Anda di halaman 1dari 1

Duktus Arterious Paten Pengertian Selama kehidupan janin.

Kebanyakan dari darah arterial pulmunal dialirkan melalui duktus arterious ke dalam aorta. Penutupan fungsional duktus normalnya terjadi segera sesudah lahir. Tetapi jika duktus tetap terbuka ketika tahanan vaskuler pulmonal turun, darah aorta dialirkan ke dalam arteria pulmunalis. Ujung aorta duktus tepat sebelah distal keluarnya arteria arteria subklavia, dan duktus masuk arteria pulmonalis pada per abangannya. Penderita !anita melebihi laki" laki dengan perbandingan #$%. PDA merupakan salah satu anomali kardiovaskuler kongenital yang paling sering akibat infeksi rubela ibu selama a!al kehamilan. PDA merupakan masalah yang sering pada unit pera!atan intensif neonatus, dimana ia mempunyai beberapa sekule besar pada bayi prematur. &ila bayi ukup bulan ditemukan menderita PDA. Ada defisiensi lapisan endotelial mukoid maupun media muskuler duktus. 'amun, pada bayi prematur, duktus paten biasanya mempunyai susunan anatomi normal( pada bayi ini, keterbukaan adalah akibat hipoksia dan imaturitas.dengan demikian, PDA yng menetap sesudah umur beberapa minggu pertama pada bayi ukup bulan jarang menutup se ara spontan, sedang kan pada bayi prematur, jika intervensi farmakologis atau bedah a!al tidak diperlukan, penutupan spontan akan terjadi pada kebanyakan keadaan . PDA yang harus ada ditemukan pada %)* penderita dengan lesi jantung kongenital lain. PDA murni juga lebih sering pada penderita yang dilahirkan di daerah yang tinggi +pegunungan,.

Patofisiologi Sebagai akibat tekanan aorta yang lebih tinggi, aliran darah melalui duktus berjalan dari aorta ke arteri pulmonalis. -uasnya shunt tergantung pada ukuran duktus dan pada rasio tahanan vaskuler pulmonal dan sistemik, pada kasus yang eksterm, .)* dari urah ventrikel kiri dapat dialirkan melalui duktus ke sirkulasi pulmonal. /ika PDA ke il, tekanan dalam arteria pulmonali, ventrikel kanan, dan atrium kanan normal. 'amun, jika PDA besar, tekanan arteria pulmonalis dapat naik ke tingkat sistemik selama sistole dan diastole. Penderita ini sangat beresiko terjadi penyakit vaskuler pulmonaal jika dibiarkan tidak dioperasi. Ada tekanan nadi yang lebar karena kebo oran darah ke dalam arteria pulmonalis selama diastole. 0anifestasi klinis