Anda di halaman 1dari 13

MANAJEMEN RESIKO PADA OPERASIONAL PERUSAHAAN BETON SIAP PAKAI RISK MANAGEMENT OPERATIONAL IN READYMIX CONCRETE INDUSTRY

Sentosa Limanto, Herry P. Chandra. Dosen Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, Jurusan Teknik Sipil Universitas Kristen Petra, Jl. Siwalankerto no. 121 1 !, Sura"a#a, leonar$%peter.petra.ac.i$ &Dosen Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan, Jurusan Teknik Sipil Universitas Kristen Petra, Jl. Siwalankerto no. 121 1 !, Sura"a#a, 'err#pin%peter.petra.ac.i$

ABSTRACT
(onstruction pro)ect recentl# is "eco*e *ore co*ple+ t'at cause a su,,icient strate-#, w'ic' is na*e$ risk *ana-e*ent. .isk *ana-e*ent is an application o, -eneral *ana-e*ent w'ic' relate$ "# so*e activities t'at can cause a risk. .isk *ana-e*ent itsel, alwa#s relevant wit' t'e *et'o$ t'at is use$ "# a co*pan# ,or prevention or overco*e risks. .ea$#*i+ concrete is an instant concrete w'ic' auto*aticall# *i+ on "atc'in- plant t'en are sent to consu*en. T'is o"servation stu$#in- 'ow to *ana-e risk *ana-e*ent on rea$#*i+ concrete co*pan#, w'ic' consist o, t'ree steps, w'ic' are/ i$enti,# an$ evaluate 0*easure ,re1uenc# an$ severit#2 o, risks, c'oose *et'o$ an$ i*ple*ent t'e*, an$ control t'e suita"ilit# o, c'osen risk *ana-e*ent *et'o$. (o*pan# t'at researc'e$ is PT. 3nu-era' 4eton 5n$onesia.6"servation anal#sis result s'ow t'at contract sector 'ave a "i--est risk 0,re1uenc# 7 2.88 an$ severit# 7 .882. Ke# wor$/ risk *ana-e*ent, rea$#*i+ concrete, ,re1uenc#,severit#

PENDAHULUAN Latar Belakang Pembangunan gedung berlantai banyak dengan konstruksi utamanya beton bertulang khususnya untuk kostruksi balok, kolom dan plat dak beton yang memakai adonan beton agar hasilnya lebih baik dipakailah adonan beton siap pakai 0rea$#*i+ concrete2 yang diproduksi di "atc'in- plant (Gambar 1. pada perusahaan beton siap pakai . Pemakaian beton siap pakai dalam suatu proyek konstruksi dapat merupakan salah satu !ara yang e"ekti" karena dapat memberikan keuntungan tersendiri seperti memper!epat didalam melakukan penge!oran dalam suatu proyek konstruksi, tidak membutuhkan tempat untuk menimbun material di tempat proyek. #amun dalam upaya ini $uga terdapat "aktor%"aktor risiko yang dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan dari perusahaan beton siap pakai. &iantara semua "aktor risiko yang berhubungan dengan kualitas, produksi, logistik, keuangan'pembayaran, dan pemasaran (Limanto, S. et al., ())( . *isiko%risiko yang dihadapi itu dapat mengganggu kelan!aran bisnis yang di$alankan oleh perusahaan beton siap pakai, bahkan dapat membuat perusahaan tersebut mengalami kerugian. +esar ke!ilnya kerugian yang dialami tergantung dari besar ke!ilnya risiko yang dihadapi. *isiko yang ada pada perusahaan pada dasarnya tidak dapat dihilangkan dan resiko $uga dapat mempengaruhi produkti,itas, mutu, dan biaya (-er.ner, ())/ . 0ntuk mengelola dan memperke!il dampak dari risiko%risiko tersebut dikembangkanlah suatu strategi yang dinamakan dengan mana$emen risiko. &engan kondisi 1ndonesia yang seperti sekarang ini, kehadiran mana$emen risiko dapat merupakan salah satu strategi penting yang dapat mengelola "aktor resiko yang ada. 2aktor resiko pada perusahaan adonan beton siap pakai terdiri dari "aktor teknis dan "aktor mane$erial mempunyai peranan

dalam menun$ang kelan!aran peker$aan produksi dan kualitas beton yang dihasilkan (Lasakar, 2rengky, ())(

Gambar 1. 4atc'in- plant pada perusahaan beton siap pakai -eterangan gambar3 4 5 9opper (bak penampung material + 5 4lat penimbang C 5 (onve#or "elt & 5 Silo kedap air Landa an Te!r" R" "k! *isiko adalah sesuatu yang mengarah pada ketidakpastian atas ter$adinya suatu peristi6a selama selang 6aktu tertentu yang mana peristi6a tersebut menyebabkan suatu kerugian baik itu kerugian ke!il yang tidak begitu berarti maupun kerugian besar yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dari suatu perusahaan. +eberapa si"at risiko, antara lain 3 o Langsung, misalnya3 risiko berupa kerusakan atau hilangnya suatu benda. o 7idak langsung, misalnya3 dalam hal suatu pabrik yang terbakar terdapat kerugian karena usaha terganggu akibat kebakaran tersebut. o 7anggung gugat, misalnya3 dalam hal perusahaan beton siap pakai salah dalam melakukan *i+in- dan tidak sesuainya spesi"ikasi, maka produsen bertanggung $a6ab untuk akibat buruk hasil produksinya. o *isiko yang ditimbulkan dari pihak lain, misalnya3 $ika seorang kontraktor tidak menyelesaikan suatu proyek, maka dapat menimbulkan suatu kerugian.

Mana#e$en R" "k! 8ana$emen risiko merupakan aplikasi dari mana$emen umum yang berhubungan dengan berbagai akti"itas yang dapat menimbulkan risiko. Siagian dan Sekarsari (())1 dalam pandangannya bah6a mana$emen risiko adalah luas tidak hanya ter"okus pada pembelian asuransi tapi $uga harus mengelola keseluruhan risiko%risiko organisasi. &e"inisi tentang mana$emen risiko memang berma!am%ma!am, akan tetapi pada dasarnya mana$emen risiko bersangkutan dengan !ara yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk men!egah ataupun menanggulangi suatu risiko yang dihadapi (-er.ner, ())/ Bet!n "a% %aka" 0.ea$#*i+ (oncrete2 +eton siap pakai adalah beton dimana pen!ampurannya dilakukan se!ara otomatis pada satu tempat dan kemudian dikirimkan kepada pemesan dalam bentuk siap pakai (#iehaus, ())9 Pr! e Mana#e$en R" "k! Proses mana$emen risiko dibagi men$adi tiga bagian utama (&or"man, ())) , yaitu 3 &' Ident"("ka " dan e)al*a " +ter,ada% (rek*en " dan da$%ak- dar" et"a% r" "k!' Langkah yang terutama dan yang paling penting dalam menghadapi risiko adalah dengan mengidenti"ikasinya. Hal ini dikarenakan identi"ikasi risiko men!akup perin!ian pemeriksaan strategi perusahaan, melalui risiko potensial mana yang bisa ditemukan dan kemungkinan disusunnya respon, sedangkan untuk menge,aluasi risiko, aspek yang harus selalu dipertimbangkan adalah "rekuensi resiko dan potential severit#. 2rekuensi *isiko adalah suatu metode yang dapat digunakan untuk mengukur probabilitas kehilangan. 8etode ini tidak terlalu kompleks, dimana kita hanya perlu mengetahui obyek yang akan di estimasi dan "rekuensi ter$adinya kehilangan tersebut (-e.sbom, ())1 . Potential Severit# disebut $uga dampak dari risiko, apabila ter$adi kerugian, maka seberapa besar dampak yang akan ter$adi: +eberapa risiko membuat dampak kerugian yang begitu besar, tetepi ada $uga yang mempunyai dampak yang ke!il. .' Me$"l", $et!de dan $eng"$%le$enta "kann/a Cara untuk menangani risiko%risiko menurut 8ark S. &or"man (())) , menggunakan pro,ilin- atau risk *appin- (Gambar (. yaitu metode loss control dan risk ,inancin- 3 Loss control, adalah suatu kegiatan untuk mengurangi kerugian biaya yang diharapkan dan mengurangi tingkat keseringan dan dampak kerugian yang ter$adi. :oss contol sendiri dibagi men$adi tiga yaitu3 .isk avoi$ance, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan !ara menghindari memproduksi produk yang berbahaya. :oss prevention, adalah suatu penerapan metode yang digunakan untuk men!egah ter$adinya kerugian atau kehilangan. :oss re$uction, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan !ara memperke!il dampak%dampak kerugian yang ter$adi. Risk financing, adalah suatu metode yang digunakan untuk menentukan kapan dan kepada siapa biaya kerugian ditanggungkan. .isk ,inancin- sendiri dibagi men$adi empat yaitu3 .isk assu*ption, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan !ara menerima akibat dari segala risiko yang ter$adi.

.etention, adalah suatu metode yang dilakukan dengan menahan obligasi untuk mengganti sebagian atau keseluruhan kerugian. .isk trans,er, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan memperbolehkan perusahaan untuk mentrans"er risiko ke perusahaan lain, selain perusahaan asuransi. 5nsurance, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan mengasuransikan segala sesuatu yang mempunyai potensi besar untuk ter$adi risiko, kepada perusahaan asuransi. Sehubungan dengan pengimplementasian untuk menerapkan suatu metode akan mempengaruhi biaya, baik biaya langsung ataupun tidak langsung. Permasalahan yang paling utama dalam menerapkan suatu metode mana$emen risiko adalah selalu mengidenti"ikasi biaya se!ara terus%menerus. #amun biaya yang dikeluarkan tersebut lebih ke!il $ika dibandingkan dengan biaya $ika ter$adinya risiko (Siagian dan Sekarsari, ())1

LOW

SE!ERI"Y OF LOSS

FREQUENCY OF LOSS LOW HIGH Risk Assumption Loss Prevention Also Also loss prevention loss re#u$tion i% $ost &n# $&n 'e (usti%ie#) loss re#u$tion Assume risk i% $ost i% t*e $ost o% prevention or (usti%ies t*e re#u$tion $&nnot 'ene%its) 'e (usti%ie#) Insur&n$e Risk Avoi#&n$e Also loss prevention &n# loss re#u$tion+ i% possi'le

HIGH

Also risk tr&ns%er+ loss re#u$tion+ loss pevention)

Gambar (. .isk ;appin- (&or"man, ())) 0' Ta,a% %eng!ntr!lan dengan $engg*nakan anal" a de kr"%t"(' 8elakukan kontrol untuk memberikan gambaran yang nyata dan sesuai antara yang diren!anakan dengan keadaan yang sesungguhnya sehingga dapat dilakukan perbaikan terhadap resiko yang ter$adi. -ondisi yang ter$adi akan dinilai bah6a apakah proses mana$emen risiko pada suatu perusahaan telah ber$alan dengan baik atau belum (&or"man, ())) METODE PENELITIAN 8elalui studi literatur dapat memperoleh identi"ikasi risiko yang ter$adi pada perusahaan beton siap pakai. Pengamatan pada perusahaan beton siap pakai di"okuskan terhadap bidang operasional produksi, logistik, "inansial dan pemasaran. Setelah melakukan pengidenti"ikasian risiko dan urut%urutan resiko pada setiap bidang operasional maka dibuatlah lembar kuesioner yang didasarkan pada tingkat keseringan ( ,re1uenc# dan tingkat

kebesaran dampak (severit# dari risiko. Studi kasus dilakukan pada perusahaan beton siap pakai di P7.4nugerah +eton 1ndonesia, Surabaya (Limanto, S., et al., ()); .

7abel 1. 1tem dan Sub%1tem *isiko


+idang =perasional Produksi 1tem resiko Sarana dan pelengkap "asilitas Peren!anaan dan pen$ad6alan peker$aan -etepatan penggunaan material Sistem proses produksi Permasalahan !ua!a +en!ana tak terduga Siklus pemakaian material 7empat penyimpanan bahan baku -ehilangan material Peren!anaan pengadaan material @enis kontrak 8odal 8oneter -ebi$aksanaan harga Lokasi lingkungan plant Sistem pemasaran Peri$inan mobilitas Lokasi lingkungan proyek Sub%1tem *esiko 7ruk mi>er,loader,"atc'in- plant Pengaturan dan penundaan $adual Pemakaian bahan, salah pengetesan Proses produksi 8usim hu$an, kemarau +an$ir, gempa 0rutan pemakaian bahan Silo, tangki air ? ++8 Semen, pasir, kerikil,admi>ture Pembelian ? sur,ei bahan, suplier -esalahan kontrak, gagal bayar S6asta, pemerintah Pengaruh "luktuasi dolar Pengaruh kondisi ekonomi nasional Letak plant, lingkungan sekitar Cara pemasaran, pangsa pasar 1$in Ai$in dari pihak terkait Lingkungan ker$a proyek

Logistik

2inansial

Pemasaran

Pr! e Peng!la,an Data Pada tahap identi"ikasi risiko, dilakukan pengisian lembar kuesioner dengan melakukan pengamatan dan 6a6an!ara langsung pada perusahaan beton siap pakai sehingga dapat mengetahui lebih seksama terhadap 'istor# perusahaan tersebut dalam kurun 6aktu setahun. 1denti"ikasi resiko terhadap bidang operasional3 produksi, logistik, "inansial dan pemasaran disertai dengan item dan sub%itemnya (7abel 1. . Sedangkan dalam tahap e,aluasi risiko, dengan menggunakan analisa *ean dan ditun$ang risk *appin- < pro,ilin- (Gambar (. < Anal" a mean dan risk mapping / profiling 4nalisa *ean artinya merata%rata data k6antitas (82 dan 8S yang diperoleh dari hasil pengisian lembar kuesioner terhadap "rekuensi resiko ("i dan severit# (si yang ter$adi pada masing masing bidang operasional sehingga men$adi satu kesatuan nilai. +esaran nilai 82 dan 8S dihitung dengan analisa *ean adalah sebagai berikut3 821 5 *ata%rata "rekuensi per sub item

B "i 5 "rek6ensi ke%1,(,C,...,n n risiko 8S1 5 *ata%rata severit# per sub item si B si 5 severit# ke%1,(,C,...,n 5 n risiko

,i

.........(1

........((

82( 5 *ata%rata "rekuensi per item ;F1i 5 B 821i 5 821 ke%1,(,C,...,n n risiko 8S( 5 *ata%rata severit# per item ;S1i 5 B 8S1i 5 8S1 ke%1,(,C,...,n n risiko 82C 5 *ata%rata "rekuensi dalam 1 bidang operasional ;F (i 5 B 82(i 5 82( ke%1,(,C,...,n n risiko 8SC 5 *ata%rata severit# dalam 1 bidang operasional ;S (i 5 B 8S(i 5 8S( ke%1,(,C,...,n n risiko

.......(C

.....(/

......(9

......(;

.isk *appin- < pro,ilin- meliputi penyusunan risiko dalam matriks, dengan dimensi pada salah satu sisinya adalah "rekuensi ke$adian ( ,re1uenc# sebagai absis dan yang satunya lagi adalah tingkat besaran dampak yang ter$adi ( severit# sebagai ordinat. Setiap ite* yang memiliki risiko ditandai dengan suatu titik (. yang koordinatnya adalah (82(i,8S(i , untuk mengindikasikan sebuah item dengan prioritas risiko terbesar yang ter$adi bila dibandingkan dengan risiko%risiko yang lainnya dalam satu konteks. .isk *appin- berasal dari analisa *ean, kemudian dituangkan dalam bentuk matriks positionin< Ta,a% %e$"l",an $et!de dan %eng"$%le$enta "an, digunakan analisa deskripti". 4nalisa deskripti" dilakukan untuk memberikan gambaran se!ara sistematis dan aktual mengenai pemilihan metode yang sesuai dengan !atatan yang terdapat pada risk *appintersebut dan pengimplementasian terhadap risiko%risiko yang ter$adi pada perusahaan beton siap pakai. < Ta,a% %eng!ntr!lan, $uga digunakan analisa deskripti" untuk memberikan gambaran se!ara sistematis dan sesuai mengenai !ara pengontrolan berdasarkan perbandingan dari ren!ana dan aktual, yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghadapi risiko%risiko yang ter$adi pada perusahaan beton siap pakai. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN +idang operasional yang akan diidenti"ikasi dan die,aluasi meliputi bidang produksi, logistik, "inansial dan pemasaran pada perusahaan beton siap pakai, P7. 4nugerah +eton 1ndonesia. Hasil *appin- identi"ikasi dan e,aluasi pada masing%masing bidang operasional

ditun$ukkan pada Gambar C. (+idang Produksi , Gambar /. (+idang Logistik , Gambar 9. (+idang 2inansial , Gambar ;.(+idang Pemasaran . +idang operasional produksi adalah segala sesuatu berupa kegiatan maupun peralatan yang dapat digunakan untuk memperlan!ar kegiatan produksi.

Bidang Produksi PT. Anugerah Beton Indonesia


4.00 3.50 3.00 2.50 Severity 2.00 1.50 1.00 0.50 0.00 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00 Frequency 6 3 4,5 2 1

Gambar C. ;appin- identi"ikasi dan e,aluasi bidang produksi -eterangan3 1 5 Sarana dan Pelengkap 2asilitas ( 5 Peren!anaan dan Pen$ad6alan Peker$aan C 5 -etepatan Penggunaan 8aterial / 5 Sistem Proses Produksi 9 5 Permasalahan Cua!a ; 5 +en!ana 7ak 7erduga 8enurut Gambar C. maka dapat diketahui bah6a menurut P7. 4nugerah +eton 1ndonesia yang mempunyai rata%rata risiko yang paling besar pada bidang produksi adalah tentang sarana dan pelengkap "asilitas. +idang logistik yang dibahas disini adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan stok material. 3

Bidang Logistik PT. Anugerah Beton Indonesia


4.00 3.50 3.00 2.50 Severity 2.00 1.50 1.00 0.50 0.00 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00 Frequency 4 2 1 3

Gambar /. ;appin- identi"ikasi dan e,aluasi bidang logistik -eterangan3 1 5 Siklus Pemakaian 8aterial ( 5 7empat Penyimpanan +ahan +aku C 5 -ehilangan 8aterial / 5 Peren!anaan Pengadaan 8aterial 8enurut Gambar /. maka dapat diketahui bah6a menurut P7. 4nugerah +eton 1ndonesia yang mempunyai rata%rata risiko yang paling besar pada bidang logistik yaitu tentang permasalahan siklus pemakaian material. +idang "inansial pada P7. 4nugerah +eton 1ndonesia dapat digambarkan sebagai berikut3

Bidang Finansial PT.Anugerah Beton Indonesia


4.00 3.50 3.00 Severity 2.50 2.00 1.50 1.00 0.50 0.00 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00 Frequency
4 2 3 1

Gambar 9. . ;appin- identi"ikasi dan e,aluasi bidang "inansial

-eterangan3 1 5 @enis -ontrak ( 5 8odal C 5 8oneter / 5 -ebi$aksanaan Harga 8enurut Gambar 9. maka dapat diketahui bah6a menurut P7. 4nugerah +eton 1ndonesia yang mempunyai rata%rata risiko yang paling besar pada bidang "inansial adalah tentang kontrak. +idang pemasaran pada P7. 4nugerah +eton 1ndonesia dapat digambarkan sebagai berikut3
Bidang Pemasaran PT. Anugerah Beton Indonesia
4.00 3.50 3.00 2.50 Severity 2.00 1.50 1.00 0.50 0.00 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 3.50 4.00 Frequency 1 2 4 3

Gambar ;. ;appin- identi"ikasi dan e,aluasi bidang pemasaran -eterangan3 1 5 Lokasi Lingkungan Plant ( 5 Sistem Pemasaran C 5 Peri$inan 8obilitas / 5 Lokasi Lingkungan Proyek 8enurut Gambar ;. maka dapat diketahui bah6a menurut P7. 4nugerah +eton 1ndonesia yang mempunyai rata%rata risiko yang paling besar pada bidang pemasaran adalah tentang peri$inan untuk mobilitas.

Mana#e$en R" "k! B"dang O%era "!nal %ada PT' An*gera, Bet!n Ind!ne "a Proses mana$emen risiko pada P7. 4nugerah +eton 1ndonesia adalah sebagai berikut3 1 1denti"ikasi dan e,aluasi ("rekuensi dan dampak risiko 7abel (. 1denti"ikasi dan D,aluasi ("rekuensi dan dampak pada Perusahaan +eton Siap Pakai M10 Ite$ M1. MS. Sarana dan pelengkap "asilitas 1.E( (.;; Peren!anaan dan pen$ad6alan peker$aan 1.)) C.)) -etepatan penggunaan material ).E9 (.E9 Sistem proses produksi 1.)) (.)) Permasalahan !ua!a 1.)) (.)) +en!ana tak terduga ).(9 C.)) ).F9 Siklus pemakaian material 1.CC (.;E Penyimpanan bahan baku ).1E C.)) -ehilangan material 1.(G (.)G Peren!anaa pengadaan material ).;E (.)) ).G; @enis kontrak (.)) C.)) 8odal ).CC C.)) 8oneter 1.CC C.)) -ebi$aksanaan harga ).)) C.)) ).F( Lokasi lingkungan plant ).)) (.9) Sistem pemasaran ).E9 (.)) Peri$inan mobilitas 1.)) C.)) Lokasi lingkungan proyek ).9) C.)) ).9;

B"dang O%era "!nal Pr!d*k "

MS0

(.9E

L!g" t"k

(.//

1"nan "al

C.))

Pe$a aran

(.;C

&ari 7abel (. diatas dapat terlihat bah6a bidang "inansial mempunyai "rekuensi yang hampir sama dengan bidang produksi, akan tetapi dari dampaknya bidang "inansial adalah yang paling besar $ika dibandingkan dengan bidang produksi, logistik, maupun bidang pemasaran. Hal ini disebabkan karena menurut P7. 4nugerah +eton 1ndonesia, bidang "inansial merupakan bidang yang riskan dan merupakan u$ung tombak dari suatu perusahaan untuk men$alankan proses produksinya. ( Pemilihan metode dan pengimplementasian Sehubungan dengan risiko yang terbesar adalah pada bidang "inansial. =leh karena itu pemilihan metode maupun pengimplementasian harus yang berhubungan dengan bidang "inansial (7abel C. khususnya pada subitem yang menyangkut tentang kontrak.

7abel C. Pemilihan 8etode Hang &igunakan Pada +idang 2inansial. 8etode +idang :oss (ontrol .isk Financin=perasiona l .isk :oss :oss .isk .isk 3voi$anc Preventio .e$uctio 3ssu*ptio .etentio Trans,e e n n n n r +idang 2inansial

5nsuranc e

&ari metode yang digunakan seperti yang terdapat pada 7abel C. maka akan didapat pengimplementasian sebagai berikut3 :oss prevention, dapat di$alankan dengan !ara men!egah kesalahan pada kontrak dengan !ara diperiksa dengan teliti dan berulang mulai dari pihak akuntan sampai ke pihak mana$er. .isk assuption, dapat di$alankan dengan !ara menerima risiko kerugian dengan !ara misalnya mengganti adonan beton yang slu*p nya tidak sesuai dengan yang tertera pada kontrak dengan adonan beton baru yang sesuai dengan kontrak. .etention, dapat di$alankan dengan !ara membuat surat kesepakatan pengunduran pembayaran dengan $aminan yang sesuai $ika pihak kontraktor ' konsumen meminta pengunduran pembayaran. .isk trans,er, dapat di$alankan dengan !ara dilimpahkan sepenuhnya pada persidangan di pengadilan $ika pihak kontraktor ' konsumen mengalami kebangkrutan dan tidak bisa membayar sesuai dengan per$an$ian yang telah disepakati. C Pengontrolan Pengontrolan yang dilakukan disini adalah membandingkan antara yang diren!anakan oleh perusahaan itu sendiri dengan ke$adian sebenarnya yang ada di lapangan. Pengontrolan yang dibahas disini adalah tentang permasalahan yang mempunyai risiko yang paling besar, yaitu pada bidang "inansial yang membahas tentang permasalahan kontrak.

7abel /. Perbandingan ren!ana pengontrolan dan aktual bidang "inansial khususnya permasalahan kontrak. Ren2ana Akt*al 7idak diperkenankan ter$adi kesalahan $umlah beton yang tertera 7idak pernah ada komplain tentang $umlah pada kontrak beton selama ini 7idak diperkenankan ter$adi kesalahan mutu pada beton Pada 1 tahun terakhir tidak pernah ter$adi pembongkaran karena mutu beton yang berbeda, tetapi terdapat pemotongan harga karena beda mutu (C%/ kali 7er$adi I C%/ kali ' bulan

7idak diperkenankan ter$adi kesalahan slu*p.

. KESIMPULAN < 7erhadap identi"ikasi dan e,aluasi resiko3 hasil penelitian mendapatkan bah6a pada bidang operasional "inansial yang mendapatkan nilai 82C 5 ).F( dan 8SC 5 C.)) yang perlu mendapatkan perhatian terutama pada subitem JkontrakK yang memperoleh nilai terbesar pada 82( 5 (.)) dan 8S( 5 C.)) harus mendapatkan solusi yang baik. 7erhadap pemilihan metode dan pengimplementasian untuk memberikan solusi terhadap hasil identi"ikasi dan e,aluasi tersebut, langkah a6al yang diambil oleh perusahaan untuk mengatasi kerugian ' kehilangan adalah berusaha men!egah ter$adinya kerugian ' kehilangan (loss prevention . &an apabila benar%benar ter$adi kehilangan ' kerugian tersebut, maka perusahaan berusaha untuk men!ari !ara untuk mereduksi kerugian ' kehilangan, dengan !ara%!ara yang dirasa perusahaan dapat mengurangi dampak yang ter$adi (loss re$uction . Setelah dapat mereduksi maupun gagal mereduksi, perusahaan akan melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap kerugian dan kehilangan yang ter$adi (risk assu*ption . 7erhadap pengontrolan3 pengontrolan terhadap masalah mengenai kontrak yang dilakukan oleh perusahaan tidak memiliki aturan ' standart yang pasti. Pengontrolan yang dilakukan biasanya berdasarkan dari pengalaman%pengalaman sebelumnya.

<

<

Da(tar P* taka &or"man, 8ark S. ())), 1nrodu!tion to *isk 8anagement and 1nsuran!e, Prenti!e Hall 1nternational, London. -e.sbom, &.S., Dd6ard, -. ())1, 7he #e6 &inami! Pro$e!t 8anagement3 Linning through the Competiti,e 4d,antage. Liley, Dngland. Siagian, 2aira dan Sekarsari, @ane. ())1, Penerapan 8odel 8ana$emen *isiko pada Proyek -onstruksi @oint Menture di 1ndonesia Suatu Studi -asus. 0ni,ersitas 7risakti, @akarta. -er.ner, Harold. ())/, Pro$e!t 8anagement, +ald6in%Lalla!e College +area, =hio #iehaus, Harrington. ())9, *isk 8anagement and 1nsuran!e se!ond edition. Lasakar, 2rengky. ())(, 8odel Simulasi 08%Cy!lone pada operasional Perusahaan +eton Siap Pakai, Surabaya, 1ndonesia3 7esis 8egister 7eknik, 0ni,ersitas -risten Petra, Surabaya. Limanto, S., 4rie", 7.4., @osep, +., San$aya, 4. ())(, Studi 46al -ebi$aksanaan Perusahaan Con!rete *eadymi> dengan 8enggunakan 8etode 2u..y &alam 8emilih Penyuplaian 8aterial +eton, Surabaya, 1ndonesia3 7ugas 4khir 7eknik Sipil, 0ni,ersitas -risten Petra, Surabaya.

Limanto, S., Chandra, H.P., Sutanto, 4., Guna6an, 7. ());, 8na$emen *esiko +idang =perasional Pada *eadymi> Con!rete, Surabaya, 1ndonesia3 7ugas 4khir 7eknik Sipil, 0ni,ersitas -risten Petra, Surabaya.