Anda di halaman 1dari 3

PEDOMAN SEKOLAH / MADRASAH

Sekolah/ Madrasah hendaknya membuat dan memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait. Dalam perumusan pedoman sekolah/madrasah harus : 1. Mempertimbangkan visi, misi dan tujuan sekolah/madrasah; dan 2. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan masyarakat. Pedoman pengelolaan sekolah/madrasah meliputi : 1. 2. %. &. '. (. ). *. +. 1-. urikulum tingkat satuan pendidikan ! "S#$; alender pendidikan/akademik; Struktur organisasi sekolah/madrasah; #embagian tugas di antara guru; #embagian tugas di antara tenaga kependidikan; #eraturan akademik; "ata tertib sekolah/madrasah; ode etik sekolah/madrasah; ,iaya operasional sekolah/madrasah; #enggunaan laboratorium, perpustakaan, dan .asailitas lainnya.

#edoman sekolah/madrasah tersebut ber.ungsi sebagai petunjuk pelaksanaan operasional. /leh karena itu setiap kegiatan sekolah hendaknya mengacu pada pedoman yang telah dibuat. #edoman pengelolaan "S#, kalender pendidikan dan pembagian tugas pendidik dan tenaga kependidikan dievaluasi dalam skala tahunan, sementara lainnya dievaluasi sesuai kebutuhan. 0valuasi tersebut didasarkan pada perubahan yang terjadi baik internal dan eksternal. Selain itu juga didasarkan pada evaluasi pelaksanaan.

PERATURAN AKADEMIK
Peraturan Akademik berisi : 1. #ersyaratan minimal kehadiran sis1a untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru; 2. etentuan mengenai ulangan, remedial, ujian, kenaikan kelas, dan kelulusan; %. etentuan mengenai hak sis1a untuk menggunakan .asilitas belajar, laboratorium, perpustakaan, penggunaan buku pelajaran, buku re.erensi, dan buku perpustakaan; dan &. etentuan mengenai layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran, 1ali kelas, dan konselor. #eraturan akademik ini diputuskan oleh rapat de1an pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah.

Gugus Wukiratawu Dabin 02 Kec. Sarang

BUDAYA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH


2alam rangka menciptakan suasana dan iklim yang kondusi., sekolah/madrasah juga perlu menetapkan pedoman tata tertib yang berisi 3 1. "ata tertib pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, termasuk dalam hal menggunakan dan memelihara sarana dan prasarana pendidikan; dan 2. #etunjuk, peringatan, dan larangan dalam berperilaku di Sekolah/Madrasah, serta pemberian sangsi bagi 1arga yang melanggar tata tertib. "ata tertib tersebut ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah melalui rapat de1an pendidik dengan Supervisi Manajerial-KKPS mempertimbangkan masukan komite sekolah/madrasah, dan peserta didik. Selain tata tertib, sekolah/madrasah juga harus menetapkan kode etik 1arga sekolah/madrasah. 2i dalamnya termuat norma tentang 3 1. 4ubungan sesama 1arga di dalam lingkungan sekolah/madrasah dan hubungan antara 1arga sekolah/madrasah dengan masyarakat; dan 2. Sistem yang dapat memberikan penghargaan bagi yang mematuhi dan sangsi bagi yang melanggar. ode etik ini harus ditanamkan kepada seluruh 1arga sekolah/ madrasah agar mereka mau menegakkannya. ,ahkan sekolah / madrasah perlu memiliki program yang jelas untuk meningkatkan kesadaran beretika bagi semua 1arga sekolah/madrasahnya.

Kode etik yang mengatur peserta didik memuat norma untuk :


1. Menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya; 2. Menghormati pendidik dan tenaga kependidikan; 3. Mengikuti proses pembelajaran dengan menjunjung tinggi ketentuan pembelajaran dan mematuhi semua peraturan yang berlaku; 4. Memelihara kerukunan dan kedamaian untuk me1ujudkan harmoni sosial di antara teman; 5. Mencintai keluarga, masyarakat, dan menyayangi sesama; 6. Mencintai lingkungan, bangsa, dan negara; serta 7. Menjaga dan memelihara sarana dan prasarana, kebersihan, ketertiban, keamanan, keindahan, dan kenyamanan sekolah/madrasah. 2alam menjaga norma pendidikan peserta didik perlu mendapat bimbingan dengan keteladanan, pembinaan dengan membangun kemauan, serta pengembangan kreativitas dari pendidik dan tenaga kependidikan. emudian, kode etik sekolah/madrasah yang mengatur guru dan tenaga kependidikan memasukkan larangan bagi guru dan tenaga kependidikan, secara perseorangan maupun kolekti., untuk3 1. Menjual buku pelajaran, seragam/bahan pakaian sekolah/madrasah, dan/atau perangkat sekolah lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung kepada peserta didik;
Gugus Wukiratawu Dabin 02 Kec. Sarang

2. Memungut biaya dalam memberikan bimbingan belajar atau les kepada peserta didik; %. Memungut biaya dari peserta didik baik secara langsung maupun tidak langsung yang bertentangan dengan peraturan dan undang-undang; dan &. melakukan sesuatu baik secara langsung maupun tidak langsung yang mencederai integritas hasil 5jian Sekolah/Madrasah dan 5jian 6asional.

Gugus Wukiratawu Dabin 02 Kec. Sarang