Anda di halaman 1dari 7

PENGUJIAN AKTIVITAS LOKOMOTOR I.

Tujuan Percobaan Mengetahui efek obat terhadap aktivitas lokomotor hewan percobaan yang dimasukkan ke dalam roda putar (wheel cage) , berdasarkan pengamatan jumlah putaran roda II. Prinsip Jumlah putaran yang dihasilkan dari pergerakan hewan percobaan (mencit) dalam roda putar menunjukkan aktivitas lokomotor yang dipengaruhi oleh obat depresan dan stimulan III. Teori Dasar !) adalah bagian dari sistem saraf yang mengkoordinasi

istem saraf pusat (

kegiatan dari semua bagian tubuh hewan bilaterian"yaitu, semua hewan multiseluler kecuali simetris radial spons dan binatang seperti ubur"ubur# !ada vertebrata, sistem saraf pusat yang ditutupi dalam meninges# $ni berisi sebagian besar sistem saraf dan terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang# %ersama" sama dengan sistem saraf perifer memiliki peran fundamental dalam kontrol perilaku# ! adalah yang terkandung dalam dorsal rongga, dengan otak di dalam rongga tengkorak dan tulang belakang di rongga tulang belakang# &tak dilindungi oleh tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang('ewoto, ())*)# 'alam sel saraf, energi dialihkan dengan penghantaran saraf yang melibatkan proses elektrik murni# !roses hantaran sinaptik melibatkan pengalihan energi dari ujung cabang akson pada neuron yang satu ke neuron yang lain yang tidak saling berhubungan terhadap penghantaran impuls saraf melalui sambungan sinaptik adalah suatu proses kimia# !erubahan aktivitas listrik disebabkan oleh perubahan permeabilitas membran sel pascasinaptik, dan ini disebabkan pula oleh pelepasan transmiter# %ila +at transmiter bereaksi dengan reseptor pascasinaptik,

+at itu dapat menimbulkan eksitasi atau hambatan# ,erja transmiter itu meningkatkan atau menurunkan secara selektif penghantaran ion atau permeabilitas membran terhadap ion ( ukandar, ()-))# &bat yang bekerja pada susunan saraf pusat ( !) memperlihatkan efek

yang sangat luas# &bat tersebut mungkin merangsang atau menghambat aktivitas ! secara spesifik atau secara umum# %eberapa kelompok obat memperlihatkan selektivitas yang jelas misalnya analgesik antipiretik yang khusus mempengaruhi pusat pengatur suhu dan pusat nyeri tanpa pengaruh jelas terhadap pusat lain# ebaliknya anestetik umum dan hipnotik sedatif merupakan penghambat ! yang bersifat umum sehingga takar lajak yang berat selalu disertai koma# !embagian obat dalam kelompok yang merangsang dan kelompok yang menghambat bagian ! tidak tepat, karena psokofarmaka misalnya menghambat fungsi ! yang lain# &bat yang ! dapat dibagi dalam !) dapat bersifat merangsang atau ! tertentu dan merangsang bagian

mempengaruhi susunan saraf pusat ( tiga golongan . -# 'epresi ! umum

mendepresi# %erdasarkan kegunaan terapeutiknya, obat

&bat"obat ini menimbulkan efeknya dengan mendepresi secara tak selektif struktur sinaptik, termasuk jaringan prasinaptik, termasuk jaringan prasinaptik dan prasinaptik# &bat"obat ini menstabilkan membran neuron dengan mendepresi struktur pascasinaptik, disertai dengan pengurangan jumlah transmiter kimia yang dilepaskan oleh neuron prasinaptik# (# !erangsang ''! umum &bat"obat ini melakukan kerjanya secara tak selektif dengan salah satu mekanisme berikut . merintangi hambatan pascasinaptik atau mengeksitasi neuron secara langsung# /ksitasi neuron secara langsung dapat dicapai dengan mendepolarisasi sel prasinaptik, meningkatkan pelepasan prasinaptik akan transmiter, melemahkan kerja transmiter, melabilkan membran neuron atau menurunkan waktu pulih sinaptik#

0# &bat"obat

! selektif

&bat golongan ini dapat berupa depresan atau perangsang# ,erja melalui berbagai mekanisme, dan mencakup obat antikejang, pelemas otot yang bekerja sentral, analgetika dan sedativa(1jay, ())()# !sikostimulansia dapat meningkatkan aktivitas spikis# enyawa ini dapat menghilangkan rasa kelelahan dan penat, serta meningkatkan kemampuan berkonsentrasi dan kapasitas yang bersangkutan# enyawa ini tidak memiliki khasiat antipsikotik# ,etergntungan fisik tidak begitu kuat, sedangkan ketergantungan psikis bervariasi dari lemah (kofein) sampai sangat kuat (amfetamin, kokain)# 1oleransi dapat terjadi misalnya pada amfetamin( ukandar, ()-))# &bat"obat depresi masing"masing memiliki ! umum dapat menimbulkan ketergantungan psikis mekanisme kerja sendiri# !ada umumnya,

maupun fisik# 1araf ketergantungan dan toleransinya berbeda"beda, karena ketergantungan sudah dapat timbul setelah ( minggu penggunaan kontinu# 2ejala withdrawal serius terutama timbul pada barbiturat dibandingkan senyawa ben+odia+epam# $nsidepresi penyalahgunaan senyawa barbiturat, ben+odia+epin, dan sejenisnya melampaui daripada opioida(1jay, ())*)# &bat barbiturat merupakan satu kumpulan obat yang seringkali dipreskripsikan oleh doctor untuk menciptakan rasa tenang dan membuat penderita merasa mengantuk agar mudah tidur# ebanyak lebih kurang (3)) terbitan asid barbiturik telah dapat disintesiskan, tetapi hanya lebih kurang -3 sahaja yang berguna untuk tujuan pengubatan# 'osis terapeutik yang kecil dapat menenangkan perasaan resah, dan untuk dosis yang lebih besar dapat membantu sesorang untuk tidur selam () hingga 4) menit# 5amun, apabila dosis ditingkatkan lagi, maka akan terjadi koma dan kemudian pernafasan akan terhenti (Mansjoer, -666)# %en+odia+epin, yang merupakan satu lagi kumpulan depresan dikenali sebagai trankuili+er (penenang) ringan atau minor, sedatif, hipnotik, atau

antigelugut# 7at ini mempunyai kemampuan mengurangi rasa resah, tegang, dan kejang otot, serta dapat menghasilkan sedasi dan mencegah atau menghentikan gelugut# %en+odia+epin yang digunakan secara luas adalah klordia+epoksid (librium), klona+epam (8lonopin), klora+epat ('almane), lora+epam (9tivan), oksa+epam ( era:), dan pra+epam (;erstam) (9ndriannto, ())<)# ,afein ,hasiat . kafein berkhasiat menstimulasi !, dengan efek menghilangkan rasa letih, lapar dan mengantuk juga daya konsentrasi dan kecepatan reaksi dipertingg,prestasi otak dan suasana jiwa diperbaiki# ,erjanya terhadap kulit otak lebih ringan dan singkat daripada amfetamin# ,afein juga berefek inotrop positif terhadap jantung, vasodilatasi perifer dan diuresis# /fek samping . bila diminum lebih dari -) cangkir kopi dapat berupa debar jantung, gangguan lambung, tangan gemetar, gelisah, ingatan berkurang dan sukar tidur# 'osis . pada rasa letih -"0dd -))"()) mg, sebagai adjuvans bersama analgetik 3) mg sekali, bersama ergotamin pada migrain -)) mg('epkes =$,-6*6)

'aftar !ustaka 9ndrianto# ())<# Sistem Saraf Pusat. 'apat diakses pada http.>>medicastore#com> ?diakses tanggal () 9pril ()-0@ 'epkes =$# -6*6# Farmakope Indonesia Edisi ke 3# 'epartemen ,esehatan =epublik $ndonesia# Jakarta# 'ewoto, Aedi =# ())*# Analgesik Opiod dan Antagonis-Farmakologi dan Terapi edisi # Bakultas kedokteran"C$# Jakarta# Mansjoer, 9rif# -666# !apita Selekta !edokteran# Media 9escullapius# Jakarta#
Mutschler, E. 1991. Dinamika Obat Edisi Kelima. Penerjemah : MB Widianto dan "anti. Bandun#: Penerbit $%B. !

ukandar, /lin Dulinah, dkk# ()-)# ISO Farmakoterapi# !1# $ B$# Jakarta# 1jay, Aoan 1an dan ,irana =ahardja# ())*# O"at-o"at Penting edisi keenam# !1# /le: Media ,omputindo# Jakarta# 1jay, Aoan 1an dan ,irana =ahardja# ())(# O"at-o"at Penting !hasiat# Penggunaan# dan Efek-efek Sampingn$a edisi kelima# !1# /le: Media ,omputindo# Jakarta#

'afpus fi: . 9ndrianto# ())<# Sistem Saraf Pusat. 'apat diakses pada http.>>medicastore#com> ?diakses tanggal () 9pril ()-0@

Ba#ian &armakolo#i &K'$. 199(. &armakolo#i dan %era)i Edisi Keem)at. *akarta : Ba#ian &armakolo#i &akultas Kedokteran+ 'ni,ersitas $ndonesia.

'epkes =$# -6*6# Farmakope Indonesia Edisi ke 3# 'epartemen ,esehatan =epublik $ndonesia# Jakarta#

'ewoto, Aedi =# ())*# Analgesik Opiod dan Antagonis-Farmakologi dan Terapi edisi # Bakultas kedokteran"C$# Jakarta#
Kat-un#, .. /010. &armakolo#i Dasar dan Klinik. *akarta : Penerbit Buku Kedokteran E.1.

Mansjoer, 9rif# -666# !apita Selekta !edokteran# Media 9escullapius# Jakarta# ukandar, /lin Dulinah, dkk# ()-)# ISO Farmakoterapi# !1# $ B$# Jakarta# yaiful# ()-(# Benobarbital# 9vailable online at

http.>>obatmerah#-4mb#com>()-(>)*>fenobarbital> ?diakses tanggal (0 9pril ()-0 1jay, Aoan 1an dan ,irana =ahardja# ())(# O"at-o"at Penting !hasiat# Penggunaan# dan Efek-efek Sampingn$a edisi kelima# !1# /le: Media ,omputindo# Jakarta#

1jay, Aoan 1an dan ,irana =ahardja# ())*# O"at-o"at Penting edisi keenam# !1# /le: Media ,omputindo# Jakarta#