Anda di halaman 1dari 17

LATIHAN SOAL AUDITING 1

1.

Berikut adalah kriteria yang digunakan oleh Akuntan Publik dalam melakukan Pemeriksaan Akuntansi : A. Standar Akuntansi Keuangan B. Standar Profesional Akuntan Publik C. Peraturan-peraturan yang ditetapkan Pemerintah D. Anggaran atau ukuran prestasi yang ditetapkan perusahaan Dibawah ini adalah tipe akuntan , kecuali : A. Pemeriksaan Pemerintah B. Pemeriksaan Akuntan Publik C. Pemeriksaan Intern D. Pemeriksaan Junior Obyek pemeriksaan akuntan publik dalam penugasan untuk tujuan umum adalah : A. Struktur pengendalian Intern yang berlaku dalam perusahaan klien B. Catatan akuntansi klien C. Laporan keuangan klien D. Neraca yang dihasilkan oleh catatan akuntansi klien Standar Umum yang pertama berisi : A. B. C. D. Standar yang mengatur persyaratan pendidikan Akuntan Pedoman bagi akuntan dalam melaksanakan pemeriksaannya Standar yang mengatur Independensi Akuntan Standar yang mengatur penyusunan laporan Akuntan

2.

3.

4.

5.

Berikut ini adalah berbagai tipe pendapat akuntan : A. Pendapat Wajar (Unqualified Opinion) B. Pendapat Tidak Wajar C. Pendapat Wajar dengan Syarat D. Jawaban a, b dan c betul

6.

Dasar pemikiran yang melandasi penyusunan kode etik bagi setiap profesi adalah : A. Untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah B. Menuruti prinsip akuntansi yang lazim (Standar Akuntansi Keuangan) C. Menuruti Standar Profesional Akuntan Publik D. Kebutuhan akan kepercayaan masyarakat atas mutu jasa profesi Kode etik yang dikeluarkan oleh IAI berlaku bagi : A. Akuntan publik saja B. Akuntan yang menjadi anggota IAI

7.

C. D. 8.

Akuntan publik, akuntan pemerintah, dan akuntan intern Akuntan publik dan akuntan intern

Bukti dokumenter yang paling dapat dipercaya adalah : A. pengamatan fisik persediaan oleh auditor B. perhitungan yang dilakukan oleh auditor C. konfirmasi yang diperoleh dari pihak luar D. dokumen intern klien Tidak termasuk bukti pemeriksaan adalah : A. Internal control B. Hasil wawancara C. Buku besar dan jurnal D. Laporan keuangan Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang mewajibkan akuntan untuk memperoleh bukti pemeriksaan yang kompeten dan cuku p adalah : A. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang pertama B. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang ketiga C. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang kedua D. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang keempat

9.

10.

11.

Kode Etik akuntan merupakan prinsip moral yang mengatur : A. Hubungan antara akuntan dengan klien B. Hubungan antara akuntan dengan rekan seprofesi/akuntan C. Hubungan antara akuntan dengan masyarakat umumnya D. Jawaban a, b dan c benar

12.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi keandalan bukti pemeriksaan, kecuali : A. Tipe bukti B. sumber bukti C. cara untuk memperoleh bukti D. Pengendalian intern Dalam melaksanakan prosedur pemeriksaan pengusutan (tracing) akuntan akan : A. Melakukan penghitungan kembali terhadap perhitungan yang dilakukan oleh klien B. Mengumpulkan bukti fisik C. Melakukan analytical review D. Mengumpulkan bukti dokumenter.

13.

14.

Pemeriksaan yang independen paling tepat diartikan sebagai :

A. B. C. D.

Suatu disiplin ilmu yang menilai hasil dari penyelenggarakan akuntansi dan lainlain pelaksanaan kerja fungsional serta pengolahan data Suatu cabang dari ilmu akuntansi Suatu peraturan yang mencegah dikeluarkannya informasi keuangan yang tidak benar Kegiatan profesional yang mengukur dan menyampaikan data keuangan dan usaha

15.

Berikut ini adalah tujuan akuntan melakukan pengujian terhadap catatan akuntansi, kecuali : A. Mengumpulkan bukti bahwa transaksi telah dianalisa dan dicatat B. Mengumpulkan bukti tentang ketelitian perhitungan dalam catatan C. Menilai sistem pengendalian intern D. Bukti bahwa peringkasan rekening dan pembuatan laporan dilakukan dengan benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi Kompetensi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut , kecuali : A. Relevansi B. Sumber bukti C. Jumlah bukti D. Ketepatan Waktu Bukti pemeriksaan dipandang cukup apabila : A. Kompeten B. Relevan, Obyektif dan bebas dari bias C. Dipilih melalui random sample D. Telah memenuhi untuk dijadikan sebagai dasar dalam memberikan pendapat atas laporan keuangan yang diperiksa

16.

17.

18.

Tugas utama seorang auditor independen dalam pemeriksaan akuntan adalah : A. Membantu perusahaan menyusun laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum B. Menilai kewajaran laporan keuangan yang disajikan klien atas dasar prinsip akuntansi yang berlaku C. Melakukan pemeriksaan secara sistematis atas aktivitas operasional perusahaan D. Memeriksa laporan keuangan untuk menemukan kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh manajemen klien

19.

Bila akuntan memberikan pendapat wajar tanpa syarat, pembaca laporan keuangan mengasumsikan : A. Akuntan tidak menemukan ketidakberesan B. Perusahaan baik dalam masalah keuangan C. Laporan Keuangan betul D. Struktur Pengendalian Intern baik

20.

Tanggung jawab utama terhadap kecukupan pernyataan dalam laporan keuangan dan catatan yang berkaitan dengan laporan keuangan tersebut adalah pada : A. Manajemen perusahaan B. Akuntan Publik C. Pemeriksa lapangan D. Bursa saham

21.

Laporan pemeriksaan akuntan diberi tanggal sesuai dengan : A. Tanggal tutup buku klien B. Tanggal laporan dibuat dan dikirim C. Tanggal diterimanya penugasan dari klien D. Tanggal pelaksanaan pemeriksaan lapangan selesai

22.

Arti kata wajar (fairly present) dalam alinea pendapat laporan bentuk pendek yang berisi pendapat wajar tanpa syarat adalah : A. Bebas dari keragu-raguan dan ketidakjujuran serta lengkap informasinya B. Bebas dari keragu-raguan dan ketidakjujuran. C. Lengkap informasinya D. Angka angka yang disajikan oleh manajemen dalam laporan keuangan adalah benar.

23.

Berikut ini adalah keadaan-keadaan yang menyebabkan akuntan publik tidak dapat memberikan pendapat wajar tanpa tanpa syarat, kecuali : A. Prinsip akuntansi yang lazim diterapkan secara konsisten dengan tahun sebelumnya B. Akuntan publik tidak bebas dalam hubungannya dnegan kliennya C. Terdapat ketidakpastian yang luar biasa sifatnya, yang mempunyai dampak material terhadap laporan keuangan yang diperiksanya. D. Akuntan publik tidak dapat melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan norma pemeriksaan akuntan

24.

Jika setelah melaksanakan pemeriksaan seoran akuntan mengetahui bahwa laporan keuangan kliennya tidak wajar, maka ia akan memberika : A. No Opinion B. Disclaimer of Opinion C. Adverse Opinion D. Qualified Opinion

25.

Dalam arti luas, pemeriksaan akuntan (auditing) :

A. B. C. D.

Menjadikan laporan keuangan sebagai obyek pemeriksaannya. Dilakukan oleh akuntan publik Merupakan pemeriksaan secara obyektif terhadap kegiatan dan kejadian ekonomi. Dilakukan oleh akuntan intern.

26.

Yang dimaksud dengan independen menurut Standar Auditing adalah : A. Akuntan mempunyai tanggung jawab kepada pihak ketiga B. Akuntan harus selalu kritis dalam menjalankan pemeriksaan C. Akuntan boleh mempunyai kepentingan keuangan atas perusahaan klien sepanjang tidak material. D. Dalam hubungannya dengan klien, akuntan tidak boleh memihak.

27.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik adalah sangat penting bagi pembaca laporan keuangan, karena pemeriksaan akuntan tersebut : A. Menentukan kepemimpinan manajemen perusahaan yang diperiksa di masa mendatang. B. Mengukur dan mengkomunikasikan data keuangan perusahaan yang tercantum dalam laporan keuangan. C. Melaporkan ketelitian semua informasi dalam laporan keuangan. D. Menjamin kebenaran laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen.

28.

Dibawah ini adalah termasuk tipe bukti pemeriksaan , kecuali : A. Bukti fisik B. Dokumenter C. Penelaahan analitik D. Bukti lisan

29.

Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam penampilan yaitu : A. Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya menggunakan komputer. B. Seorang akuntan yang melakukan pemeriksaan laporan keuangan pada perusahaan yang dipimpin ayahnya . C. Seorang akuntan yang tidak mempunyai sifat jujur dalam dirinya. D. Jawaban b dan c benar.

30.

Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam kenyataan yaitu : A. Seorang akuntan yang tidak mempunyai sifat jujur dalam dirinya.

B.

C. D.

Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya menggunakan komputer. Seorang akuntan yang melakukan pemeriksaan laporan keuangan pada perusahaan yang dipimpin ayahnya . Jawaban a dan c benar.

31.

Alasan utama bagi auditor untuk mengumpulkan bahan bukti audit adalah untuk : A. Mendeteksi usaha penipuan B. Mengevaluasi manajemen C. Menetapkan resiko pengendalian D. Membuat pendapat mengenai laporan keuangan.

32.

Penelaahan secara cepat terhadap dokumen-dokumen , catatan-catatan dan daftar-daftar dengan tujuan untuk menemukan kemungkinan adanya hal-hal yang luar biasa disebut : A. Vouching B. Analisis C. Testing D. Scaning

33. Dibawah ini adalah bagian-bagian yang terdapat dalam laporan audit , kecuali : A. Pernyataan pendapat auditor B. Paragraf pendahuluan C. Tanggal saat dimulainya audit D. Alamat yang memberi penugasan

34. Dari Pernyataan dibawah ini mana yang paling tepat menggambarkan apa yang dimaksud Standar Pemeriksaan akuntan ?: A. Pekerjaan yang akan dilakukan oleh auditor B. Ukuran mutu pekerjaan auditor C. Prosedur yang akan digunakan untuk menyimpulkan bukti-bukti pendukung laporan keuangan. D. Tujuan audit secara umum telah ditentukan pada waktu pemrograman audit.

35. Berikut ini adalah bagian dari Laporan audit, kecuali : A. Judul Audit B. Paragraf Pendahuluan C. Paragraf Pendapat D. Nama Auditor

36. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai independesi dalam kenyataan, kecuali : A. Kejujuran dalam diri akuntan publik. B. Kejujuran dalam melakukan pemeriksaan C. Penilaian orang lain terhadap akuntan publik D. Keahlian akuntan publik

37. Apabila seorang akuntan publik memeriksa perusahaan milik saudaranya, maka akuntan publik dapat memenuhi semua aspek independensi, kecuali : A. Independensi in fact B. independensi dalam kenyataan C. independensi menurut keahlian D. independence in apperance 38. Berikut ini pernyataan yang benar mangenai konsep Prudent Man adalah, kecuali ; A. Auditor bertanggung jawab pada pihak ketiga B. Auditor bertanggung jawab pada klien C. Auditor bertanggung jawab pada laporan keuangan D. Auditor bertanggung jawab pada pemeriksaan laporan keuangan

39. Yang menjadi tanggal dari pendapat akuntan publik atas laporan keuangan kliennya harus tanggal dari : A. Penutupan pembukuan klien B. Penerimaan surat penunjukkan dari klien C. Penyelesaian semua prosedur auditing yang penting D. Penyerahan laporan kepada klien 40. Organisasi yang menyusun masalah mengenai etika akuntan di Indonesia adalah Ikatan akuntan Indonesia, yang pertama kali ditetapkan pada : A. Tahun 1973 B. Tahun 1975 C. Tahun 1983 D. Tahun 1986 41. Tujuan pemeriksaan Laporan Keuangan oleh Akuntan Publik adalah untuk : A. Menilai kewajaran laporan kekuangan yang dibuat oleh manajemen. B. Menilai ketaatan penerapan kebijakan yang terdapat dalam perusahaan. C. Menilai efisiensi dari kegiatan operasional perusahaan dalam satu periode. D. Menilai Struktur pengendalian Intern perusahaan. 42. Pemeriksaan dengan tujuan untuk menilai efisiensi dari kegiatan operasional perusahaan dilakukan oleh : A. Akuntan Publik B. Akuntan Ekstern

C. Akuntan Intern D. Akuntan Pemerintah 43. Dalam melaksanakan pemeriksaan Akuntan diharuskan mematuhi Standar Auditing yaitu yang dibuat oleh : A. Departemen Keuangan B. Ikatan Akuntan Indonesia C. Ikatan Kantor Akuntan Publik D. Dewan Kehormatan 44. Dalam Standar auditing yang mengatur mengenai keharusan akuntan menilai terlebih dahulu terhadap struktur pengendalian intern klien dalam pemeriksaan adalah : A. Standar Umum yang pertama B. Standar Umum yang kedua C. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang pertama D. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang kedua 45. Standar auditing yang mengatur mengenai seorang Akuntan harus memiliki sikap mental independen adalah pada : A. Standar Umum yang pertama B. Standar Umum yang kedua C. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang pertama D. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang kedua 46. Kapankah suatu item dikategorikan material oleh auditor? A. Apabila jumlahnya sudah pasti B. Apabila telah dapat ditentukan secara objektif C. Apabila telah sesuai dengan undang-undang D. Apabila dapat mengubah keputusan 47. Dibawah ini merupakan prosedur yang digunakan untuk mempelajari usaha dan industri klien, kecuali A. memeriksa kertas kerja tahun sebelumnya C. tanya jawab dengan manajemen B. membuat kuesioner pengendalian intern D. melakukan prosedur analitik 48. Jika klien mempunyai bukti yang sangat heterogen, maka tindakan auditor adalah A. memperkecil sampel bukti C. melakukan prosedur analitis B. memperbesar sampel bukti D. mengevaluasi bukti 49. Manakah diantara pernyataan berikut ini yang benar? A. Menetapkan pengendalian internalal dan modifikasinya adalah tanggung jawab manajemen B. Pengendalian internal tidak bergantung pada ukuran dan kompleksitas perusahaan C. Manajemen bertanggung jawab pada biaya dan manfaat suatu pengendalian internal yang telah diuji akuntan pemeriksa D. Pemahaman pengendalian internalal adalah tanggung jawab auditor

50. Isi kertas kerja meliputi semua informasi yang dikumpulkan dan dibuat oleh auditor dalam auditnya. Berikut ini adalah contoh kertas kerja buatan auditor, kecuali A. jawaban konfirmasi C. skedul Utama B. skedul Pendukung D. ringkasan jurnal adjustment 51. Berkas kertas kerja pemeriksaan yang bukan berasal dari pihak klien adalah A. Berita acara kas opname B. Rekonsilisasi bank C. Surat pernyataan langganan D. Neraca saldo 52. Berikut ini lima besar perusahaan akuntan publik internasional di Amerika Serikat The Big Five: A. Pricewaterhouse Coopers, Deloitte & Touche, KPMG, Ernst & Young, Andersen B. Grant Thornton, BDO seidmen, Ernst & Young, KPMG, Deloitte & Touch. C. Moss Adams, Pricewaterhouse Coopers, KPMG, Ernst & young, Andersen. D. Delotte & Touche, KPMG, Andersen, Plante & Moran, Ernst & Young. 53. Ketika akan melaksanakan suatu audit untuk pertama kalinya, seorang akuntan publik harus mengadakan sejumlah wawancara dengan auditor pendahulu. Hal ini merupakan suatu prosedur yang wajib dilaksanakan karena auditor pendahulu barangkali dapat memberikan sejumlah informasi kepada auditor penerus yang akan membantu auditor penerus untuk menentukan apakah A. cara kerja auditor pendahulu yang harus dipergunakan B. perusahaan mengikuti suatu kebijakan untuk merotasikan auditor pemeriksanya C. penugasan audit tersebut harus diterima D. menurut pendapat auditor pendahulu, pengendalian intern perusahaan cukup memuaskan 54. Tanggungjawab utama atas pengungkapan dalam laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan berada pada: A. Partner yang bertugas dalam penugasan itu B. Auditor yang bertugas dalam pekerjaan lapangan C. Anggota/staff tim audit yang membuat konsep laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan D. Klien 55. Pendekatan audit yang digunakan oleh KAP jika kliennya adalah Usaha Kecil & Menengah adalah A. pendekatan siklus C. pendekatan transaksi B. pendekatan menyeluruh D. pendekatan saldo/akun 56. Kesalahan kecil bisa menjadi material apabila A. kesalahan masih dalam batas toleransi auditor B. kesalahan tidak mempengaruhi kegagalan kontrak C. kesalahan tersebut mempengaruhi laba

D. semua jawaban benar 57. Akuntan publik memeriksa paraf orang yang meneliti data kuantitatif pada sampel tembusan faktur penjualan bulan Desember dan Januari. Prosedur ini merupakan contoh dari A. pengujian ketaatan C. pengujian substantif B. pengujian pisah batas D. pengujian statistika 58. Jika KAP dijual oleh pemiliknya kepada KAP yang lain, maka A. kertas kerja audit yang telah dilakukan sebelumnya dapat berpindah ke tangan KAP pembeli, jika klien yang bersangkutan menyetujuinya B. otomatis semua karyawan berikut kertas kerja dari hasil audit sebelumnya berpindah ke tangan auditor independen pembeli tersebut C. kertas kerja otomatis berpindah kepada klien yang bersangkutan D. kertas kerja sama sekali tidak boleh masuk dalam transaksi pembelian tersebut 59. Auditor memberikan penekanan khusus dalam pengujian atas pengendalian untuk klasifikasi yang memadai atas transaksi penggajian, jika klien bergerak dibidang A. manufaktur C. industri jasa B. retail D. semua jawaban benar 60. Berikut adalah alasan utama auditor merencanakan penugasannya, kecuali A. memperoleh bukti kompeten yang mencukupi dalam situasinya pada saat itu B. untuk membantu menekan biaya C. menilai alasan/tujuan klien melakukan audit D. untuk menghindari salah pengertian dengan klien 61. Mesin dengan harga perolehan Rp. 100.000.000,- dan akumulasi penyusutan Rp. 80.000.000,ditukar tambah dengan mesin baru seharga Rp. 150.000.000,- Mesin lama dinilai Rp. 30.000.000,- sehingga perusahaan harus melunasi sisanya secara tunai sebesar Rp. 120.000.000,Jurnal entry klien: Mesin baru Rp. 150.000.000,Mesin lama Rp. 30.000.000,Kas Rp. 120.000.000,Bagaimanakah jurnal yang benar? A. Jurnal tersebut sudah benar B. Mesin baru Rp. 150.000.000,Akumulasi depresiasi mesin lama Rp. 80.000.000.Mesin lama Rp. 100.000.000,Kas Rp. 120.000.000,Laba Rp. 10.000.000,C. Mesin baru Rp. 220.000.000,Mesin lama Rp. 100.000.000,Kas Rp. 120.000.000,D. Mesin baru Rp. 150.000.000,Rugi penjualan mesin Rp. 70.000.000,-

Mesin lama Kas

Rp. 100.000.000,Rp. 120.000.000,-

62. Berdasarkan soal pada no.61 tersebut diatas, bagaimanakah jurnal yang seharusnya dibuat oleh Auditor atas jurnal yang dibuat klien? A. Tidak perlu menjurnal, karena sudah benar B. Akumulasi depresiasi mesin lama Rp. 80.000.000.Mesin lama Rp. 70.000.000,Laba pertukaran aktiva tetap Rp. 10.000.000,C. Mesin baru Rp. 220.000.000,Mesin lama Rp. 100.000.000,Laba pertukaran aktiva tetap Rp. 120.000.000,D. Mesin baru Rp. 150.000.000,Akumulasi depresiasi mesin lama Rp. 80.000.000.Mesin lama Rp. 100.000.000,Kas Rp. 120.000.000,Laba pertukaran aktiva tetap Rp. 10.000.000,63. Per 31/12/2010 perusahaan mempunyai saldo Bank sebesar US $10.000 yang di buku besar dicatat dalam rupiah sebesar Rp. 100.000.000,- Kurs Bank Indonesia per 31/12/2010 menunjukkan: Kurs jual 1 US $=Rp. 10.100 dan Kurs beli 1 US $=Rp. 10.060. Maka saldo US $10.000 tersebut harus dikonversikan kedalam rupiah dengan menggunakan kurs 1 US $ = .. A. Rp. 10.000 C. Rp. 10.040 B. Rp. 10.060 D. Rp. 10.080 64. Berkaitan dengan no. 63 diatas, untuk mengoreksi adanya selisih kurs dari saldo Bank dalam US $ per tanggal neraca, maka ayat jurnal penyesuaian yang dibuat adalah A. Bank Rp. 800.000 Rugi selisih kurs Rp. 800.000 B. Bank Rp. 100000 Rugi selisih kurs Rp. 100.000 C. Bank Rp. 800.000 Laba selisih kurs Rp. 800.000 D. Bank Rp. 600.000 Rugi selisih kurs Rp. 600.000 65. Saudara sedang memeriksa laporan keuangan PT. Wibowo. Terdapat perbedaan jawaban konfirmasi atas salah satu debitur PT. Wibowo. Saldo menurut buku tambahan piutang usaha Rp. 750.000.000,- Jawaban konfirmasi Rp. 755.000.000,- Selisih ini merupakan pengiriman barang pada tanggal 30 Desember 2010. PT. Wibowo tidak mencatat apa-apa atas transaksi ini, karena invoice baru dikirim kepada debitur pada tgl. 3 Januari 2011. Jurnal yang perlu dibuat oleh saudara seharusnya A. Tidak perlu membuat jurnal, karena invoice baru dikirim tgl. 3 Januari 2011 B. Kas Rp. 5.000.000,Penjualan Rp. 5.000.000,-

C. Penjualan Kas D. Piutang Usaha Penjualan

Rp. 5.000.000,Rp. 5.000.000,Rp. 5.000.000,Rp. 5.000.000,-

66. Dari data yang dikumpulkan, ditemukan bukti sebagai berikut: Harga perolehan mobil= Rp. 130.000.000,Akumulasi depresiasi= Rp. 48.750.000,- (-) Nilai buku= Rp. 81.250.000,Kendaraan dijual dengan harga Rp. 95.000.000,-, klien mencatat sebagai berikut: Kas Rp. 95.000.000 Harga perolehan mobil Rp. 95.000.000 Jurnal adjustment yang harus dibuat Auditor adalah A. Kas Rp. 95.000.000,Harga perolehan mobil Rp. 81.250.000,Laba penjualan aktiva tetap Rp. 13.750.000,B. Akumulasi depresiasi mobil Rp. 48.750.000,Harga perolehan mobil Rp. 35.000.000,Laba penjualan aktiva tetap Rp. 13.750.000,C. Kas Rp. 95.000.000,Laba penjualan aktiva tetap Rp. 35.000.000,Harga perolehan mobil Rp. 81.250.000,Akumulasi depresiasi Mobil Rp. 48.750.000,D. Akumulasi depresiasi mobil Rp. 48.750.000,Harga perolehan mobil Rp. 48.750.000,67. Nilai hutang usaha yang tercantum dalam neraca klien sebesar Rp. 3.500.000.000,- dengan rincian sebgai berikut : PT. Sayap Mas = Rp. 1.250.000.000,PT. Golden Eye = Rp. 1.500.000.000,PT. Tirta Mas = Rp. 2.000.000.000,PT. Sinar Mas = (Rp.1.250.000.000),Jumlah = Rp. 3.500.000.000,Jurnal adjustment yang harus dibuat oleh auditor adalah A. Tidak perlu di jurnal, karena jumlah di neraca sudah sama dengan rincian hutang usaha B. Kas Rp. 1.250.000.000,Hutang Usaha Rp. 1.250.000.000,C. Hutang Usaha Rp. 1.250.000.000,Uang muka pembelian Rp. 1.250.000.000,D. Uang muka pembelian Rp. 1250.000.000,Hutang Usaha Rp. 1.250.000.000,68. Diketahui Modal Dasar 50.000 lembar saham biasa Rp 500.000.000 (nilai nominar Rp 10.000/lbr), Modal Disetor 75% dari modal ditempatkan dan Modal Ditempatkan 30.000 lembar saham biasa. Berapa jumlah yang tercantum di Neraca?

A. Rp. 500.000.000 B. Rp. 225.000.000

C. Rp. 300.000.000 D. Rp. 552.500.000

69. Saudara sedang memeriksa kewajiban jangka pendek PT. Roda Mas per 31 Desember 2011. Ditemukan pembayaran pada tanggal 10 Januari 2012 kepada PT. Kayu Mas sebesar Rp. 1.230.000.000,- untuk pembelian bahan baku pada tanggal 2 Nopember 2011. Tetapi pada buku besar tidak ditemukan adanya hutang pada PT. Kayu Mas. Jurnal yang harus dibuat oleh Auditor adalah : A. Tidak perlu di jurnal karena sudah lunas B. Persediaan bahan baku Rp. 1.230.000.000,Kas Rp. 1.230.000.000,C. Persediaan bahan baku Rp. 1.230.000.000,Hutang Usaha Rp. 1.230.000.000,D. Hutang Usaha Rp. 1.230.000.000,Kas Rp. 1.230.000.000,70. Dari hasil penelitian dan konfirmasi terhadap piutang, jumlah piutang PT. SARI sebesar Rp. 5.000.000.- telah berumur hampir 3 tahun dan surat konfirmasi piutang kedua yang dikirim ke PT. SARI dikembalikan seperti halnya surat konfirmasi piutang yang pertama dengan catatan pos ALAMAT TELAH PINDAH. Klien sendiri sudah kehilangan jejak PT. SARI dan kemungkinan besar PT. SARI telah bangkrut/pailit. Jurnal adjustmen yang diusulkan oleh Auditor adalah A. Kas Rp. 5.000.000,Piutang Usaha Rp. 5.000.000,B. Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,Cadangan Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,C. Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,Piutang Usaha Rp. 5.000.000,D. Cadangan Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,Piutang Usaha Rp. 5.000.000,71. Seorang auditor kemungkinan besar akan menganalisis tingkat pergerakan persediaan untuk memperoleh bukti-bukti audit yang berkaitan dengan asersi manajemen tentang A. hak dan kewajiban C. penyajian dan pengungkapan B. penilaian dan alokasi D. keberadaan dan keterjadian * 72. Penetapan prosedur analitis pada tahap perencanaan dimaksudkan untuk A. menentukan bukti-bukti yang harus diambil B. menentukan kelayakan proses transaksi klien C. sebagai dasar pengujian atas rincian saldo D. seabagai dasar mengambil keputusan 73. Dalam merekonsiliasi bank, rekening yang mengurangi saldo di perusahaan adalah A. outstanding check C. deposit in transit B. cek yang beredar D. biaya bank

74. Hak milik terhadap kertas kerja berada ditangan A. klien yang membayar honorarium auditor tersebut B. auditor yang melaksanakan penugasan.

C. KAP yang melakukan audit D. pemerintah

75. ............ suatu sampel salinan faktur penjualan untuk menentukan apakah telah terdapat tanda persetujuan controller serta setiap salinan faktur penjualan ini dengan buku jurnal penjualan untuk menguji kesesuaian antara nama dan nilainya. Teknik audit mana yang dapat digunakan untuk melengkapi prosedur audit tersebut? A. Telaah C. Bandingkan B. Observasi D. Scan 76. ............dengan pihak manajemen dengan menanyakan apakah semua karyawan akuntansi diwajibkan untuk mengambil cuti tahunan. Teknik audit mana yang dapat digunakan untuk melengkapi prosedur audit tersebut? A. Wawancara C. Bandingkan B. Observasi D. Konfirmasi 77. Manakah diantara prosedur audit berikut ini yang tidak digunakan oleh auditor dalam pengujian pengendalian? A. Pengusutan C. Inspeksi B. Pelaksanaan kembali D. Inquiry 78. Dalam melaksanakan prosedur audit penelusuran (tracing), auditor A. melakukan penghitungan kembali terhadap perhitungan yang dilakukan oleh klien. B. melakukan analytical review C. mengumpulkan bukti dokumenter D. mengumpulkan bukti fisik 79. ........... buku jurnal penjualan dan nilai totalnya dengan saldo buku besar. Teknik audit mana yang dapat digunakan untuk melengkapi prosedur audit tersebut? A. Scan C. Bandingkan B. Telaah D. Hitung 80. .......... saldo dalam rekening bank secara langsung dengan pihak East State Bank. Teknik audit mana yang dapat digunakan untuk melengkapi prosedur audit tersebut? A. Hitung ulang C. Cross foot B. Foot D. Konfirmasi 81. Berikut ini adalah jasa assurance yang diberikan oleh auditor kecuali A. jasa laporan keuangan historis C. jasa web trust dan sys trust B. jasa akuntansi dan pembukuan D. jasa tinjauan atas laporan keuangan historis 82.Menentukan apakah klien (auditee) telah mengikuti prosedur, tata cara, serta peraturan yang dibuat oleh otoritas yang lebih tinggi (bisa dari manajemen, kreditor, lembaga pemerintah), merupakan tujuan dari A. audit operasional C. audit kepatuhan

B. audit laporan keuangan

D. audit hukum

83. Auditor yang bekerja di kantor pemerintah yaitu A. Auditor BPKP C. Auditor internal B. Karipka D. KPP 84.Yang bukan penyebab utama ditambahkannya paragraph penjelasan atau modifikasi kalimat pada laporan audit bentuk baku adalah A. ketidakpastian atas kelangsungan hidup perusahaan (going concern) B. laporan keuangan tersebut tidak menyajikan secara wajar posisi keuangan perusahaan hasil usaha dan arus kas sesuai dengan GAAP/PSAK C. auditor menyetujui terjadinya penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum. D. tidak adanya konsistensi dalam penerapan prinsip akuntansi yang berlaku umum 85. Termasuk dalam perubahan yang mempengaruhi komparabilitas tetapi tidak mempengaruhi konsistensi pelaporan sehingga tidak perlu dicantumkan dalam laporan audit adalah sebagai berikut, kecuali A. penurunan umur ekonomis suatu aktiva untuk tujuan perhitungan depresiasi B. perubahan metode penilaian persediaan dari FIFO menjadi LIFO C. perbaikan kesalahan perhitungan matematis dalam laporan keuangan terdahulu D. perubahan yang terjadi akibat transaksi atau peristiwa yang sangat berbeda, seperti suatu proyek penelitian dan pengembangan yang baru atau penjualan sebuah anak perusahaan 86.Ketika auditor independen mempunyai kepemilikan saham terhadap kliennya, maka laporan auditor sebaiknya A. adverse opinion B. disclaimer C. wajar dengan pengecualian D. wajar tanpa syarat dengan paragraph penjelasan atau dengan modifikasi kalimat 87. Salah satu contoh jenis audit kepatuhan yaitu A. evaluasi struktrur organisasi B. evaluasi/audit kinerja C. peninjauan upah apakah telah sesuai dengan peraturan UMR D. menentukan apakah seluruh laporan keuangan telah sesuai dengan criteria tertentu (PSAK) disajikan wajar 88.Salah satu bentuk pelanggaran asersi mengenai kelompok transaksi dan kejadian atas pengklasifikasian diantaranya A. menggunakan harga yang salah untuk mencatat transaksi pembelian B. mencatat transaksi penjualan di bulan desember pada bulan januari C. mencatat beban gaji administrasi dalam beban penjualan D. kesalahan dalam perhitungan harga dikalikan dengan kuantitas 89. Berikut adalah enam tujuan umum audit terkait transaksi yaitu

A. keterjadian, kelengkapan, akurasi, pemindahbukuan dan pengikhtisaran, klasifikasi B. keterjadian, keberadaan, akurasi, pemindahbukuan dan pengikhtisaran, klasifikasi C. keterjadian, kelengkapan, akurasi, pisah batas, klasifikasi D. keterjadian, Kelengkapan, Hak dan kewajiban, Pmindahbukuan dan pengikhtisaran, Klasifikasi 90. Ukuran tingkat kesediaan auditor untuk menerima kemungkinan adanya salah saji dalam laporan keuangan setelah audit telah selesai dan opini wajar telah diterbitkan merupakan A. inherent risk C. control risk B. acceptable audit risk D. planned detection risk 91. Berikut ini beberapa komponen pengendalian internal dari COSO, kecuali A. aktivitas pengendalian C. informasi dan komunikasi B. penilaian risiko D. penilaian rancangan pengendalian 92. Yang tidak termasuk sebagai aktivitas pengendalian yang berhubungan dengan kebijakan dan prosedur adalah A. pemisahan kewajiban/tugas yang memadai B. otorisasi yang sesuai dari transaksi dan aktivitas C. dokumen dan catatan yang memadai D. pengendalian nonfisik atas dokumen 92. Berikut ini adalah akun neraca yang dimasukkan ke dalam siklus pembelian dan pembayaran, kecuali A. Kas dan Bank C. Persediaan B. Akumulasi penyusutan D. Penyisihan piutang tak tertagih 93. Manakah dari berikut ini yang biasanya dianggap sebagai sebuah pengujian pengendalian prosedur audit? A. Mengirim surat konfirmasi ke bank B. Menghitung dan mendaftar kas di tangan C. Memeriksa tanda tangan pada cek D. Menyiapkan rekonsiliasi akun bank pada tanggal neraca 94. Prosedur analitis bisa diklasifikasikan utamanya sebagai A. pengujian pengendalian C. pengujian substansif B. pengujian saldo D. pengujian trend dan rasio 95. Seorang auditor memperoleh pengetahuan tentang bisnis dan industri klien baru untuk A. membuat usulan konstruktif mengenai perbaikan dalam pengendalian internalal klien B. mengembangkan perilaku skeptisme profesional mengenai tuntutan laporan keuangan manajemen C. mengevaluasi apakah jumlah salah saji yang diketahui menyebabkan laporan keuangan secara keseluruhan menjadi salah saji secara material

D. memahami kejadian dan transaksi yang bisa memiliki efek pada laporan keuangan klien 96. Fungsi komite audit: A. Tidak memperhitungkan potensi diabaikannya internal control. B. Mengawasi proses penilaian resiko kecurangan oleh manajemen. C. Mengabaikan pengendalian anti kecurangan. D. Tidak membantu menciptakantone at the top yang efektif. 97. Berikut ini adalah jasa assurance yang diberikan oleh auditor kecuali A. jasa laporan keuangan historis B. jasa akuntansi dan pembukuan C. jasa web trust dan sys trust D. jasa tinjauan atas laporan keuangan historis

98. Auditor menyatakan bahwa opini wajar terhadap laporan keuangan kliennya, tetapi karena auditor tidak mengumpulkan bukti yang memadai sehingga kecurangan yang menyebabkan kliennya bangkrut tidak terdeteksi, merupakan A. resiko audit C. kegagalan akuntansi B. kesalahan/kegagalan usaha D. kegagalan audit 99. Jenis risiko yang diperhitungkan oleh auditor terdiri dari A. risiko deteksi yang direncanakan, risiko bisnis, risiko audit B. risiko audit yang dapat diterima, risiko bawaan, risiko pengendalian C. risiko audit yang dapat diterima, risiko kontrak kerja D.risiko bisnis, Risiko bawaan, risiko pengendalian. 100. Salah satu contoh jenis audit kepatuhan yaitu A. evaluasi struktrur organisasi B. evaluasi/audit kinerja C. peninjauan upah apakah telah sesuai dengan peraturan UMR D. menentukan apakah seluruh laporan keuangan telah sesuai dengan criteria tertentu (PSAK) disajikan wajar

Anda mungkin juga menyukai