Anda di halaman 1dari 24

Makalah E Commerce

Di Susun Oleh Rico Prastyo 111 4370 436

FAKULTAS TEKNIK SISTEM KOMPUTER UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI MEDAN 2014

1. Pengertian Manufaktur dan contohnya?


Manufaktur merupakan suatu cabang industri yang mengaplikasikan peralatan dan suatu medium proses untuk transformasi bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual. Upaya ini melibatkan semua proses antara yang dibutuhkan untuk produksi dan integrasi komponenkomponen suatu produk. Manufaktur dapat di definisikan dari dua sisi yaitu Teknologi dan Ekonomi.

Dari sisi Teknologi

Manufaktur merupakan aplikasi dari proses fisika dan kimia untuk mengubah geometri, property dan / atau tampilan material awal menjadi part atau produk, manufaktur termasuk juga perakitan beberapa part menjadi produk. Proses manufakur melibatkan kombinasi dari machinery, tools, power dan tenaga kerja.

Dari sisi Ekonomi, manufaktur merupakan transformasi material menjadi item yang mempunyai penambahan nilai ( value ) melalui suatu proses dan / atau perakitan. Misalkan pasir di ubah menjadi kaca ( glass ).

Industri manufaktur di klasifikasikan menjadi 3 : 1. Primary Industries, pengolahan atau exploitasi sumber daya alam seperti agrikultur dan pertambangan. 2. Secondary Industries, mengambil output dari Primary Industries dan mengolahnya untuk konsumen seperti fabrikasi logam, elektronik dan otomotif. 3. Tertiary Industries, servis sektor ekonomi seperti perhotelan dan entertainment Dari range output produksi Industri Manufaktur ada 3 kategori : 1. Low, output produksi 1-100 unit / tahun 2. Medium, output produksi 100-10.000 unit / tahun 3. High, output produksi lebih dari 10.000 unit / tahun

Contoh Manufaktur : Industri Dasar dan Kimia Aneka Industri Industri Barang Konsumsi Produk Makanan dan Minuman Produk Kosmetik dan Keperluan Rumah Tangga

2. Pengertian dan contohnya Collaborative Commerce


Kolaborasi Commerce (C-Commerce) dianggap penggantian E-Commerce dan dianggap sebagai tahap lanjutan dalam pengembangan solusi bisnis elektronik. Hal ini didefinisikan sebagai penerapan sistem informasi interorganization untuk kolaborasi elektronik antara mitra bisnis dan karyawan organisasi Di antara semua pihak yang peserta Value_chain (pelanggan, pemasok dan mitra dagang), solusi C-Commerce membentuk platform bersama untuk merancang, membuat, mengelola dan administrate data real-time.

Collaborative Commerce diharapkan perusahaan akan mengatur saluran terpusat yang akan berfungsi untuk memberikan lintas informasi bisnis. Ini berarti bahwa akan ada titik pusat di mana pelanggan atau pemilik perusahaan dapat berbagi informasi tentang segala sesuatu yang mereka inginkan, apakah itu tentang bisnis mereka sendiri atau pasangan mereka. Contoh Collaborative Commerce : Komponen pabrikan peralatan outsources yang original dan subasemblies ke para penyalur, yang di masa . lalu sering menciptakan permasalahan di dalam koordinasi, bekerja arus, dan komunikasi. Berbagai aktivitas bisnis untuk menuju ke arah suatu proses - Planning - Design - New - Product - Order product content management information(informasi management tentang (manajemen [order/ produk isi and yang scheduling (perencanaan dan berkolaborasi: penjadwalan) (mendisain) baru) produk) pesanan])

(manajemen

- Sourcing and procurement (sourcing dan pengadaan)

3. Pengertian dan contohnya Business to Business (B2B)


Bisnis e-commerce mulai tumbuh dengan cepat sejak tahun 1998. Pada awal pertumbuhannya tipe bisnis ini hanya melingkupi bidang business-to-consumer (B2C) ecommerce. Namun pada pertumbuhannya perkembangan bisnis ini mulai melingkupi bidang business-to-business (B2B), business-to-employee (B2E), dan gabungan dari B2b & B2C. berikut definisi-nya :

B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :

Disebut juga transaksi antar perusahaan Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi

Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

Dalam bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk lebih inovatif dan memiliki keungulan yang bisa ditawarkan kepada para pelanggan dan mitra bisnis. Salah satunya adalah konsep kerja sama business to business (B2B). Bentuk kerja sama ini dapat membantu upaya efisiensi biaya pengadaan barang dan yang paling penting adalah bisa memudahkan mitra bisnis. Bagi Kawan Lama, kepentingan pelanggan selalu menjadi nomor satu. Prinsip ini menjadi nyata dalam penyediaan layanan business to business (B2B). Layanan ini didukung penuh oleh teknologi informasi yang sangat memadai sehingga siap memberikan kemudahan dan kepuasan kepada pelanggan. B2C (Bussines to Consument )adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2C adalah sebagai berikut :

Disebut dengan transaksi pasar Konsumen mpelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi

Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment Memintaagar barang dikirimkan 1. http://www.amazon.com/

2. http://www.bhinneka.com/ Bidang Usaha : Total IT Solution Spesialis dalam Komputer & Software Distribution

3. http://www.superoceans.com/ Perusahaan kami adalah salah satu produsen profesional khusus di jam tangan. Kami menyediakan berbagai macam jam tangan seperti Rolex, Omega, Breitling, Panerai, Cartier, TAG Heuer dan lebih dari 22 merek. Dan fashion seperti tas LV, Fendi, Coach, Gucci, Chanel dan lebih dari 10 merek handbags.We memiliki pembuat profesional dan proses pengecekan yang ketat, untuk memastikan produk tersebut dalam kualitas tinggi. Kami menyediakan produkproduk bermutu tinggi dan layanan tetapi harga yang paling kompetitif.

4. Pengertian dan contohnya Business to Consumers (B2C)


B2C (Bussines to Consument ) adalah kegiatan E-businesses dalam pelayanan secara langsung kepada konsumen melalui barang atau jasa. Dengan penjualan langsung di internet dan pemesanan dapat langsung dilakukan oleh konsumen karena biaya sudah tercantum. kelebihan dari B2c adalah sebagai berikut :

Disebut dengan transaksi pasar Konsumen mpelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi Membeli dengan electronic cash & sistem secure payment Memintaagar barang dikirimkan

Contoh Business to Consumers (B2C) : http://www.bhinneka.com/ Bidang Usaha : Total IT Solution Spesialis dalam Komputer & Software Distribution

5. Pengertian dan contohnya Consumer to Business (C2B)


Customer to Business (C2B) adalah model bisnis di mana konsumen

(individu)menciptakan nilai, dan perusahaan mengkonsumsi nilai ini. Sebagai contoh, ketikakonsumen menulis review, atau ketika konsumen memberikan ide yang berguna untuk pengembangan produk baru, maka individu ini adalah menciptakan nilai bagiperusahaan, jika perusahaan mengadopsi input. Konsep yang dikecualikan adalahkerumunan sumber dan cocreation. Bentuk lain dari C2B adalah perdagangan elektronik model bisnis, di mana konsumendapat menawarkan produk dan layanan untuk perusahaan dan perusahaan membayar mereka. Model bisnis ini merupakan pembalikan lengkap dari model bisnis tradisional dimana perusahaan menawarkan barang dan jasa kepada konsumen (business-to-consumer = B2C). Kita dapat melihat contoh ini di blog atau forum internet di manapenulis menawarkan link kembali ke bisnis online memfasilitasi pembelian beberapa produk (seperti buku di Amazon.com), dan penulis mungkin menerima pendapatan dari penjualan afiliasi yang sukses. . Jenis hubungan ekonomi yang memenuhi syarat sebagai jenis usaha terbalik. Munculnyaskema C2B adalah karena perubahan besar: Menghubungkan sebuah kelompok besar orang untuk jaringan dua arah telah membuatsemacam hubungan komersial mungkin. Tradisional besar media adalah salah satuhubungan arah sedangkan internet adalah salah satu dua arah.

contoh Consumer to Business (C2B) : Adalah merupakan individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi dan individu yang mencari penjual dan melakukan transaksiContoh Website E-Commerce yang berbentuk C2B adalah priceline.com

6. Pengertian dan contohnya Customer to Customer (C2C)


Model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot). Consumer to consumer commerce (C2C) merupakan salah satu model e-commerce dalam hal ini konsumen menjual secara langsung pada konsumen yang lain, atau dapat dapat juga dikatakatan sebagai transaksi jual-beli antar konsumen. Aktivias C2C dapat dilakukan dengan berbagai cara melalui internet. Auksi merupakan salah satu contoh aktivitas C2C yng paling dikenal. Jutaan orang melakukan transaksi pembelian dan penjualan pada eBay dan ratusan web site lelang. Aktivitas C2C lainnya adalah iklan klasifikasian, jasa personal, pertukaran, penjualan propertis virtual dan jasa pendukung. Karakteristik C2C: - Pada lingkup konsumen ke konsumen bersifat khusus karena transaksi yang dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang. - Internet dijadikan sebagai sarana tukar menukar informasi tentang produk, harga, kualitas dan pelayanannya. - Konsumen juga membentuk komunitas pengguna atau penggemar suatu produk. Sehingga jika ada ketidak puasan suatu produk, maka akan segera tersebar luas melalui komunitas tersebut. Keberhasilan organisasi baik private, public, dan militer, tergantung pada kemampuan mereka dalam mengatur arus barang, informasi, dan uang untuk masuk, berputar didalam, dan keluar dari organisasi. E-Supply Chain Management adalah suatu konsep manajemen dimana perusahaan berusaha memanfaatkan teknologi internet untuk mengintegrasikan seluruh mitra kerja perusahaan, terutama yang berhubungan dengan sistem pemasok bahan baku atau sumber

daya yang dibutuhkan dalam proses produksi. Dalam merancang e-Supply Chain Management terdapat beberapa segmen yang harus diperhatikan, segmen tersebut adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Customer and Service Management Manufacturing and Supply Chain Planning Supplier Relationship Management Logistic Resource Management Architecting the e-SCM Environment

Case Study Penggunaan C2C dapat dilihat dari maraknya penjual-penjual secara online baik pada forum seperti kaskus ataupun blog. Jika dilihat dari sisi Indonesia, GRATIS merupakan hal utama bagi para penjual-penjual baru. Daripada membuat sebuah website yang mahal, lebih baik dengan web gratisan. Ada banyak cara membuka bisnis online tanpa harus mengeluarkan satu rupiah pun dan tidak jarang justru toko online yang seperti ini lah yang terkadang justru lebih dikenal publik. Membuka bisnis online tanpa biaya bisa dengan menggunakan platform gratis yang sudah tersedia. 1. BlogSpot / WordPress Blog (media Blog) Untuk membuka account di blogspot sangatlah mudah , cukup dengan mendaftar melalui link di bawah ini : www.blogspot.com atau www.wordpress.com Jika menggunakan blog/wordpressm suatu situs online akan berakhiran blogspot.com / wordpress.com , contoh : toko1234.blogspot.com atau toko1234.wordpress.com , media blogspot dan wordpress untuk toko online tidak begitu populer di Indonesia biarpun ada beberapa yang menggunakannya.

Keuntungan Menggunakan media ini: Tidak mengeluarkan dana tambahan Toko Online akan otomatis terdaftar di direktori BlogSpot & WordPress sehingga

kemungkinan toko online anda ditemui oleh Blogger (sebutan untuk pengguna media blog) lain cukup tinggi Tampilan online shop dapat dibuat cukup menarik dengan HTML dan CSS asalkan

mampu menggunakannya. Kelemahan Menggunakan media ini: Ketidak populeran media ini di Indonesia membuat banyak orang tidak mencari secara

sengaja keberadaan suatu toko online di direktori blogspot dan wordpress. Jika kurang dapat menguasai bahasa HTML dan CSS, tampilan toko online akan sangat

standar dan kurang menarik dibandingkan menggunakan media lainnya. Kurang nya keprofesionalan dan keyakinan pembeli apabila mereka melakukan

pembelian yang pertama kali. 2. Facebook Page / Facebook User / Facebook Group Media ini mulai terkenal seiringan dengan penggunaan facebook secara masal di seluruh Indonesia. Bahkan kehebohan Facebook ini melebihi Friendster yang sebelumnya menguasai pasar Indonesia. Pembuatan facebook untuk toko online sangat lah mudah cukup dengan membuat user account difacebook.com dan mengklik link berikut untuk membuat Facebook Page:http://www.facebook.com/pages/creat.php. Bisa juga melakukan penjualan dengan Facebook user account tetapi sebenarnya hal itu adalah hal yang tergolong ilegal berdasarkan aturan facebook , account facebook anda dapat di banned apabila facebook menyadari anda mempunyai account lebih dari satu atau memiliki account bukan untuk personal. Keuntungan Menggunakan media ini:

Tidak mengeluarkan dana tambahan Toko Online pada facebook sangat mudah melakukan marketing dikarenakan banyaknya

pengguna facebook dan adanya tag function di photo album pada Facebook sehingga kemungkinan toko online dapat ditemui oleh teman atau teman dari teman. Apalagi umumnya teman di facebook setiap accountnya lebih dari 200 orang. Kelemahan Menggunakan media ini: Facebook page sangat sukar untuk dimodifikasi dalam hal design dan page management

nya sehingga toko online anda tidak akan mempunyai banyak kreatifitas kecuali anda menguasai Facebook Framework. Bahkan orang IT sendiri belum banyak yang menguasai bahasa ini. Kurang nya keprofesionalan dan keyakinan pembeli apabila mereka melakukan

pembelian yang pertama. 3. Friendster Media friendster merupakan salah satu favorit dari para penjual toko online beberapa waktu lalu selain karena gratis, friendster juga dapat dihias sesuai dengan tema toko online yang dimiliki dan memiliki kelebihan sebagaimana yang dimiliki Facebook sekarang dalam hal berjualan online (dan kekurangannya juga dalam hal profesionalitas). Tetapi media ini mulai ditinggalkan penjual online karena turunnya trend menggunakan Friendster secara tajam dan lebih beralih menggunakan facebook. 4. Multiply Multiply merupakan media terfavorit dari para penjual online hingga sekarang. Untuk membuka account di multiply cukup dengan mengakses: www.multiply.com Multiply ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan media gratis lainnya dan bahkan bisa dikatakan mempunyai gabungan kelebihan media lainnya (Friendster, Facebook, Blogspot). Keuntungan Menggunakan media ini:

Tidak mengeluarkan dana tambahan Toko Online pada multiply sama hal nya dengan facebook dalam melakukan marketing

dikarenakan banyaknya pengguna multiply dan mini-site. Sehingga masyarakat umum banyak mencari secara sengaja mengenai toko online di multiply website. Toko Online akan memiliki nama yang jauh lebih ramah dibandingkan media lainnya

dikarenakan multiply memberikan anda subdomain (sama halnya dengan blogspot) , contoh : toko1234.multiply.com Cukup mudah di hias sebagaimana friendster tanpa memerlukan kemampuan mendalam

di dalam HTML/CSS Kelemahan Menggunakan media ini: Kurang nya keprofesionalan dan keyakinan pembeli apabila mereka melakukan

pembelian yang pertama. 5. Forum Sama dengan halnya toko online lain, forum menggunakan media berbasis diskusi sebagai metode penjualan. Biasanya penjual membuka lapak dengan membuka thread baru pada situssitus forum seperti kaskus atau indowebster. Keuntungan Menggunakan media ini: Tidak mengeluarkan dana tambahan Toko Online pada kaskus/indowebster sama dengan facebook/multiply, semakin sering

orang membuka thread akan semakin muncul pada kanal top search. Pembeli dapat yakin dengan penjual, walaupun baru pertama kali membeli bila memiliki

banyak reputation (good rep). Kelemahan Menggunakan media ini:

Penjual yang baru pertama kali menjual barang akan kesulitan karena belum memiliki

reputasi dan keyakinan dari pembeli. Minimnya tampilan/layout yang diberikan karena berbasis forum.

7. Apa

yang dimaksud dengan e-commerce?

E-commerce (Electronic Commerce) merupakan prosedur berdagang atau mekanisme jual-beli di internet dimana pembeli dan penjual dipertemukan di dunia maya. E-commerce juga dapat didefinisikan sebagai suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan get and deliver. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). Pada website whatis.com terdapat pengertian e-commerce yaitu berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui internet khususnya World Wide Web. Menurut Robert E. Johnson, III (http://www.cimcor.com), e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama. Menurut Gary Coulter dan John Buddiemeir (e-commerce outline) , e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara ekslusif untuk mendapatkan para pelangan yang bepotensi. 1. Dampak Yang ditimbulkan dalam penjualan online E-Commerce Didalam dunia E-Commerce pasti terdapat dampak positif dan negatifnya.

Adapun dampak positifnya, yaitu : 1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional. 2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar). 3. Menurunkan biaya operasional(operating cost). 4. Melebarkan jangkauan (global reach). 5. Meningkatkan customer loyality. 6. Meningkatkan supplier management. 7. Memperpendek waktu produksi. 8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan). Sedangkan dampak negatifnya, yaitu : 1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data financial yang ada. 2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban. 3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat

kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam. 4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri. 5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut. 6. Kerugian yang tidak terduga yang disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

8. Jelaskan perbedaan e-commerce dengan perdagangan manual?


E Commerce : 1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional. 2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar). 3. Menurunkan biaya operasional(operating cost). 4. Melebarkan jangkauan (global reach). 5. Meningkatkan customer loyality. 6. Meningkatkan supplier management. 7. Memperpendek waktu produksi. 8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan). Perdangan Manual : Akhir-akhir ini perdagangan online sangatlah berkembang pesat, dan lebih banyak menguntungkan dari berbagai pihak. Tetapi sistem perdagangan manual juga masih sangat banyak sekali terlihat, mulai dari pedagang kaki lima, kios pinggir jalan, pasar, mini market, super market, toko elektronik, dealer sepeda motor, dealer mobil, dan masih banyak yang lainnya. Dalam seistem perdagangan manual, memiliki beberapa keuntungan, diantaranya 1. Transaksi Jual-beli dapat dilakukan dengan cepat 2. Dapat tawar-menawar antara penjual dan pembeli secara langsung

3. Dapat melihat kondisi barang secara langsung (pada sebagian besar) 4. Dapat membuat perjanjian langsung secara tertulis Dalam sistem perdagangan manual ini, terdapat juga beberapa kekurangan, diantaranya penipuan. Penipuan terhadap dunia perdagangan sangatlah banyak sekali, salahsatunya ialah dengan menggunakan metode yang menawarkan suatu hadiah.

9. Apa sajakah faktor pendukung dan penghambat ecommerce?


Dalam e-commerce tidak hanya dengan mengandalkan kekuatan produk barang atau jasa saja tetapi harus memiliki tim manajemen yang handal dalam bekerja, pengiriman produk yang tepat waktu agar pelanggan puas dan tidak kesal, pelayanan yang bagus, struktur organisasi yang baik dan terstrukur, jaringan infrastruktur dan keamanan yang terjamin, seta desain situs web yang bagus dan kreatif agar lebih menarik orang untuk melihat produk yang ditawarkan. Faktor pendukung : menyediakan harga kompetitif, menyediakan jasa pembelian yang tanggap cepat dan ramah, menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas, meyediakan beberapa reward bonus seperti kupon, diskon agar lebih menarik pembeli, memberikan perhatian khusus pada pembeli seperti usulan pembelian bila si calon pembeli meminta saran, serta menyediakan rasa komunitas untuk diskusi saran dan kritikan dari pelanggan.

Namun dalam e-commerce juga memiliki masalah yang biasa ditimbulkan yakninya : Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan karena dalam e-commerce dalam bidang hukumnya kurang berkembang. Jadi dalam e-commerce itu sendiri perusahaan sebagai pengguna dan si pelanggan harus saling mengerti dengan aturan yang ada dan harus bijak dalam memilih produk atau jasa yang ditawarkan maupun dibeli melalui aplikasi e-commerce. Faktor penghambat E Commerce Tidak perlu diragukan lagi bahwa sebuah perusahaan mengharapkan suatu sistem yang dapat bekerja secara cepat dan akurat sehingga produktivitas kerja di perusahaan lebih meningkat dan perusahaan akan memperoleh keuntungan yang besar dari penerapan sistem informasi tersebut. Hal ini menyebabkan banyak perusahan mengeluarkan dana yang sangat besar untuk investasi dalam pengembangan dan penerapan sistem informasi. Berikut kegagalan penerapan sistem informasi menurut Rosemary Cassafo dalam OBrien (1999):

1. Kurangnya dukungan dari pihak eksekutif atau manajemen

Pihak eksekutif perusahaan menyerahkan seluruh penerapan sistem informasi pada bagian TI, dan enggan untuk mempelajari sistem informasi yang baru atau mereka tidak mengerti sama sekali. Hal ini dapat menjadi faktor penghambat atau kegagalan dalam penerapan SI dalam suatu perusahaan yang besar. Hal ini diakibatkan karena rasa kurang memilki terhadap sistem informasi yang diterapkan oleh perusahaan. Hal ini akan menyebabkan banyak satuan kerja dalam perusahaan belum dapat mengoptimalkan fungsi dan potensi SI untuk mempermudah komunikasi antar satuan kerja, transfer informasi, dan data perusahaan, serta sharing pengetahuan dan teknologi yang bertujuan untuk memajukan perusahaan.

2. Tidak memiliki perencanaan memadai mengenai tahapan dan arahan yang harus dilakukan Dalam hal ini penerapan sistem informasi dalam perusahan tidak didukung dengan perencanaan yang matang dan tidak dapat menjembatani keinginan dan kepentingan orang-orang dalam perusahaan dengan pihak yang mengerti dan membuat sistem informasi tersebut. Hal ini menyebabkan sistem yang akan dijalankan menjadi tidak terarah sesuai dengan tujuan perusahaan.

3. Inkompetensi secara teknologi Kurangnya keterampilan dari tenaga-tenaga yang digunakan oleh perusahaan untuk menjalankan TI dan kurangnya inisiatif dan keaktifan SDM dalam mensosialisasikan keuntungan dan kemudahan dari sistem informasi yang ada akan menyebabkan sistem yang diterapkan tidak akan berjalan seperti yang diinginkan. Hal ini sering terjadi terutama pada perusahaan yang pengetahuan di bidang TI-nya masih rendah. Kesalahannya adalah perusahaan sering memaksakan SDM yang ada untuk menjalankan investasi TI, padahal SDM tersebut belum mampu.

4. Strategi dan tujuan tidak jelas ketika akan menerapkan sistem informasi Kebanyakan pimpinan perusahaan tidak mengetahui apa visi, misi, strategi ataupun rencana bisnis yang berkenaan dengan implementasi sistem informasi pada perusahaannya. Strategi dan tujuan merupakan faktor penting yang menjadi penentu seberapa besar pencapaian yang diinginkan ketika perusahaan akan melakukan sesuatu. Tanpa strategi dan tujuan yang jelas maka apapun yang dilakukan menjadi tidak terarah karena tidak ada batasan dimana sistem yang digunakan dapat dianggap berhasil ataupun tidak.

5. Tidak jelasnya kebutuhan terhadap sistem Mengidentifikasi kebutuhan terhadap sistem dalam suatu perusahaan merupakan bagian dari perencanaan sistem informasi yang merupakan komponen penting dalam perencanaan perusahaan. Implementasi sistem tertentu harus dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya yaitu memperkuat bisnis, memberikan keunggulan kompetitif, mempermudah pengelolaan sumber daya perusahaan dan penerapan teknologi dalam perusahaan.

10. Bagaimana menurut anda Prospek e-commerce di indonesia?


Perkembangan E-commerce di Indonesia tentu harus didukung juga oleh adanya peraturan yang dapat melindungi konsumen dari kerugian yang disebabkan penipuan, credit card fraud, dan berbagai potensi kerugian lainnya. Dengan demikian konsumen dapat berbelanja online secara aman dan nyaman. Electronic Commerce (e-commerce) merupakan konsep baru yang bisa digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web Internet dimana proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet.

Bagi pihak konsumen, menggunakan E-Commerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Commerce biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional.