Anda di halaman 1dari 6

AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 2 Rangkuman Push-Down Accounting

Oleh:

Ricky Andian

(040810119)

DEPARTEMEN AKUNTANSI AKU!TAS EKONOMI UNI"ERSITAS AIR!AN##A $%&%

PUSH-DOWN ACCOUNTING
Dalam teori induk perusahaan, perbedaan harga perolehan/ nilai buku dialokasikan pada aktiva dan kewajiban diidentifikasi pada goodwill melalui jurnal kertas kerja. Pembukuan anak perusahaan tidak dipengaruhi oleh harga yang dibayarkan oleh induk perusahaan. SEC di merika mensyaratkan bahwa nilai wajar dari aktiva dan

kewajiban anak perusahaan yang diakuisisi menggambarkan penggunaan biaya oleh induk perusahaan, di!atat terpisah dalam laporan keuangan. Dengan kata lain "diturunkan (pushed down)# ke laporan anak perusahaan. rgumen SEC adalah jika induk perusahaan mengendalikan kepemilikan dalam suatu entitas, akuntansi untuk pembelian aktiva dan kewajiban harus sama tanpa memandang apakah entitas itu akan ada terus atau merjer ke dalam operasi induk perusahaan. $etapi jika anak perusahaan memiliki hutang kepada publik atau memiliki saham preferen atau ada kepemilikan minoritas yang signifikan, induk perusahaan tidak akan dapat mengendalikan kepemilikan. SEC

menyarankan akuntansi push%down untuk situasi ini tetapi tidak diwajibkan. &akalah 'CP menjelaskan akuntansi push%down sebagai ( "basis

akuntansi dan pelaporan baru untuk entitas dengan laporan keuangan terpisah, berdasarkan pada transaksi pembelian saham berhak suara, dan yang menghasilkan perubahan kepemilikan saham berhak suara yang beredar entitas tersebut. )etika akuntansi push%down tidak digunakan dalam akuisisi, alokasi harga pembelian pada aktiva bersih berwujud dan goodwill diselesaikan dalam kertas

kerja konsolidasi. *aporan keuangan konsolidasi menggambarkan alokasi pembelian. pabila anak perusahaan telah menggunakan metode push%down maka proses konsolidasi telah disederhanakan. )ritik atas akuntansi push%down berpendapat bahwa transaksi pembelian antara induk perusahaan dengan pemegang saham anak perusahaan tidak sesuai dengan basis akuntansi yang baru. nak perusahaan bukanlah bagian dari transaksi + ia tidak menerima dana baru, tidak menjual aktiva, kewajiban, dan hasil operasi anak perusahaan. kuntansi push%down tidak diterapkan se!ara konsisten di antara pendukung konsep tersebut, biasanya anak perusahaan dinilai kembali se!ara proporsional. -erapa presentase kepemilikan minoritas yang signifikan sehingga akuntansi push%down tidak perlu digunakan. pakah alokasi harus dilakukan

dengan proporsional jika perubahan yang terjadi dalam kepemilikan kurang dari /001. Perlakuan pemindahan saldo laba ke modal push%down mensaratkan basis akuntansi dan pelaporan baru untuk entitas yang diperoleh. &odal push%down adalah perkiraan tambahan modal disetor, yang men!akup penilaian kembali aktiva dan goodwill, dan saldo laba anak perusahaan yang dieleminasi dengan konsep entitas baru pada akuntansi push%down. Pada *everaged -uyouts 2*-34, sekelompok investor memperoleh sebuah perusahaan dari pemegang saham publik melalui transaksi yang dibiayai sedikit modal dan hutang dalam jumlah yang teramat besar. -iasanya hutang yang diperoleh investor untuk membiayai *-3 dijamin oleh aktiva perusahaan dan dilunasi oleh dana perusahaan atau menjual asetnya. )arena hutang tersebut

dijamin oleh aktiva perusahaan

, bank pemberi pinjaman kelompok investor

seringkali mengiginkan agar hutang tersebut mun!ul dalam laporan keuangan perusahaan . 5ika pemilik lama membayar agio yang besar untuk sahamnya, dan nilai buku, bukan nilai wajar aktiva dan kewajiban yang di!atat pada nera!a perusahaan baru 2perusahaan yang diambil alih4, hutang yang terjadi dari transaksi *-3

membuat kondisi keuangan perusahaan baru tersebut makin memburuk dari seharusnya. Popularitas *-3 merupakan salah satu alasan mengapa banyak akuntan yang mendukung menerapkan akuntansi push%down untuk akuisisi, termasuk *-3, yang mengi6inkan pen!atatan aktiva perusahaan yang diperoleh ke dalam laporan keuangannya dengan menggunakan harga beli. 7ntuk beberapa tahun, SEC dan 8 S- Emerging 'ssues $ask 8or!e 2E'$84 bergulat dengan pertanyaan apakah nilai wajar atau nilai buku digunakan dalam *-3. Struktur buyout mempengaruhi dasar akuntansi. Perusahaan holding dapat memperoleh aktiva bersih perusahaan , modal perusahaan , atau investor dapat memperoleh perusahaan tanpa menggunakan perusahaan holding.

)onsensus E'$8 diterapkan pada *-3 di mana perusahaan holding digunakan untuk memperoleh semua ekuitas perusahaan yang beroperasi melalui akuisisi yang sebagian besar didanai pinjaman. E'$8 menetapkan pengujian ke empat untuk menentukan apakah *-3 menyebabkan perubahan kepentingan

pengendalian. 5ika terdapat perubahan pengendalian, maka diperlukan perubahan dasar akuntansi. )ritik atas konsensus se!ara umum berkisar pada

kompleksitasnya, juga pada tataran konseptual. Se!ara khusus, kritik terhadap

ditetapkannya dasar akuntansi yang merefleksikan sebagian nilai wajar dan sebagian nilai buku. E'$8 berpendapat bahwa metode tersebut lebih mengutamakan isi daripada bentuk + entitas baru memiliki pemegang saham baru dan hal tersebut sama dengan penggabungan usaha jenis pembelian. Perusahaan telah men!oba untuk meran!ang penggabungan usaha tanpa melibatkan goodwill. Perusahaan menginginkan target menerbitkan saham tambahan kepada induk perusahaan sebagai penukar kepentingan induk pada anak. lasan yang digunakan dalam hal ini merupakan penggabungan badan

usaha di bawah pengendalian yang sama. )arena itu, penggabungan bukanlah suatu pembelian dan transaksinya akan di!atat menggunakan nilai historis. E'$8 membahas penggabungan ini dalam E'$8 'ssue 9o. :0%/;, dan berkesimpulan bahwa ( Sesuai P- 3pinion 9o. /<, induk perusahaan men!atat pengalihan anak

perusahaan ke $arget sebagai pembelian $arget. Perolehan pengendalian atas $arget dan dan pengalihan anak perusahaan ke $arget tidak bisa dipisahkan dan harus diperlakukan sebagai satu transaksi utuh. 'nduk perusahaan seharusnya men!atat transaksi itu sebagai penjualan sebagian anak perusahaan 2kepada pemegang saham minoritas $arget4 dan akuisisi sebagian 2parsial4 terhadap $arget. 'nduk perusahaan seharusnya mengakui laba atau rugi pada bagian anak perusahaan yang dijual. 'nduk perusahaan seharusnya menyesuaikan aktiva dan kewajiban $arget sebatas yang diperoleh induk dan aktiva dan kewajiban anak perusahaan sebatas kepentingan pada anak perusahaan yang dijual.

Struktur penggabungan usaha ini tidak dapat menghindari akuntansi pembelian dan goodwill. 7saha untuk menghindari pen!atatan goodwill berkurang pada tahun /::; karena goodwill diakui sebagai beban oleh pajak. )enyataan bahwa goodwill tidak akan diamortisasi lagi 2yaitu, mengurangi laba yang dilaporkan4 berdasarkan 8 S- guna menghindari pen!atatan goodwill. 2akan menarik jika amortisasi goodwill tetap diakui sebagai beban oleh pajak di masa yang akan datang, karena goodwill tidak lagi diamortisasi untuk tujuan pelaporan keuangan4.