Anda di halaman 1dari 3

Internasionalisasi Bahasa Indonesia Oleh : Zulfajri Teknik Kimia Universitas Diponegoro Indonesia adalah salah satu negara yang

cukup besar ditinjau dari wilayah dan jumlah penduduk Indonesia saat ini. Data menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2013 telah mencapai angka 250 juta penduduk. Indonesia mempunya wilayah yang sangat luas yang terdiri dari 13.466 pulau dan dinobatkan sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Total luas wilayah Indonesia yaitu 5.193.250 km2 dengan luas wilayah daratan mencapai 1.919.440 km dan wilayah lautan mencapai 3.273.810 km sehingga Indonesia menjadi negara terluas ke-15 didunia. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Penggunaan bahasa Indoensia sebagai bahasa resmi Bangsa Indonesia dilatar belakangi oleh lahirnya Sumpah Pemuda pada tanggal 28 oktober 1928 yang kemudian dijadikan sebagai bahasa pemersatu antar daerah, suku, dan ras yang ada diseluruh pelosok tanah air. Penetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 36 yang berbunyi Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia. Saat ini muncul sebuah isu mengenai Internasionalisasi Bahasa Indonesia. Hal ini bias saja menjadi pertimbangan masyarakat internasional mengingat bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup besar. Namun ada beberapa hal yang mesti dipahami sebelum menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. 1. Kekuatan Saat ini, Bahasa Indonesia telah digunakan oleh lebih dari 300 juta orang didunia, jumlah ini setara dengan 1/15 dari total jumlah masyarakat dunia yaitu sebanyak lima milyar penduduk. Pengguna Bahasa Indonesia umumnya berada di wilayah Asia Tenggara dan telah banyak digunakan untuk keperluan-keperluan bisnis dan hubungan diplomatic. Bahasa Indonesia juga telah menjadi bahasa resmi kedua masyarakat Vietnam dan telah diajarkan di sekolahsekolah negara tersebut. Bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang mudah untuk dipelajari dengan banyaknya kata-kata serapan asing seperti Arab, Inggris, dan Melayu.

Indonesia merupakan negara yang sangat potensial dibidang pariwisata. Setiap tahun jumlah wisata mancanegara yang berkunjung di Indonesia mengalami pengingkatan sekitar 4,8%. Antusias para tourist untuk mengenal budaya-budaya di Indonesia sangat tinggi, termasuk mempelajari Bahasa Indonesia. Sector perekonomian Indonesia juga dapat dijadikan sebagai kekuatan untuk menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Kekuatan pasar saat ini telah dikuasai oleh negara-negara Asia, dan Indonesia termasuk sebagai negara yang berperan dalam system perekonomian Internasional, hal ini menunjukkan bahwa mau tidak mau masyarakat global harus menguasai Bahasa Indonesia untuk dapat memasuki perekonomian Indonesia 2. Kelemahan Kelemahan yang menjadi kendala Internasionalisasi Bahasa Indonesia terbentur dengan miripnya bahasa Indonesia dengan bahasa melayu. Hal ini memang tidak dapat dihindarkan mengingat bahwa bahasa Indonesia merupakan embrio yang lahir dari bahasa Melayu. Selain itu, masayarakat Indonesia sering meng-kolaborasikan bahasa Indonesia dengan bahasa kedaerahan masing-masing. Sehingga nilai-nilai Bahasa Indonesia sering dicampur dengan nilai-nilai bahasa kedaerahan. 3. Peluang Saat ini Bahasa Indonesia telah diajarkan di 45 Negara diseluruh dunia, baik disekolahsekolah ataupun beberapa perguruan tinggi yang telah membuka jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Di Vietnam sendiri, bahasa Indoensia telah menjadi bahasa resmi kedua di negara tersebut, dan di Australia, Bahasa Indoensia telah menjadi bahasa ke-4 terbesar dan diajarkan di 500 sekolah yang tersebear di wilayah Australia. Bahasa Indonesia juga telah dijadikan sebagai bahasa untuk kepentingan bisnis dan untuk kepentingan Diplomasi antar negara diwilayah Asia Tenggara. 4. Ancaman Ancaman mengenai ketahanan Bahasa Indonesia justru diperlihatkan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Masyarakat Indonesia sering menyepelekan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, masyarakat Indonesia merasa lebih keren jika menggunakan Bahasa Inggris yang telah lebih dahulu menjadi bahasa internasional. Hal ini dapat juga diamati dari penggunaan jejaring social seperti facebook dan twitter dimana pengguna dari Indonesia lebih memilih menggunakan bahasa Inggris untuk meng-update informasi terkini

agar tampak lebih menarik. Novel-novel karangan anak negeri juga telah banyak melenceng dari penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.