Anda di halaman 1dari 3

HASIL dan DISKUSI Profil Disolusi dari masing masing sampel ditunjukkan pada Gambar 1-3.

. Semua profil, memiliki grafik yang linear, dan kesimpulan dari parameter disolusi, rata rata waktu disolusi, dihitung dengan persamaan berikut: MDTin pertama pada konstanta disolusi.
vitro

= 1 / k, di mana k adalah order

Parameter farmakokinetik utama dari produk obat yang diteliti, bersama-sama dengan rata rata waktu disolusi, ditunjukkan pada Tabel 3.

Parameter persamaan regresi linear untuk ketiga IVIVC ditunjukkan di tabel 4.

IVIVC tingkat B dievaluasi di antara dua parameter: rata rata waktu disolusi, MDTin vitro, dan rata-rata residence time, MRTin vivo menggunakan analisis regresi linier. Semua nilai koefisien korelasi (r2) yang dihitung untuk penelitian produk obat melebihi 0,9, yang mengindikasikan IVIVC level B yang baik. Oleh karena itu, hubungan kuantitatif antara farmakokinetik dan disolusi in vitro ditentukan. Kesimpulan IVIVC tingkat B dikembangkan untuk semua produk obat yang dievaluasi. Meskipun korelasi level B tidak menggambarkan seluruh profil konsentrasi in vivo waktu, hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa sifat in vivo dari sediaan oral padat extended-release trimetazidine, indapamide, dan ciprofloksasin dapat dievaluasi dengan penelitian disolusi kinetik in vitro. Hal ini memungkinkan penelitian bioekivalensi in vivo yang lama dan mahal untuk obat generik dalam membangun pertukaran produk obat generik dengan sediaan referensi (sediaan awal).