Anda di halaman 1dari 12

PERBANDINGAN LUAS TAPAK TANGAN DENGAN JARI DAN TAPAK TANGAN TANPA JARI TERHADAP LUAS PERMUKAAN TUBUH

PADA BERBAGAI KELOMPOK INDEKS MASSA TUBUH ORANG DEWASA


COMPARISON BETWEEN PALM AREA WITH FINGERS AND PALM AREA WITHOUT FINGERS TO BODY SURFACE AREA IN VARIOUS OF ADULT BODY MASS INDEX

ARTIKEL KARYA TULIS ILMIAH


Disusun untuk memenuhi seb !i n "e#s$ # t n !un men% " i &e# ' t s #' n st# t () ke&*kte# n umum

RI+KI TRI HAPSARI G,A--.)//

PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA KEDOKTERAN 0AKULTAS KEDOKTERAN UNI1ERSITAS DIPONEGORO TAHUN ,-))

PERBANDINGAN LUAS TAPAK TANGAN DENGAN JARI DAN TAPAK TANGAN TANPA JARI TERHADAP LUAS PERMUKAAN TUBUH PADA BERBAGAI KELOMPOK INDEKS MASSA TUBUH ORANG DEWASA Rizki Tri Hapsari1, Najatullah2 ABSTRAK L t # Be2 k n!3 Perhitungan luas luka bakar merupakan faktor yang penting. Pada luka bakar ke il dan merata, tangan pasien digunakan untuk memperkirakan persentase luka bakar yang dianggap sebagai 1!. "da perbedaan persentase luas tapak tangan pada berbagai literatur. #leh karena belum ada penelitian yang meneliti $ariasi berat badan indi$idu terhadap luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari pada populasi %ndonesia, maka akan digali mengenai perbandingan luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh pada berbagai kelompok indeks massa tubuh orang de&asa. Met*&e3 Penelitian obser$asional analitik ini melibatkan '( mahasis&a de&asa )akultas *edokteran +ni$ersitas ,iponegoro. -ampel dibagi tiga kelompok berdasarkan nilai %.T, yaitu kelompok kurus, normal dan gemuk, masing/masing kelompok berjumlah 2( orang. 0uas permukaan tubuh dihitung dengan rumus .osteller dan luas tapak tangan dihitung dengan AutoCad. Persentase luas tapak tangan ditentukan dengan membagi dengan luas permukaan tubuh total. H si23 Rata/rata persentase luas tapak tangan dengan jari pada kelompok kurus adalah (,123!, normal (,1'1!, dan gemuk (,''4!. Rata/rata persentase luas tapak tangan tanpa jari pada kelompok kurus adalah (,444!, normal (,451!, dan gemuk (,512!. Namun, dari hasil uji analisis didapatkan bah&a hanya pada kelompok gemuk yang memiliki perbedaan bermakna dengan p6(,((1. Kesim"u2 n3 Terdapat penurunan persentase luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh orang de&asa pada peningkatan %.T. K t Kun%i3 indeks massa tubuh, luas luka bakar, luas tapak tangan
1 2

.ahasis&a )akultas *edokteran +ni$ersitas ,iponegoro -emarang -taf Pengajar %lmu 7edah -ub 7agian 7edah Plastik )* +ndip8 R- dr. *ariadi -emarang

COMPARISON BETWEEN PALM AREA WITH FINGERS AND PALM AREA WITHOUT FINGERS TO BODY SURFACE AREA IN VARIOUS OF ADULT BODY MASS INDEX ABSTRACT Backgroun ! Estimatio o! "u# su#!a$% a#%a is im&o#ta t !a$to#' I sma(( a d &at$)* "u# i +u#*, t)% &a(m is us%d to %stimat% t)% &%#$% ta-% o! "u# %d &ati% ts .)i$) is $o sid%#%d as /0' T)% &%#$% ta-% o! &a(ms a#% di!!%#% t i som% (it%#atu#%s' B%$aus% t)%#% is o #%s%a#$) t)at %1ami % i di2idua( "od* .%i-)t 2a#iatio s o! &a(m a#%a .it) !i -%#s a d .it)out !i -%#s i I do %sia3s &o&u(atio , it .i(( "% %1$a2at%d a"out $om&a#iso "%t.%% &a(m a#%a .it) !i -%#s a d &a(m a#%a .it)out !i -%#s to "od* su#!a$% a#%a i 2a#ious o! adu(t "od* mass i d%1' M"#$o %4 T)is a a(*ti$ o"s%#2atio a( stud* i 2o(2%d 56 adu(t stud% ts o! M%di$a( Fa$u(t* Di&o %-o#o U i2%#sit*' T)% sam&(%s .%#% di2id%d i to t)#%% -#ou&s "as%d o BMI, am%(* t)i , o#ma( a d o2%#.%i-)t, %a$) -#ou& $o sists o! 76 &%o&(%' Bod* su#!a$% a#%a $a($u(at%d "* Most%((%# !o#mu(a a d &a(m a#%a $a($u(at%d "* AutoCad' P%#$% ta-% o! &a(m a#%a is d%t%#mi %d "* di2idi - t)% &a(m a#%a .it) tota( "od* su#!a$% a#%a' R"%u&#%4 T)% a2%#a-% &%#$% ta-% o! &a(m a#%a .it) !i -%#s o t)% t)i -#ou& is 6,89:0, o#ma( is 6,85/0 a d o2%#.%i-)t is 6,55;0' T)% a2%#a-% &%#$% ta-% o! a#%a &a(m .it)out !i -%#s o t)% t)i -#ou& is 6,;;;0, o#ma( is 6,;<80 a d o2%#.%i-)t is 6,<890' Ho.%2%#, t)% a a(*sis o! t%st #%su(ts !ou d t)at o (* t)% o2%#.%i-)t -#ou& t)at )as si- i!i$a t di!!%#% $%s .it) &=6,66/' Conc&u%'on! T)%#% is a d%$(i % i t)% &%#$% ta-% o! &a(ms a#%a .it) !i -%#s a d &a(ms a#%a .it)out !i -%#s to "od* su#!a$% a#%a at a i $#%as%d adu(t BMI' (")*or %! "od* mass i d%1, "u# s a#%a, &a(ms a#%a

PENDAHULUAN 0uka bakar merupakan suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringan yang disebabkan adanya kontak dengan sumber termal 9api, air panas, suhu yang sangat dingin atau !#ost "it%:, bahan kimia, listrik, dan radiasi.1 %nsiden luka bakar di "merika, berdasarkan Natio a( Bu# R%&osito#* o! t)% Am%#i$a Bu# Asso$iatio tahun 2(1(, sekitar lebih dari 142.((( pasien dira&at di 25 fasilitas pera&atan khusus untuk luka bakar di *anada dan "merika -erikat selama 1( tahun 9;anuari 2((( / ;uni 2((3:.2 %ndia dengan populasi lebih dari 1 miliar, sekitar 1((.(((/2((.((( penduduk menderita luka bakar setiap tahunnya.5 ,i %ndonesia, pada Rumah -akit <ipto .angun *usumo ;akarta dilaporkan 1(1 kasus luka bakar yang dira&at pada tahun 1332, dengan angka kematian 51,52! sedangkan di Rumah -akit ,r. -utomo -urabaya pada tahun 2((( dira&at 1(' kasus luka bakar dengan angka kematian 2',41!.4 7erdasarkan data atatan medis Rumah -akit dr. *ariadi -emarang, pada lima tahun terakhir 9;anuari 2((' / #ktober 2(1(: sebanyak 2=( pasien dira&at karena menderita luka bakar. 0uka bakar dapat menyebabkan kematian dan ke a atan. >fek/efek sistemik dan kematian akibat edera luka bakar berhubungan langsung dengan luas dan dalamnya kulit yang terkena.= 0uas luka bakar merupakan faktor yang penting dalam memprediksi kematian terkait luka bakar, memerlukan pera&atan khusus atau tidak, kemungkinan komplikasi, ren ana pera&atan, termasuk resusitasi a&al dan kebutuhan gizi selanjutnya.' Terdapat beberapa metode untuk penilaian luas luka bakar, antara lain #u(% o! i %, grafik Lu d a d B#o.d%# atau dengan menggunakan tapak tangan pasien. .etode #u(% o! i % ukup akurat pada orang de&asa dan luka bakar ke il, tetapi tidak akurat dalam kasus luka bakar merata dan pada anak. .etode yang lebih akurat untuk mengukur luas luka bakar adalah grafik Lu d a d B#o.d%# akan tetapi bukan metode yang nyaman dan grafik tidak tersedia terutama di luar lingkungan rumah sakit untuk penilaian a&al. <ara yang lebih praktis adalah dengan menggunakan tapak tangan yang dianggap sebagai 1! luas permukaan tubuh pasien. ',1

"da perdebatan mengenai persentase luas tapak tangan pada berbagai literatur. Penelitian di %ndia menyebutkan bah&a pada populasi %ndia rasio luas tapak tangan dengan jari pada orang de&asa adalah (,32!, dan rasio tapak tangan tanpa jari pada orang de&asa laki/laki dan perempuan adalah (,43! dan (,=1!. -edangkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Perry di %nggris menunjukkan bah&a rasio luas tapak tangan dengan jari orang de&asa sebesar (,11! dan rasio tapak tangan tanpa jari pada orang de&asa (,41!. ',2 -ehubungan dengan adanya perdebatan mengenai persentase luas tapak tangan, belum ada penelitian yang meneliti mengenai $ariasi berat badan indi$idu terhadap luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari pada populasi %ndonesia. 7erdasarkan permasalahan seperti terurai di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai perbandingan luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh pada berbagai kelompok indeks massa tubuh orang de&asa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh pada kelompok indeks massa tubuh di ba&ah normal, normal, dan di atas normal pada orang de&asa. -ehingga akan didapatkan angka koreksi persentase luas tapak tangan dengan jari dan luas tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh dalam penanganan luka bakar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengelolaan luka bakar. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian obser$asional analitik dengan pendekatan potong lintang 9$#oss s%$tio a(:. Populasinya adalah mahasis&a de&asa )akultas *edokteran +ni$ersitas ,iponegoro. -ampel penelitian adalah mahasis&a de&asa )akultas *edokteran +ni$ersitas ,iponegoro yang memenuhi kriteria inklusi? sampel de&asa berusia lebih dari 12 tahun dan sampel dalam keadaan sehat. *riteria eksklusinya? sampel yang menolak dilibatkan dalam penelitian, terdapat ke a atan pada ekstremitas superior sampel, sampel dengan keadaan edema, asites, hepatomegali, atau hamil, dan berprofesi sebagai

'

olahraga&an. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan metode onse uti$e sampling, yaitu sebanyak '( orang. -ampel dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan nilai %.T, yaitu kelompok kurus, normal dan gemuk, masing/masing kelompok terdiri dari 2( orang. ,ata yang dikumpulkan meliputi? jenis kelamin, tangan yang dominan, usia, berat badan, tinggi badan, luas permukaan tubuh, %.T, luas tapak tangan dengan jari, luas tapak tangan tanpa jari, persentase luas tapak tangan dengan jari dan persentase luas tapak tangan tanpa. ,ata yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berdasarkan pengukuran terhadap sampel, yang terdiri dari berat badan, tinggi badan dan luas tapak tangan. ,ata yang diperoleh dianalisis dengan program komputer dengan menggunakan uji "no$a, jika dengan uji "no$a didapatkan nilai yang bermakna, kemudian dilakukan perbandingan antar kelompok dengan metode mu(ti&(% $om&a#iso Tukey H-,. HASIL ,ari data yang dikumpulkan, terdapat '( sampel yang terbagi atas tiga kelompok, yaitu kelompok kurus, normal, dan gemuk, dengan masing/masing kelompok berjumlah 2( sampel. Hasil penelitian menunjukkan distribusi karakteristik sampel seperti pada Tabel 1. T be2 )4 *arakteristik sampel pada kelompok kurus, normal, dan gemuk
*urus ;enis *elamin Tangan ,ominan Rerata umur Pria Aanita *anan *iri N9!: 4 9','1: 1' 92','1: 13 951,'1: 1 91,'1: 2(,1= B 1,(2 *elompok %.T Normal N9!: 4 9','1: 1' 92','1: 2( 955,55: ( 9(: 21,(= B (,'1 @emuk N9!: 1( 91','1: 1( 91','1: 13 951,'1: 1 91,'1: 21,2( B (,=2 ;umlah N9!: 12 95(,((: 42 91(,((: =2 93','1: 2 95,55:

Pada Tabel 1 yang merangkum karakteristik sampel, didapatkan sebagian besar sampel pada kelompok kurus dan normal adalah &anita, sedangkan pada kelompok kurus, jumlah pria sama dengan &anita. +sia sampel berkisar antara 13/25 tahun, dan yang terbanyak adalah usia 21 tahun.

T be2 ,4 ,ata rerata persentase luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari
0uas dengan jari 0uas tanpa jari Rata/Rata (,152 B (,(1= (,42( B (,(45

Tabel 2 menunjukkan bah&a persentase luas tapak tangan dengan jari memiliki $ariasi nilai yang lebih besar daripada persentase luas tapak tangan tanpa jari. T be2 54 ,ata rerata persentase luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari pada kelompok kurus, normal, dan gemuk
*elompok *urus Normal @emuk p6(,((1C uji ANOVA 0uas dengan ;ari 9!: (,123 B (,(42 (,1'1 B (,(43 (,''4 B (,('( 0uas tanpa ;ari 9!: (,444 B (,(23 (,451 B (,(52 (,512 B (,(52

Tabel 5 menunjukkan bah&a luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh semakin ke il dengan adanya peningkatan %.T. T be2 64 Hasil uji kemaknaan hubungan dari persentase luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari pada kelompok kurus, normal, dan gemuk
*elompok *urus Normal @emuk *elompok Normal @emuk *urus @emuk *urus Normal

0uas Tapak Tangan dengan ;ari 9p:


(,212 (,((( (,212 (,((( (,((( (,(((

0uas Tapak Tangan tanpa ;ari 9p:


(,11= (,((( (,11= (,((( (,((( (,(((

7erdasarkan uji kemaknaan hubungan tiap kelompok 9Tabel 4:, hanya pada kelompok gemuk yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna dengan nilai p6(,((1, baik pada persentase luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari, sedangkan pada kelompok kurus dan normal tidak terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai pD(,(=. PEMBAHASAN 0uas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh semakin ke il dengan adanya peningkatan %.T pada orang de&asa. "kan tetapi, dari hasil uji analisis didapatkan bah&a persentase luas tapak tangan dengan jari dan persentase luas tapak tangan tanpa jari pada kelompok kurus dan normal tidak terdapat perbedaan yang bermakna 9pD(.(=: terhadap rata/ rata keseluruhan. Hal ini mungkin disebabkan karena distribusi jenis kelamin pada kelompok tersebut didominasi oleh &anita. Penelitian sebelumnya menyebutkan bah&a ternyata terdapat perbedaan yang bermakna antara persentase luas tapak tangan pada pria dan &anita.' -edangkan pada kelompok gemuk terdapat perbedaan yang bermakna 9p6(.(=: terhadap rata/rata keseluruhan. ,engan demikian dapat dikatakan bah&a pada kelompok gemuk memerlukan angka koreksi pada persentase luas tapak tangan. -eperti halnya penelitian yang dilakukan di %nggris pada tangan yang dominan, menunjukkan bah&a terdapat penurunan persentase luas tapak tangan dengan jari pada peningkatan %.T, yaitu (,25! pada kelompok normal, (,11! pada kelompok o2%#.%i-)t dan (,1(! pada kelompok obesitas.3 Persentase luas tapak tangan berbanding terbalik dengan luas permukaan tubuh. 7erdasarkan rumus penghitungan luas permukaan tubuh, dengan peningkatan berat badan maka luas permukaan tubuh akan semakin besar sehingga akan memperke il persentase luas tapak tangan.1( Persentase proporsional luas permukaan tubuh untuk masing/masing daerah dipengaruhi tinggi dan berat badan indi$idu. Pada orang de&asa dengan obesitas berbeda dengan orang kurus dan normal. Pada orang obesitas, persentase pada bagian batang tubuh anterior dan posterior dan

setiap ekstremitas ba&ah meningkat, sehingga persentase untuk tapak tangan akan semakin ke il.11 ,ari hasil penelitian, ternyata persentase luas tapak tangan dengan jari lebih mendekati angka 1! daripada persentase luas tapak tangan tanpa jari, tetapi persentase luas tapak tangan dengan jari 9(.152!! B (.(1=: memiliki $ariasi nilai yang lebih besar daripada persentase luas tapak tangan tanpa jari 9(.42(! B (.(45:. Hal ini disebabkan oleh karena panjang jari seseorang ber$ariasi. Pada suatu penelitian menyebutkan bah&a hal tersebut dipengaruhi oleh jenis kelamin yang berhubungan dengan hormon testosteron dan esterogen. 12 Persentase luas tapak tangan dengan jari 9(.152!: dan persentase luas tapak tangan tanpa jari 9(.42(!: lebih ke il dibandingkan 1! seperti yang selama ini digunakan sebagai pedoman untuk mengukur luas luka bakar. Hal ini dimungkinkan oleh karena perbedaan ras dan anatomi tubuh orang %ndonesia dengan orang >ropa. *emungkinan lain yaitu rumus tersebut dibuat sebelum era komputer sehingga akurasi perhitungannya dapat dipertanyakan, serta tidak dibedakan berdasarkan %.T. Perbedaan persentase luas luka bakar sangat penting karena dalam pemberian terapi luka bakar bergantung pada persentase ini. -uatu studi multi senter baru/baru ini menyatakan adanya peningkatan angka kematian dan kejadian pneumonia bila pasien diberikan resusitasi airan lebih dari = m08kg8! luas luka bakar.15 Penulis mendapat beberapa hasil yang tidak sesuai dengan hasil penelitian sebelumnya dan teori. +ntuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan penelitian yang lebih berhasil, penulis menyarankan untuk menambah jumlah sampel yang diteliti agar penelitian dapat berlangsung lebih optimal. -elain itu penulis menyarankan agar distribusi karakteristik sampel lebih seimbang sehingga dapat mengurangi kesalahan akibat adanya faktor peran u. SIMPULAN DAN SARAN ,ari hasil penelitian, luas tapak tangan dengan jari dan tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh semakin ke il dengan adanya peningkatan

1(

%.T pada orang de&asa. "kan tetapi, dari hasil uji analisis didapatkan bah&a hanya pada kelompok gemuk yang memiliki perbedaan bermakna dengan p6(.(=. "gar penilaian luas luka bakar dapat dilakukan dengan lebih tepat, diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat dilakukan penilaian mengenai? 1. Pengaruh perbedaan luas tapak tangan yang dihitung se ara tepat dengan luas yang diperkirakan sebesar 1! pada keadaan klinis pasien luka bakar. 2. Perbandingan persentase luas tapak tangan dominan dan non dominan. 5. Perbandingan persentase luas tapak tangan dengan jari dan luas tapak tangan tanpa jari terhadap luas permukaan tubuh pada populasi usia ekstrim seperti pada anak/anak dan orang tua. U7APAN TERIMAKASIH Penulis mengu apkan terima kasih yang sebesar/besarnya kepada "llah -AT, dr. Najatullah, -p.7P selaku dosen pembimbing, dr. Hardian atas bimbingan analisis statistik, dr. >ka Eudhanto, .-i..ed, -p.79*:#nk selaku #%2i%.%# proposal, dan seluruh rela&an yang bekenan menjadi sampel dalam penelitian. +ntuk kedua orang tua, keluarga, teman/teman dan seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian dan penyusunan artikel karya tulis ilmiah ini. DA0TAR PUSTAKA 1. *agan R;, Pe k .,, "hrenholz ,H, Hi kerson A0, Holmes ;H, *orentager R", et al. "meri an burn asso iation &hite paper surgi al management of the burn &ound and use of skin substitutes Fhomepage on the %nternetG. 2((3 F ited 2(11 ;an 23G. "$ailable from? http?88&&&.ameriburn.org8AhitePaper)inal.pdf 2. "meri an 7urn "sso iation. National 7urn Repository report of data from 2(((/2((3. 2(1( F ited 2(11 ;an 22G. "$ailable from? http?88&&&.ameriburn.org82(1(N7R"nnualReport.pdfH PHP->--%,I'(= 1a1'(=2114d2 2('b2 d1a33 222

11

5. "huja R7, 7hatta harya -. 7urns in the de$eloping &orld and burn disasters. 7.; Fserial on the %nternetG. 2((4 F ited 2(11 ;an 2=G. 523 ? 441. 4. "stra&inata ,"A. )aktor prognostik luka bakar derajat sedang dan berat di R-+PN dr. <iptomangunkusumo ;akarta tahun 1332 J .ei 2((1Fhomepage on the %nternetG. Health Resear h "bstra ts Fserial on the %nternetG. 2((2. F ited 2(1( -ep 2G. 2(. =. #llstein RN. 0uka bakar. %n? Nealon, Thomas ), editors. *eterampilan pokok ilmu bedah. ;akarta? >@<C 1334. p. 2(1/2(2. '. "gar&al P,-ahu -. ,etermination of hand and palm area as a ratio of body surfa e area in indian population. %ndian ;ournal of Plasti -urgery Fserial on the %nternetG. 2(1( F ited 2(11 ;an 4G. 4591:? 43J=5. 1. Hettiarat hy -, Papini R. %nitial management of a major burn? %%//assessment and resus itation. 7.; Fserial on the %nternetG. 2((4 F ited 2(11 ;an 1'G. 523914=1:?1(1/5. 2. Perry R;, .oore <", .organ 7,@, Plummer ,0. ,etermining the approKimate area of a burn? an in onsisten y in$estigated and re/e$aluated. 7.; Fserial on the %nternetG. 133' F ited 2(11 ;an 24G . 512 ? 1552. 3. 7erry .@, >$ison ,, Roberts "H. The influen e of body mass indeK on burn surfa e area estimated from the area of the hand. 7urns Fserial on the %nternetG. 2((1 F ited 2(11 ;an 21G. 219':?=31/4. 1(. Lerbrae ken ;, Lan de Heyning P, ,e 7a ker A, Lan @aal 0. 7ody surfa e area in normal/&eight, o$er&eight, and obese adults a omparison study. .etabolism Fserial on the %nternetG. 2((' F ited 2(11 ;an 22G. ==94:?=1=/24. 11. Aikipedia. Total body surfa e area Fhomepage on the %nternetG. Fupdated 2(1( ,e 2C ited 2(11 ;an 24G. "$ailable http?88en.&ikipedia.org8&iki8TotalMbodyMsurfa eMarea 12. Putz ,", @aulin -;<, -porter R;, . 7urney ,H. -eK hormones and finger length, &hat does 2,?4, indi ateH. >$olution and Human 7eha$iour Fserial on the %nternetG. 2((4 F ited 2(11 ;un 22G. 2= 92((4:?122J133 15. *lein .7, Hayden ,, >lson <, Nathens "7, @amelli R0, @ibran N-, et al. The asso iation bet&een fluid administration and out ome follo&ing major 2(1( from?

12

burn? a multi enter study. "nn -urg Fserial on the %nternetG. 2((1 F ited 2(11 ;an 2'G. 24=94:?'22/2.