Anda di halaman 1dari 7

Transformasi Laplace Metode transformasi Laplace adalah suatu metoda operasional, yang dapat digunakan secara mudah untuk

menyelesaikan Persamaan Deferential Linear Maka dengan mengunakan Transformasi Laplace kita dapat mengubah beberapa fungsi umum : 1 " # !ungsi sinusoidal !ungsi sinusoidal teredam !ungsi $%ponensial men&adi al&abar 'ariable kompleks

(edangkan untuk operasi)operasi seperti deferential dan integral dapat diganti dengan, operasi al&abar bidang komplek dan selan&utnya dapat diselesaikan dengan menggunakan table transformasi Laplace Defenisi transformasi Laplace :

L[ f ( t ) ] = F ( s ) = f ( t ) e st dt
.

f*t+ , fungsi -aktu, adalah nol *.+ untuk t/ . !*s+ , fungsi komplek *TL dari f*t+ L , simbol operasional yang menun&ukkan bah-a besaran yang dikehendakinya ditransformasikan dengan integral laplace

Biasanya untuk beberapa fungsi f(t), sudah ada fungsi padanannya, sehingga tidak perlu lagi untuk melakukan pengintegralan dari definisi di atas. Fungsi hasil tranformasi ini, yaitu F(s), dinamakan fungsi bayangan dari fungsi asal f(t). Di dalam teknik kendali/elektronika, seringkali varibel t dari fungsi asal ini adalah variabel waktu (time-domain), dan s dari fungsi bayangan adalah frekuensi (frequency-domain).

Fungsi asal, f(t)

Fungsi bayangan, F(s)

0euntungannya menggunakan Transformasi Laplace:

0ondisi a-al akan tercakup secara otomatis mis:


S

+ Vi i C

Pada saat t , ., lihat rangkaian listrik tersebut disini capasitor sudah dianggap bermuatan hal, semacam ini disebut kondisi a-al

" # 1 2

Dapat menyelesaikan persamaan al&abar biasa Lebih sistematis (udah tersedianya table (emua macam input mudah untuk diselesaikan

Dalil- dalil Transformasi Laplace : 1. Dalil Lenearity : f*t+

!*s+
L[ af ( t ) ] = aF ( s )

af*t+ 2. Dalil Superposisi : f1*t+ f"*t+ a !*s+

!1*s+ f1*t+ !"*s+ L 4f1*t+


3 3

f"*t+
,

!1*s+ 3 !"*s+

f"*t+ 5

!1*s+ 3 !"*s+

3. Deferensiasi :
df ( t ) L S F ( s) f ( .+ ) dt

0ondisi a-al dimana harga f*.+, harga a-al f(t) pada saat t , .

d " f (t) df " L *t = .+ S F ( s ) Sf ( . + ) " dt dt

d n f (t ) d n 1 f n n 1 n " df ( ) ( ) L S F s S f . S *t = .+ + n dt dt n 1 dt

4. Dalil Inte rasi

f ( t )dt S F ( s )
.

f ( t )dt

1 1 F ( s) + S S

f ( t ) dt

t =.

T67$L 686L9:; 7$(6<68 ($0;6( D6<; M$068;( 8o (istem Mekanis Model (istem

L;(T<;0

(imbol

(istem Listrik 6nalogi 6nalogi :aya ke :aya ke Teganga = *t+ ; *t + L 6rus ;*t+ = *t +

1 " #

:aya * P +, * ! + Torsi * T + 0ecepatan * > + 0ecepatan sudut * ? + Massa * M + atau

[m] v

Momen ;nersia * A + 0oefisien :esek 'iskos * fBD+ 0onstanta Pegas * k +

f ,D v

G=

1 R

<

C
K

Perpindahan *%+ Perpindahan *? +


D/f X(t

mua tan q

1 L

1 C

M
@ontoh : F(t)
Persamaan geraknya : F *t + f dx d "x KX = M dt dt " d "x dx +f +K x dt dt "

F *t + = M

Aika diba-a ke rangkaian listrik :


>> GA A ARUS F *t + >> i *t +

Maka $ersamaan geraknya ada"a# : C d "V *t + 1 dV *t + 1 di *t + + + V *t + = dt R dt L dt

C
i(t) C R L

dV V *t + 1 + + V *t + d *t + = i *t + dt R L Se!a! V =d dt

>> GA A %&GA'GA' F *t + >>V *t +

+ Vi(t)

i(t)

Vo(t)

Maka $ersamaan geraknya di *t + 1 L + R i *t + + i *t + dt =V *t + dt C dim ana i *t + = sum!er arus v *t + = sum!er tegangan

(oal : (ebagaimana diperlihatkan pada gambara rangkain mekanis sebagai berikut : F(t)

M
K X(t D/f ref

a @arilahBtuliskan persamaan gerak dar (istem b Tentukan bentuk transfer fuction :*s+ adalah Merupakan fungsi dari outputBinput

Penyelesaian :

L[ f *t +] = F * s+ = f *t + e st dt
.

a Maka $ersamaan geraknya >> F *t + = M

d " X *t + dX *t + +f + K X *t + " dt dt

! Per!andingan

(ut$ut X *s+ = = G*s+ in(ut F *s+

d " X *t + dX *t + L[ f *t +] = L M +f + K X *t + " dt dt L[ f *t +] = F * s +
d " X *t + " . L M = M * S X * s + S * X + S X dim ana semua sarat a+a" = . * . + + *.+ dt " Maka ni"ainya = M S " X * s +

dX *t + L f = f S X * s + S . X * . ++ = f S X * s + dt L[ K X *t +] = K X * s + *"e# karena itu F * s + = MS " X * s + + f S X * s + + K X * s + )atak Sistem >> G * s + = X *s+ 1 = " F *s+ M S +S f +K