + hari yan# lalu. Selain itu0 pasien !u#a men#eluh demam yan# dirasakan mulai mun1ul bersamaan den#an batuk yan# dirasakan pasien. /emam dirasakan naik turun0 tin##i di malam hari0 tidak disertai men##i#il. 2erin#at din#in pada malam hari disan#kal. Pasien merasa badannya san#at lemah. Pasien men#atakan bah*a pada malam hari dirinya serin# sulit tidur karena terban#un serin# ke kamar mandi untuk buan# air ke1il. Pasien merasa berat badan diakui menurun se!ak $ 5 tahun terakhir. Saat dilakukan pemeriksaan0 pasien sudah tidak men#alami batuk dahak disertai dahak. )atuk yan# ter!adi kini hanya berupa dahak ber*arna kehi!auan. /alam sehari !umlah dahak masih sekitar '-- send.k teh. Pasien sudah tidak merasakan sesak. Pasien !u#a sudah tidak men#eluhkan panas badan yan# ter!adi sebelumnya. 2ini pasien hanya merasakan bah*a pasien tidak bisa tidur pada malam hari dikareakan batuk yan# masih serin# ter!adi dan !u#a pasien serin# )A2 malam hari. pasien !u#a merasakan badannya masih lemas dan kadan#kadan# ba#ian kaki dan tan#an terasa baal.

Riwayat !enyakit "ahulu#


-

Se!ak + bulan lalu pasien didia#n.sis menderita br.nkiektasis di rumah sakit pelabuhan0 lalu pasien diru!uk k.ntr.l di rumah sakit sida*an#i Pasien & tahun yan# lalu pernah men#eluh batuk lama dan kemudian men#.nsumsi .bat ") selama 6 bulan Ri*ayat / 678 namun pasien tidak rutin men#.nsumsi .bat maupun memeriksakan #ula darahnya. Ri*ayat darah tin##i 678 namun pasien tidak rutin men#.nsumsi .bat ri*ayat ke#anasan 6-80 ri*ayat asma 6-8.

Riwayat !en $%atan


-

se!ak batuk-batuk + bulan terakhir pasien melakukan ber.bat ke p.li RS Paru Sida*an#i0 namun pasien tidak in#at .bat yan# diberikan

Riwayat &a%itua'i
-

mer.k.k 6-8 suami dan anak laki-lakinya dirumah mer.k.k678

Riwayat !enyakit keluar a


-

Ri*ayat penyakit den#an keluhan yan# sama dalam keluar#a disan#kal

Riwayat Aler i
-

Pasien tidak memiliki aler#i terhadap makanan0 .bat-.batan atau pun 1ua1a.

(. PEMERIKSAAN )ISIK Kea"aan umum 2eadaan umum 2esadaran "ekanan darah Nadi Perna3asan Suhu )) '- k# ") $'- 1m Kea"aan '!e'i*ik Ke!ala "idak ada kelainan Mata 2.n!un#ti=a anemis 6-9-80 sklera ikterik 6-9-80 &i"un pernapasan 1upin# hidun#6-80 tidak ada de=iasi septum Telin a "idak ada kelainan : tampak sakit sedan# : 1.mp.s mentis : $'09$00 mm:# : ;' kali9menit0 re#uler0 isi 1ukup : &' kali9menit : +6.;0 <

Mulut "idak ada kelainan Leher "idak ada pembesaran 2>)0 kelen!ar tir.id maupun penin#katan J?P. Th$ra+ Paru,!aru I : #erakan dada simetris0 tidak ada yan# tertin##al. Retraksi didndin# dada -9-0 Je!as -9P : nyeri tekan -9-0 =.kal 3remitus simetris kanan @ kiri P : S.n.r seluruh lapan#an paru A: ?esikuler pada seluruh lapan# paru0 *heeAin# 6-9-80 rh.nki 67978 . -antun I : Iktus k.rdis tidak terlihat. P : Iktus k.rdis tidak teraba0 thrill 6-8. P : )atas !antun# dalam batas n.rmal A : )J I dan II re#uler0 #all.p A%"$men I : /atar A: )isin# usus 678 n.rmal P : S.epel0 nyeri tekan 6-80 hepar tidak teraba0 lien tidak teraba0 tur#.r kulit n.rmal. P : "ympani E+tremita' Akral han#at0 edema - - , .. RESUME Anamne'a : 0 <R" B & detik

ASSESSMENT :em.pt.e e1 susp. ") Paru dd )r.nkitis 2r.nik dd PPC2 Susp. / "ipe II tidak "erk.ntr.l :" >rade I Planin "ia n$'e # Pemeriksaan sputum )"A 6SPS8 Pemeriksaan Radi.l.#i Pemeriksaan darah len#kap 6:b0 :t0 "r.mb.sit0 Deuk.sit0 /i33 1.unt8 Pemeriksaan >ula /arah

Plannin tera!i N.nmedikament.sa: "irah barin# enenan#kan pasien dan edukasi 1ara batuk yan# benar dan pastikan pasien tidak takut untuk membatukkan darahnya. Pemantauan hemapt.e /iet edkament.sa: I?%/ Rin#er Aserin# &0 #tt9menit. 2.dein tab +4$0 m# <e3.ta4im i= &4 $# <apt.pril tab &4$&0- m# et3.rmin $4 $ tab

/. PEMERIKSAAN PENUN-AN0
5

&a'il !emerik'aan "arah Pemerik'aan :b :t Deuk.sit "r.mb.sit Fritr.sit S>C" S>P" >/P >ula & !am PP &a'il $$06 #r9dl +&0; =.lE $0.000 9mm+ +$6.000 9 mm+ +.;&0.000 &6 $' &+6 +&(

&a'il Pemerik'aan 1TA a. Se*aktu 6tan##al $'90&9$'8 b. Pa#i 6tan##al $'9$&99$'8 1. Se*aktu 6tan##al $'9$&9$'8 : ne#ati=e : ne#ati=e : ne#ati=e

Pemerik'aan R$nt en Th$ra+ PA

Interpretasi o :ili n.rmal

o <.rakan paru bertambah o "ampak bayan#an r.n##a-r.n###a lusen den#an p.la retikuler disekitarnya pada kedua lapan# paru ten#ah dan ba*ah disertai perber1akan lunak disekelilin#nya 2esan : br.nkiektasis den#an in3eksi sekunder

2. ASSESMENT :em.pt.e e.1 br.nkietaksis eksaserbasi akut / :" 3. Plannin a. Plannin "ia n$'a )r.nk.#ra3i 2ultur #ram resistensi antibi.tik "ampun# dahak &' !am F2> tipe II

%. Plannin tera!i N.nmedikament.sa: "irah barin# enenan#kan pasien dan edukasi 1ara batuk yan# benar dan pastikan pasien tidak takut untuk membatukkan darahnya. Pemantauan hemapt.e 2.mpres dada den#an es untuk menenan#kan pasien :indari aap r.k.k0 asap kendaraan dan bahan iritan :indari pasien den#an in3eksi saluran na3as en#atur =entilasi yan# adekuat

edkament.sa:
7

I?%/ Rin#erDaktat &0 #tt9menit <e3.ta4im in! &4 $ #r >limepirid tab $4 $ Aml.idipin tab $4- m# Ibupr.3en +4$9& tab Asam traheksamat in! +4$ amp ?it 2 2.dein +4$0 m# Ranitidin in! &4$ amp

4. PRO0NOSIS Gu. ad =itam Gu. ad 3un1ti.nam : dubia ad b.nam : dubia ad b.nam

PEM1A&ASAN

Pembahasan status pasien kali ini yaitu Perempuan usia 60 tahun batuk disertai darah se!ak + hari sebelum masuk RS. )atuk disertai darah sebanyak ,'-- send.k makan dalam sehari. /arah ber*arna merah #elap dan ber1ampur dahak kental ber*arna hi!au a#ak kekunin#an. 2adan#-kadan# batuk disertai sesak na3as. Sesak ter!adi hilan timbul0 terasa bertambah berat terutama setelah pasien batuk. batuk darah ini pernah dialami pasien hampir setahun yan# lalu. & bulan sebelum masuk RS0 pasien men#eluh batuk-batuk. )atuk tersebut disertai den#an dahak kental yan# ber*arna kehi!auan. /ahak terutama banyak keluar di pa#i hari dan berbau busuk. Auskultasi pada paru rh.nki 67978 Permasalahan : a. )atuk darah b. )r.nkietaksis

1atuk Darah :em.ptisis ter!adi pada -6-(&E pasien den#an br.nkiektasis. :.m.ptisis mun#kin ter!adi masi3 dan berbahaya bila ter!adi perdarahan pada arteri br.nkial. hem.ptisis biasanya ter!adi pada br.nkiektasis kerin#0 *alaupun an#ka ke!adian dari br.nkiektasis tipe ini !aran# ditemukan. $0& :em.ptysis merupakan #e!ala yan# palin# serin# memba*a penderita untuk meminta pert.l.n#an. Pada umumnya penderita batuk darah telah mempunyai penyakit dasar0 tetapi keluhan yan# berasal keluhan yan# berasal dari penyakit dasar tadi tidak mend.r.n# penderita untuk per#i ber.bat.$ :em.ptysis adalah istilah yan# di#unakan untuk menyatakan batuk darah atau sputum berdarah. Sputum dapat ber1ampur den#an darah atau dapat !u#a seluruh 1airan yan# dikeluarkan dari paru berupa darah. 6Pri1e dan Hils.n0 &0068 Kla'i*ika'i &em$!ty'i' $. )erdasarkan !umlah darah0 Pursel memba#inya seba#ai: /era!at $ : bl..dstreak

/era!at & : $-+0 11 /era!at + : +0-$-0 11 /era!at ' : $-0--00 11 Massive : -00-$000 11 Anak-anak dan rema!a : )r.nkiektasis Sten.sis mitral "uberkul.sis

&. )erdasarkan usia :

Umur &0-'0 th: "uberkul.sis )r.nkiektasis Sten.sis mitral

I '0 th: 2arsin.ma br.nk.#en "uberkul.sis )r.nkiektasis

Dia n$'i' 1atuk Darah /ia#n.sis br.nk.#ra3i8. & /alam anamnesis0 perlu dibedakan antara batuk darah dan muntah darah : p.la batuk darah0 3akt.r resik. batuk darah dan #e!ala lain yan# menyertainya. Pasien !u#a perlu dianamnesis tentan# kemun#kinan ri*ayat kelainan darah0 atau pun dalam terapi antik.a#ulan yan# berhubun#an den#an terapi tr.mb.sit.penia. Pemeriksaan penun!an# yan# dapat dilakukan yaitu pemeriksaan darah0 pemeriksaan dahak0 radi.l.#i0 br.nk.sk.pi0 bakteri.l.#i dan br.nk.sk.pi. Penatalak'anaan hem.pt.e meliputi anamnesis0 pemeriksaan 3isik dan pemeriksaan penun!an# 6pemeriksaan dahak0 radi.l.#i0 br.nk.sk.pi dan

10

"u!uan terapi hem.ptysis yan# sedan# berlan#sun# adalah men#hentikan perdarahan0 men1e#ah aspirasi0 .bstruksi !alan na3as0 dukun#an terhadap 3un#si =ital dan terapi penyakit dasar. 1 a. Nilai re3le4 batuk Jika re3le4 batuk baik : p.sisi duduk9seten#ah dudukJ batukkan darahJ tidak b.leh menahan batuk Re3le4 batuk kuran# baik: enenan#kan penderita dan memberitahukan penderita a#ar !an#an takut untuk membatukkan darahnyaJ p.sisi tidur mirin# kea rah lesi yan# sakit 6asal batuk darah80 sedikit trendelenber# a#ar ba#ian yan# sehat bebas berna3as dan tidak masuk ke yan# sakit karena dapat menyebabkan as3iksia dan su3.kasiJ dipasan# intubasi bila ada tanda-tanda sesak isap bekuan darah melalui F"" b. berikan : diet puasa0 istirahat t.tal in3use Na<l atau RD0 plasma ekspander atau trans3use darah bila perlu bisa ditambahkan .bat sedati=e rin#an antitusi3 kuat 6k.dein8 harus diberikan bila batuk san#at berat den#an perdarahan hanya sedikit untuk men1e#ah ter1etusnya perdarahan baru. Akan tetapi0 pada saat keluar darah yan# banyak antitusi3 tidak diberikan

11

karena akan men#akibatkan ke#a#alan re3le4 pembersihan saluran na3as dari bekuan darah. ekspekt.ran bila batuk berlebihan terutama bila perdarahan telah berhenti. "rans3use darah diberikam den#an tar#et mempertahankan :" di atas +0E 1. Penatalaksanaan bedah0 !ika : a. b. 1. :em.pt.e I 600 119&' !am dan batuk darah tidak berhenti :em.pt.e &-0-600 119&' !am0 :bB$0 #rE dan batuk darah berlan#sun# terus :em.pt.e &-0-600 119&' !am :bI$0#rE0 .bser=asi '; !am perdarahan tidak berhenti "indakan bedah meliputi : a. Reseksi paru : l.bekt.mi0 pneum.nekt.mi b. "erapi k.laps : pneum.perit.neum0 pneum.t.raks arti3i1ial0 t.rak.plasti0 3renik.lisis 1. Dainnya : emb.lisasi arti3i1ial. K$m!lika'i 2.mplikasi dari hem.ptysis berupa : a. Su3.kasi bahaya utama yan# serin# 3atal den#an tersumbatnya trakea atau saluran perna3asan sentral dimana penderita tampak sian.sis0 hal ini biasanya ter!adi pada hem.ptysis massi3. b. Pneum.nia aspirasi karena terhisapnya darah ke ba#ian paru-paru yan# sehat 1. Atelektasis karena tersumbatnya saluran perna3asan sehin##a nba#ian paru-paru k.laps.$ Pr$ n$'i' Pr.#n.sis batuk darah sekunder ter#antun# pada : a. dera!at batuk darah. Pada sin#le hem.ptysis mempunyai pr.#n.sis baik0 sedan# batuk darah yan# massi3 dan ber#umpal-#umpal pr.#n.sisnya !elek.
12

b.

a1am penyakit dasar. Pada <a br.nk.#enik pr.#n.sisnya !elek enurut <r.11.0 pasien den#an batuk darah massi3 6600 ml8 dalam *aktu B !am mempunyai m.rtality rate K$EJ '-$6 !am m.rtality rate &&E dan $6-'; !am m.rtality rate -E. +

1. 2e1epatan dalam penatalaksanaan hem.pt.e masi3.

LAPORAN KASUS &EMOPTOE ET 5AUSA 1RONKIEKTASIS 6 DM TIPE II6 &IPERTENSI

/isusun .leh: Lita Nurhi"ya Pu'!ita 74(17134

Pem%im%in #

13

"r. &. Uun Unae"i8 S!.P

KEPANITRAAN KLINIK SENIOR )AKULTAS KEDOKTERAN UNI9ERSITAS MALA&A:ATI ILMU PEN:AKIT PARU TA&UN 271.

14