Anda di halaman 1dari 4

TUGAS Manajemen sumber daya manusia Stategik

Michell Suwariyanti Yonathan (110318690) Felix Alfianto (110318693) Brigita Dian Kurniawati (110318700)

Dosen

: Drs Koeshartono ,MM

Kelas : D

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA 2013/2014

Proses Perencanaan Strategi Peternakan Sapi Perah

a) Latar belakang Alasan kelompok kami memilih usaha peternakan sapi karena masyarakat Indonesia adalah salah satu masyarakat yang gemar mengkonsumsi sapi dan hewan sapi bersifat multifungsional (dapat dikelola menjadi berbagai produk ). Diantaranya menjadi bahan untuk kecantikan, kesehatan dan dapat dioalah menjadi bahan makanan. b) Evaluasi Lingkungan 1. Eksternal (Hambatan): Muncul banyak pesaing Isu adanya penyakit sapi gila Harga daging sapi yang tidak stabil Munculnya sapi glonggongan (sebelum disembelih sapi dipaksa untuk minum air sebanyak-banyaknya sehingga sapi terlihat gemuk) Dicurangi oleh pesaing (menjual daging sapi yang tidak sehat Masuknya daging sapi import Penyakit sapi seperti Antraks (Radang Limpa), mastitis, surra.

2. Internal(Keunggulan/kekuatan): Sapi merupakan hewan yang multifungsi, yang dapat dimanfaatkan menjadi: Daging, sumsum, kaki: diolah menjadi beberapa produk makanan yaitu bakso, steak, sosis, ham, abon, rendang, kornet, kikil, sop.

Susu: diolah menjadi produk kecantikan yaitu handbody lotion, sabun mandi. Dapat juga dinikmati dalam bentuk susu segar ,keju,dan yogurt yaitu fermentasi dari susu segar.

Kulit: diolah menjadi krupuk rambak. Peternak sapi mendapat keuntunggan yang lebih besar saat hari raya besar ( Idul Adha, Lebaran, Natal). Kotoran sapi: diolah menjadi pupuk kandang, dan pupuk alami.

c) Lokasi Daerah yang cocok dan berpotensi serta mendukung usaha peternakan sapi adalah daerah yang memilki lahan yang luas, berumput dan hijau, sejuk, terletak di dataran rendah dan dekat dengan pelanggan. Letak perternakan sapi sebaiknya tidak dekat dengan pemukiman penduduk karena dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti TBC, kutu sapi. Lokasi peternakan sapi perah secara umum terdapat di Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Bogor, Bandung, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Majalengka dan Kuningan. Populasi terbanyak di Kabupaten Bandung, Garut, Kuningan dan Sumedang. Untuk sapi potong relatif tersebar di seluruh wilayah di Jawa Barat, dengan populasi terbesar di Kab. Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang dan Purwakarta.

d) Tujuan Usaha peternakan sapi ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan, kesehatan, yang sumberdaya nya berasal dari sapi. Selain itu kami melihat bahwa usaha ini berpotensi mendatangkan keuntungan yang besar dalam jangka waktu panjang, dan resiko kerugian kecil.

e) Program jangka pendek Perternakan sapi kita harus mempunyai kurang lebih 5 ekor sapi .guna memenuhi kebutuhan akan konsumsi sapi . Memperhatikan kesehatan sapi dan lingkungan.

Memberikan sapi vaksin untuk menjaga kesehatannya berusaha mempromosikan perternakan sapi di lingkungan sekitar. Berusaha mencari tenaga kerja untuk membantu usaha perternakan.

f) Program jangka menengah Berusaha mendapat pelanggan untuk mengkonsumsi produk yang ada di perternakan. Berusaha untuk meningkatkan jumlah sapi yang ada Berusaha memberikan pelayanan yang maksimal agar menarik perhatian pelanggan. berusaha mengembangkan sdm agar menjadi lebih optimal.

g) Program jangka panjang Berusaha mendapatan pelanggan tetap .( bekerja sama dengan pabrik kornet,sosis,restaurant terkenal.) Berusaha untuk membuka cabang di tempat lain Berusaha untuk mengkuasai pasaran produk sapi tingkat nasional Berusaha bekerja sama dengan perternakan sapi di luar negeri untuk lebih memaksimalkan lagi tentang produk.