Anda di halaman 1dari 19

NEUROGERIATRI

Dr. Tony Setiabudhi, Sp.KJ, Ph.D

Neurogeriatri adalah sekelompok penyakit saraf yang terdapat pada lanjut usia.
Adapun penyakit-penyakit yang termasuk dalam neurogeriatri adalah: Stroke Nyeri pada usia lanjut Vertigo Sindrom Parkinson Demensia

STROKE

Stroke adalah gangguan mendadak suplai darah ke otak. Kebanyakan stroke disebabkan oleh blok yang tiba-tiba aliran darah arteri ke otak. Penyebab lainnya adalah perdarahan ke dalam jaringan otak saat pembuluh darah otak pecah.

VERTIGO

Vertigo ialah ilusi bergerak. Penderita merasakan atau melihat lingkungannya bergerak atau penderita merasakan dirinya bergerak.Vertigo digolongkan sebagai salah satu bentuk gangguan keseimbangan atau gangguan orientasi di ruangan.

Pemeriksaan penunjang:
1. 2. 3. 4. Tes Romberg yang dipertajam Tes melangkah di tempat Salah tunjuk (past pointing) Manuver Nylen-Barany atau manuver Hallpike

BENIGNA POSITIONAL VERTIGO (BPV)

Vertigo posisional adalah vertigo yang timbul bila kepala mengambil posisi atau sikap tertentu. BVP merupakan kelainan perifer yang paling sering dijumpai pada usia dekade 5 dan 6, serta wanita agak lebih sering daripada pria. BPV adalah suatu gangguan vestibular perifer yang menyebabkan serangan vertigo yang berlangsung singkat, biasanya kurang dari satu menit. Serangan sering terjadi di waktu pagi hari bila bangun dari tempat tidur.

Terapi Antivertigo:
1.

Antihistamin
Beberapa antihistamin memiliki sifat antikolinergik. Diduga sifat antikolinergik inilah yang berhubungan dengan sifat antivertigonya.

Terapi Antivertigo:
2. Betahistine Betahistine mesylate (Merislon ), Betahistine di HCl (Betaserc). Senyawa betahistine (suatu analog histamin), yang dapat meningkatkan sirkulasi di telinga dalam, dapat diberikan untuk mengatasi gejala vertigo.
3. Dimenhydrinate(dramamine ) Efek sampingnya adalah sedasi.

SINDROM PARKINSON

Parkinson atau lebih tepat bila disebut sebagai sindrom Parkinson mencakup berbagai kondisi dengan beragam etiologi dengan gejala klinis yang serupa atau hampir serupa diagnosis klinis Parkinson dapat ditegakkan bila dijumpai sekurang-kurangnya 2 dari 4 gejala berikut, yaitu : tremor, rigiditas, bradikinesia, dan instabilitas postural.

SINDROM PARKINSON

Penyakit Parkinson merupakan penyakit neurologis yang mengenai sekitar 1% dari kelompok usia di atas 50 tahun dan sekitar 2% dari mereka yang berusia lebih dari 70 tahun

DEMENSIA

Sindrom demensia dapat didefinisikan sebagai deteriorasi atau kemunduran kapasitas intelektual. Sindrom ini ditandai oleh gangguan kognitif, emosional, dan psikomotor. DSM IV (1994) mendefinisikan demensia sebagai sindrom (diakibatkan oleh banyak kelainan, penyakit) ditandai oleh gangguan tingkat intelektual yang sebelumnya lebih tinggi.

DEMENSIA

Gangguan mencakup memori dan bidang kognitif lainnya (termasuk berbahasa, orientasi, kemampuan konstruksional, berpikir abstrak, kemampuan memecahkan persoalan dan praktis) dan harus cukup berat sehingga menganggu kemampuan okupasional atau sosial atau keduanya. Perubahan kepribadian dan afek sering dijumpai.

KESIMPULAN

Stroke adalah manifestasi klinis gangguan serebrovaskuler dan salah satu penyebab kematian dan kecacatan neurologis yang utama di Indonesia. Stroke merupakan kegawatdaruratan medis yang harus ditangani secara cepat, tepat dan cermat.

KESIMPULAN

Vertigo digolongkan sebagai salah satu bentuk gangguan keseimbangan atau gangguan orientasi di ruangan. Vertigo dijumpai pada gangguan vestibular, baik yang di perifer maupun yang sentral.

Vertigo dapat disebabkan oleh kelainan sentral (batang otak, serebelum) dan perifer (telinga dalam, saraf vestibular). Vertigo sentral dapat dibedakan dari yang perifer melalui beberapa gejala.

Vertigo posisional adalah vertigo yang timbul bila kepala mengambil posisi atau sikap tertentu. BVP merupakan kelainan perifer yang paling sering dijumpai pada usia dekade 5 dan 6, serta wanita agak lebih sering daripada pria.

Sindrom Parkinson adalah sindrom motorik yang terdiri dari beberapa gejala yaitu bradikinesia, tremor, rigiditas muskular dan instabilitas postural. Diagnosis klinis Parkinson dapat ditegakkan bila dijumpai sekurang-kurangnya 2 dari 4 gejala tersebut. Penyebab Parkinson masih belum diketahui, namun para ahli menghubungkan dengan kondisi kekurangan dopamin pada otak.

Demensia atau pikun adalah gejala lanjut usia yang amat ditakuti. Demensia adalah kumpulan sejumlah gangguan intelektual. Orang demensia tidak dapat memelihara dirinya sendiri, tidak mandiri, tidak mengenal lagi lingkungannya.

Terima Kasih