Anda di halaman 1dari 17

24 Maret 2014

Praktikum Instrumentasi Geofisika


Pengukuran Percepatan Gravitasi

Universitas Gadjah Mada


GEOFISIKA

Pengukuran Percepatan Gravitasi


Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang Percepatan gravitasi merupakan sebuah besaran dengan penggunaan yang luas di bidang sains, terutama fisika dan geofisika. Besaran percepatan ini tidak tetap nilainya, tergantung di wilayah mana (dalam ruang) kita mengukurnya. Pengukuran percepatan gravitasi ini pada umumnya mengacu ke Hukum Newton I, II dan III.

B. Tujuan 1. Metode Benda Jatuh Bebas a. Mengukur langsung percepatan gravitasi (mutlak) dengan menggunakan benda jatuh bebas dari beberapa ketinggian yang berbeda. b. Mengamati grafik hubungan ketinggian (h) terhadap waktu jatuh bebas (t) dan mencari rumus pendekatan (formula) untuk percepatan gravitasi dari hubungan tersebut. 2. Metode Ayunan Bandul a. Mengukur langsung percepatan gravitasi (mutlak) dengan metode ayunan bandul menggunaka beberapa panjang tali yang berbeda (memvariasikan panjang tali) b. Mengamati grafik hubungan panjang tali (l) terhadap periode ayunan (T) dan mencari rumus pendekatan (formula) untuk percepatan gravitasi dari hubungan tersebut.

Bab II Dasar Teori


Dasar Teori 1. Metode Benda Jatuh Bebas Gerak jatuh bebas atau GJB adalah salah satu bentuk gerak lurus dalam satu dimensi yang hanya di pengaruhi oleh adanya gaya gravitasi. Variasi dari gerak ini adalah gerak jatuh dipercepat dan gerak peluru. Secara umum gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi memiliki bentuk: 1 = 0 + 0 + 2 2

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

Dimana arti-arti dari satuannya dalam SI adalah: t= waktu (s) y= posisi pada saat t (m) y0= posisi awal (m) v0= kecepatan awal (m/s) g= percepatan gravitasi (m/s2) akan tetapi khusus untuk GJB diperlukan syarat tambahan yaitu: 0 = 0 sehingga rumusan diatas menjadi 1 = 0 + 2 2 2. Metode Ayunan Bandul Periode adalah selang waktu yang diperlukan suatu benda untuk melakukan satu getaran lengkap. Getaran adalah gerakan bolak-balik yang ada disekitar titik keseimbangan dimana kuat lemahnya dipengaruhi besar kecilnya energi yang diberikan. Satu getaran frekuensi adalah satu kali getaran bolak-balik penuh. Satu getaran lengkap adalah gerakan dari a-b-c-b-a, sesuai pada gambar.

Periode ayunan bandul adalah: 2

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

L= panjang tali (m) g= percepatan gravitasi (m/s2) Untuk menentukan g kita turunkan dari rumus diatas: 2 = 4 2 ( ) = 4 2 ( ) 2

= 4 2 tan ; tan = 2 Periode juga dapat dicari dengan 1 dibagi dengan frekuensi. Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi dalam kurun waktu satu detik. Rumus frekuensi adalah jumlah getaran dibagi jumlah detik waktu. Frekuensi memiliki satuan hertz atau Hz.

Bab III Metode Eksperimen


A. Alat dan Bahan 1. Metode Benda Jatuh Bebas Statif Bola besi Magnetic holder Sensor infra merah Timer 2. Metode Ayunan Bandul Statif Bola besi Tali Sensor infra merah Timer Skema Percobaan 1. Metode Benda Jatuh Bebas

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

2. Metode Ayunan Bandul

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

Tata Laksana 1. Metode Benda Jatuh Bebas a. Hidupkan sistem, tekan tombol reset, sehingga angka pada timer menunjuk nol b. Pasang bola besi pada magnetis holder c. Tekan tombol start, bola akan jatuh dan timer mulai menghitung waktu d. Setelah sensor IR mendeteksi bola besi, timer berhenti mengh itung e. Baca waktu yang dicatat timer, dalam milidetik f. Catat ketinggian (h) dan hitung gravitasi (g) g. Lakukan untuk beberapa ketinggian (h) yang lain, buatlah grafik hubungan antara ketinggian (h) dan waktu (t) h. Dari grafik yang didapatkan pada langkah ke tujuh, cari rumus pendekatan untuk mencari nilai percepatan gravitasi (g) berdasarkan grafik tersebut. Bisa dilakukan dengan bantuan program Ms. Excel 2. Metode Ayunan Bandul a. Hidupkan sistem, ayunkan bola besi sehingga lampu penunjuk pada timer akan berkedip bila bola melewati titik kesetimbangan b. Tekan tombol reset, pengukur waktu akan dalam kondisi siap menghitung periode ayunan. Jika tombol reset diteka lagi timer akan menghitung lagi periode ayunan c. Panjang tali (l) diubah, lakukan hal yang sama pada langkah 2 d. Dibuat grafik hubungan panjang tali (l) dan periode ayunan (T) e. Dari grafik yang didapatkan pada langkah ke empat, cari rumus pendekatan untuk mencari nilai percepatan gravitasi (g) berdasarkan grafik tersebut. Bisa dilakukan dengan bantuan program Ms. Excel

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

Bab IV Data dan Analisa Data


Data 1. Metode Benda Jatuh Bebas No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Ketinggian (m) 0.10 0.13 0.16 0.19 0.22 0.25 0.28 0.31 0.34 0.37 0.40 0.43 0.46 0.49 0.52 0.55 0.58 0.61 0.64 0.67 T1 (s) 0.130 0.150 0.170 0.188 0.203 0.220 0.233 0.246 0.258 0.270 0.281 0.292 0.302 0.313 0.323 0.333 0.342 0.353 0.360 0.370 T2 (s) 0.128 0.150 0.169 0.188 0.204 0.219 0.234 0.245 0.258 0.270 0.281 0.293 0.303 0.314 0.323 0.333 0.342 0.352 0.361 0.370 T3 (s) 0.129 0.150 0.169 0.189 0.204 0.219 0.233 0.245 0.257 0.270 0.281 0.292 0.303 0.313 0.323 0.334 0.342 0.351 0.360 0.369 T_avg (s) 0.12900 0.15000 0.16933 0.18833 0.20367 0.21933 0.23333 0.24533 0.25733 0.27000 0.28100 0.29233 0.30267 0.31333 0.32300 0.33333 0.34200 0.35200 0.36033 0.36967 T_avg^2 (s2) 0.01664 0.02250 0.02867 0.03546 0.04148 0.04811 0.05444 0.06019 0.06639 0.07290 0.07896 0.08546 0.09161 0.09818 0.10432 0.11111 0.11696 0.12390 0.12984 0.13665

2. Metode Ayunan Bandul No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Panjang Tali (m) 0.835 0.805 0.775 0.745 0.715 0.685 0.655 0.625 0.595 0.565 0.535 T1 (s) 1.833 1.791 1.756 1.719 1.689 1.651 1.615 1.575 1.533 1.494 1.454 T2 (s) 1.824 1.800 1.756 1.721 1.690 1.648 1.612 1.574 1.535 1.493 1.450 T3 (s) 1.816 1.793 1.757 1.724 1.684 1.650 1.611 1.575 1.533 1.493 1.451 T_avg (s) 1.8243 1.7947 1.7563 1.7213 1.6877 1.6497 1.6127 1.5747 1.5337 1.4933 1.4517 T_avg^2 (s2) 3.3282 3.2208 3.0847 2.9629 2.8482 2.7214 2.6007 2.4796 2. 3521 2. 2300 2. 1073

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

12 13 14 15 16 17 18 19 20

0.505 0.475 0.445 0.415 0.385 0.355 0.325 0.295 0.265

1.409 1.368 1.322 1.278 1.230 1.177 1.126 1.071 1.012

1.410 1.370 1.324 1.275 1.229 1.178 1.125 1.070 1.014

1.411 1.369 1.323 1.278 1.229 1.176 1.126 1.070 1.013

1.4100 1.3690 1.3230 1.2770 1.2293 1.1770 1.1257 1.0703 1.0130

1. 9881 1. 8742 1. 7503 1. 6307 1. 5112 1. 3853 1. 2671 1. 1456 1. 0262

Analisa Data 1. Metode Benda Jatuh Bebas

1 = 2 2 2 =

m x
2 2

= =

= =

2 2 2

2. Metode Ayunan Bandul

= 2

2 = 4 2

2 =

42

m x

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

4 2 = =
42

42 2

Analisa Ralat

() 2 ( )
1 2 2

Sy =

2 .( )2 2. . . +.( )2 2 ( )
2

m = Sy

2
2 ( )

Konversi dari m/s2 ke m Gal adalah: 1 [ ] = 1.01971621297793103 [] 1 [ ] = 0.00101971621297793 akselerasi gravitasi [G] 1 = 1.019105 2

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

Bab V Perhitungan dan Pembahasan


Perhitungan 1. Metode Benda Jatuh Bebas No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 x (h) 0.10 0.13 0.16 0.19 0.22 0.25 0.28 0.31 0.34 0.37 0.40 0.43 0.46 0.49 0.52 0.55 0.58 0.61 0.64 0.67 7.70 59.29 y (T2) 0.01664 0.02250 0.02867 0.03546 0.04148 0.04811 0.05444 0.06019 0.06639 0.07290 0.07896 0.08546 0.09161 0.09818 0.10432 0.11111 0.11696 0.12390 0.12984 0.13665 1.52380 2.32197 x2 0.0100 0.0169 0.0256 0.0361 0.0484 0.0625 0.0784 0.0961 0.1156 0.1369 0.1600 0.1849 0.2116 0.2401 0.2704 0.3025 0.3364 0.3721 0.4096 0.4489 3.563 12.695 y2 0.000277 0.000506 0.000822 0.001258 0.001720 0.002314 0.002964 0.003622 0.004408 0.005314 0.006235 0.007303 0.008391 0.009639 0.010884 0.012345 0.013681 0.015352 0.016858 0.018674 0.142 0.021 xy 0.001664 0.002925 0.004588 0.006739 0.009125 0.012026 0.015244 0.018658 0.022573 0.026973 0.031584 0.036747 0.042139 0.048107 0.054251 0.061111 0.067839 0.075581 0.083097 0.091558 0.71253 0.50770

= =

() 2 ( )
2

20(0.71253) (7.70)(1.52380) 20(59.29) (59.29)

=0.2234

Sy =

1 2

2 .( )2 2. . . +.( )2 2 ( )
2

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

(59.29)(2.32197) 2(7.70)(1.52380)(0.71253) + 20(0.50770) 1 [2.32197 ] 20 2 20(59.29) (59.29)

=0.11

m = Sy

2 2 ( ) 20 20(59.29)(59.29)

= 0.11

m = 0.0146

= = =

2 2 2 0.2234 2 2

= =

2 8.952

0.0146

= 8.95

= 0.54

= (8.95 0.54 ) 2 = (8.77 0.58 )105

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

Grafik Waktu (s2) vs Ketinggian (m)


0,16 0,14 0,12

Waktu (s2)

0,1 0,08 0,06 0,04 0,02 0 0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8

y = 0,2103x - 0,0048 R = 0,9999

Ketinggian (m)

Nilai percepatan gravitasi juga dapat dicari dengan menggunakan persamaan yang terdapat pada grafik. Sehingga diperoleh percepatan gravitasi dari grafik, yaitu:
2 2 0.2103

= =

= 9.51 2 = 9.32105

2. Metode Ayunan Bandul No 1 2 3 4 5 6 7 8 x (l) 0.835 0.805 0.775 0.745 0.715 0.685 0.655 0.625 y (T2) 3.3282 3.2208 3.0847 2.9629 2.8482 2.7214 2.6007 2.4796 x2 0.697225 0. 648025 0. 600625 0. 555025 0. 511225 0. 469225 0. 429025 0. 390625 y2 11.07686273 10.37373587 9.515415905 8.779300522 8.112350206 7.406018565 6.763608126 6.148292732 xy 2,779040413 2.5927669 2.39064775 2.20742639 2.03647643 1.86415908 1.70345442 1.54973444

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

0.595 0.565 0.535 0.505 0.475 0.445 0.415 0.385 0.355 0.325 0.295 0.265 11 121

2. 3521 2. 2300 2. 1073 1. 9881 1. 8742 1. 7503 1. 6307 1. 5112 1. 3853 1. 2671 1. 1456 1. 0262 43.5149 1893.55

0.354025 0. 319225 0. 286225 0. 255025 0. 225625 0. 198025 0. 172225 0. 148225 0. 126025 0. 105625 0. 087025 0. 070225 6.68 44.62

5.53253174 4.973098224 4.440865485 3.95254161 3.512479454 3.063651608 2.659277071 2.283908131 1.919136438 1.605606892 1.312430164 1.053022817 104.47 10913.98

1.3995194 1.25997511 1.25997511 1.0039905 0.89022648 0.77889641 0.67675254 0.58183527 0.4917918 0.41181577 0.33795597 0.27193479 26.35 694.32

= =

() 2 ( )
2

20(26.35) (11)(43.5149) 20(121) (121)

=4.2049

Sy2 =

1 2

[ 2

2 .( )2 2. . . +.( )2 2 ( )
2

(121)(1893.55) 2(11)(43.5149)(26.35) + 20(694.32) 1 [1893.55 ] 20 2 20(121) (121)

=0.23

m = Sy

2
2 ( )

= 0.23

20 20(121)(121)

m = 0.0214

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

4 2 = = =
42 4(3.14)2 4.2049

= =

42 2

0.0214

4(3.14)2 4.20492

= 9.37

= 0.048

= (9.37 0.05 ) 2 = (9.19 0.47 )105

Grafik Waktu (s2) vs Panjang Tali (m)


3,5 3

Waktu (s2)

2,5 2 1,5 1 0,5 0,2 0,3 0,4 0,5 0,6 0,7 0,8 0,9

y = 4,0478x - 0,0505 R = 1

Panjang Tali (m)

Nilai percepatan gravitasi juga dapat dicari dengan menggunakan persamaan yang terdapat pada grafik. Sehingga diperoleh percepatan gravitasi dari grafik, yaitu:

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

= =

42 4(3.14)2 4.0478

= 9.74 2 = 9.55105
Pembahasan Dalam praktikum mengukur percepatan gravitasi ini dilakukan dengan menggunakan dua metode, yaitu metode benda jatuh bebas dan metode ayunan bandul. Metode benda jatuh bebas dilakukan dengan melakukan variasi pada katinggian tehadap waktu jatuh bebas. Namun demikian, metode ini memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan dari metode ini adalah magnetic holder yang kadang tidak mampu menahan bola besi secara kuat, serta saat kondisi statif yang tidak seimbang atau miring, bola besi tidak dapat masuk pada sonsor IR secara sempurna. Sedangkan untuk metode ayunan bandul dilakukan dengan melakukan variasi pada panjang tali terhadap periode ayunan. Metode ini juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu penahan tali bagian atas yang kurang berfungsi dengan baik dan ketidaktepatan melepaskan bola sejajar dengan sensor IR akan menyebabkan waktu yang tercatat tidak sesuai. Metode yang digunakan untuk analisa data adalah metode grafik dan perhitungannya menggunakan analisa regresi linear. Kelebihan dari metode ini adalah metode ini dapat memberikan gambaran mengenai sebaran data hasil eksperimen. Dari sebaran data itu kemudian dapat ditentukan gradiennya. Nilai gradien yang digunakan dalam metode ini adalah data yang dilalui garis atau data yang mendekati. Namun demikian, metode grafik juga memiliki kekurangan yaitu bila data yang dilalui garis sedikit atau datanya tersebar secara tidak beraturan maka akan sulit dalam menentukan gradien garisnya. Metode regresi linear juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu perhitungan yang panjang dan sedikit rumit dan digit yang berada di belakang koma akan berpengaruh pada perhitungan selanjutnya. Analisa grafik untuk metode benda jatuh bebas dengan mengatur nilai ketinggian. Sehingga diperoleh grafik Waktu (s2) vs Ketinggian (m), yang menunjukkan kurva yang lurus yang artinya penambahan jarak atau ketinggian sebanding dengan waktu jatuhnya. Sedangkan analisa grafik untuk metode ayunan bandul dengan mengatur panjang tali. Sehingga diperoleh grafik Waktu (s2) vs Panjang tali (m), yang menunjukkan kurva yang lurus yang artinya pengurangan panjang tali sebanding dengan waktu periodenya. Dari hasil perhitungan pada metode benda jatuh bebas diperoleh nilai gravitasi g g (8.95 0.54) m/s2 dan hasil berdasarkan grafik diperoleh g=9.51 m/s2. Sedangkan untuk metode ayunan bandul diperoleh nilai gravitasi g g (9.37 0.05) m/s2 dan hasil berdasarkan grafik diperoleh g=9.74 m/s2. Terjadi perbedaan nilai gravitasi dari hasil perhitungan dan hasil berdasarkan grafik baik pada metode benda jatuh bebas maupun pada metode ayunan bandul. Perpedaan yang terjadi tidak terlalu signifikan dan perbedaan ini dapat terjadi karena beberapa kesalahan dalam perhitungan, misalnya dalam melakukan pembulatan bilangan yang memiliki

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

digit yang terlalu banyak di belakang koma. Namun secara nilai gravitasi untuk kedua metode tidak terlalu jauh dari referensi untuk nilai gravitasi didaerah khatulistiwa yang berada disekitar 9.78 m/s2. Gal, yang terkadang disebut galileo, adalah satuan akselerasi yang digunakan dalam gravimetri. Dinamakan oleh fisikawan Italia Galileo Galilei yang melakukan pengukuran pertama terhadap gravitasi Bumi. Gal didefinisikan sebagai 1 sentimeter per detik kuadrat. Interpretasi fisik: jika sebuah benda berakselerasi pada 1 Gal, kecepatannya meningkat sebesar 1 cm/s setiap detik.

Bab VI
Kesimpulan Besar perhitungan nilai percepatan gravitasi 1. Metode benda jatuh bebas = (8.95 0.54 ) 2 = (8.77 0.58 )105 2. Metode ayunan bandul = (9.37 0.05 ) 2 = (9.19 0.47 )105 Besar nilai percepatan gravitasi berdasarkan grafik 1. Metode benda jatuh bebas = 9.51 2 = 9.32105 2. Metode ayunan bandul = 9.74 2

= 9.55105

Penambahan jarak atau ketinggian sebanding dengan waktu jatuh bebas Pengurangan panjang tali sebanding dengan waktu periodenya

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi

Bab VII Daftar Pustaka


Asisten Instrumentasi Geofisika. 2014. MODUL PRAKTIKUM INSTRUMENTASI GEOFISIKA. Lab. Geofisika. Fakultas MIPA UGM. http://www.translatorscafe.com/cafe/ID/units-converter/acceleration/13-19/galacceleration_of_gravity/ http://metoda-gravitasi-teoridasar.blogspot.com/

Praktikum Instrumentasi Geofisika

Pengukuran Percepatan Gravitasi