Anda di halaman 1dari 5

UJIAN TENGAH SEMESTER DINAMIKA KAWASAN EROPA

1. Proses dan evolusi integrasi Eropa. Lihat perkembangan dr aspek


sejarah dan budaya politik Eropa, dari zaman dahulu sampe Treaty of
Nice tahun 2000.

- Runtuhnya kekuasaan otokratik Gereja dan Roma pasca Traktat Westphalia 1648
- Zaman keemasan Eropa (Renaissance) 1648-1914 memberikan kebebasan terhadap kemajuan sains,
filsafat, modern and positive arts.
- . Setelah PD I muncul kekhawatiran Lenin dan Stalin yang kemudian memberikan perhatian terhadap
negara Eropa Timur terhadap tetangga negara kapitalis Eropa Barat. Uni Sovyet mencoba membangun
kebijakan isolasi terhadap Eropa Timur, meskipun umumnya negara-negara Eropa Timur membutuhkan
Jerman sebagai bagian dari Eropa
- Bretton Woods, cikal bakal World Bank dan IMF
- • Pada Perang Dunia II, Eropa terbagi menjadi 2 kubu, yaitu barat dan timur. Di barat mereka
mendirikan sebuah organisasi dengan nama “Council of Europe” atau disebut juga dengan Dewan Eropa
pada tahun 1949. Berakhirnya PD II yang menyisakan abu dengan kemenangan di tangan sekutu dan
munculnya perang dingin antara sekutu dan Rusia memunculkan ide tentang cara terbaik untuk
menyelamatkan Eropa di masa depan dan membuat Eropa untuk tidak berperang lagi
- Robert Schuman, adalah menlu Perancis yang mengemukan ide-ide nya dalam sebuah presentasi pada
tanggal 9 May 1950 (”Europe Day”).
- 1950 : EEC --> creation of common market
- “European Coal and Steel Community (ECSC)” yang ditanda tangani pada tanggal 18 April 1951. “ECSC”
yang dibentuk oleh 6 negara pionir yang juga merupakan anggota Dewan Eropa yaitu Perancis, Jerman,
Belgia, Belanda, Luxemburg dan Italia terbukti setelah lebih dari setengah abad, berhasil menyatukan
Eropa secara politik dan ekonomi sekaligus meningkatkan martabat negara-negara Eropa. Karena pada
dasarnya peperangan adalah pilihan negara-negara yang tidak beradap dan bermartabat.
- Winston Churchill pengen ada US of Europe dimulai dengan common military dan removal of trade barrier
- ECSC is simple but its a remarkable start where enable Europe to give up its significance to supranational
authority
-
- ROAD TO EUROPE:
- 1950 : EEC (organisasi donor Marshall Plan untuk di Eropa)
- 1952 : ECSC (untuk supply bahan perang)
- 1957 : Treaty of Rome (peace loving and democratic countries may wish to join, beginning of trade barrier
removal talk)
-
- ECONOMIC AND SOCIAL INTEGRATION (1979-1992)
- 1973 : Inggris baru masuk menjadi anggota ; no other option Inggris melihat negara anggota EEC kok jadi
tambah kaya
- 1986 : EEC jadi European Community, Single European Act (preparation for all for single market by 1993,
pengesahan COurt of Justice, European Political Cooperation)
- 1991 : Treaty of Maastricht/Treaty of Europe
- 1993: Uni Eropa terbentuk
- 1997 : Treaty of Amsterdam,isinya merupakan amndemen terhadap traktat Roma , smplifikasi, endorse
freedom of movement maksudnya flow of immigrant dr eropa timur dan bebas travelling, mulai
disinggung masalah enlargement.
- 1999 : beberapa negara mulai menggunakan Euro sebagai mata uang
- 2000 : Treaty of Nice
- 2009 : Treaty of Lisbon
- Hasil
utama:
a.
Dengan
memperha,kan
perluasan
anggota
UE,
membatasi
jumlah
anggota
Parlemen
maksimal
sebanya
732
orang

dan
sekaligus
memberi
alokasi
jumlah
kursi
,ap
negara
anggota
(sudah
termasuk
negara
anggota
baru).
b.
Menggan,
mekanisme
pengambilan
keputusan
bagi
30
pasal
dalam
TEU
yang
sebelumnya

menggunakan
unanimity
dan
digan,
dengan
menggunakan
mekanisme
qualified
majority
vo5ng.
c.
Merubah
bobot
suara
negara‐negara
anggota
UE
mulai
1
Januari
2005
(sudah
termasuk
negara‐
negara
anggota
baru).
-
UJIAN TENGAH SEMESTER DINAMIKA KAWASAN EROPA

2. Faktor yang mendorong kerjasama di bidang ekonomi


- Filosofi: Munculnya pemikiran bahwa interdependensi mengurangi konflik dan mewujudkan stabilitas
regional, semakin banyak transaksi maka semakin banyak cross pressure, cross pressure menghindarkan
kedua pihak bersengketa dan kemungkinan untuk berhadapan seara langsung pada isu-isu. Nah kalo
dikaitkan dengan Uni Eropa dan peningkatan kerjasama ekonomi Eropa itu karena ada pemikiran bahwa
suatu sistem internasional yg terintegrasi sejauh dikendalikan oleh sistem yang ditunjuk untuk mengelola
akan lebih mudah menyelesaikan masalah.
- Teoritis: ada dua asumsi : 1) pendekatan institusional : integrasi sebagai pembentukan sebuah badan
politik, 2)pendekatan behavioral: proses yg masive dan inevitable yg mendorong pembentukan suatu
dunia yg bersatu
- Nasionalisme --> memberikan inspiasi kepada komunitas etnik (Eropa terdiri dari 400 etnik), sehingga
melahirkan tindakan mental, ini bisa dimobilisasi dan dipolitisasi, masa lalu dikonstruksikan kembali dan
membentuk new camp. Fokus politik pada nasionalisme telah melibatkan pengalaman Eropa (Uni
Eropa) dan menjadi pembahasan lebih dari 500 tahun. Identitas nasional dan nasionalisme
meningkat dan memberikan inspirasi kepada komunitas-komunitas etnik pada semua kelas,
wilayah jender, agama, Komunitas territorial secara kultural dan penduduknya melahirkan
“tindakan mental” dimana egara-negara terkuat sebelumnya telah sampai kepada terminologi
kekuatan dengan cara “menciptakan” mobilisasi komunitas etnik.
- Eksistensi negara-negara Eropa Timur yang pada akhirnya ikut berintegrasi ke Uni Eropa : 1991: Visegrad
Group (Hong,Pol,Cekoslovak) ; thn 1993
- kegagalan ekonomi komunis
.• KERJASAMA EKONOMI
Mengapa sektor ekonomi dipilih sebagai jalan penyatuan negara-negara Eropa ?. Ada
dua sebab minimal yang dapat digali : pertama, sektor ekonomi lebih bisa diterima oleh
negara-negara Eropa lainnya. ECSC didirikan dalam momentum rivalitas tinggi antara
jerman (timur) dan Perancis sebagai efek langsung perang dingin ketika itu, sehingga
domain politik menjadi sangat sensitif. Kedua, sebagai salah satu strategi untuk
menandingi kemajuan perekonomian Amerika, Uni Soveyet dan Jepang yang mampu
bangkit pasca Perang Dunia II dan menjelma menjadi salah satu negara superpower
dibidang ekonomi dunia. Ketiga, untuk mewujudkan mimpi eropa (european dream).
Masyarakat eropa bermimpi untuk mendahulukan kesejahteraan bersama dan kualitas
hidup daripada menumpuk kekayaan individu, mendahulukan kerjasama global
daripada melakukan tindakan sepihak dan lebih mendahulukan pembangunan
berkelanjutan daripada pertumbuhan materi yang tanpa batas. Untuk mewujudkan
mimpi itu, maka penyatuan sumber daya ekonomi menjadi pilihan terbaik.

• SENSE OF IDENTITY

nongovernmental groups atau kelompok-kelompok transnasional di tingkat regional,


baik secara formal maupun informal. Penguatan isu integrasi identitas kawasan bahkan
mempengaruhi kondisi suksesi negara anggota UE. Pada titik ini, struktur (UE) dan
agen (aktor-aktor) saling menentukan satu sama lain dalam pewujudan kepentingan
masing-masing. Bukti perkembangan Uni Eropa menunjukkan bahwa sistem nilai dan
gagasan bersama memiliki karakteristik struktural dan menentukan tindakan sosial dan
politik. Kebijakan penyatuan mata uang (euro) menjadi bukti bahwa kepentingan Uni
Eropa bukanlah rangkaian preferensi yang baku melainkan produk dari identitas aktor-
aktor Uni Eropa, identities are basis of interest

• KEGAGALAN EKONOMI KOMUNIS


UJIAN TENGAH SEMESTER DINAMIKA KAWASAN EROPA

Akhir-akhir ini muncul apa yang disebut “kepandaian nasionalis”, karena mencoba
untuk merefleksikan suatu upaya untuk mengkontruksikan kembali dan membentuk
warisan-warisan mereka kepada “Kamp Baru” (new camp)--- Pan-pan Regionalisme
dari identitas-identitas nasional. Batasan terhadap wilayah yang sebelumnya buruk dan
sulit sebagai akibat definisi “perang dingin” kemudian menjadi encer untuk mengalir
dan terbuka sebagai suatu perubahan politik yang telah menyapu Eropa Timur untuk
bergerak kearah Eropa Barat khususnya dalam kepentingan ekonomi. Proyek-proyek
Eropa Barat melalui kerjasama ekonomi secara umum berkaitan dalam ekonomi
kapitalisme. (kegagalan ekonomi komunis ?)

• EKSISTENSI NEGARA BEKAS PAKTA WARSAWA

Meskipun Negara-negara Eropa Timur berubah menjadi demokrasi, akan tetapi berada
di bawah dominasi Uni Sovyet. Kedudukan dan pendudukan di bawah kontrol Uni
Sovyet setelah PD II sampai ke masa keruntuhannya pada masa USSR dibawah
kepemimpinan Gorbachev pada tahun 1991.

TAHAPAN PERJANJIAN ANTARA UNI EROPA DENGAN NEGARA-NEGARA


EROPA TENGAH DAN TIMUR

a. Perjanjian I asosiasi yang ditanda-tangani –pada tahun 1991 “Visegrad Group”


dengan negara : Hongaria, Polandia dan Cekoslowakia.

b. Menyusul tahun 1993, perjanjian ditanda tangani dengan Bulgaria, Rumania, 3


negara Baltik, dan Slovania.

c. Perjanjian yang sama juga termasuk Ciprus dan Malta. Secara langsung Negara-
negara tersebut menjadi partner/anggota Uni Eropa.

3. Pola-pola kebijakan luar negeri 3 kekuatan besar di Eropa (Inggris,


Prancis, dan Jerman) pasca Perang Dingin.
Inggris
dipaksa masuk EEC oleh Winston Churchill, saat itu Inggris sedang krisis, EEC dianggap oleh Margareth
Thatcher sebagai “there is no other alternative” to-go solution.
Inggris merasa dirinya adalah atlantis, bukan European mainland dan ambisi terbesarnya adalah
menjadikan London sebagai pusat keuangan dunia
Untuk urusan keamanan, Inggris selalu merujuk kepada AS terlbih dahulu atau mengandalakan institusi
NATO. Inggris tidak ingin EU memiliki pakta pertahanna sendiri karena ia sangat mendukung inter-
governmentalisme dalam masalah keamanan. Inggris ingin mengatlantiskan Eropa melalui NATO.
Faktor penduung karena faktor sejarah royal navy Inggris tidak bisa disejajarkan dengan tentara di Eropa
kontinental. Tetapi, Inggris tetap menentang pembentukan tentara Eropa – European Army, mengingatkan
pentingnya supremasi NATO, dan keputusan harus atas dasar prinsip intergovernmentalisme dalam
masalah-masalah pertahanan Eropa. Atas dasar ini ada dua usulan pada UE: pertama, memperkuat identitas
pertahanan Eropa dalam NATO; kedua, penghapusan WEU dan mengintegrasikannya ke dalam NATO.
Menurut Inggris, akan sulit mengintegrasikan WEU ke dalam UE secara penuh. Jadi akan lebih baik
menggabungkan beberapa elemen WEU ke dalam UE dan elemen yang lain ke dalam NATO; atau justru
menciptakan dimensi Eropa yang jelas dalam NATO
Jerman
dipaksa masuk untuk mengkooptasi kekuatannya , tapi saat itu masih Jerman Barat jadi meskipun ekonomi
kuat tapi dia msh harmless; Inggris khawatir pada Jerman, sebenarnya trauma. Kebijakan keamanan :
menjalin hubungan baik dengan NATO. Jerman sangat unggul dalam teknologi, salah satunya
UJIAN TENGAH SEMESTER DINAMIKA KAWASAN EROPA

teknologi Perang. Pemikiran-pemikiran strategi pun banyak yang muncul dari Jerman seperti
Clausewitz, pemikir pertama strategi perang modern. Oleh karena itu, berbeda dengan Inggris,
Jerman lebih mengandalkan pada kekuatan angkatan darat

Perancis
• Ingin EU memiliki keamanan yang terintegrasi, dan agar bia mandiri dari AS
• Di bawah Presiden Chirac Perancis menerima WEU subordinasi terhadap NATO dan tidak akan
menantang supremasi NATO dalam masalah pertahanan dan keamanan Eropa. Perubahan sikap Perancis
disebabkan oleh factor sebagai berikut: Pertama, Perancis melihat bahwa Eropa telah gagal dalam kasus
Perang Teluk dan perang di Yugoslavia. Dalam kedua kasus ini Eropa terbukti tidak mempunyai
kemampuan dan kredibilitas, sangat tergantung pada AS dan NATO.

Pihak “atlantisis” yaitu negara-negara seperti Inggris, Belanda, Portugal, dan Denmark
menginginkan adanya pengembangan kapasitas militer Uni Eropa sebagai upaya penguatan
kapasitas NATO secara keseluruhan. Sedangkan pihak “eropanis” yang digawangi oleh Perancis
yang diikuti oleh Belgia, Luksemburg dan Spanyol, menginginkan segala kapasitas yang dimiliki
oleh NATO dijadikan sebagai pendukung kapabilitas militer dan politik dari Uni Eropa. Perdebatan
ini sejalan dengan perkembangan WEU atau Western European Union, yaitu sebuah organisasi
keamanan Eropa Barat yang telah berdiri sebelum NATO. Kapasitas WEU ini dipersepsikan pula
secara ganda oleh negara-negara anggotanya. Persepsi pertama adalah bahwa WEU menjadi pilar
utama Eropa dalam menjalankan upaya-upaya menjaga stabilitas keamanan kawasan di dalam
organisasi keamanan yang lebih luas yaitu NATO. Sedangkan persepsi kedua, WEU dianggap
menjadi organisasi keamanan utama bagi Uni Eropa dan akan terus dikembangkan. WEU yang
telah lama dianggap mati ini berkembang kembali setelah presiden Perancis Jacques Chirac
mengumungkan keinginan negaranya untuk kembali bergabung ke dalam NATO pada tahun 1995.
Keinginan ini pun dibuntuti dengan persyaratan yang tertuliskan akan adanya keharusan untuk
mengeropanisasi struktur NATO. Sehingga konsep Eropanisasi dan WEU ini kembali mengudara,
namun posisi Perancis lebih melunak dari sebelumnya dengan melihat celah-celah kesempatan
eropanisasi yang ada. Namun kinerja WEU pun gagal di tengah jalan karena memiliki hambatannya
sendiri, yaitu lebih karena tidak dikenal oleh publik dan ketiadaan pengalaman karena pernah lama
tertidur sehingga tidak menjadi institusi politik yang kuat.

1. Alasan bertahannya NATO hingga saat ini (bandingkan dengan WEU dan
OSCE).
a. Pasca London Summit: mampu mentransformasi perannya, yg dulu untuk contain kekuatan Soviet skrg
lebih kepada framework untuk stabilitas Eropa Timur . Pasca Perang Dingin, ancamannya adalah
keamanan di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Skarang nATO sudah transform dari collective defence ke
crisis managementdan collective security dan merambah peran-peran non-traditional seperti
peacekeeping dan humanitarian assistance, terutama semenjak Prague 2002 Declaration on ESDP. NATO
giving EU access to NATO assets untuk operasi yg tidak melibatkan NATO secara militer
b. OSCE itu common security jadinya lebih longgar dan mnyelesaikan masalah2 sosial,tidak ada dispute
settlement lebih kepada keamanan sosial.Isunya non-traditional: misalnya gimana rekonstruksi dan
restrukturisasi pasca konflik. Negara netral lebih mau masuk
c. WEU awalnya dibentuk untuk contain jerman di tahun 1948 -->EU as a model for understanding the EU –
“variable geometry” (intergovernmental, complement, not alternative to NATO, kept defense provision
away from the EU)
d. The EU-WEU relationship: European pillar of NATO – ESDI (first mentioned in 1991 NATO Strategic
concept)+ defense component of the EU!
e. agar WEU tidak berkembang menjadi kekuatan yang dapat merongrong supremasi NATO di Eropa,
NATO mengeluarkan konsep CJTF (Combined Joint Task Force) di mana kekuatan NATO dan WEU
disebut sebagai “separable but not separate capabilities”. Force structure dalam CJTF dirancang untuk
menjalankan fungsi pertahanan kolektif dan non-pertahanan kolektif, seperti misi Petersberg. Jadi dalam
CJTF hanya akan ada one single force structure yang menjalankan semua tugas/operasi militer. CJTF
mempunyai implikasi terhadap WEU dalam pengertian bahwa WEU tidak perlu mengembangkan
UJIAN TENGAH SEMESTER DINAMIKA KAWASAN EROPA

kekuatan militer sendiri untuk menjalankan misi-misinya karena kekuatan untuk misi tersebut sudah
dikembangkan oleh NATO. WEU pada akhirnya akan meminjam dan tergantung asset militer NATO
untuk misi-misi WEU sendiri. NATO dalam Summit di Brussels menyatakan bahwa mereka “…ready to
make collective assets of the Alliance available on the basis of consultations in the North Atlantic Council,
for WEU operations undertaken by the European Allies in pursuit of their Common Foreign and Security
Policy” (Declaration of the 1994 NATO Brussels Summit, paragraph 6).
f. “Petersberg tasks” 1992. WEU – expanding its operations to encompass “humanitarian and rescue tasks,
peace-keeping tasks, and tasks of combat forces in crisis management” + institutionalization of WEU
g. 1994. NATO decides to make available assets and capabilities for WEU operations
h. Secara hitam di atas putih, EU memang bergantung pada NATO dan merujuk pada NATO: 1)Cologne
meeting of the European Council 1999: EU and NATO activities should be “complementary” and not
“competitive”, 2) Pasca perjanjian Maastricht, WEU menjadi komponen pertaahanan UE (tp ini diklain ga
jelas sampe mana otoritasnya)
i. Semua anggota WEU adalah anggota EU dan NATO
ii. 3. Alasan bertahannya NATO hingga saat ini. Bandingkan dengan WEU dan OSCE.
NATO menjadi realitas pada tahun 1949. Pasukan-pasukan AS dijadikan sebagai garansi untuk
masuk dan menjadi jaminan keamanan Eropa apabila Uni Sovyet melakukan invasi. NATO
didirikan untuk tujuan melawan ancaman bersama yaitu Uni Soviet di mana tandingan NATO
yaitu pakta warsawa. Walaupun ancaman tersebut (UNI SOVIET) telah mengalami kehancuran,
kebutuhan atas keamanan NATO masih diperlukan sehingga NATO masih bertahan hingga saat
ini. Salah satu faktornya ialah:

a. KETERGANTUNGAN EU TERHADAP NATO

Hingga saat ini, kemanana Eropa masih dilindungi oleh NATO walupun beberapa negara-
negara anggota NATO bukanlah anggota EU. Salah satu negara eropa yang sangat
tergantung atas NATO ialah Inggris. Hingga saat ini EU belum mempunya kekuatan
militer bersama untuk melindungi keamanan wilayah EU. Kekuatan militer negara-negara
EU masih bersifat masing-masing dan terdapat beberapa negara netral yang tidak
memiliki kekuatan militer seperti Swiss.

b. PENYEBARAN DEMOKRASI

Bagi pihak konstruktivis, NATO dapat menyebarkan ideologi demokratis terhadap


negara-negara