Anda di halaman 1dari 21

MAKALAH Perangkat Keras Jaringan Komputer

disusun oleh :

Tantri Aulia 1129040253

Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Makassar

2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Taufik dan Hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi saya. Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi saya dan pembaca serta melengkapi tugas dari mata kuliah Jaringan Komputer Dasar. Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para bapak dosen untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

BAB I PENDAHULUAN

Kita sekarang hidup dalam era globalisasi dan dikelilingi dengan teknologi canggih. Hidup kita saat ini jauh lebih mudah dengan adanya bantuan teknologi tersebut khususnya komputer. Tidak seperti jaman dulu yang selalu mengandalkan tenaga manusia dan bersifat manual, sekarang kita hanya berpangku tangan dan cuma perlu melihat bagaimana mesin-mesin ciptaan ini melakukan hal yang biasa kita lakukan. Dalam makalah ini akan dibahas khusus mengenai komputer, yaitu mengenai perangkat kerasnya (hardware) serta bagaimana komputer tersebut bekerja bersama dalam suatu kelompok yang biasa disebut jaringan komputer. Komputer tentu tidak tersusun atas satu material saja, tetapi ada banyak komponen yang disatukan yang akhirnya terbentuk seperti yang sekarang ini sering kita lihat. Ya itulah perangkat keras dan perangkat lunaknya. Kedua komponen ini terbagi lagi menjadi beberapa bagian dan memiliki fungsi masing-masing. Berikut penjelasan lebih lengkap agar kita lebih memahami apa saja perangkat-perangkat yang menyusun suatu komputer itu.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN HARDWARE JARINGAN

Pengertian Perangkat Keras/Hardware Jaringan Komputer adalah peralatan yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke komputer lainnya dalam suatu jaringan yang bertujuan untuk berbagi data, informasi dan peralatan lainnya. Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu :Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Printer, CDROM, Scanner, Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process transformasi data didalam jaringan.

Perangkat-Perangkat yang diperlukan

2.2 MACAM-MACAM HARDWARE JARINGAN Adapun macam-macam dari hardware jaringan yaitu: 1. File Server Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan

yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan. Sebuah file server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain. Terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat. Sehingga minimal sebuah file server mempunyai beberapa karakter seperti tersebut di bawah ini : Processor minimal 166 megahertz atau processor yang lebih cepat lagi (Pentium Pro, Pentium II, PowerPC). Sebuah Harddisk yang cepat dan berkapasitas besar atau kurang lebih 10 GB Sebuah RAID (Redundant Array of Inexpensive Disks).Sebuah tape untuk back up data (contohnya . DAT, JAZ, Zip, atau CDRW) Mempunyai banyak port network Kartu jaringan yang cepat dan Reliabilitas Kuranglebih 32 MB memori

Gambar 2.1 File Server

2. Server Suatu server merupakan hati dari kebanyakan network.Server biasanya merupakan

computerberkecepatan tinggi dengan kapasitas memori (RAM) dan simpanan yang besar, dandihubungkan dengan antarmuka jaringan yang cepat (fast network interface).Sistem operasijaringan bekerja pada komputer tersebut, bersama perangkat lunak aplikasi dan file data yangdiperlukan.

Gambar 2.2 Contoh Komputer Server

3. Worksation Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai ; Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan ke jaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.

Gambar 2.3 Workstasions 4. Front end processor Front-end Processor menangani lalu lintas Jaringan komputer yang masuk dan keluar dari host komputer. Kedua komputer tersebut dapat merupakan jenis apapun, tetapi configurasi yang umum terdiri dari sejenis komputer mini khusus yang berfungsi sebagai front-end processor dan sebuah mainframe yang menjadi host. Front-end Processor berfungsi sebagai unit input dari host dengan mengumpuklkan pesan-pesan yang masuk dan menyiapkan data bagi host. Front-end Processor juga berfungsi sebagai unit output dari host dengan menerima pesan-pesan untuk transmisi ke terminal. Walau kecepatan transmisi antara saluran dan front end Processor relatif lambat ( dalam banyak kasus bit-bit ditransmisikan secara serial ) kecepatan transmisi front-end processor dengan host dapat berlangsung secara cepat ( beberapa bit ditransmisikan secara paralel).

Sebagian front-end processor melakukan message switching dengan mengatur rute (routing) pesan dari suatu terminal ke yang lain tanpa melibatkan host. Jika karena suatu hal terminal penerima tidak dapat menerima pesan (mungkin sedangan digunakan atau rusak) front-end processor dapat menyimpan pesan tersebut dalam penyimpanan sekunder dan mengirimkannya nanti. Kemampuan ini disebut simpan dan teruskan (store and forward).

Gambar 2.4 Front end processor 5. Pengkabelan Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel, menghubungkan sisi satu dengan sisi yang lainnya. Namun seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang dikembangkan manusia itu sendiri, kini tidak hanya jaringan kabel namun juga muncul dengan memanfaatkan gelombang radio dan serat optik. Berikut tiga (3) jenis kabel yang dikenal secara umum, yaitu : 1.) Coaxial Cable (Kabel Coaxial) Dikenal 2 jenis kabel Coaxial yaitu Thick Coaxial (mempunyai diameter lumayan besar) dan Thin Coaxial (mempunyai diameter lebih kecil). 1. Thick Coaxial Cable (Kabel Coaxial Gemuk) Kabel ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, diameter rata-rata12mm, dan biasanya berwarna kuning.Sering disebut standard ethernet / thick ethernet /thicknet / yellow cable. 2. Thin Coaxial Cable (Kabel Coaxial Kurus) Kabel ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE2, diameter rata-rata5mm, dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya.Sering disebut thinethernet / thinNet.Kabel jenis ini sering digunakan di kalangan radio amatir untuktransceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar.

Gambar 2.5 Thick Coaxial Cable dan Thin Coaxial Cable

2.) Fiber Optic (FO) Kabel jenis ini menggunakan serat optik.Kecepatan dan kehandalan dalam menghantarkan jaringan tidak diragukan lagi. Namun biasanya hanya dipakai diperusahaan yang besar karena harganya yang mahal dan pemasangannya yang sulit. Kecepatan pengiriman data dengan media FO ini lebih dari 100 Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.

Gambar 2.6 Fiber Optic 3.) Twisted Pair Ethernet Kabel jenis ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Shielded Pair Twisted (STP) dan UnshieldedPair Twisted (UTP). STP adalah kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan UTP adalah kabel yang tidak memiliki selubung pembungkus.

Gambar 2.7 Kabel UTP dan Kabel STP

6. Kabel UTP

Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP.

Gambar 2.8 Kabel UTP

7. Konektor Konektor adalah sejenis jack yang dipasang di kedua ujung kabel. Banyak sekali jenis konektor yang ada namun tentunya konektor ini disesuaikan dengan jenis kabel yang dipakai. Berikut beberapa jenis kabel beserta konektornya, diantaranya : 1.) Konektor SC dan ST untuk kabel jenis Fiber Optik

Gambar 2.9. Konektor ST dan SC

2.) Konektor RJ-45 untuk kabel UTP.

Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasang-an pada saat membeli kabel UTP

Gambar 2.10 Konektor RJ-45

3). Konektor RJ-11 untuk kabel STP.

Gambar 2.11 Konektor RJ-11 4.)Konektor BNC untuk kabel jenis Coaxial.

Gambar 2.12.a.konektor BNC b. Terminator BNC c. T BNC

8. Tang Crimping Alat menyerupai tang yang berfungsi untuk memotong kabel, melepas pembungkus kabel, danmemasang konektor.

Gambar 2.13 Tang Crimping

9. LAN Tester LAN Tester adalah alat untuk menguji kabel LAN apakah pemasangan atau proses crimpingtelah berjalan dengan benar atau belum.

Gambar 2.14 LAN Tester

10. Cluster Control Unit Cluster Control Unit membangun hubungan antara terminal yang dikendalikannya dengan perlatanperalatan dan jaringan. Alat ini memungkinkan beberapa terminal berbagi satu printer atau mengakses beberapa komputer melalui jaringan yang bebeda. Cluster Control Unit dapat pula mengerjakan pemeriksaan kesalahan dan pengubahan kode.

Gambar 2.15Cluster Control Unit

11. NIC (Network Interface Card) atau Kartu Jaringan Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu inernal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer. Beberapa komputer seperti komputer MAC, menggunakan sebuah kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port komputernya. Pada komputer notebook ada slot untuk kartu jaringan yang biasa disebut PCMCIA slot. Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring. Yang saat ini populer digunakan adalah Ethernet, lalu diikuti oleh Token Ring, dan LocalTalk. Berikut akan di bahas beberapa mengenai kartu jaringan. a. Ethernet Card / Kartu Jaringan Ethernet

Kartu jaringan Ethernet biasanya dibeli terpisah dengan komputer, kecuali seperti komputer Macintosh yang sudah mengikutkan kartu jaringan Ethernet didalamnya.kartu Jaringan ethernet umumnya telah menyediakan port koneksi untuk kabe lKoaksial ataupun kabel twisted pair, jika didesain untuk kabel koaksial konenektoryaadalah BNC, dan apabila didesain untuk kabel twisted pair maka akan punya konektor RJ-45. Beberapa kartu jaringan ethernet kadang juga punya konektor AUI. Semua itudi koneksikan dengan koaksial, twisted pair,ataupun dengan kabel fiber optik.

Gambar 2.16 Network Interface Card

b. LocalTalk Card LocalTalk adalah kartu jaringan untuk komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer.Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet di Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perudahaan tersebut.Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda. Biasanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mps.

Gambar 2.17 LocalTalk Card

12. Switch Switch bekerja pada lapisan datalink sehingga sering disebut sebagai switch lapisan ke dua(Layer2 switch). Cara kerja switch mirip dengan bridge yaitu mampu untuk mengenal alamat MAC. Switch memiliki tabel penerjemah yang secara otomatis membuat daftar alamat MAC dari komputer yang berada di jaringan. Dengan menggunakan tabel alamat ini, switch meneruskan data ke alamat MAC komputer yang dituju. Data yang masuk dan keluar dari suatu port dapat langsung masuk switch tanpa harus menunggu data lain yang melalui port lain. Hal ini dikatakan bahwa setiap port pada switch mempunyai collision domain sendiri yang sangat mempercepat pengiriman data pada jaringan.

Gambar 2.18 Switch

13. HUB Hub berfungsi untuk memperkuat sinyal dan tidak memiliki tingkat kecerdasan untuk menentukan tujuan akhir informasi yang dikirim. Hub memiliki sejumlah port sehingga hubsering disebut sebagai multiport repeater. Pada hub, sinyal yang dikirim akan diterukan kesemua port yang dimiliki. Pada hub hanya terdapat satu jalur untuk semua data yang masuk dankeluar.Sehingga setiap data harus bergantian menggunakan hub jika tidak ingin terjaditabrakan.Hub hanya mempuyai satu collision domain (wadah tabrakan) untuk tiap port.Hubhanya mendukung half duplex yaitu data hanya dapat dikirim dan diterima secara bergantian.

Gambar 2.19 HUB

14. Router Router memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan mampu meneruskan data ke alamat-alamat tujuan yang berada pada jaringan yang berbeda. Router bekerja pada lapisan network (lapisanke tiga) dan meneruskan paket data berdasarkan alamat logika seperti IP address.

Gambar 2.20 Router

15. Bridge Bridge digunakan untuk memecah jaringan yang besar menjadi beberapa segmen jaringan yang lebih kecil. Jaringan-jaringan kecil tersebut dihubungkan oleh suatu bridge. Bridge bekerja pada lapisan datalink. Bridge mampu mengenal alamat MAC. Bridge memiliki table penerjemah yang secara otomatis membuat daftar alamat MAC dari komputer yang berada dijaringan. Dengan menggunakan tabel alamat ini, bridge meneruskan data ke alamat MAC komputer yang dituju.

Gambar 2.21 Bridge 16. Repeater Ketika suatu isyarat melintas sepanjang kabel, isyarat tersebut cenderung mengalami penurunan kekuatan atau daya.Repeater adalah alat yang dapat menguatkan (boost) isyarat jaringan yang melintasinya.

Gambar 2.22 Repeater

17. Modem

Modem berfungsi untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog,atau sebaliknya, sehinngga dapat dimengerti oleh bahasa mesin. Modem biasanya digunakan untuk koneksi melalui saluran telepon. Ada 2 macam modem yaitu:

Gambar 2.23 Modem 1). Modem Internal yaitu modem yang dipasang didalam komputer.

Gambar 2.24 Modem Internal

2). Modem External yaitu modem yang dipasang di luar komputer.

Gambar 2.25 Modem External 18. Gateway Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protocol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan komputer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.

Gambar 2.26 Gateway

19. Brouter Adalah yang menggabungkan teknologi bridge dan router.Bahkan secara tidak tepat seringkali disebut sebagai router multiprotokol. Walau pada kenyataannya ia lebih rumit dari pada apayang disebut router multiprotokol yang sebenarnya.

Gambar 2.27 Brouter 20. Multiplexer Saat beberapa terminal harus berbagi satu saluran pada saat yang sama, multiplexer dapat ditambahkan pada tiap ujung. Multiplexer adalah suatu alat yang memungkinkan pengirimandan penerimaan beberapa pesan secara serentak. Penambahan multiplexer berdampak seperti mengubah jalan satu jalur menjadi jalur bebas hambatan dengan beberapa jalur. Pengaturan nomor port dan protokol yang mengirim data pada modul software yang benar didalam host.

Gambar 2.28 Multiplexer

BAB III KESIMPULAN

Sebuah jaringan komputer yang dibangun merupakan suatu bentuk rangkaian dari hardware, software dan protokol. Hardware dalam jaringan meliputi Personal Computer (PC), Network Internet Card (NIC), Perangkat penghubung (Kabel), Modem, Hub/Switch, Bridge, dan Router. Software yang digunakan didalam jaringan meliputi sistem operasi yang dipakai oleh komputer yang terpasang didalam jaringan baik server maupun client. Sistem operasi yang umumnya dipakai oleh adalah Linux dan Windows. Protokol adalah pengatur atau pemberi ketetapan pada data yang akan dimasukikan kedalam jaringan. Didalam konfigurasi hardware jaringan, penggunaan komponen penyusun jaringan harus disesuaikan dengan kebutuhan. Penyesuaian dengan kebutuhan ini diharapkan dapat meminimalisir biaya yang akan terpakai dalam membangun sebuah jaringan komputer. Akan tetapi, spesifikasi dari komponen tersebut harus memenuhi standar yang dibutuhkan jaringan.

DAFTAR PUSTAKA

Tanenbaum, AS, Computer Networks, Prentise Hall, 1996 Stallings, W. Data and Computer Communications, Macmillan Publishing Company, 1985. Stallings, W. Local Network, Macmillan Publishing Company, 1985. Raj Jain, Professor of CIS The Ohio State University Columbus, OH 43210 Jain@ACM.Org http://www.it-artikel.com/2012/04/perangkat-keras-jaringan-komputer.html http://t0k1chy.wordpress.com/2009/12/18/materi-tcpip/