Anda di halaman 1dari 10

3/24/2014

BROMOMETRI
DAN BROMATOMETRI
Disusun Oleh:
1. 2. 3. 4. 5. 6.

Dewi Anggraini Halimatu Zaujah Irvan Junaidi Abdillah Nimas Sari Julianti Yuni Arwidya Zaky Nurfaiz

7.

3/24/2014

PENDAHULUAN
Titrasi bromometri dan bromatometri adalah salah satu metode titrasi yang didasarkan pada reaksi oksidasi reduksi.

metode ini lebih banyak digunakan dalam analisa


dibandingkan dengan metode lain. Alasan dipilihnya metode ini dikarenakan
2

perbandingan stokiometri yang

sederhana, pelaksanaannya yang praktis, dan tidak banyak masalah serta mudah pengerjaannya.

3/24/2014

PENGERTIAN
Bromometri Bromometri titrasi tidak (reaksi langsung adalah antara penentuan reduktor kadar dengan senyawa bromine bromine

berdasarkan reaksi oksidasi-reduksi dimana proses


berjalan lambat) sehingga dilakukan titrasi secara dengan menambahkan berlebih. Bromatometri Bromatometri adalah penentuan kadar senyawa
3

berdasarkan reaksi oksidasi-reduksi dimana proses


titrasi (reaksi antara reduktor dengan bromine berjalan cepat) sehingga dilakukan titrasi secara langsung.

3/24/2014

BROMATOMETRI DAN BROMOMETRI


1.Bromatometri Titrasi ini adalah titrasi redoks

Dasar: Zat uji (reduktor) dititrasi langsung dgn larutan titer KBrO3 (oksidator kuat) dlm suasana asam yg oleh reduktor dirobah jadi Br reduktor oksidator + e
4

Pers reaksi: 2BrO3+12 H+12 e 2 Br+6H2O

3/24/2014

INDIKATOR
1. Tanpa menggunakan indikator,pd ttk akhir terbentuk Br2 yg bewarna kuning 2. Dgn indikator jingga metil atau merah metil yg berubah menjadi tdk bewarna pd ttk akhir titrasi

Pembuatan lar titer KBrO3 0,1N :


- KBrO3 tersedia dlm kemurnian yg tinggi dan
5

larutannya stabil

- 2,784 g KBrO3 P + H2O ad 1 litre

3/24/2014

PEMBAKUAN LARUTAN TITER KBRO3 0,1N

(Menurut FI): - 4o ml larutan KBrO3 0,1N dipipet kedlm erlenmeyer

bersumbat kaca/ ditutup plastik


tambahkankan 3 g KI P + 3 ml HCl P ,lalu biarkan 5 menit - Titrasi dgn larutan Thiosulfat 0,1N dgn indikator kanji - Lakukan titrasi blanko

Persamaan reaksi:
2KBrO3+6KI+8HCl8KCl+2HBr+6H2O +3I2 I2+2Na2S2O3 2NaI + Na2S4O6
6

Note: - BE KBrO3 = 1/3 mol


- BE zat dlm Bromometri atau Bromatometri = banyaknya mol zat tsb yg setara dgn 1 mol Br atau 1 mol e

3/24/2014

2.BROMOMETRI
-Didasarkan

pada reaksi zat dgn Br2 - addisi

- Reaksi tsb dpt berupa reaksi: -substitusi

- oksidasi
- Sumber Br2 adalah: BrO3+Br +2H Br2 + H2O + 2On - Pembuatan Br2 0,1N (menurut FI II):
7

3 g KBrO3 P + 1 g KBr P+H2O ad 1litre

Note: larutan Br2 harus disimpan dlm botol


kaca bewarna coklat bersumbat kaca

3/24/2014

PEMBAKUAN LAR BR2 0,1N


-pipet 25 ml larutan Br2 tsb kedlm erlenmeyer tambahkan 120 ml H2O + 5 ml HCl P, tu tup dan kocok hati2 +kan 5 ml larutan KI P, kocok, lalu biarkan 5 menit.

-I2 yg terbentuk dititrasi dgn


indikator lar kanji. Persamaan reaksi:

lar Na2S2O3 0,1N dgn

I2 + Na2S2O3 NaI + Na2S4O6


8

BE zat uji = 1/n mol n = jml atom Br yg bereaksi dgn 1 mol zat uji

3/24/2014

KELEBIHAN
kelebihan dari titrasi bromometri dan

bromatometri adalah karena dalam dunia farmasi, sediaan farmasi sebagian besar mengandung senyawa organik

aromatis . Jadi titrasi bromometri dan bromatometri sangat


bermanfaat untuk mengetahui mutu dan kualitas sediaan farmasi tersebut. Selain uuntuk menetukan kadar sediaan farmasi juga dapat digunakan untuk menetapkan senyawa
9

arsen

dan

stibium

dalam

bentuk

trivalen

walaupun

tercampur dengan stanum valensi empat.

3/24/2014

KEKURANGAN
kekurangan dari titrasi bromometri dan

bromatometri adalah untuk melakukan penetapan dengan titrasi bromometri dan bromatometri harus dilakukan dengan suhu serendah mungkin dan labu erlenmeyer yang digunakan harus ditutup.
10

Anda mungkin juga menyukai