Anda di halaman 1dari 48

DASAR-DASAR BAKTERIOLOGI

Oleh: Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

PENGERTIAN BAKTERIOLOGI
Bakteriologi merupakan ilmu yang mempelajari kehidupan dan klasifikasi bakteri, struktur anatomi sel bakteri, cara kerja sel bakteri, interaksi antarsel bakteri, dan juga tanggapan bakteri terhadap perubahan pada lingkungan hidupnya. Bakteriologi dapat dikatakan juga sebagai biologi bakteri Bakteri memiliki nilai ekonomi penting dalam kehidupan manusia dan demikian pula bakteriologi. Pengetahuan dalam cabang ilmu ini bermanfaat dalam pengobatan, higiene, ilmu pangan dan gizi, pertanian, dan industri (terutama industri fermentasi).
Novera Sari Siregar

STRUKTUR BAKTERI
Dinding sel Dinding sel tersusun atas mukopolisakarida dan peptidoglikan (murein) yaitu susunan yang terdiri dari polimer besar dan terbuat dari N asetil glukosamin dan asam N asetil muramat yang saling berikatan silang dengan ikatan kovalen. Kapsul Merupakan selaput licin terdiri dari polisakarida terletak di luar dinding sel. Bakteri yang patogen memiliki kapsul berfungsi mempertahankan diri dari antitoksin yang dihasilkan sel inang. Novera Sari Siregar

Membran sel Tersusun atas lemak dan protein, bersifat semipermeable, berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat ke dalam sel. Sitoplasma Merupakan tempat berlangsungnya reaksi metabolik. Nucleoid (DNA) Untuk mengontrol sintesis protein dan pembawaan sifat.
Novera Sari Siregar

Flagella (Cambuk Besar) Berfungsi utk bergerak, flagel melekat pada membran luar di dinding sel. Ribosom Tersusun atas protein dan RNA, sebagai tempat sintesis protein.

Novera Sari Siregar

Mesosom Terbentuk dari membran sel yg tidak membentuk lipatan. Organel ini berfungsi sbg tempat pemisahan dua molekul DNA dan berperan juga dalam pembentukan dinding sel baru antara kedua sel anak tersebut.

Novera Sari Siregar

CLOSTRIDIUM

Pada kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan, misal kekurangan nutrisi dan air, suhu yang sangat panas atau sangat dingin serta racun, maka sel bakteri akan membentuk endospora misal pada bakteri Clostridium dan Basilus.
Novera Sari Siregar

BACILLUS

BAKTERI PROKARYOTE & EUKARYOTE

Novera Sari Siregar

PERBANDINGAN SEL EUKARIOTA DAN PROKARIOTA


Pembeda Struktur Organel Nukleus Eukariot Berbagai tipe selalu ada Membran nukleus dan gelendong aparat Umum Selalu Prokariot Tidak pernah ada DNA berhubungan dengan sitoplasma Sangat jarang Hanya ada mikroplasma Peptidoglikan dg asam muramat 1 lingkaran (+plasmid) Haploid Tidak ada Berpasangan dan berlangsung singkat

Komposisi

Lipida Sterol

Dinding sel
Organisasi genetik Kromosom Diploidi Histon atau Nukleosom Perpapasan transkipsi dan translasi

Tidak ada atau dari selulose


Banyak Biasanya diploid Ada Terpisah dlm waktu dan berlangsung lama Novera Sari Siregar

UKURAN BAKTERI
Bakteri merupakan organisme mikroskopis rata-rata berdiameter 1,25 mikrometer (m). (mikrometer = 1/1000000 meter). Bakteri yang terkecil adalah Dialister pneumosintes dengan panjang tubuh 0,15 0,30 m Sedangkan bakteri terbesar adalah Spirillum voluntans, panjang tubuh 13 15 m. Ukuran bakteri adalah mikroskopis, artinya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop.

Novera Sari Siregar

BENTUK BAKTERI
Ada 3 macam bentuk bakteri sebagai berikut : a. Bentuk batang (basil) b. Bentuk bulat (kokus) c. Bentuk spiral

Novera Sari Siregar

Bentuk2 Bakteri Basil(Batang)


Bakteri bentuk batang dikenal sebagai basil (berasal dari kata bacillus yang berarti batang). Dibedakan menjadi: Monobasil,yaitu bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal. Contoh: Salmonella typhosa penyebab penyakit tipus, Escherichiacoli bakteri yang terdapat pada usus dan Lactobacillus. Diplobasil yaitu bakteri berbentuk basil yang bergandengan dua-dua Streptobasil yaitu bakteri berbentuk basil yang bergandengan memanjang berbetuk rantai, misal Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks, Streptpbacillus moniliformis, Azotobacter, bakteri pengikat nitrogen.
Novera Sari Siregar

Bentuk2 Bakteri Kokus (Bulat)


Bakteri bentuk bulat (bola) atau kokus dpt dibedakan mjd: Monokokus yaitu bakteri berbentuk bola tunggal, misal Monococcus gonorhoe penyebab penyakit kencing nanah. Diplokokus yaitu bakteri berbentuk bola bergandengan dua-dua, misal Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang, paru-paru).
Novera Sari Siregar

Streptokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok memanjang berbentuk rantai, misal Streptococcus lactis, Streptococcus pyogenes penyebab sakit tenggorokan dan Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam). Stafilokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkoloni seperti buah anggur, misal Stafilokokus aureus, penyebab penyakit radang paru-paru.
Novera Sari Siregar

Bentuk Spirilia
Ada tiga macam bakteri bantuk spiral yaitu: Spiral, yaitu golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral, misalnya Spirillum. Vibrio atau bentuk koma yang dianggap sebagai bentuk spiral tak sempurna misalnya Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera. Spiroseta yaitu golongan bakteri berbentuk spiral yang dapat bergerak misal: Spirochaeta palida, penyebab penyakit sifilis.
Novera Sari Siregar

PERKEMBANGBIAKAN BAKTERI
Bakteri berkembang biak dengan cara rekombinasi genetik dan membelah diri. Rekombinasi genetik adalah pemindahan secara langsung bahan genetik (DNA) di antara dua sel bakteri Pembelahan diri secara biner (langsung) Pada pembelahan ini sel bakteri membelah menjadi dua sel anakan, dimana sifat sel anak yang dihasilkan sama dengan sifat sel induknya.
Novera Sari Siregar

REKOMBINASI GENETIK
Rekombinasi genetik adalah proses pertukaran elemen genetik yang dapat terjadi antara untaian DNA yang berlainan (interstrand), atau antara bagian-bagian gen yang terletak dalam satu untaian DNA (intrastrand).

Novera Sari Siregar

1. Rekombinasi genetik pada Bakteri


a. Transformasi merupakan perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain.

Novera Sari Siregar

b. Transduksi adalah pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus.

Novera Sari Siregar

c. Konjugasi adalah bergabungnya dua bakteri (+ dan ) dengan membentuk jembatan untuk pemindahan materi genetik.
Novera Sari Siregar

2. Pembelahan diri secara biner (langsung)

Pada pembelahan ini, sel bakteri membelah menjadi dua sel anakan, dimana sifat sel anak yang dihasilkan sama dengan sifat sel induknya.

Novera Sari Siregar

PERGERAKAN BAKTERI

Bakteri dapat bergerak dengan menggunakan flagel.


Flagel merupakan bulu-bulu cambuk yang dimiliki oleh beberapa jenis bakteri dan letaknya berbeda-beda tergantung kepada spesiesnya.
Novera Sari Siregar

Berdasarkan letak dan jumlah flagel yang dimiliki maka bakteri dibedakan menjadi:

Monotrik: yaitu bakteri yang memiliki sebuah flagel pada satu ujungnya. Lopotrik : yaitu bakteri yang pada satu ujungnya memiliki lebih dari satu flagel.
Novera Sari Siregar

Amfitrik : yaitu bakteri yang pada kedua ujungnya hanya terdapat satu buah flagel. Peritrik : yaitu bakteri yang memiliki flagel pada seluruh permukaan tubuhnya.
Novera Sari Siregar

MEKANISME BAKTERI DALAM MENIMBULKAN PENYAKIT


INVASI Merupakan kemampuan dari bakteri untuk menyerang dan menyebar TOKSIGENITAS Merupakan kemampuan dari bakteri dalam membentuk toksin. Eksotoksin, dihasilkan oleh bakteri yang masih hidup, dikeluarkan dari tubuh bakteri ke sekelilingnya. Endotoksin Merupakan bagian utama dinding sel bakteri Gram negatif Toksin dihasilkan oleh bakteri2 yg telah mengalami lisis/setelah bakteri tsb hancur
Novera Sari Siregar

MACAM-MACAM BAKTERI
Berdasarkan sumber oksigen yang diperlukan dalam proses respirasi, bakteri dikelompokan sebagai berikut: 1. Bakteri aerob, yaitu bakteri yang menggunakan oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Nitrosococcus, Nitrosomonas dan Nitrobacter. 2. Bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak menggunakan oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Streptococcus lactis
Novera Sari Siregar

NITROSOCOCCUS

STREPTOCOCCUS LACTIS

Berdasarkan kebutuhan terhadap oksigen, bakteri dikelompokkan menjadi: 1. Bakteri aerob obligat yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana mengandung oksigen. Misal: Nitrobacter dan Hydrogenomonas. 2. Bakteri anaerob obligat yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana tanpa oksigen. Misal: Clostridium tetani. 3. Bakteri anaerob fakulatif yaitu bakteri yang dapat hidup dengan atau tanpa oksigen. Misal: Escherichia coli, Salmonella thypose dan Shigella. Novera Sari Siregar

Nitrobacter

Clostridium tetani

Escherichia coli

Berdasarkan cara memperoleh makanannya, bakteri dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu : 1. Bakteri heterotrof 2. Bakteri autotrof
Novera Sari Siregar

1. Bakteri Heterotrof
Bakteri ini hidup dengan memperoleh makanan berupa zat organik dari lingkungannya karena tidak dapat menyusun sendiri zat organik yang dibutuhkannya.

a. Bakteri Heterotrof yg bersifat saprofit Bakteri yang mendapatkan zat organik dari sampah, kotoran, bangkai dan juga sisa makanan.
Bakteri ini menguraikan zat organik dalam makanan menjadi zat anorganik, yaitu CO2, H2O, energi dan mineral.
Novera Sari Siregar

Lanjutan....
Di dalam lingkungan bekteri pembusuk ini berfungsi sebagai pengurai dan penyedia nutrisi bagi tumbuhan. Sedangkan dalam usus manusia terdapat juga bakteri yang hidup secara saprofit (menguraikan serat-serat pada makanan) dan menguntungkan adalah bakteri Escherichia coli.

Escherichia coli
Novera Sari Siregar

Keterangan: 1. Selaput lendir 2. Dinding sel 3. Ribosom 4. Daerah inti 5. Flagellum 6. Sitoplasma
Novera Sari Siregar

b.

Bakteri Heterotrof yg bersifat parasit Bakteri ini merugikan baik pada manusia, hewan maupun tumbuhan. Bakteri ini menyebabkan sakit (patogen). Beberapa contoh bakteri yang patogen di antaranya:
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10 Bakteri Penyakit yang ditimbulkan Penyakit kolera Sifilis Tifus Pes/sampar Kencing nanah TBC Batuk rejan Parasit pada ikan Berak kapur pada ayam Kanker pohon jeruk

Vibrio comma Treponema palidum Salmonella thyposa Pasteurella pestis Neisseria gonorhoe Mycobacterium tuberculose Bordetella pertusis Cytophoga colimnaris Salmonella pollurum Xanthomono citri

Novera Sari Siregar

2. Bakteri Autotrof

Bakteri Autotrof adalah bakteri yang dapat menyusun zat makanan sendiri dari zat anorganik yang ada. Dari sumber energi yang digunakannya, bakteri autotrof (auto = sendiri, trophein = makanan) dibedakan menjadi dua golongan, yaitu: bakteri fotoautotrof dan bakteri kemoautotrof
Novera Sari Siregar

a. Bakteri fotoautrotof yaitu bakteri yang memanfaatkan cahaya sebagai energi untuk mengubah zat anorganik menjadi zat organik melalui proses fotosintesis. Contoh : bakteri hijau, bakteri ungu. b. Bakteri kemoautrotof yaitu bakteri yang menggunakan energi kimia yang diperolehnya pada saat terjadi perombakan zat kimia dari molekul yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan melepaskan hidrogen. Contoh : Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter , Rhizobium (terdapat pd bintilbintil akar tanaman kacang-kacangan)
Nitrosomonas
Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

TUGAS KELOMPOK
Penyakit infeksi pada: 1. Kulit 2. Telinga 3. Mata 4. Sistem pernafasan, 5. Rongga mulut dan saluran gastrointestinal 6. Sistem genitourinaria 7. Sistem sirkulasi 8. Sistem saraf pusat.
Novera Sari Siregar

RINCIAN TUGAS KELOMPOK


Tugas jenis bakterinya (penyebab infeksi), cara menginfeksi bakteri dan respon tubuh

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT PADA MANUSIA


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Bakteri Penyakit yang ditimbulkan Penyakit kolera Sifilis Tifus Pes/sampar Kencing nanah TBC Batuk rejan Infeksi saluran kencing pd wanita Meningitis Black Plaque (penyakit usus) Tetanus Lepra Leptospirosis

Vibrio comma Treponema palidum Salmonella thyposa Pasteurella pestis Neisseria gonorhoe Mycobacterium tuberculose Bordetella pertusis Staphylococcus saprophyticus Neisseria meningitidis Yersinia pestis Clostridium tetani Mycobacterium leprae Leptospira interrogans

Novera Sari Siregar

Novera Sari Siregar

Gambar Beberapa Contoh Bakteri Penyebab Penyakit pada Manusia

Bakteri Sifilis
Novera Sari Siregar

Bakteri TBC

Novera Sari Siregar