Anda di halaman 1dari 4

Aceh

Pakaian tradisional aceh biasa disebut Ulee Balang. Pakaian tersebut biasanya digunakan oleh para raja dan keluarganya.

Pakaian tradisional Sumatera Utara biasa disebut dengan Ulos. Pakaian adat Ulos dianggap oleh masyarakat suku Batak Karo sebagai ajimat yang mempunyai daya magis tertentu.

Pakaian tradisional Sumatera Barat di bagi menjadi 2 yaitu Pakaian Penghulu dan Pakaian Adat Bundo Kanduang yang terdapat di daerah Minangkabau Sumatra Barat. Busana ini dipengaruhi oleh busana Negeri Cina dan sedikit di modern dengan ala Eropa, khususnya bangsa Portugis. Hal ini terlihat dari segi corak dan pemilihan warna yang cenderung berwarna cerah. Umumnya: Merah, kuning, hijau.

Pakaian Adat di Riau biasa disebut dengan Pakaian Tradisional Melayu. Ada 3 macam Pakaian Adat Melayu yang ada di Riau, tergantung dari daerah tersebut. Tiga macam pakaian adat tersebut diantranya yaitu: Siak Riau, Indragiri Riau, dan Bengkalis Riau.

Pakaian tradisional Jambi seperti yang ada di daerah Pulau Sumatera yang lain, juga disebut dengan pakaian Adat Melayu. Pakaian adat melayu Jambi biasanya lebih mewah daripada pakaian yang digunakan sehari-hari karena disulam dengan benang emas dan dihiasi dengan berbagai hiasan untuk kelengkapannya.

Pakaian tradisional masyarakat Sumatera Selatan (Palembang) biasa disebut dengan nama Aaesan Gede. Baju adat ini terinspirasi dari zaman kerajaan Sriwijaya yang dulunya berjaya di daerah Sumatera Selatan. Gemerlap perhiasan dan mahkota dipadukan baju dodot dan kain songket mempertegas keagungan.

Pakaian tradisional Lampung biasanya di dominasi oleh warna putih dengan diselingi motif warna merah dan kuning keemasan sehingga terkesan putih bersih namun tetap terlihat elegan. Pada pakaian tradisional lampung ini menggunakan kain tapis yang merupakan suatu kain yang ditenun secara manual dengan menggunakan tinta mas yang diukir dengan tanda tangan terampil hingga membuat yang memakai pakaian tersebut terlihat lebih dewasa dan berwibawa.

Pakaian adat wanita bengkulu menggunakan baju kurung berlengan panjang, bertabur corak-corak, sulaman emas berbentuk lempengan-lempengan bulat seperti uang logam. Pakaian adat pria terdiri atas jas, sarung, celana panjang, alas kaki yang dilengkapi dengan tutup kelapa dan sebuah keris.

Pakaian pengantin tradisional Bangka Belitung biasa disebut dengan nama Paksian. Pengantin perempuan biasanya memakai baju kurung berwarna merah yang berbahan kain sutra. Kepala mempelai wanita biasanya memakai mahkota yang biasa disebut dengan nama Paksian. Sedangkan pengantin pria menggunakan Sorban atau yang biasa disebut masyarakat Bangka Belitung sebagai Sungkon.

Pakaian tradisional Jakarta biasa disebut dengan nama Pakaian Adat Betawi yang dipengaruhi dari berbagai corak masyarakat Jakarta yang sangat beragam diantaranya dipengaruhi oleh budaya Arab, China, Melayu dan Budaya Barat.

Pada masyarakat jawa timur ini terkenal dengan nama pesaan (khas madura), pakaian ini terkesan sederhana karena hanya berupa kaos bergaris merah putih dan celana longgar, dan untuk wanita biasanya menggunakan kebaya.

Jawa barat memiliki pakaian adat yang berbeda untuk laki-laki dan perempuan. Kain kebaya pada dasarnya digunakan perempuan di semua lapisan, baik rakyat biasa maupun bangsawan. Perbedaannya mungkin hanya pada bahan kebaya yang digunakan serta corak hiasnya.

Masyarakat Baduy masih mengenakan pakaian adatnya dalam kehidupan sehari-hari. Baduy bagian dalam sering mengenakan pakaian adat berwarna putih yang melambangkan kesucian. Sementara Baduy bagian luasering mengenakan pakaian adat berwarna hitam.

Pakaian adat jawa tengah identik dengan penggunaan kain kebaya dengan motif batik, dimana batik yang digunakan merupakan batik tulis yang masih tergolong asli.

D.I Yokyakata Pakaian tradisional masyarakat Yogyakarta terdiri dari seperangkat pakaian tradisional yang memiliki unsur-unsur yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Kelengkapan berbusana tersebut merupakan ciri khusus pemberi identitas bagi pemakainya yang meliputi fungsi dan perannya. Oleh karena itu, cara berpakaian biasanya sudah dibakukan secara adat, kapan dikenakan, dimana dikenakan, dan siapa yang mengenakan.

Kalbar Pakaian ini adlaah pakaian yang digunakan sudah sejak dulu oleh masyarakat Kalimantan Barat. Pakaian adat kalimantan barat berbahan kulit kayu yang diproses menjadi kain kulit kayu, yang digunakan sebagai bahan pakaian adat kalimantan barat adalah kulit kayu kapuo atau ampuro, kulit kayu tersebut dipukul termasuk dipukul di dalam air menggunakan pemukul yang berbentuk bulat. Kemampuan mengolah kulit kayu menjadi kain oleh masyarakat merupakan kemampuan yang secara turun temurun diturunkan oleh nenek moyang.

Kalimantan selatan Ada beberapa pakian adat Suku Banjar yang berasal dari provinsi Kalimantan Selatan. Antara lain Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut.

Kalimantan tengah Pengantin pria Kalimantan Tengah memakai celana panjang sampai lutut, selempit perak atau tal pinggang dan tutup kepala. Perhiasan yang dipakai adalah inuk atau kalung panjang, cekoang atau kalung pendek dan kalung yang terbuat dari gigi binatang. Pengantin wanita memakai kain berupa rok pendek, rompi, ikat kepala dengan hiasan bulu enggang, kalung dan subang.

Kalimantan timur Orang kaltim biasanya mengenakan pakaian khas bergantung fungsi dan penggunaan. Pakaian yang digunakan untuk bepergian berbeda dengan pakaian sehari-hari. Apalagi pakaian untuk acara dan

upacara-upacara tertentu. Begitu pula pakaian yang dikenakan untuk menaripun juga berbeda dengan pakaian lainnya. Pakaian adat yang dimiliki masyarakat Kaltim biasa dikenakan pada saat upacara, perkawinan, tarian, dan sebagainya.

Kalimantan utara Provinsi kalimantan utara dapat dikatakan sebagai rovinsi yang paling muda dalam sejarah berdirinya negara Indonesia. Provinsi ini juga sekaligus provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Awalnya provinsi ini termasuk kedalam provinsi Kalimantan Timur sehingga untuk suku bangsa dan kebudayaannya pun mirip dengan Kalimantan Timur.

Pakaian daerah bali sesungguhnya sangat bervariasi, meskipun secara selintas kelihatannya sama. Masing-masing daerah di Bali mempunyai ciri khas simbolik dan ornamen, berdasarkan kegiatan/upacara, jenis kelamin dan umur penggunannya. Status sosial dan ekonomi seseorang dapat diketahui berdasarkan corak busana dan ornamen perhiasan yang dipakai.

Maluku Baju cele bermotif garis-garis geometris atau berkotak-kotak kecil. Biasanya baju Cele dikombinasikan dengan kain sarung yang warnanya tidak terlalu jauh berbeda, yang penting harus seimbang dan serasi. Baju Cele dipakai dalam upacara-upacara adat.

Maluku Utara Pakaian Manteren Lamo (Sultan) yang terdiri atas celana panjang hitam dengan bis merah memanjang dari atas ke bawah. Baju berbentuk jas tertutup dengan kancing besar terbuat dari perak berjumlah sembilan. Sementara itu leher jas, ujung tangan, dan saku jas yang terletak di bagian luar berwarna merah.

NTT Tilangga merupakan aksesoris dari pakaian tradisional untuk pria Rote. Untuk wanita biasanya mengenakan baju kebaya pendek dan bagian bawahnya mengenakan kain tenun.

NTB Pakaian adat provinsi NTB ini adalah pakaian aAdat Lombok, dimana pada pria seperti memakai songket dan memakai jas serta kain sarung, sedangkan pada wanita menggunakan semacam baju transparan dengan hiasan aksesoris seperti mahkota di kepala.

Sulawesi utara

Pada pakaian adat sulawesi utara, untuk pria biasanya terletak pada motif hiasan di dada dan penutup kepala mereka, sedangkan untuk wanita biasanya terletak pada hiasan di kepala serta gelang yang dipakai.

Sulawesi Tenggaraa Pakaian adat provinsi sulawesi tenggara adalah pakian adat suku Tolaki yang mendominasi dengan warna hitam.

Sulawesi Tengah Baju Nggembe adalah busana yang dipakai oleh remaja putri untuk upacara adat atau pesta. Baju Nggembe berbentuk segi empat, berkera bulat berlengan selebar kain, panjang blus sampai pinggang dan berbentuk longgar.

Sulawesi Selatan Baju Bodo adalah pakaian tradisional perempuan Bugis, Sulawesi. Baju bodo berbentuk segi empat, biasanya berlengan pendek yaitu setengah atas bagian siku lengan. Baju bodo juga dikenali sebagai salah satu baju tertua di dunia.

Sulawesi Barat Lipa Saqbe mandar (Sarung Sutra Mandar) sepintas memiliki persamaan dengan kain sutra daerah lain, tapi di setiap jenis dan nama Lipa Saqbe mandar memiliki ciri khas khusus yakni dari segi corak dan cara pembuatannya, yang membuatnya terkenal ke daerah sekitar.

Gorontalo Aju adat gorontalo disebut Biliu (pakaian pengantin putri) dan Mukuta (pakaian pengantin putra). Pakaian adat Gorontalo umumnya mempunyai tiga warna dan memiliki arti tertentu yaitu warna ungu, warna kuning keemasan, dan warna hijau.

Papua Pakaian adat ewer adalah pakaian adat pria dan wanita di papua hampir sama bentuknya. Mereka memakai baju dan penutup badan bagian bawah dengan model yang sama. Mereka juga sama-sama memakai hiasan kepala berupa burung cendrawasih, gelang, kalung, dan ikat pinggang dari manikmanik serta rumbai-rumbai pada pergelangan kaki. Dengan tombak dan panah menambah kesan adat papua untuk mempelai laki-laki.

Anda mungkin juga menyukai