Anda di halaman 1dari 23

KETERAMPILAN DASAR DALAM KONSELING DAN PSIKOTERAPI

TAHAP PEMBUKAAN DALAM KONSELING

Meluruskan niat dan menghadirkan ketulusan membina hubungan (building rapport) Menciptakan suasana yg nyaman Menggali data pribadi dan keluhan yang dialami

TAHAP INTI DALAM KONSELING


Mengajukan pertanyaan-2 utk menggali & mengkaji problem klien dengan menggunakan model pertanyaan terbuka Melakukan pengenalan thd masalah klien Memberi kesempatan klien utk mengemukakan pikiran,perasaan, keinginan & harapannya Mengajak klien untuk fokus pd masalah Menjelaskan kemungkinan pokok masalah

LANJUTAN...
Membicarakan kemungkinan jalan keluar pemecahan masalah menimbang kelebihan & kelemahan tiap jalan keluar Merencanakan pelaksanaan jalan keluar Fokus pada sikap & emosi klien

LANJUTAN...
Respon konselor DALAM TAHAP INTI: Restatement Refleksi perasaan Menyimpulkan perasaan klien Menyimpulkan pkiran klien Klarifikasi bahasa tubuh klien Konfrontasi

TAHAP AKHIR DALAM KONSELING

Menandai bahwa proses konseling telah selesai Menyimpulkan proses konseling Memberi dukungan terhadap rencana klien Membantu klien memecahkan masalahya Menentukan waktu pertemuan berikutnya

TAHAP AKHIR DILAKUKAN JIKA ...


Mencapai perubahan dlm kognitif (insight), afektif dan perilakunya. Problem atau simtomnya telah berkurang Stress & perasaan negatif berkurang Kemampuan kopingnya meningkat Meningkat pemahaman terhadap diri dan orang lain Dpt berhubungan secara lebih baik dg orang lain, dpt mencintai & dicintai Dapat merencanakan hidup & bekerja dg produktif Menunjukkan secara konkrit kemajuan, juga tahu apa yang akan dicapainya Atau apabila proses konseling itu tdk memberi manfaat pada klien

FUNGSINYA DI TAHAP TERMINASI: Memberi kesempatan klien utk mencoba perubahan yang telah dicapai selama proses konseling, al. problem solving skills. Konseling yg sukses ditandai dg perubahan cara berpikir, perasaan atau perilaku klien. Perubahan tsb dilatihkan selama proses konseling, dan perlu diterapkan di dunia nyata. Membantu klien agar matured, dlm menghadapi problem-2 nyata, orang-2, external situation

Jenis keterampilan
1. Bertanya Menanyakan dengan pertanyaan terbuka, member kesempatan klien untuk melakukan eksplorasi tenteng apa dan bagaiamana suatu perilaku terjadi Untuk menimbulkan diskusi lebih lanjut, memperoses informasi, menstimulasi pikiran, meningkatkan kejelasan menimbulkan eksplorasi diri lebih lanjut.

2. memperjelas Menanyakan kembali pada klien atas apa yang dikemukakan. Menghindari adanya perbedaan persepsi antara klien dan konselor

3. Mendengar aktif Kemampuan verbal dan non verbal dalam berkomunikasi tanpa melakukan penilaian atau evaluasi Untuk mendorong kepercayaan, penyingkapan diri dan eksplorasi

4. Memberikan empati Menempatkan diri dalam pikiran dan perasaan klien, seolah-olah mampu merasakan emosi yang dialaminya dengan cara mengkomunikasikan pemahaman atas perasaan klien. Membantu menumbuhkan perasaan positif terhadap diri, kesadaran diri, penerimaan diri dan konsep dirinya.

5. Merefleksikan perasaan Mengekspresikan/menyatakan secara verbal apa yang dirasakan klien dengan kata yang lenih tepat Menumbuhkan rasa aman dan tidak takut untuk mengekspresikan diri dan emosinya

6. Menyatakan kembali Menyatakan dengan kalimat yang berbeda apa ang telah dikemukakan klien dengan maksud menjelaskan. Untuk mengetahui apakah konselor mengerti dengan benar pernyataan klien untuk memberikan dukungan dan klarifikasi.

7. menerangkan Memberikan informasi berbagai hal yang diperlukan klien Meningkatkan pemahaman klien atas hal-hal yang terkait dengan masalah yang dihadapi (mis. Kaitan psikis dan gangguan fisik)

8. Meringkas Merangkum elemen-elemen enting selama interaksi atau sesi konseling Untuk menghindari perpecahan dan memberikan arah pada sesi konseling untuk memberikan kesinambungan dan makna

9. Mengkonfrontasi
Menantang klien untuk melihat ketidakselarasan antara kata-kata yang diucapkan (verbal) dengan tindakan/bahasa tubuh/nonverbal dan; menunjukkan informasi atau pesan yang saling bertentangan. Untuk mendorong kejujuran dalam eksploras diri; meningkatkan penggunaan potensi; menumbuhkan kesadaran terhadap pertentangan diri.

10. Menasehati Memberikan nasehat berupa masukan atau jalan keluar Untuk memberikan bebrapa alternative jalan keluar atas masalah yang dihadapi

11. Mendukung Memberikan dukungan psikologis terhadap apa yang dialaminya Membentu klien menghadapi realitas dengan objectif, kesabaran dan keteguhan

KETERAMPILAN MEMBERIKAN RESPON / TANGGAPAN


Memberikan respon dgn tepat
Mampu menangkap berita (yg tersurat & tersirat) secara tepat Mengembangkan kepekaan thd perasaan orang lain

Respon yg diberikan dpt bersifat


Verbal kata, kalimat Nonverbal gerakan , anggukan, isyarat, mimik, sikap

Ciri respon / tanggapan yg baik


Menggunakan pertanyaan terbuka Sesuai dg topik pembicaraan Disampaikan dg nada & sikap yg tenang Tidak menghakimi/menilai/menolak Menunjukkan penerimaan & penghargaan Memperluas perspektif berpikir klieN Memberikan kesempatan utk berpikir & merenungkan masalahny Mendorong untuk mengungkapkan perasaan

JENIS RESPON/TANGGAPAN
Penerimaan Penyelidikan yang lebih mendalam Pemberian informasi Meringkas isi Meringkas perasaan Refleksi perasaan Konfrontasi dilakukan jika hub. telah baik Interpretasi dilakukan jika data telah cukup, klien hampir siap dan sebagai asumsi