Anda di halaman 1dari 2

TOTAL padatan, FIXED, dan VOLATILE Alat 209A

PROSEDUR a. Total Solid 1. Persiapan padan wadah penguapan - Jika VS jika volatile solid telah di ukur di bagian penguapan pada suhu 550 50OC dalam 1 jam pada muffle furnace. Jika hanya total solid yang akan diukur, panas wadah furnace 103 105OC dalam 1 jam. dinginkan dalam desikator. Kemudian timbang sebelum digunakan untuk selanjutnya. 2. Analisa Sampel a. Sampel cair: jika sampel mengandung kelembabn yang cukup untuk persiapan penguapan, aduk sampai homogeny, antara 25-50 g dalam wadah penguapan tadi, dan timbang. Penguapan dilakukakn diatas water bath, keringkan dengan suhu 103 105OC dalam 1 jam, kemudian dinginkan dalam desikator dan timbang b. Sampel padat: jika smpel terdiri dari partikel diskrit pada material padat (dewatered sludge, for example), ambil inti dari setiap bagian dengan No.7 pengeruk atau penghancur dalam sampel yang kasar dengan menggunakan tangan yang bersih, dengna menggunakan sarung tangan karet. Tempatkan 25-50 g dalm wadah penguapan dan timbang. Masukkan ke dalam oven dengan suhu 103-105 OC dalam waktu 1 malam. Kemudian dinginkan dalam desikator dan timbang.

b. Fixed dan Volatile Solid Pindahkan sampel yang sudah diukur sebelumnya ke sebuah muffle furnace dingin, panaskan dengan furnace pada suhu 55050OC dalam 1 jam. (jika residu dari 2) tersebut diatas mengandung sejumlah besar bahan organic, pertama-tama bakar residu tersebut dengan pembakar gas dan dibawah pembuangan uap/gas dengan udara yang cukup untuk mengurangi kehilangan bagian pada keadaan menurunkan dan untuk menghindari bau dalam laboratorium. Kemudian dinginkan dalam desikator, lalu ditimbang. PERHITUNGAN ( ( ) )

Dimana: A= berat kering residu + wadah, mg B= berat wadah, mg C= berat kering sampel + wadah, mg D= berat residu + wadah setelah pembakaran, mg