Anda di halaman 1dari 1

Pukul 21.00 WIB operasi dimulai. Penderita dalam keadaan anastesi spinal dan telentang.

Dilakukan tindakan aseptic dan antiseptic pada lapangan operasi dan sekitar. Dilakukan insisi pfannenstiel di atas luka lama sepanjang 10 cm lalu. Di perdalam secara tajam dan tumpul sampai menembus peritoneum. setelah peritoneum di buka tampk uterus sebesar kehamilan aterm. Dilakukan SSTP : Membuka plika vesikouterina secara tajam lalu di sisihkan ke bawah dengan hak besar Dilakukan insisi SBR semilunar 5 cm lalu diperlebar ke lateral secara tumpul. Ketuban (-), cukup jernih, bau (-) Bayi dilahirkan dengan cara meluksir kepala 0 Pukul 21.05 WIB lahir dengan SSTP neo hidup perempuan, BB :3100 GR, PB : 49 CM, AS 8/9 FTAGA. Kedalam infus dimasukkan oksitosin 2014. Plasenta diilahirkan dengan tarikan ringan pada tali pusat. 0 Pukul 21.00 WIB lahir plasenta lengkap, BP: 500 gr, PTP : 50 cm diameter 18x19cm. O dilakukan penjahitan SBR secara jelujur festoon dengan dilakukan insersi IUD pada fundus. 0 Dilakukan perawatan perdarahan sebagaimana mestinya. Kavum abdomen di cuci dengan NaCl 0,9%. 0 Setelah di . Tidak ada perdarahan, dilakukan penutupan lapangan abdomen. Peritoneum di jahit jelujur dengan plain catgut no.2.0 Otot di jahit dengan plain catgut no.2.0 Fascia di jahit jelujur dengan chromic catgut no. 2.0 Kutis dijahit jelujur subkutikuler dengan chromic catgut no. 3.0