Anda di halaman 1dari 2

Setelah lulus dari sekolah menengah pertama (SMA) pada tahun 2013, saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan

ke perguruan tinggi. Saya memilih melanjutkan pendidikan untuk memenuhi hasrat saya sebagai pencari ilmu. Selain itu, jika saya memilih bekerja maka kemungkinan saya hanya mendapatkan pekerjaan yang kurang memuaskan. Saya menjatuhkan pilihan pada Universitas Hasanuddin karena beberapa hal. Pertama, biaya SPP-nya merupakan yang termurah se-Indonesia sehingga dapat mengurangi beban keluarga.. Kedua, menurut informasi yang saya dapatkan, Universitas Hasanuddin (Unhas)telah mendapatkan akreditasi A dan memiliki prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Tetapi, saya tetap yakin bahwa semua perguruan tinggi di Indonesia sangat baik. Adapun mengenai prestasi masingmasing perguruan tinggi tergantung dari pribadi mahasiswanya, apakah mau berkembang menjadi lebih baik atau tetap jalan di tempat. Berbekal usaha dan doa, Allah SWT mengizinkan saya untuk lulus di program studi (prodi) Teknik Geologi Unhas. Saya memilih prodi teknik geologi karena jurusan ini sangat berprospek di masa depan. Selain itu, saya juga tertarik dengan bumi tempat tinggal kita sekarang ini yang unik dan penuh misteri. Saya bercita-cita akan menjadi seorang ilmuwan yang memberi manfaat bagi masyarakat dunia. Setelah mendapat gelar sarjana, saya berencana untuk menjadi dosen dan mencari beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di luar negeri. Bahkan, saya bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang S3 dan meraih gelar professor di luar negeri. Pastinya, sumber dana berasal dari beasiswa karena orang tua pasti tidak akan sanggup membiayainya. Mimpi-mimpi tersebut terinspirasi dari para cendekiawan muslim, seperti B.J. Habibie, Ibnu Sina, al-Biruni. Saya tidak ingin hanya bekerja dan mendapatkan uang, tetapi menemukan/menghasilkan sesuatu yang membantu kesejahteraan masyarakat dunia. Untuk mencapai semua itu, saya telah berusaha semampu saya untuk belajar dan berdoa. Sesering mungkin mengadakan diskusi dengan dosen atau teman mengenai ilmu geologi dan ilmu lain yang dapat meningkatkan softskill. Memanfaatkan waktu se-efektif mungkin dengan membaca buku, artikel, dan berita teraktual. Pastinya, mencari informasi beasiswa supaya dapat melanjutkan pendidikan sarjana karena tidak mungkin saya akan lulus menjadi sarjana kalau tidak ada biaya. Selain itu, memperbanyak ilmu agama sebab sebagai umat beragama kita tidak

boleh lupa dengan tujuan kita diciptakan. Semoga nantinya, saya menjadi ilmuwan yang memiliki akhlak yang baik. Setelah menjadi ilmuwan, saya akan kembali ke kampung halaman saya dan menggunakan ilmu saya untuk kemaslahatan masyarakat, seperti mencari potensi sumber daya alam seperti emas, tembaga, dan lain-lain di daerah saya sehingga dapat meningkatkan pemasukan daerah. Saya juga berencana untuk melakukan pencegahan bencana banjir dan tanah longsor serta mencari sumber air bersih yang menjadi permasalahan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, saya berharap kepada yayasan Tanoto untuk memberikan bantuan dana dalam melanjutkan pendidikan saya yang mayoritas dipenuhi persoalan dana, mulai dari biaya hidup di kota Makassar yang lumayan besar sampai kepada pengadaan buku-buku dan sarana penunjang perkuliahan seperti kompas geologi, palu geologi dan lain-lain yang biayanya tidak murah.

Anda mungkin juga menyukai