Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS PEMBENTUKAN DATARAN TINGGI DIENG

PRASTOWO FAIZ NUR


21100112120003
Email : faizp2@yahoo.com
JURUSAN TEKNIK GEOLOGI UNIVERSTIAS DIPONEGORO, SEMARANG
ABSTRACT

Dieng plateau region be vulcanic region. formerly be mobile mount region, but after
happen erupsi, region turn into region datran tall. this matter is at because when does the
happening of erupsi, magma exist in in kitchen magma finished out, so that kitchen magma be
empty. because empty depth, and there pressure from on, cause materials exist in on kitchen
magma sink downwards, so that plain before now formed mount, be flat plain but tall, so that be
plateau
Keywords : Dieng plateau, erupsi, kitchen magma,

PENDAHULUAN
Dataran

tinggi

wilayah yang terletak 26 km di


Dieng

sebelah utara Kota Wonosobo yang

(Dieng Plateau) merupakan sebuah

secara geografis berada di antara

komplek gunung berapi, berbentuk

71100 LS - 71400 LS dan

dataran luas dengan panjang kurang

1095100 BT - 1095430 BT.

lebih 14 km, lebar 6 km dan

Secara

memanjang dari arah barat daya -

tersebut sebagian besar masuk ke

tenggara. Dieng Plateau berasal dari

dalam

gunungapi tua (Gunung Prau) yang

Banjarnegara,

mengalami

masuk

penurunan

drastis

(dislokasi) oleh patahan arah barat


laut dan tenggara. Pada bagian yang

administratif,
wilayah
dan

wilayah
Kabupaten

sebagian

wilayah

lagi

Kabupaten

Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah.


Secara

geologi

regional

amblas muncul gunung-gunung kecil

daerah Komplek Gunungapi Dieng

yaitu:

Gunung

ditutupi

Panglimunan,

Kuarter

Gunung

Nagasari,
Gunung

Alang,

Gunung

Pangonan,

oleh

endapan

berupa

aliran

lava,

Gunung

piroklastik,

Gunung

endapan lahar, endapan permukaan,

Pakuwaja. Dataran Tinggi Dieng,

dan hasil erupsi Gunung Sundoro.

Gajahmungkur

dan

endapan

berumur
phreatik,

Menurut R Sukhyar (1986), endapan

peradaban Hindu di Pulau Jawa pada

tersebut dapat dibagi menjadi 5

masa Sanjaya pada abad ke-8. Hal ini

endapan

sumber

ditunjukkan dengan adanya gugusan

erupsinya dengan urutan muda ke tua

candi di Dieng yang memuja Dewa

terdiri dari:

Syiwa. Candi-candi tersebut antara

berdasarkan

a. Endapan Permukaan

lain: Candi Arjuna, Candi Srikandi,

b. Endapan Dieng Muda

Candi Puntadewa, Candi Sembadra,

c. Endapan Dieng Dewasa

Candi Gatot Kaca. Sedangkan untuk

d. Endapan Dieng Tua

penamaan candi-candi itu sendiri

e. Hasil

dipercaya baru dimulai pada abad ke-

Erupsi

Gunungapi

Sundoro.

19. Relief-relief candi mengikuti

Dataran Dieng memiliki potensi


wisata yang cukup tinggi. Banyak
candi

peninggalan

Hindu

kehidupan pewayangan, dibuat dari


batuan Andesit.

di

Dataran dengan ketinggian 2.093

pegunungan Dieng ( Jawa Tengah )

meter di atas permukaan laut ini,

sepertinya tidak banyak yang tahu.

dulunya merupakan sebuah gunung

Dengan nama-mana candi seperti

berapi yang sangat besar dan tinggi.

nama-nama

di

Suatu saat gunung tersebut meletus

pewayangan, termasuk keberadaan

dengan dahsyat hingga melemparkan

dewa-dewa di Swarga Loka di

badan

Puncak Mahameru di Jawa Timur,

sekelilingnya yang kini membentuk

setidaknya

bukit-bukit

kehidupan

ternyata

kehidupan

puncaknya
besar

ke

daerah

maupun

kecil,

pewayangan di Tanah Jawa sangat

seperti rangkaian perbukitan Gunung

kental

jiwa

Perahu (2.565 m), Jurang Grawah

masyarakat Jawa pada waktu itu.

(2.450 m), Gunung Kendil (2.326

Sebenarnya, kehidupan pewayangan

m), serta perbukitan lain, seperti

berasal dari India, dan masuk ke

Gunung Pakuwojo, Bismo Pangonan

Indonesia

dan

merasuki

hati

setelah

dan

agama

Hindu

pertama ada di tanah Jawa.

antara

Candi-candi di dataran Dieng


dipercaya

sebagai

tanda

awal

Sipendu
2.245

dengan

ketinggian

2.395

m.

Perbukitan kecil yang merupakan


potongan atau irisan badan puncak

gunung yang terlempar, antara lain

Sebelumnya pada tahun 1992, emisi

membentuk

Sari,

gas beracun yang dikeluarkan oleh

Pangamun-amun, Gajah Mungkur

Kawah Sikidang membunuh 1 orang

serta perbukitan dengan ketinggian

yang tengah berada di sungai yang

antara 1.630 m 2.154 m.

berjarak 200 meter dari kawah

Tipe

Gunung

erupsi

Naga

di

kawasan

tersebut.

Dataran Tinggi Dieng ini adalah


erupsi freatik (keluarnya lumpur, uap

METODELOGI

air, dan gas) di kawah-kawahnya.

Metode yang di pakai untuk

Terkadang bahkan mengeluarkan gas

membuat paper ini adalah dengan

beracun (CO2) yang tidak terlihat

mencari sumber referensi di internet.

dan tidak berbau namun sangat

Sumber referensi ini tidak hanya di

mematikan, seperti yang sempat

ambil, tetapi juga di sortir dan di beri

membunuh 149 orang pada tahun

penjelasannya. Sumber yang dari

1979 dan terjadi lagi baru-baru ini,

internet itu juga di padukan dengan

Mei hingga Juni 2011. Beberapa

sumber yang ada di buku. Hal ini

erupsi yang sempat tercatat adalah

lebih

sebagai berikut. Sebelum 2011 di

pembentukannya, karena yang dari

mana Dieng ditetapkan dalam status

internet belum tentu 100% benar,

siaga (level III) akibat erupsi freatik

jadi harus di padukan dengan sumber

yang terjadi pada Kawah Timbang

yang dari buku.

yang memaksa warga sekitar untuk

terkait

Setelah

dengan

mendapat

proses

sumber

mengungsi, pada tahun 2009 status

dari internet, lalu di cari apa saja

Dieng juga sempat dinaikkan ke

yang berhubungan dengan judul

level waspada (level II) setelah

paper ini. Setelah itu baru disusun

beberapa erupsi freatik yang terjadi

untuk proses pembuatan paper ini

di Kawah Sibanteng dan Kawah

sendiri. Setelah itu sumber yang dari

Sileri yang memuntahkan lumpur

internet dipahami untuk lebih jelas

hingga 140 meter disertai beberapa

dalam

kali gempa vulkanik, meskipun tidak

Dalam membuat pembahasan, kita

terjadi

juga tidak serta merta seperti yang

emisi

gas

beracun.

menulis

pembahasannya.

ada

di

internet,

juga

dengan

magma

terdapat

material-material

pemikiran yang logis bagaimana

yang secara langsung memberikan

datran tinggi tersebut terbentuk.

gaya tekan kebawah karena adanya


gaya

PEMBAHASAN
Dataran

grafitasi.

Menyebabkan

material yang ada di atas dapur


dieng

magma

yang

magma. Hal ini menyebabkan datran

dulunya merupakan gunung api yang

yang dulunya berbentuk gunung

aktif.

terjadinya

menjadi datran yang rata karena

erupsi, gunung tersebut berubah

amblasnya material gunung ka dalam

menjadi

tanah khususnya ke dalam dapur

merupakan

tinggi

datran

Tetapi

tinggi

setelah

datran

tinggi

yang

di

amblas

kedalam

dalamnya masih mengalami aktifitas

magma

vulkanik. Karena di dataran tinggi

amblasnya material yang ada di atas

tersebut

dapur

masih

material-material
dalam

mengeluarkan
vulkanik

tanahnya,

yang

kosong.

dapur

magma

tersebut,

Setalah
aktifitas

dari

vulkanisme yang ada tidak berhenti.

salahsatunya

Karena aktifital vulakinmenya tidak

melalui kawah-kawah yang ada.

berhenti

Dataran tinggi ini terbentuk setelah

terbentuknya gunung-gunung kecil di

gunung api sebelunya mengeluarkan

sekitar dataran tinggi dieng dan

erupsi

proses

terbentuknya kawah-kawah sebagai

kaldera. Ketika gunung api ini

tempat untuk keluarnya material-

mengalami

material yang ada di dalamnya

karena

terjadinya

erupsi,

gunung

api

mengakibatkan

tersebut mengeluarkan magma dalam

sebagai

jumlah

vulkanisme

yang

banyak.

Hal

ini

akibat

dari
yang

proses
terjadi.

mengakibatkan magma yang ada di

Terdapatnya kawa-kawah tersebut

dapur magma dalam gunung berapi

dapat

tersebut

wisata

habis

pembentukan
mengalami

keluar

magma
proses

dan

selanjutnya

yang

lambat.

dijadikan
yang

perekonomian
meningkat.

sebagai

dapat

juga

menjadikan

warga

Tetapi

tempat
sekitar

kawah-kawah

Karena dapur magma yang dalam

tersebut

mengeluarkan

gas

kondisi kosong dan diatas dapur

beracun yang dapat membahayakan

penduduk sekitar dan wisatawan


yang datang. Tidak hanya gas-gas
yang keluar, juga keluarnya materialmaterial

vulkanik

yang

dapat

membahayakan juga.
REFERENSI
http://www.gamawisata.com/index.p
hp/component/content/article/3
9-tempat-wisata/72-datarantinggi-dieng

(diakses

pada

tanggal 13 Desember 2012


pukul 09.45 WIB)
http://www.esdm.go.id/berita/artikel/
56-artikel/3193-mineralikutan-pada-lapangan-panasbumi-di-dataran-tinggidieng.html

(diakses

pada

tanggal 13 desember 2012


pukul 10.05 WIB)