Anda di halaman 1dari 21

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM MOLEN PESISIR ( MOLEN PELANGI LAPIS PASIR ) CAMILAN SEHAT YANG

PRAKTIS BIDANG KEGIATAN: PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh: Ernawati Siti Waryuni Tri Sulistya Ningrum Mella Nofantika 7211412098/2012 7311412090/2012 7211413142/2013 7211412080/2012

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2013

DAFTAR ISI Halaman Kulit Muka............................................................................ i Halaman Pengesahan ........................................................................... ii Daftar Isi .............................................................................................. iii Ringkasan ............................................................................................. iv BAB 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang ................................................................... 1 1.2 Rumusan Masalah .............................................................. 2 1.3 Tujuan Program .................................................................. 2 1.4 Luaran yang Diharapkan .................................................... 2 1.5 Manfaat Program ................................................................ 2 BAB 2. Gambaran Umum Rencana Usaha 2.1 Prospek Pengembangan ..................................................... 3 2.2 Keunggulan Program.......................................................... 3 2.3 Potensi Sumber Daya ......................................................... 3 2.4 Peluang Usaha .................................................................... 3 2.5 Media Promosi ................................................................... 4 2.6 Strategi Pemasaran ............................................................. 4 2.7 Rencana Produksi .............................................................. 4 2.8 Analisis Kelayakan ............................................................. 5 BAB 3. Metode Pelaksanaan 3.1 Persiapan Alat dan Bahan .................................................. 7 3.2 Pelaksanaan ....................................................................... 7 3.3 Monitoring Evaluasi ........................................................... 8 3.4 Manajemen Organisasi ...................................................... 8 BAB 4. Biaya dan Jadwal Kegiatan 4.1 Biaya .................................................................................. 9 4.2 Jadwal Kegiatan Program................................................... 9 LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. .............................................................................. 10 Lampiran 2 ............................................................................... 14 Lampiran 3 ............................................................................... 15 Lampiran 4 ............................................................................... 16 Lampiran 5 ............................................................................... 17

iii

RINGKASAN Di Indonesia peluang usaha masih sangat terbuka lebar, apalagi untuk produkproduk yang memiliki inovasi dan daya kreatvitas baru yang belum banyak dijumpai dipasaran. Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk lebih jeli melihat peluang pasar yang ada guna memperoleh keuntungan ekonomi dari inovasi produk yang kita usung. Dalam memperoleh mangsa pasar yang ada, maka sebagai salah satu dari penjual produk yang ada dipasaran harus dapat mendiferensiasikan produk yang ditawarkan dari produk pesaing yang sudah ada di pasar. Oleh karena itu, maka produk yang kita usung ini memberikan perbedaan yang signifikan dari produk lain, seperti molen dalam berbagai macam rasa serta rasa renyah dilapisan kulit luarnya yang membedakan produk dari molen yang sudah ada dipasaran. Bahan baku yang digunakan untuk membuat produk juga mudah diperoleh disekitar kawasan usaha sehingga harga bahan baku relatif murah, selain itu kita juga dapat memanfaatkan hasil pertanian masyarakat setempat dan dapat memaksimalkan pendapatan masyarakat sekitar melalui pengembangan produk yang diusung. Ketersediaan bahan baku yang melimpah di kawasan Gunung Pati sebagai tempat berjalannya usaha memudahkan pengusul untuk mengembangkan produk yang akan diproduksi. Selain itu, adanya program baru ini diharapkan dapat memaksimalkan pendapatan warga sekitar serta mampu memberikan inovasi baru bagi dunia usaha makanan ringan yang berorientasi pada kualitas dan mutu produk. Keunggulan lain yang ditawarkan dari produk adalah tingkat gizi tinggi yang terkandung di dalamnya disamping harga terjangkau yang ditawarkan oleh produk. Dalam mengkonsumsi makanan tentu masyarakat akan melihat dari kualitas makanan tersebut. Oleh karena itu, pengusul optimis bahwa produk yang diusung akan laku dipasaran.

iv

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG Tingkat kesehatan masyarakat tergantung pada kualitas makanan yang dikonsumsi setiap hari, yaitu jenis maupun jumlah gizi yang disediakan makanan bagi tubuh. Kualitas makanan harus diperhatikan mengingat makanan yang kita konsumsi merupakan sumber energi bagi tubuh yang nantinya akan digunakan oleh tubuh untuk beraktivitas. Manusia membutuhkan protein, lemak, karbohidrat dan beberapa mineral serta vitamin dalam beraktivitas sehari-hari. Unsur-unsur gizi tersebut tidak dapat disediakan secara lengkap oleh satu jenis makanan, maka untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia perlu mengkonsumsi beberapa jenis makanan dan minuman secara bersamaan dan bervariasi. Penganekaragaman dan pemenuhan kebutuhan gizi perlu didukung dengan penyediaan produk-produk makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi. Namun melihat realita yang ada, makanan dengan sumber protein lengkap umumnya dijual dengan harga yang relatif tinggi, sehingga tidak banyak masyarakat yang selalu melihat angka kecukupan gizi pada saat mengonsumsi makanan karena harga yang cukup menguras isi kocek tersebut. Oleh karena itu penulis mengusung produk yang mengandung gizi tinggi yang dibutuhkan oleh setiap orang dengan harga yang terjangkau, sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat. Tepung gandum memiliki kandungan karbohidrat tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk beraktivitas, selain itu buah buahan seperti strawberry, nanas, alpukat, durian, sirsak serta blueberry yang menjadi salah satu bahan baku pada pembuatan produk mengandung beberapa vitamin yaitu vitamin A, B dan vitamin C yang sangat diperlukan bagi tubuh manusia. Disamping itu, camilan yang praktis serta sehat akan menambah minat beli masyarakat terhadap produk yang ditawarkan mengingat masyarakat sekarang lebih menyukai produk yang praktis serta mampu mencukupi kebutuhan akan gizi bagi tubuh mereka. Alasan yang mendasari membuat PKM ini adalah karena kebutuhan akan gizi yang cukup tinggi bagi setiap orang, namun kebanyakan dari mereka tidak memperhatikan kualitas serta kandungan gizi yang terkandung dalam makanan yang mereka konsumsi. Dari sini penulis berinisiatif untuk mengusung produk dengan harga terjangkau tapi mampu memenuhi kebutuhan gizi konsumen.

Dari kelebihan tersebut maka Molen Pesisir memiliki peluang usaha yang cukup tinggi karena selain sehat, produk yang ditawarkan merupakan inovasi baru yang belum banyak dijumpai dipasaran sehingga akan banyak masyarakat yang tertarik untuk mencoba Molen Pesisir.

B.

RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka permasalahan yang dibahas dalam program ini adalah: 1. 2. 3. Bagaimana memeroleh bahan baku untuk membuat Molen Pesisir ? Bagaimana cara pembuatan Molen Pesisir ? Bagaimana cara memasarkan Molen Pesisir kepada konsumen ?

C.

TUJUAN PROGRAM Tujuan yang ingin dicapai dalam program ini antara lain: 1. Menumbuhkembangkan budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa untuk mendorong terciptanya wirausahawan baru dengan menerapkan IPTEK dalam berwirausaha. 2. Meningkatkan kreativitas di kalangan mahasiswa dalam hal penciptaan produk baru yang mempunyai nilai jual. 3. Mencipakan peluang usaha baru dikalangan mahasiswa.

D.

LUARAN YANG DIHARAPKAN Luaran yang diharapkan dari program ini adalah : 1. Terciptanya peluang usaha mandiri yang bergerak disektor home industri yang mengacu pada bidang kesehatan. 2. Meningkatkan kreatifitas dan inovatif mahasiswa dalam rangka menciptakan peluang usaha. 3. Menemukan hasil karya yang bermanfaat dan tepat guna.

E.

MANFAAT PROGRAM 1. Meningkatkan inovatif mahasiswa dalam menciptakan hasil karya yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha. 2. Memberikan inovasi-inovasi baru mengenai peningkatan taraf hidup masyarakat melalui program yang sedang dikembangkan.
2

BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

A.

Prospek Pengembangan Molen Pesisir sebagai Makanan Ringan Molen Pesisir merupakan produk makanan ringan yang sehat serta tersedia dalam berbagai varian rasa. Pada umumnya masyarakat hanya mengenal camilan molen yang selalu identik dengan rasa pisang, namun molen kini dapat dinikmati dengan berbagai macam rasa seperti rasa strawberry, nanas, alpukat, durian, sirsak serta blueberry. Selain itu molen yang dikenal masyarakat pada kulit luarnya hanya terbungkus oleh tepung gandum, tetapi pada produk ini kulit luar molen selain dilapisi oleh tepung gandum juga ditutup dengan tepung roti yang membuat molen lebih renyah dan terlihat seperti pasir pantai yang berwarna kuning keemasan yang mennutup seluruh permukaan molen. Selain keunikan dari molen, produk ini juga menawarkan gizi yang cukup yang terdapat dalam setiap sajian molen. Masyarakat dalam mengkonsumsi makanan tentunya akan memperhatikan kandungan yang terdapat didalam makanan tersebut, produk Molen Pesisir merupakan salah satu camilan yang sehat sehingga masyarakat akan tertarik untuk mengkonsumsinya.

B.

Keunggulan Molen Pesisir 1. 2. 3. Bahan baku mudah didapat dengan harga yang relatif murah. Terbuat dari bahan baku yang memiliki kadar karbohidrat tinggi. Isi molen banyak mengandung vitamin A , Bdan C yang berasal dari buah-buahan yang dibutuhkan oleh tubuh.

C.

Potensi Sumber Daya Perolehan bahan baku sangat mudah didapat mengingat banyak petani buah yang berada disekitar daerah Gunung Pati sehingga hasil panen dapat dimanaatkan secara maksimal. Selain itu, harga bahan baku juga relatif murah sehingga dapat membantu dalam menciptakan inovasi produk baru yang murah namun memiliki kandungan gizi yang tinggi. Selain itu, ketersediaan bahan baku yang memadai dapat menjamin kelangsungan usaha pembuaatan Molen Pesisir.

D.

Peluang Usaha
3

Molen Pesisir mempunyai prospek usaha yang terjamin, karena di Sekaran Guning Pati belum pernah ada yang mencoba mengembangkan Home Industry Molen yang mempunyai berbagai macam rasa serta terdapat keunikan pada kulit luarnya, oleh karena itu peluang pasarnya masih cukup tinggi.

E.

Media Promosi yang Digunakan Untuk menunjang proses pemasaran, ada beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk ini, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat dan menjadi pilihan masyarakat. Media ini berupa pamlflet, spanduk, leaflet serta adanya potongan harga tertentu dalam minggu pertama penjualan, ini dimaksudkan untuk menarik minat beli masyarakat.

F.

Strategi Pemasaran yang Akan Diterapkan Strategi pemasaran yang digunakan dalam usaha Molen Pesisir : 1. Kebijakan Produk Usaha ini bergerak dalam bidang produksi dan distribusi. Jenis produk yang dihasilkan berupa Molen Pesisir ( Molen Pelangi Lapis Pasir ) yaitu Molen yang tersedia dalam berbagai macam rasa serta pada kulit luar molen terbungkus oleh tepung roti sehingga terihat seperti lapisan pasir yang berwarna emas. 2. Kebijakan Harga Harga yang diberikan kepada konsumen yaitu sebesar Rp 1.000,- per buah. 3. Kebijakan Promosi Untuk meningkatkan hasil penjualan Molen Pesisir maka perlu dilakukan promosi. Bentuk promosi ini diantaranya yaitu pemasangan pamlflet, spanduk, leaflet serta adanya potongan harga tertentu dalam minggu pertama penjualan. 4. Kebijakan Distribusi Distribusi hasil produksi kepada para konsumen dilakukan secara langsung serta melalui kerjasama dengan mitra distribusi seperti toko-toko disekitar kawasan UNNES.

G.

Rencana Produksi Selama Empat Bulan Rencana produksi Molen Pesisir adalah sebagai berikut : 1. 1 Bulan 2. 4 Bulan : 750 buah : 3.000 buah
4

Harga Molen Pesisir adalah @ Rp 1.000,-

H.

Analisis Kelayakan 1. Anggaran biaya : Tabel 1. Investasi Awal No 1 2 3 4 5 6 7 Jenis Pengeluaran Penggiling Kulit Molen 2 @ Rp150.000,Pisau 2 @ Rp5.000,Baskom 3 @ Rp20.000,Mangkuk 5 @ Rp5.000,Penggorengan 1 @ Rp235.000,Kompor Gas 1 @ Rp250.000,Tabung Gas 3 Kg 1 @ Rp135.000,Jumlah Biaya Rp 300.000,Rp 10.000,Rp 60.000,Rp 25.000,Rp 235.000,Rp 250.000,Rp 135.000,Rp1.015.000,-

Tabel 2. Biaya Operasional per Bulan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Jenis Pengeluaran Tepung terigu 10 kg @ Rp8.000,Mentega 3 kg @ Rp12.000,Baking powder 4 bungkus @ Rp1.500,Gula halus 4 kg @ Rp10.000,Telur 2 kg @ Rp15.000,Garam 1 bungkus @ Rp2.000,Vanili 5 bungkus @ Rp1.000,Tepung panir 4 kg @ Rp9.000,Minyak goreng 4 kg @ Rp15.000,Selai rasa strawberry 2 botol @ Rp12.500,Selai rasa nanas 2 botol @ Rp12.500,Selai rasa blueberry 2 botol @ Rp12.500,Selei rasa durian 2 botol @ Rp12.500,Buah Alpukat 2 kg @ Rp12.000,Buah Sirsak 2 kg @ Rp10.000,Jumlah Biaya Rp 80.000,Rp 36.000,Rp 6.000,Rp 40.000,Rp 30.000,Rp 2.000,Rp 5.000,Rp 36.000,Rp 60.000,Rp 25.000,Rp 25.000,Rp 25.000,Rp 25.000,Rp 24.000,Rp 20.000,Rp439.000,5

2. Proyeksi Laba Rugi Laporan laba rugi selama satu bulan pertama, yaitu: Penjualan 750 buah x Rp1.000,Total biaya operasional perbulan Biaya penyusutan aset tetap perbulan* Biaya Transport perbulan Biaya Promosi perbulan Harga Pokok Produksi Laba satu bulan = Rp750.000,= Rp439.000,= Rp 33.833,= Rp 75.000,= Rp 50.000,Rp597.833,Rp152.167,-

* 40% x Rp 1.015.000 x 1 : 12

= Rp 33.833,-

Laba selama 4 bulan = Rp608.668,3. Perhitungan BEP

= 4 x Rp152.167,-

BEP dalam satu bulan dapat dihitung sebagai berikut : BEP Harga Produksi = = = Rp797,Artinya, pada harga Rp797,- perusahaan berada dititik impas.

(1)

BEP Volume Produksi = = = 598

(2)

Artinya, pada jumlah volume produksi 598 perusahaan tidak mendapat keuntungan maupun kerugian.

4. Perhitungan B/C Ratio B/C Ratio =

(3)

= = 1,71 B/C Ratio > 1, maka usaha ini layak untuk dijalankan. Artinya, setiap satuan biaya yang dikeluarkan diperoleh hasil penjualan sebesar 1,71 kali lipat.

BAB III METODE PELAKSANAAN

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah sebagai berikut: 1. Persiapan Alat dan Bahan a. Persiapan alat : Penggiling kulit molen Pisau Baskom Mangkuk b. Persiapan bahan : Bahan untuk kulit molen: Tepung terigu Mentega Baking powder Gula halus Telur Garam Vanili Tepung panir Bahan untuk isi molen : Selai rasa strawberry Selai rasa nanas Selai rasa blueberry Selai rasa durian Buah alpukat Buah sirsak Minyak goreng : 1 buah : 2 buah : 3 buah : 5 buah

2.

Pelaksanaan Cara pembuatan molen pesisir sebagai berikut : a. Untuk membuat kulit molen, campurkan tepung terigu, baking powder, gula halus, telur, garam, vanili menjadi satu. Aduk dan campur hingga rata. b. Tambahkan margarin, kemudian aduk hingga adonan berbulir kecil. c. Tuangkan air secara perlahan sambil mengaduk dengan bantuan sendok hingga menjadi adonan yang baik. d. Tunggu sekitar 15 menit. e. Untuk membuat kulit luar molen ambil sedikit demi sedikit adonan kulit molen dan ratakan menjadi adonan yang pipih menggunakan alat penggiling kulit molen. f. Potong adonan yang telah pipih selebar kira-kira 3cm menjadi bentuk pita yang panjang. g. Gulung adonan pita panjang tersebut berbentuk kerucut, kemudian tambahkan isi pada bagian tengahnya ( selai rasa strawberry, nanas, blueberry, durian, alpukat dan sirsak) pada tiap molen. h. Kemudian celupkan lilitan molen pada putih telur lalu lumuri dengan tepung panir dibagian kulit luarnya. i. Goreng molen yang sudah ditutupi oleh tepung panir pada minyak goreng yang sudah dipanaskan hingga berwarna kuning kecoklatan dan matang. j. Langkah terakhir angkat dan tiriskan.

3.

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Program Kreativitas Mahasiswa dilaksanakan setiap bulannya, bertempat di Kampus Universitas Negeri Semarang Fakultas Ekonomi. Alat yang harus dibawa saat monitoring dan evaluasi : a. Laporan kemajuan usaha b. Bahan presentasi c. Foto-foto kegiatan lapangan dan produk Molen Pesisir

4.

Manajemen Organisasi Manajemen merupakan proses mengkoordinasi dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efektif dan efisien dengan orang
8

lain. Setiap manajer mempunyai tugas yang sangat vital terutama dalam merencanakan, mengorganisasikan, mempimpin dan mengawasi jalannya suatu usaha.

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

A. BIAYA 4.1 Tabel Rekapitulasi Anggaran Biaya No 1 2 3 4 ` Jenis Pengeluaran Peralatan Penunjang Bahan Habis Pakai (selama 4 bulan) Transportasi Lain-lain Jumlah Biaya Rp1.015.000,Rp1.756.000,Rp Rp 300.000,300.000,-

Rp3.371.000,-

B. JADWAL KEGIATAN PROGRAM 4.2 Tabel. Jadwal Kegiatan Program No Kegiatan 1 1 2 3 4 5 6 Persiapan Dan Pengadaan Bahan Prosuksi Molen Pesisir Promosi Pemasaran Pembuatan Laporan Penyerahan Laporan Akhir X X X X X X X X X X X X X X X X X 2 Bulan 3 4

A. Identitas Diri Anggota 1

Lampiran 2. Justikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang Material Justifikasi Pemakaian Penggiling Kulit Alat Pembuatan 2 Molen Pisau Baskom Mangkuk Penggorengan Kompor Gas Tabung Gas 3 Kg Produk 2 3 5 1 1 1 Subtotal (Rp) 5.000,20.000,5.000,235.000,250.000,135.000,10.000,60.000,25.000,235.000,250.000,135.000,1.015.000,Kuantitas Harga Satuan (Rp) 150.000,300.000,Biaya

2. Bahan Habis Pakai Material Justifikasi Pemakaian Tepung terigu Mentega Baking powder Gula halus Telur Garam Vanili Tepung panir Minyak goreng Selai rasa strawberry Selai rasa nanas Selai rasa blueberry Selei rasa durian Buah Alpukat Buah Sirsak Bahan Baku 40 kg 12 kg 16 bgks 16 bgks 8 kg 4 bgks 20 bgks 16 kg 16 kg 8 btl 8 btl 8 btl 8 btl 8 kg 8 kg Subtotal (Rp) 3. Perjalanan
14

Kuantitas Harga Satuan

Total

8.000,12.000,1.500,10.000,15.000,2.000,1.000,9.000,15.000,12.500,12.500,12.500,12.500,12.000,10.000,-

320.000,144.000,24.000,160.000,120.000,8.000,20.000,144.000,240.000,100.000,100.000,100.000,100.000,96.000,80.000,1.756.000,-

Material

Justifikasi Pemakaian

Kuantitas

Harga Satuan (Rp) 50.000,-

Keterangan

Perjalanan Semarang

ke Pembelian alat penunjang produk

Perjalanan Gunung Pati

ke Pembelian bahan distribusi produk dan

200.000,-

Perjalanan Sekaran

ke Pembelian

50.000,-

Subtotal (Rp)

300.000,-

4. Lain-lain Material Biaya promosi Biaya Keuangan Jumlah Rp300.000,Penyusunan Harga Rp200.000,Laporan Rp100.000,Keterangan

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas No 1 2 Nama / NIM Ernawati / 7211412098 Siti Waryuni / 7311412090 Tri Sulystya Ningrum / 7211413142 Mella Nofantika Program Studi Akuntansi Manajemen Bidang Ilmu AlokasiWaktu (jam/minggu) Uraian Tugas Pembelian bahan baku Produksi

Akuntansi

Produksi

Akuntansi

Pemasaran

15

16

DAFTAR GAMBAR Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

17